APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ibu untuk Yana

Ibu untuk Yana

Sibuk menikmati status duda dan memiliki satu anak yang begitu cantik, enggak ada angin serta badai, Mama tercinta justru menjodohkan dirinya dengan seorang gadis polos berumur delapan belas tahun. Akankah ia terima, atau menolaknya??
Bab
Bagikan

Bab 2

Memasuki jam istirahat, aku enggak keluar mencari makan ke kantin atau restoran yang letaknya berhadapan dengan kantor. Dirinya bawa bekal untuk pertama kalinya. Makanan rumah lebih sehat, apalagi dibuat olehnya sendiri. Lihatlah, telur dadar saja sampai gosong karena apinya kebesaran setelah ditinggal sebentar membangunkan Yana. Untung teflon nya tidak meledak. Menunya simple, ada telur dadar ditambah sayur kacang panjang, tahu isi, dan kerupuk.

Enggak usah tanya lagi. Sayuran dengan tahu isi, aku cukup beli ke ibu-ibu yang biasa jualan di area komplek. Rasanya mengingatkan akan masakan Mami. Yah, setelah kejadian dimana Yana enggak mau pakai baby sister, dia lebih baik di asuh oleh Mbok Jinten--tetangga rumahku berusia tujuh puluh tahunan, tetapi kondisi tubuh beliau masih tetap bugar. Meski begitu, anak yang sekarang kelas tiga SD tersebut sering berceletuk menginginkan sosok Bunda.

Kenapa enggak dititipkan saja pada Omah dengan Opahnya?

Jawabannya sibuk. Papi Rezqi kerjanya di luar kota. Pulangnya juga dua bulan sekali. Sementara Mami Ria, beliau bekerja sebagai bidan anak. Pulangnya gak menentu alias menyesuaikan jadwal.

Dering ponsel membuatku urung menyuap nasi yang terakhir. Panggilan dari Yana rupanya.

"Assalamualaikum, Yana?" Aku cegukan. Segeralah membuka botol tumbler dan menandasnya hingga menyisakan setengahnya.

"Ayah baru saja makan??" Pertanyaan polos darinya sungguh buat aku gemas. Dengan bodohnya aku sampai mengangguk padahal Yana tak bisa melihatnya, "iya, Nak. Yana sudah makan?" Aku izin dulu karena mau cuci tangan. Cuma sebentar, enggak sampai lima jam.

"Ayah?" Hm, pasti ada sesuatu nih. Semenjak Yana meminta Bunda terus, aku memang mengusahakan pulang cepat.

"Yana kangen jalan-jalan sama Ayah," ujannya sedikit mencicit. Beruntung kotoran telingaku sudah dibersihkan. Jadi, masih bisa mendengar jelas walaupun suara Yana macam tikus kejepit.

Berpikir sebentar. Bos mengatakan hari ini gak ada lembur. So, bisa aku pastikan jam lima sore pulang, lalu mengajak Yana jalan-jalan ke mall sehabis maghrib. Yah, rencana yang disusun secara baik-baik.

"Janji??" Aku memudarkan senyuman, namun bisa dirinya usahakan. Demi anak tersayang.

"Iya, Ayah janji." Panggilan terputus dengan diakhiri kecupan manis dari Yana. Menghembuskan nafas kasar, kepalaku berdenyut sakit. Sudah membuat janji, jangan sampai ingkar. Mengingat aku jarang menghabiskan waktu bersama dengan anak tersayang.

"Bro?" Aku hampir tersedak air minum saat teman senasib mengagetkanku. Si*lan. Dia memang ingin aku mengumpat.

"Gue mati, elo yang pertama gue gentayangin," ucapku sarkas. Sadis? Memang. Biar dia kapok. Enggak mengerjaiku melulu.

Bisma bergidig ngeri di tempat duduknya. Dia duduknya sebelah kubikel ku, jadi aku bisa menangkap semua ekspresi wajahnya, "Ngeri banget omongan lu, Sen. Gue baru punya anak satu. Masih kurang sepuluh biji." Aku mengacuhkan bac*tan Bisma yang tak berfaedah itu. Sepuluh biji, dikira buah kali.

