APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel I'm The Queen

I'm The Queen

Kehidupan Ratu Elea di Istana Landbird hancur setelah Raja Flynn berpaling kepada Beatrice, selir licik yang tengah hamil. Difitnah kejam dan diceraikan, Elea berada di ambang kehancuran. Di masa sulit ini, Raja Alaric dari Kerajaan Veridion datang mengulurkan bantuan. Kini, Elea harus menghadapi konspirasi politik dan pengkhianatan besar, memaksanya memilih antara merebut kembali takhtanya atau melangkah ke jalan baru yang berbahaya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bab 3: Fitnah di Istana Lilly  

Malam yang tenang di Istana Landbird menjadi awal dari badai baru. Beatrice, dengan cermat menyusun rencananya, memutuskan untuk mengambil langkah yang lebih berani. Ia tahu bahwa Flynn telah terpikat olehnya, namun untuk benar-benar mengamankan posisinya, ia harus melemahkan pengaruh Elea di mata sang raja.  

Setelah makan malam, Beatrice berpura-pura terlihat murung di kamarnya. Matanya memerah seolah habis menangis, sementara tangan gemetar memegang sapu tangan sutra pemberian Flynn. Saat salah satu pelayan lewat, Beatrice memanggilnya dengan suara lemah.  

"Bisakah kau menyampaikan pesan ini kepada Raja Flynn? Katakan... aku ingin berbicara dengannya. Ini penting," ujar Beatrice dengan nada putus asa.  

Pelayan itu segera menyampaikan pesan kepada Flynn yang tengah berada di ruang kerjanya. Flynn, yang merasa khawatir, langsung menuju kamar Beatrice tanpa menunda.  

Ketika Flynn masuk, ia menemukan Beatrice duduk di tepi tempat tidur, menangis tersedu-sedu. Rambut peraknya kusut, dan wajahnya tampak begitu lemah.  

"Beatrice, apa yang terjadi?" tanya Flynn dengan nada penuh kekhawatiran. Ia duduk di sampingnya, menggenggam tangannya dengan lembut.  

Beatrice mengangkat wajahnya, matanya bertemu dengan Flynn. "Yang Mulia... saya tidak tahu harus berkata apa... tetapi saya merasa tidak diterima di istana ini."  

Flynn mengernyit. "Apa maksudmu? Bukankah aku telah memastikan bahwa kau mendapatkan semua yang kau butuhkan?"  

Beatrice menundukkan wajahnya, air matanya mengalir deras. "Itu benar, Yang Mulia. Anda begitu baik pada saya... tetapi Ratu Elea... Dia... dia mengatakan hal-hal yang sangat menyakitkan."  

Mata Flynn membelalak. "Apa yang dikatakannya?"  

"Saya tidak ingin mengadu, tetapi... dia mengatakan bahwa saya tidak pantas berada di sini. Bahwa saya hanya wanita jalanan yang Anda pungut dari jalanan. Dia bahkan menyebut saya sebagai aib bagi istana ini." Beatrice menutup wajahnya dengan kedua tangan, pura-pura menahan isak tangis.  

Flynn menggertakkan giginya, wajahnya memerah karena marah. Ia tidak pernah membayangkan Elea, yang selalu terlihat tenang dan bijaksana, akan berkata seperti itu.  

"Beatrice," ujarnya tegas, "kau tidak perlu takut. Aku akan menangani ini. Aku tidak akan membiarkan siapa pun, bahkan Elea, memperlakukanmu seperti ini."  

Beatrice menatap Flynn dengan ekspresi penuh rasa terima kasih. "Yang Mulia, saya tidak ingin menimbulkan masalah antara Anda dan Ratu Elea. Saya hanya ingin Anda tahu... saya tidak pernah ingin merebut apa pun darinya."  

Flynn memeluk Beatrice dengan lembut, mencoba menenangkannya. Namun, dalam hatinya, kemarahan terhadap Elea semakin membara.  

***

Keesokan harinya, Flynn memanggil Elea ke ruang kerja. Ketika Elea tiba, ia menemukan Flynn berdiri di dekat jendela, ekspresi wajahnya keras dan penuh emosi.  

"Kau memanggilku, Flynn?" tanya Elea dengan lembut.  

Flynn berbalik, tatapannya menusuk. "Aku ingin bertanya sesuatu. Apakah benar kau mengatakan hal-hal yang menghina Beatrice?"  

Elea mengernyitkan alisnya. "Menghina? Apa maksudmu?"  

"Jangan berpura-pura tidak tahu," tukas Flynn tajam. "Beatrice mengatakan bahwa kau menyebutnya wanita jalanan yang tidak pantas berada di istana ini. Bahwa dia adalah aib bagi kerajaan."  

Elea tertegun. Ia merasa tidak percaya Flynn benar-benar menuduhnya seperti itu tanpa bukti. "Flynn," katanya dengan tenang, "kau mengenalku lebih dari siapa pun. Aku tidak pernah mengatakan hal seperti itu kepada Beatrice."  

"Tapi dia menangis, Elea," balas Flynn dengan nada tegas. "Dia terlihat begitu hancur. Mengapa dia harus berbohong?"  

Elea menatap Flynn, mencoba menemukan alasan di balik kemarahannya. "Flynn, aku tidak tahu apa yang telah dia katakan padamu. Namun, aku bersumpah atas nama mahkota ini, aku tidak pernah menghina Beatrice. Jika aku memiliki masalah dengannya, aku akan berbicara langsung kepadamu."  

