APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel I'am Sorry, I love You

I'am Sorry, I love You

Delapan tahun mencari cinta monyetnya, Liu akhirnya bertemu Mianhua di Universitas Tsinghua. Mianhua yang amnesia kini berstatus sebagai pacar Lay, padahal ia adalah Jia yang asli. Saat memorinya kembali berkat hipnotis, dilema besar muncul sebab Liu telah bertunangan. Di tengah upaya Lay menahannya, Mianhua memilih pergi demi kebaikan bersama. Namun, takdir mempertemukan mereka lagi di makam Chen, hingga restu sang ayah menuntun mereka ke pelaminan.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Jia…” Panggil Liu di seberang jalan. Jia yang melihat Liu datang menjemputnya, langsung menghampiri Liu.

“Kak Liu,” panggil Jia dengan semangat.

“Apa kakakku sibuk?” tanya Jia.

“Tidak, kakakmu sudah pulang, tapi kak Liu ingin menjemputmu hari ini, karena besok kakak harus pergi,” ucap Liu. Mendengar ucapan Liu, Jia langsung menghentikan langkahnya.

“Kakak mau pergi kemana?” tanya Jia.

“Kakak harus ke Shanghai untuk melanjutkan sekolah kakak, jadi Jia mulai sekarang karena Jia bukan anak kecil lagi, Jia harus menjadi gadis yang mandiri dan membantu kakak Chen. Pekerjaan rumah, dan sekolah, harus Jia atasi sendiri. “ ucap Liu.

Jia mengangguk dan menatap Liu dengan meneteskan air mata.

“Gadis pintar, seminggu ini Kak Liu akan menemanimu, Jia mau kemana akan Kak Liu temani,” ucap Liu.

“Jia ingin bermain di taman,” pinta Jia.

“Baiklah, ayuks kita pergi sekarang,” ucap Liu, sambil menggandeng tangan Jia seperti adiknya sendiri.

***

Di taman, Jia bermain dengan riang, mencoba beberapa wahana mainan, dan camilan yang Jia sukai. Liu dengan sabar menemani Jia.

“Kak Li, ayukss kita kesana,” ajak Jia sambil menarik tangan Liu. Liu mengikuti langkah kaki Jia yang berlari kearah komedi putar dan kemudaian beralih ke tempat foto box.

“Kak Li, kita foto yuks, agar nanti Kak Liu tidak melupakan Jia, dan selalu mengingat wajah Jia,” ucap Jia polos. Liu terkejut mendengar ucapan Jia, bagaimana bisa berbicara seperti itu.

Liu jarang menunjukkan sisi ramah dan lembutnya keada orang lain, namun kepada Chen dan Jia terkecuali. Liu salalu merasa nyaman dan bahagia saat bersama mereka.

Ketika Liu dan Jia sedang asik duduk, seorang lelaki paruh baya tiba-tiba menghampiri mereka.

“Mianhua?” ucap lelaki paruh baya itu yang tiba-tiba memegang bahu Jia. Jia sangat ketakutan ketika tiba-tiba di pegang oleh lelaki itu. Liu secara spontan menarik tangan Jia dan menyeretnya ke balakang tubuh Liu.

“Maaf tuan, mungkin anda salah orang,” ucap Liu mencoba menguasai situasi.

“Tidak, aku tidak salah orang, dia sangat mirip dengan Mianhua kecilku, dia sangat mirip dengan ibu nya Feng Ying,” ucap lelaki itu.

“Namaku Jia, bapak salah orang,” ucap Jia menangis ketakutan.

“Kita pergi Jia,” ajak Liu. Liu akhirnya menggendong Jia dan mengajaknya pergi. Lelaki itu berteriak memanggil-manggil nama Mianhua.

“Mianhua tunggu,” teriak lelaki itu.

Liu berlari dengan menggendong Jia yang menangis.

“Aku takut Kak,” rintih Jia sambil memeluk Liu.

“Tenang Jia, Kak Liu tidak akan membiarkan orang lain menyakitimu,” ucap Liu.

Beberapa saat, lelaki itu sudah tidak kelihatan lagi, dan Liu membawa Jia pulang di gendongannya. Chen melihat Liu yang menggendongnya dan mengambil tubuh Jia beralih kedalam gendongannya. Jia tertidur selama di perjalanan pulang. Chen menidurkan Jia di kamarnya.

“Apa yang terjadi, kenapa mata Jia sembab?” tanya Chen menghampiri Liu yang duduk di teras.

“Saat kami bermain di taman, ada seorang lelaki paruh baya yang mendekati Jia dan memanggilnya Mianhua. Karena lelaki itu tiba-tiba memegang bahunya, Jia terkejut dan ketakutan,” ucap Liu menjelaskan.

