APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel I Love You Pak Tua

I Love You Pak Tua

Viona jatuh cinta pada bosnya, Raka, pria berumur 47 tahun. Benih asmara itu tumbuh saat ia menyamar sebagai kekasih sewaan demi membahagiakan ayah Raka yang sedang sakit. Walau cintanya tak berbalas, ia tidak menyerah. Kendala besar muncul saat orang tua Viona menolak keras hubungan beda usia ini karena cemas akan masa depannya. Mereka lalu menjodohkannya dengan Revan, sahabat dekatnya. Kini, Viona harus memilih: terus mengejar Raka atau pasrah pada perjodohan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Seorang wanita berparas cantik keluar dari kamar dengan mengenakan blazer panjang dan rok pendek diatas lutut berwarna biru dengan rambut sedikit bergelombang dibiarkan terurai begitu saja dan dia adalah Viona Anindita yang berusia 20 tahun.

Viona yang baru saja sampai di meja makan tersenyum menyapa kedua orang tuanya.

"Pagi Ibu, Ayah," sapa Viona

"Pagi juga Vio," jawab Rika dan Irawan bersamaan.

"Duduklah Vio dan cepatlah sarapan, ini sudah siang nanti kamu terlambat!" perintah Rika.

"Iya Ibu," jawab Viona tersenyum meletakan tas kerjanya di kursi kosong dan duduk di depan Raka.

Mereka mulai sarapan dengan diam menikmati nasi goreng buatan Rika yang sangat nikmat itu.

"Ibu, Ayah, aku sudah selesai, sekarang aku berangkat dulu," pamit Viona.

"Ya, berangkatlah," jawab Irawan menganggukkan kepalanya.

Setelah berpamitan pada Rika dan Irawan, dengan cepat Viona mengambil tas kerjanya, melangkah keluar meninggalkan rumah.

Viona yang berjalan sendiri di pinggir trotoar sambil menunggu taksi yang lewat, menghentikan langkahnya, saat melihat seorang pria dengan menggunakan motor bebek berhenti di hadapannya.

"Vio ayo naiklah, aku akan mengantarmu bekerja," ajak pria tersebut dengan menunjukkan senyuman manisnya.

"Apa kamu tidak terlambat jika mengantar aku bekerja, Revan?" tanya Viona.

"Kamu tenang saja, jam segini pabrik belum buka," jawab pria tersebut dengan memberikan helm pada Viona.

Yang berbicara dengan Viona itu adalah sahabatnya dari kecil bernama Revan berusia 20 tahun dengan paras tampan dan menarik, ia bekerja di sebuah pabrik sepatu di kota ini. Selain menjadi seorang sahabat, ia juga sangat mencintai Viona, namun mau bagaimana lagi Viona tidak pernah mencintainya dan hanya menganggapnya sebagai seorang sahabat tidak lebih dari itu.

"Oke, ayo kita berangkat!" ucap Viona yang sudah duduk di belakang Revan dan melingkarkan satu tangannya di perut sahabatnya itu.

Dengan perlahan Revan menjalankan motornya menuju kantor tempat Viona bekerja.

Hanya butuh waktu lima belas menit untuk mereka bisa sampai di kantor dan saat ini mereka sudah sampai. Dengan segera Viona turun dari motor dan melepaskan helmnya.

"Nih helmnya dan terima kasih sudah mengantarku," ucap Viona memberikan helm pada Revan.

"Ingat Nona, ini tidak gratis!" canda Revan tersenyum menerima helm dari Viona.

"Baiklah, kalau nanti sudah gajian aku akan traktir kamu nasi uduk di depan kantor ini," jawab Viona terkekeh geli.

"Dasar pelit! Masak seorang sekretaris nelakti nasi uduk doang," cibir Revan memutar bola matanya malas.

"Sudahlah, jangan banyak bicara, kerja sana!" perintah Viona mengibaskan tangan kanannya.

"Oke-oke, aku berangkat, bay …."

Setelah berkata demikian Revan menjalankan motor bebeknya meninggalkan kantor tempat Viona bekerja.

Baru saja Viona melangkahkan kakinya, tapi sudah ada seseorang yang memanggilnya dari belakang.

"Vio, tunggu!"