Flynn terdiam sejenak, namun keraguannya jelas terlihat. "Aku hanya ingin kau tahu, Elea, bahwa Beatrice adalah bagian dari hidupku sekarang. Aku tidak akan mentoleransi siapa pun yang mencoba menyakitinya."  

Elea merasa hatinya retak mendengar kata-kata itu. Namun, ia tetap berdiri tegak, menolak menunjukkan kelemahannya. "Aku menghormati keputusanmu, Flynn. Tetapi aku tidak akan menerima tuduhan yang tidak benar."  

Setelah percakapan itu, Elea meninggalkan ruang kerja Flynn dengan perasaan campur aduk. Ia tahu bahwa Beatrice sedang memainkan permainan berbahaya, dan sayangnya, Flynn terlalu buta untuk menyadarinya.  

***

Di Istana Lily, Beatrice tersenyum puas saat mendengar dari salah satu pelayan bahwa Flynn telah berbicara dengan Elea. Ia tahu bahwa fitnahnya telah berhasil memicu perpecahan antara raja dan ratu.  

"Semakin banyak jarak di antara mereka," pikir Beatrice, "semakin mudah bagiku untuk menguasai semuanya."  

Namun, jauh di dalam istana, Elea mulai menyusun rencananya sendiri. Ia tidak akan membiarkan fitnah Beatrice menghancurkan apa yang telah ia bangun selama ini. Sebagai seorang ratu, ia tahu bahwa kekuatan terbesarnya bukanlah kemarahan, melainkan kecerdasan dan kesabarannya.  

"Ini belum berakhir, Beatrice," pikir Elea sambil menatap cermin di kamarnya. "Aku akan membuktikan siapa dirimu sebenarnya."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alice and The Blue Sea
8.6
Nyawa Alice terselamatkan dari gulungan ombak maut berkat aksi heroik Archer. Sosok misterius penolongnya itu ternyata adalah duyung jantan, fakta luar biasa yang baru Alice percayai setelah menyentuh ekor berototnya sendiri. Usai kejadian ajaib tersebut, Archer meminta bantuan kepada Alice. Akankah kehidupan tenang Alice berubah sepenuhnya setelah terikat takdir dengan sang penghuni samudra? Ikuti kisah fantasi romantis modern yang penuh keajaiban ini.
Sampul Novel Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!
9.8
Silvia mengorbankan segalanya demi menikahi Sienzo Gunawan lewat investasi 20 triliun. Namun, di malam pernikahan, ia justru dijebak dan ditiduri belasan teman Sienzo hingga hamil dan tewas saat bersalin di ruang bawah tanah. Terbangun kembali di masa lalu tepat saat keluarga Gunawan memohon investasi dan pernikahan bisnis tersebut, Silvia memutuskan untuk mengubah takdirnya. Kali ini, ia tidak akan menjadi korban lagi, melainkan membuat Sienzo membayar semua kekejamannya di masa lalu.
Sampul Novel Sang Alpha Salah Menandatangani Penolakanku
9.5
Tiga tahun lamanya aku diabaikan oleh Alpha Bramantyo yang lebih memilih Rossa. Puncaknya, ayahku wafat karena Bram membiarkan tabib pergi demi kekasihnya yang pura-pura sakit. Bagi sang Alpha, kematian ayahku bukanlah hal penting. Namun, kelalaian itu menjadi bumerang baginya. Tanpa sadar, Bram menandatangani berkas Ritual Penolakan. Kini, ikatan jiwa kami telah resmi terputus untuk selamanya, meninggalkan penyesalan yang terlambat bagi dirinya.
Sampul Novel Sumpah Hening Balas Dendam Sang Luna Berparut
9.7
Kehadiran seorang wanita dengan anak bergenetik Alpha Damian di klinikku mengungkap kebenaran pahit. Melalui ikatan batin, aku merasakan cinta tulus Damian untuk wanita itu. Puncaknya, di pesta kawanan, Damian melindunginya hingga membuatku keguguran. Ia bahkan mengabaikanku yang sekarat demi luka kecil putranya. Setelah dibuang ke jurang oleh kekasihnya dan ditolak atas namanya, aku berhasil selamat. Kini, aku melangkah ke Swiss untuk bangkit dari segala kehancuran.
Sampul Novel The True Dragon Saviour
8.5
Setelah kabur dari Astralion, bangsa naga Khodsuga tinggal di Bumi dan melahirkan keturunan blasteran bernama Mandogarian. Dua abad kedamaian mereka kini terusik saat kekuatan gelap yang dulu memusnahkan leluhur mereka datang kembali. Ancaman ini tidak hanya mengintai Mandogarian, tapi juga manusia biasa yang tak berdaya. Demi mencegah kehancuran total, para Mandogarian harus berjuang membangkitkan kekuatan legendaris Khodsuga Wrath demi melindungi seisi dunia.
Sampul Novel Tumbal Rumah Bersalin
9.6
Di balik sosok ramahnya sebagai bidan Desa Tlogo Ungu, Warni menyimpan misteri kelam. Trauma akibat kemiskinan dan pengucilan masa lalu mendorongnya bersekutu dengan siluman ular putih bernama Nyai Sukma lewat perantara Romlah. Demi kejayaan bisnis dan kekayaan instan, kesepakatan mistis pun terjalin. Namun, ritual pesugihan ini menuntut bayaran mengerikan: ibu melahirkan di malam Jumat Kliwon dan darah daging Warni sendiri sebagai tumbal pertama. Sanggupkah ia menumbalkan bayinya?