“Siapa dia?” tanya Chen.

“Entahlah, aku sendiri tidak mengenal orang itu, sepertinya dia bukan orang sini,” jawab Chen.

“Apakah mungkin dia keluarga Jia?” ucap Liu mencoba menebak.

“Tidak mungkin, selama 12 tahun tidak ada orang yang mencari Jia, bahkan di lokasi kecelakaan mobil itu. Tidak ada yang mencarinya, kini setelah 12 tahun tiba-tiba muncul orang asing, sangat tidak mungkin,” ucap Chen mencoba mengelak.

“Chen…” ucap Liu lirih untuk menyadarkan keegoisan Chen.

“Pulanglah, besok aku akan mengantarmu ke bandara,” ucap Chen mencoba mengalihkan pembicaraan.

“Aku pulang dulu,” ucap Liu menepuk bahu Chen.

“Hati-hati,” jawab Chen dengan sedikit acuh.

Chen duduk di dekat tempat duduk Jia, dia melihat wajah Jia yang sedang terlelap dalam dunia mimpinya. Dia teringat saat pertama kali dia menemukan Jia. Malam itu, hujan lebat dan tidak ada seorangpun lewat di jalan itu. lampu jalanan yang padam membuat suasana semakin mencengkap. Chen yang saat itu pulang dari kerja, mengayuh sepeda bututnya untuk pulang ke rumah. Jarak rumah Chen dan tempat kerja cukup jauh dan melewati jalanan yang panjang. Membutuhkan waktu 30 menit untuk Chen mengayuh sepeda bututnya. Di pertengahan jalan, Chen melihat sebuah mobil yang menabrak pagar jalan. Mobil itu hampir jatuh ke jurang. Seorang wanita terlihat terluka parah, dan di sampingnya ada seorang anak kecil yang menangis tiada henti. Chen menghampiri mobil itu dan melihat anak kecil yang menangis itu. Chen berusaha membuka pintu mobil, namun tidak bisa. Chen mengambil batu kecil dan membuat titik di jendela mobil untuk memecahkan jendela. Chen berhasil memecahkan jendela itu dan berusaha menyelamatkan wanita itu, namun ketika Chen berusaha membuka sabuk pengaman, tangan lemah wanita itu mencengkram tangan Chen.

“Selamatkan putriku,” ucap wanita itu.

Chen kemudian membuka kunci pintu dan mengangkat anak kecil itu. Chen meletakkan anak itu di dekat sepedanya dan menutupinya dengan jaket, agar tidak terkena hujan. Chen kembali ke mobil itu, sebelum samapi ke mobil, mobil itu sudah terjun ke dalam jurang.

Chen sangat tertekan melihat itu, dan kemudian membawa anak kecil itu pulang bersamanya. Chen merawat Jia dengan sangat baik, selama ini dia terbiasa merawat orang tuanya yang sakit sebelum mereka meninggal, sehingga merawat Jia bukanlah hal yang sulit untuk Chen. Chen melaporkan kejadian itu kepada pihak polisi, dan memberi tahu mereka, telah terjadi kecelakaan malam itu. namun Polisi tidak mempercayai ucapan Chen, karena tidak ada bukti kecelakaan sama sekali. Pagar jalan yang tertabrakpun menjadi utuh kembali keesokan harinya. Chen mengira, ada perencanaan di balik kecelakaan itu. Sejak saat itu, Chen tidak lagi melaporkan keberadaan Jia, dan hanya menyembunyikan identitas Jia sebagai adik kandungnya.

***

Sinar mentari pagi menerobos selah selah dinding yang rapuh, Jia terbangun dari tidurnya dan melihat kakaknya tidur di samping tempat tidurnya.

“Kakak,” panggil Jia Lirih mencoba membangunkan Chen.

“Kamu sudah bangun?” ucap Chen yang terbangun setelah Jia menyentuh wajahnya.

“Siap-siaplah, kita harus mengantar Kak Liu ke bandara,” ucap Chen.

“Emmm,” jawab Jia menganggukkan kepala.

Di bandara, Liu menggendong Jia, dan Chen membawakan barang milik Liu.

“Ingat Jia, kamu harus menjaga kakakmu selama Kak Liu pergi, jadi gadis yang pintar dan mandiri. Jika ada orang asing yang mendekatimu seperti kemarin, kamu harus teriak dan meminta pertolongan dari orang sekitar, mengerti!” tutur Liu.

“Siap Kak,” jawab Jia.

“Anak pintar,” ucap liu sambil mecubit hidung Jia.

“Kakak juga harus janji, kakak tidak boleh melirik wanita lain, Kakak hanya milik Jia,” ucap Jia polos. Liu langsung tertawa mendengar ucapan Jia.