Viona menghentikan langkahnya menoleh ke belakang, melihat siapa yang memanggilnya dan ternyata ia adalah teman kerjanya bernama Gea berusia 25 tahun.

"Tumben kamu baru berangkat?" tanya Viona memandang Gea.

"Biasalah, anakku lagi rewel dan tidak mau ditinggal," jawan Gea tersenyum.

"Ya sudah ayo kita masuk, nanti pak Raka keburu datang," ajak Viona.

"Oke!"

Mereka berdua masuk ke dalam kantor dan menuju ruangan masing-masing.

Viona yang satu ruangan dengan pemilik perusahaan, segera mengerjakan pekerjaannya sebelum bos-nya itu datang.

***

Di waktu yang sama seorang pria matang baru saja keluar dari ruangan gym yang ada di rumahnya dan masuk ke dalam kamar pribadinya.

Sesampainya di kamar ia beristirahat sebentar, kemudian masuk ke dalam kamar mandi membersihkan badannya.

Usai mandi ia memakai pakaian kerjanya, setelah dirasa sudah cukup rapi dan wangi ia keluar dari kamar menuju ruang makan.

Sesampainya di sana sang ayah sudah menunggunya.

"Pagi Daddy," sapa pria tersebut sambil duduk.

"Pagi juga Raka, apa kau sudah mau berangkat bekerja?"

Pria yang menyapa ayahnya itu adalah Raka Hermawan yang berusia 47 tahun putra dari Hermawan pemilik perusahaan PT HM Sejahtera. Meski Raka sudah tua namun ia masih hidup sendiri dan belum mempunyai seorang istri.

"Iya Dad," jawab Raka sambil memakan roti bakarnya.

"Kenapa hanya harta kekayaan yang kamu cari? Cobalah sekali-kali keluar mencari wanita, agar aku segera mempunyai cucu!" ucap Hermawan dengan menghela nafasnya.

"Maaf Daddy, aku sibuk dan harus segera bekerja!" Raka berdiri dari duduknya dan mengambil tas kerjanya yang ia letakkan di kursi.

Begitulah Raka, setiap kali Hermawan memintanya mencari pasangan hidup ia selalu menghindar.

"Raka jangan menghindar terus setiap kali kita berbicara, kamu harus menikah!"

"Baiklah Daddy, itu kita bicarakan nanti, sekarang aku sudah terlambat," jawab Raka, kemudian ia melangkah meninggalkan Hermawan yang masih berada di ruang makan.

Di luar rumah, Raka bergegas masuk ke dalam mobil dan dengan perlahan ia menjalankan mobilnya meninggalkan rumah menuju kantornya.

Dua puluh menit kemudian, Raka baru sampai di kantor miliknya. Dengan cepat ia berjalan menuju ruangannya yang ada di lantai dua puluh empat.

Cklek

Raka membuka pintu ruang kerjanya yang menjadi satu dengan sekretarisnya.

Mendengar pintu dibuka, Viona menoleh ke arah pintu, setelah ia melihat siapa yang datang ia pun berdiri menyambut kedatangan sang big boss.

"Pagi Pak!" sapa Viona dengan sedikit membungkukkan badannya.

"Pagi, apa kamu sudah menyiapkan semua untuk meeting nanti?" tanya Raka sambil duduk di kursi mejanya.

"Maaf Pak, tadi malam saya sudah mengirim jadwal perubahan meeting hari ini ke email Pak Raka," jelas Viona.

"Oh, iya, saya lupa membukanya! Sekarang apa jadwalnya?"

"Pagi ini kita akan meninjau proyek pembangunan taman bermain di kota A dan nanti setelah jam makan siang Anda akan meeting dengan PT SA di Cafe xxx," jelas Viona.

"Apa kamu sudah mempersiapkan semuanya?"

"Sudah, Pak!"

"Oke, kamu bawa sekalian semu berkas-berkas untuk meeting nanti siang, agar kita tidak bolak-balik," perintah Raka, kemudian ia berdiri dari duduknya.

"Baik Pak!" jawab Viona tersenyum, kemudian ia mengambil tasnya dan beberapa berkas keperluan meeting, selain itu ia juga membawa laptopnya.

