APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ilusi Cinta yang Kukira Abadi

Ilusi Cinta yang Kukira Abadi

Setelah dikhianati sahabat masa kecilnya, Monica dinikahi oleh Simon, seorang miliarder terpandang yang tampak sangat mencintainya selama lima tahun. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Monica mengetahui kebenaran pahit: Simon hanya memanfaatkannya sebagai pelindung untuk menjaga wanita bernama Cita. Menyadari suaminya diam-diam memuja wanita lain dalam doa-doanya, Monica yang hancur memutuskan untuk memalsukan identitasnya dan merekayasa sebuah insiden tenggelam demi menghilang selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Saat memungut gelang tasbih itu, aku merasakan ada yang aneh pada permukaan maniknya. Dengan bantuan cahaya lampu yang temaram, aku memperhatikannya lebih saksama. Baru kusadari, setiap butir manik di gelang itu terukir tulisan.

[ Cita. ]

Saat itu juga, hatiku benar-benar hancur.

....

Keesokan paginya, aku berkata pada Simon, "Ayo kita pergi bersama ke rumah Keluarga Kamara."

Ekspresinya sempat membeku sejenak, tetapi dia buru-buru menenangkan diri dan menjawab dengan nada datar, "Oke, setelah mengantar hadiah, kita langsung pulang."

Aku tahu dia sebenarnya tidak ingin aku ikut karena takut aku mengganggu Cita. Namun, aku hanya ingin kembali ke rumah untuk melihat keluargaku sekali lagi.

Sebab ... besok aku harus bersiap untuk menghilang.

Begitu tiba di rumah Keluarga Kamara, seisi ruangan dipenuhi tamu yang merayakan dua kabar bahagia. Kehamilan Cita dan keterlibatannya dalam pameran seni internasional.

Di tengah kerumunan, Cita menjadi pusat perhatian dan dielu-elukan bagai bintang. Semua orang memuji bahwa lukisan yang dikirimnya untuk lomba pasti akan menang besar.

Mereka bahkan menyebut bahwa lukisan itu diberi kaligrafi oleh sang maestro sehingga menjadikannya perpaduan sempurna antara lukisan dan kaligrafi yang luar biasa indah.

Saat aku masuk, raut wajah Cita jelas berubah sesaat. Namun, dia segera menyesuaikan diri dan kembali menampilkan senyum anggun.

Akan tetapi, ucapannya penuh sindiran, "Kakak datang juga? Akhir-akhir ini kamu cukup santai, ya?"

Aku tidak menanggapi provokasinya. Tatapanku langsung tertuju pada lukisan yang dipajang di tengah ruangan. Lukisan itu begitu familier hingga menusuk hatiku.

Itu adalah karya yang kubuat sendiri bertahun-tahun lalu dan kusembunyikan dengan hati-hati. Tidak pernah sekali pun kuperlihatkan pada siapa pun. Kenapa lukisanku bisa ada di sini? Bagaimana bisa menjadi "karya lomba" milik dia?

Cita menatapku dengan senyum ambigu. Dia tiba-tiba mendekat dan berkata dengan suara yang lembut, tapi penuh provokasi. "Kakak suka sekali sama lukisan ini, ya?"

Aku menatapnya dengan dingin. Baru saja aku hendak bicara, dia tiba-tiba berteriak, "Jangan ...!"

Aku bahkan belum sempat bereaksi ketika tubuh Cita tiba-tiba terhuyung ke belakang. Dia memegangi perutnya dengan ekspresi penuh kesakitan di wajah. Sekeliling kami langsung menjadi heboh.

"Ada apa ini?"

"Cita lagi hamil, kenapa kamu mendorongnya!"

"Cepat panggil dokter!"

Di tengah kekacauan itu, aku mendengar sebuah suara yang berteriak cemas, "Cita!"

Orang lain mungkin tak mengenalinya, tapi aku langsung tahu. Itu suara Simon.

Tatapan sayangnya kepada Cita nyaris tak bisa disembunyikan. Di saat itu juga, harapan terakhir dalam hatiku hancur sepenuhnya.

Saat menyadari aku sedang melihat ke arahnya, Simon segera kembali tenang. Dia menoleh padaku dan menegurku dengan suara lembut, "Bagaimanapun juga, Cita sekarang lagi hamil, kamu seharusnya nggak mendorongnya."

Tepat di saat itu, datang sebuah kabar. Lukisan Cita berhasil masuk babak final dan sangat berpeluang meraih medali emas.