"Ntar pulang gasik, Sen," celetuknya bikin aku was-was, "jenguk kali anak gue ke rumah. Kasih kado paling mahal kalau bisa," cetusnya tidak tahu diri. Sudah untung lah aku mau datang. Ini disuruh beli kado paling mahal. Dikira seorang Sena sultan kali ya.

See, benar 'kan tebakan aku.

Melihat aku diam, Bisa mengguncang kedua bahu ku, "Diem, Bis tayo!!" Jam istirahat sudah habis. Aku hanya ingin cepat selesai tepat waktu.

"Ayolah, pulangnya mampir dulu ke rumah gue," usai berdecak sebal, aku mengangguk menyetujuinya sehingga melupakan janji sebelumnya yang harus ia tepati.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menunggumu, Cintaku
8.9
Natalia memilih pergi dalam keadaan mengandung setelah gagal meluluhkan hati dingin Kenzo. Kepergiannya tanpa jejak membuat Kenzo putus asa hingga nekat memperluas bisnis global demi mencarinya. Pencarian buntu itu hampir membuatnya gila dan mengacaukan seisi kota. Bertahun-tahun berlalu, Natalia kembali sebagai wanita kaya dan berkuasa. Namun, takdir kembali menjeratnya dalam pusaran emosi bersama Kenzo yang masih terus mengejarnya.
Sampul Novel Bersinar Setelah Menjanda
9.0
Amira sempat dipandang sebelah mata oleh Irfan yang mengira mantan istrinya itu tak akan mampu bertahan sendirian. Namun keadaan kini berbalik total. Saat Amira berhasil membuktikan kemandiriannya hingga meraih puncak kesuksesan, hidup Irfan justru hancur berantakan. Di tengah penyesalannya, Irfan datang lagi berusaha mendekati dan memikat Amira kembali. Apakah Amira akan luluh pada rayuan masa lalu, atau membiarkan sang mantan suami meratapi nasibnya?
Sampul Novel GAIRAH ISTRI SATU MILIAR
8.6
Demi melunasi utang sang ayah dan biaya pengobatan ibunya, Sinta Maheswari terpaksa dijual. Ia dinikahkan dengan putra konglomerat kejam yang memperlakukannya tanpa belas kasih layaknya budak. Di tengah siksaan pernikahan tanpa cinta ini, Sinta dinyatakan hamil. Kabar tersebut membawa kebahagiaan bagi keluarga besar, namun tidak bagi suaminya yang berhati dingin. Sinta pun harus berjuang keras meluluhkan hati sang suami agar pria iblis itu bisa benar-benar mencintainya.
Sampul Novel Heal Me, Baby
8.1
Akibat tabrakan tak sengaja yang berujung ciuman, Sean Wilson yang mengidap misofobia pingsan. Sang penabrak, mahasiswi kurang mampu bernama Keyra Minolia, dituntut membayar biaya terapi yang sangat besar. Tak punya uang, Keyra terpaksa bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah Sean. Perbedaan kontras memicu konflik harian, hingga orang tua Sean memergoki mereka dan menuntut pernikahan. Akankah ikatan paksa ini menyembuhkan trauma Sean dan menumbuhkan cinta?
Sampul Novel ISTRI TERCINTA BOS BESAR
9.7
Elitta kehilangan kekasih dan kasih sayang ayah akibat ulah Vivian. Setelah pertunangannya batal, sang ayah memaksanya menikahi pria yang dianggap miskin. Vivian merasa di atas angin, hingga ia menyadari suami Elitta adalah Vito Vincent Ravello, CEO Sunmart sekaligus mantan kekasih yang dulu ia buang. Kini Vivian bertekad merebut Vito kembali. Mampukah Elitta menjaga pernikahan dan pria yang dicintainya dari rencana jahat Vivian?
Sampul Novel Kesabaran seorang istri
9.4
Dalam ikatan pernikahan yang hampa akan kasih sayang, seorang istri harus tegar menghadapi kekerasan fisik serta mental dari suaminya. Walau terus didera hinaan kejam setiap hari, ia tidak menyerah dan tetap setia mendampingi. Di balik remuknya perasaan, ada harapan besar bahwa kebaikan tulusnya kelak bisa menyentuh dan mengubah sikap dingin sang suami. Sebuah drama mengharukan tentang ketabahan luar biasa dan pengorbanan tanpa batas di tengah cobaan hidup yang begitu berat.