Raka keluar dari ruangannya diikuti oleh Viona dari belakang. Sesampainya di depan pintu lift mereka segera masuk ke dalam dan memencet tombol satu.

Ting

Pintu lift terbuka dan keluarlah Raka bersama dengan Viona. Sesampainya di lobby mobil Raka sudah siap di depan.

Raka masuk ke dalam mobil begitu pula dengan Viona, ia duduk di samping Raka yang tengah mengemudikan mobilnya dengan pelan menuju lokasi proyek pembangunan taman bermain.

Viona yang duduk di samping Raka hanya diam dan sibuk mempelajari berkas-berkas untuk meeting nanti siang. Begitu juga dengan Raka yang hanya fokus dengan setir mobilnya.

Cittt

Duk

___

Bersambung ….

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU MUNDUR, MAS!
9.1
Sejak tahun pertama, rumah tangga Syafitri dan Guntur tak pernah sepi dari konflik. Sikap Guntur kian memburuk akibat campur tangan serta provokasi dari keluarganya sendiri. Walau telah berusaha bertahan dengan kesabaran penuh, Fitri akhirnya berada di titik jenuh. Ia memilih menyerah dan mundur dari pernikahan yang menyiksa batin ini. Kini, mereka menempuh jalan masing-masing demi menemukan kebahagiaan baru secara terpisah.
Sampul Novel Cahaya Pelangi dari Surga
8.0
Penderitaan Rubby akibat kekejaman ibu tirinya mulai terobati sejak kehadiran Rain, sahabat setia yang mencintainya dengan tulus. Namun, saat perasaan mereka mulai berkembang, Rubby justru dipaksa menikahi Halilintar yang berniat buruk padanya. Di tengah ancaman tersebut, pesona Halilintar tetap berhasil memikat hati Rubby. Kini ia terjebak dilema besar, harus memilih antara kesetiaan Rain atau daya tarik Halilintar untuk sisa hidupnya.
Sampul Novel CEO LEBAY
8.3
Richard tewas usai kalah memperebutkan Claudia. Di akhirat, protesnya atas nasib buruk berbuah kesempatan hidup kedua dari Tuhan. Ia pun bangkit berkat doa tulus seorang gadis, lengkap dengan ingatan masa lalu yang luar biasa. Kini, Richard menguasai banyak bahasa, seni, serta lokasi harta karun. Sembari mengejar Claudia dengan kekayaan barunya, ia mulai bimbang apakah obsesi itu benar atau justru ada cinta lain yang jauh lebih tulus untuknya.
Sampul Novel Gairah Istri Kelima Juragan
9.3
Suami Malini lenyap tanpa jejak, meninggalkan tumpukan utang yang menjeratnya. Di tengah keputusasaan, Juragan Chandrakanta yang bergelimang harta datang menawarkan jalan keluar dengan menjadikannya istri kelima. Sempat menolak dan memilih kerja kasar, Malini akhirnya tak kuasa membendung pesona sang juragan. Lewat daya pikat dan mantra rahasia, ia takluk dalam semalam. Akankah Malini sepenuhnya menyerah pada gairah dan masuk ke lingkaran keluarga Chandrakanta?
Sampul Novel Laksana Senja
7.9
Kehidupan tenang Senja Mahesa sebagai pencinta drama Korea terusik sejak kepindahannya dari Bandung ke Tangerang. Di sekolah barunya, ia dikelilingi para pemuda tampan yang menyeretnya ke dalam berbagai konflik tak terduga. Situasi ini bahkan membuat sang ibu, Utari, merasa sangat cemas. Mampukah Senja bertahan menghadapi lika-liku kehidupan masa SMA yang penuh gejolak ini hingga hari kelulusannya tiba?
Sampul Novel Setelah Talak Tiga
8.1
Secara hukum dan agama, suami yang telah menjatuhkan talak tiga tidak bisa langsung kembali pada istrinya karena ikatan pernikahan mereka telah sepenuhnya putus. Agar pasangan ini dapat rujuk dan membina rumah tangga lagi, ada syarat mutlak yang harus dipenuhi. Sang mantan istri wajib menikah terlebih dahulu dengan laki-laki lain sebagai muhallil. Setelah pernikahan baru tersebut berakhir dengan perceraian, barulah mereka memiliki kesempatan untuk menikah kembali.