“Tunggu Jia 7 tahun lagi setelah Jia berumur 20 tahun, Jia akan menjadi gadis yang sangat cantik dan cerdas, dan siap mendampingi Kak Liu,” ucap Jia.

“Baiklah, Kakak akan menunggu itu,” ucap Liu.

Chen hanya adegan itu dengan geleng kepala, entah apa yang dua orang ini bicarakan, obrolan menghayal Jia yang ditanggapi oleh Liu.

Liu menurunkan Jia dari gendongannya dan memegang tangan Jia.

“Jia jadi anak yang baik yaa, jaga Kakak Chen, dan terus belajar,” ucap Liu.

“Emm,” jawab Jia.

“Aku pergi, jaga dirimu baik-baik, jangan sampai kamu jatuh sakit, oke,” ucap Liu sambil menepuk bahu Chen.

“Emm hati-hati,” jawab Chen.

Liu pun pergi meninggalkan Jia dan Chen dan pergi ke Shanghai untuk mengejar mimpinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel After That Night
8.2
Tepat menjelang hari pernikahan, hidup Rebecca hancur seketika akibat sebuah jebakan malam yang merusak nama baik serta hubungan cintanya. Diusir oleh keluarga dalam kondisi terpuruk, ia kemudian menyadari bahwa peristiwa tragis itu justru mempertemukannya dengan Glenn Romanov. Takdir kini mengikat dua orang asing ini dalam pusaran konflik yang rumit. Mampukah Rebecca bangkit kembali saat masa depannya kini bergantung pada pria misterius tersebut?
Sampul Novel Aku Jauh di Luar Jangkauanmu
9.5
Pengorbanan Delia selama sepuluh tahun untuk mantan suaminya berujung sia-sia hingga perceraian menjadi jalan keluar. Tiga bulan setelah berpisah, ia terlahir kembali menjadi sosok mengagumkan: CEO merek terkenal, desainer ternama, sekaligus pemilik tambang sukses. Ketika keluarga sang mantan memohonnya untuk kembali, Delia yang kini dicintai oleh Caius yang sangat berkuasa hanya memandang mereka dengan rendah. Bagi Delia, mereka tak lagi selevel karena kini ia berada jauh di luar jangkauan.
Sampul Novel CALON MERTUAKU
8.1
Indah tak mampu membendung rasa ingin tahunya pada Om Andi, duda kaya raya yang bergelimang kemewahan. Di balik pesona ketampanannya, pria tersebut menyimpan rahasia besar yang sangat misterius. Mampukah Indah membongkar kebenaran tersembunyi yang selama ini ditutupi oleh calon mertuanya itu? Simak kisah perjuangan Indah memecahkan teka-teki rumit ini, di mana ia harus berhadapan dengan badai asmara sekaligus misteri yang menyelimuti kehidupan sang miliarder.
Sampul Novel Kariermu Ada di Tanganku
8.2
Sebagai putri tunggal keluarga Mahendra yang sangat berkuasa, Nayara Devanka awalnya memiliki kehidupan sempurna. Ia tulus membangun nasib Rafael, mantan staf ayahnya, hingga mereka membina keluarga bersama putri mereka, Isolde. Sayangnya, ketulusan Naya dibalas dengan pengkhianatan kejam. Rafael diam-diam menikahi cinta masa lalunya atas restu keluarganya. Mereka hidup mewah dari fasilitas Naya sambil menusuknya dari belakang. Kini, Naya siap merebut segalanya dan menghancurkan karier mereka.
Sampul Novel Love And Mystery
7.8
Harry Borison, CEO Rank Group yang dingin, terikat takdir dengan karyawannya, Han Yura. Di balik kesehariannya, Yura memendam trauma masa lalu dan PTSD. Demi keselamatan dari ancaman wanita psikopat yang terobsesi pada Harry, mereka berdua terpaksa menyembunyikan pernikahan mereka. Kini, Yura harus berjuang meluluhkan hati keras Harry sekaligus bertahan hidup dari kejaran sang penguntit yang mengincar nyawanya.
Sampul Novel Mrs Bodyguard
8.7
Nyawa Kendra, pewaris manja dinasti otomotif Tanaka, terancam akibat ulahnya sendiri. Sang ayah lalu menugaskan Drupadi, mantan anak asuh mafia yang berkarakter dingin, untuk menjadi pengawal pribadi. Menyamar sebagai laki-laki, Dru berkomitmen menjaga Kendra. Meski awalnya kesal, Kendra perlahan mulai bergantung pada Dru. Di tengah ikatan profesional dan beda usia empat tahun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara sang pengawal tangguh dan majikan manisnya.