Raut wajah Simon berubah seketika. Kegembiraan yang muncul tidak bisa disembunyikannya. Ekspresi itu belum pernah kulihat selama lima tahun pernikahan kami.

Aku bertanya padanya dengan pelan, "Kenapa lukisan Cita itu sama persis dengan punyaku?"

Wajahnya sedikit menegang, tapi dia segera menenangkan diri dan berpura-pura tidak tahu apa-apa. "Mungkin cuma kebetulan. Bisa jadi gaya melukis kalian mirip ...."

Aku hanya tertawa sinis dan tidak ingin mengatakan apa pun lagi.

Lukisan itu adalah karya yang kusimpan di galeri pribadiku, hanya segelintir orang yang memegang kuncinya. Ditambah dengan tulisan kaligrafinya ....

Meski menggunakan nama palsu, gaya tulisan itu sama persis dengan tulisan Simon yang telah menyalin ribuan kitab selama ini.

Bagaimana lukisan itu bisa muncul di sini dan siapa yang melakukannya ... semuanya sudah sangat jelas.

Tadinya lukisan itu ingin kuhadiahkan untuk ulang tahun pernikahan kelima kami. Kini setelah kupikir kembali, bahkan pernikahan kami pun hanyalah sebuah kebohongan, jadi adi lukisan itu pun jadi tak berarti lagi.

Aku tersenyum sekilas. Suaraku sangat tenang hingga tak bisa ditebak apa yang kurasakan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Awan Tenang, Angin Membawa Cinta
8.8
Setelah delapan tahun menjalin hubungan, Wulan mendapati kenyataan pahit saat keluar dari rumah sakit. Jordan, kekasihnya, ternyata telah membohonginya mengenai penyakit maag agar bisa mendonorkan sumsum tulang Wulan secara rahasia kepada Maya, cinta masa kecil Jordan. Alih-alih meluapkan kemarahan atas pengkhianatan kejam ini, Wulan memilih bersikap tenang. Ia segera menghubungi orang tuanya di luar negeri dan menyatakan kesediaannya untuk menikah dengan anggota keluarga Lunarman.
Sampul Novel Grafiti Dinding Hati
8.4
Masa magang Citta Buwana berjalan penuh tekanan sebagai sekretaris William Rustenburg, atasan tempramental yang selalu menganggapnya tidak kompeten. Situasi kian rumit ketika rencana perjodohan mereka yang dirancang oleh Johan, ayah William, terungkap. Meski William menolak keras dan kerap mempermalukan Citta, Johan tidak goyah dengan keputusannya. Di tengah kebencian dan pernikahan paksa ini, akankah ketulusan serta pengorbanan Citta mampu melunakkan hati William?
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Kisah Cinta sang Kurir
8.0
Menjadi kurir pesan antar membawa protagonis pada situasi tidak terduga saat ia mengirimkan pesanan dari toko mainan dewasa. Di lokasi pengantaran, ia mendapati seorang wanita cantik tanpa busana tengah berlutut di ranjang dengan pakaian dalam minim. Keadaan kian mengejutkan ketika sebuah pesan masuk di aplikasi pengirimannya. Sang pemesan menawarkan bonus sebesar 200 juta rupiah jika ia bersedia mengeluarkan mainan elektrik tersebut untuk membuat wanita itu merasa nyaman.
Sampul Novel Laksana Senja
7.9
Kehidupan tenang Senja Mahesa sebagai pencinta drama Korea terusik sejak kepindahannya dari Bandung ke Tangerang. Di sekolah barunya, ia dikelilingi para pemuda tampan yang menyeretnya ke dalam berbagai konflik tak terduga. Situasi ini bahkan membuat sang ibu, Utari, merasa sangat cemas. Mampukah Senja bertahan menghadapi lika-liku kehidupan masa SMA yang penuh gejolak ini hingga hari kelulusannya tiba?
Sampul Novel Tangisan Pilu Sang Istri
9.6
Demi mewujudkan pernikahan impian, Manda memilih pensiun dari pekerjaan yang cemerlang. Namun, kenyataan pahit harus ia telan setelah menikah. Meski Dimas adalah sosok yang mengajaknya membina rumah tangga, pihak keluarga suaminya justru terus memberikan tekanan psikologis yang berat bagi Manda. Di tengah penderitaan ini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: tetap bertahan dalam ikatan yang menyiksa atau melangkah pergi demi menyembuhkan luka batinnya.