APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hot Love - Birahi Anak Yakuza

Hot Love - Birahi Anak Yakuza

Kenzo, pewaris tunggal pemimpin Yakuza, menolak dijodohkan demi mengejar perempuan Rusia misterius yang ditemuinya di kafe. Penolakan ini memicu konflik besar hingga Kenzo tertembak, lalu diselamatkan oleh Alena, wanita yang ia cintai. Namun, hilangnya Alena membuat Kenzo frustrasi dan mengacau di Hong Kong hingga menyulut perang gangster. Saat melarikan diri bersama kakak angkatnya, Sakura, Kenzo tak tahu bahwa Alena sebenarnya adalah anak dari calon mertuanya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kenzo menghampiri Michiko yang ketakutan. "Michi, tenang saja. Kalau mereka datang kembali telepon aku."

Pengunjung lain langsung mendatangi Michiko dan membayar tagihannya.

Setelah pengunjung pergi, Michiko memutuskan untuk menutup kafenya lebih cepat.

Kenzo membantu menutup pintu gerbang Kafe. Dan dia berpesan jika ada yang mengganggu lagi, dia menyuruh Michiko menelpon dirinya.

Lalu Kenzo pergi ke rumah Tanaka, pacar Michiko.

-------

Sesampainya di rumahTanaka.

Kenzo segera memasukkan motor sportnya ke garasi Tanaka. Rumah Tanaka sudah dia anggap seperti rumah sendiri.

"Tanaka, I'm comming ... main game melulu kamu?" sapa Kenzo.

"Eh, Kenzo? Tumben kamu ke sini? Tertiup angin apa? Aku kira kamu sudah menikah dengan gadis Jepang pilihan ayahmu?" kata Tanaka.

"Uhh, aku jengkel sekali dengan ayahku. Menjengkelkan sekali dia," ungkap Kenzo.

"Ah jangan begitu, Kenzo. Bagaimanapun juga dia itu ayahmu. Semua hartanya pasti diwariskan kepadamu. Kamu putra tunggalnya, satu-satunya kandidat penerus ayahmu."

"Siapapun orang tua pasti ingin anaknya menikah dengan pasangan yang selevel dengan tingkat ekonomi mereka. Apalagi ayahmu seorang konglomerat ternama di negeri ini. Wajar jika dia menjodohkan kamu dengan anak gadis teman ayahmu. Dan pasti gadis-gadis pilihan ayahmu juga gadis Jepang terbaik. Pasti cantik, seksi, montok, terawat, dan kaya raya."

"Jika aku menjadi kamu, aku pasti terima itu gadis-gadis yang dijodohin oleh ayahku. Aduh, Kenzo ... Kenzo. Kamu ini benar-benar orang yang tidak pernah bisa bersyukur. Tidak tahu arti dan makna bersyukur." jelas Tanaka.

Tumben otak Tanaka sedikit normal, hanya hari-hari tertentu saja dia mampu memberi 'wejangan-wejangan elit' dan kalimat bijak kepada sahabatnya itu.

"Ah, kamu juga sama sepertiku. Saat ayahmu ingin menjodohkanmu dengan Sakura gadis berkacamata terpintar di kelas kita, kamu juga menolak, bukan? Malah kamu cinta mati kepada Michi. Sudahlah, jangan ajarin aku, seperti orang tua saja kamu, Tanaka. Lihat ke cermin itu. Lihat dirimu," tukas Kenzo menunjuk cermin besar yang menempel kokoh di tembok depan mereka.

"Ihhh bawa bawa Michi, gadis Jepang paling aku cintai."

"Iya, kamu mau apa? Marah kepadaku? Mau mengajak duel denganku?! Ayo!!!" Kenzo melotot kepada Tanaka.

"Iya sih. Kita ternyata sama ya. He he he," Tanaka mengalah.

------

Kenzo berdiri melangkah ke lemari es. "Tanaka, kenapa lemari es ini penuh kotak susu cair? Kenapa tidak ada vodka sekarang? Atau sake? Atau apalah yang bisa buat kita senang!" teriaknya.

"Eh, Kenzo, sekarang aku tidak sama denganmu. Sekarang minumanku susu. Aku ingin hidup sehat seperti yang Michi sarankan kepadaku," sahut Tanaka yang masih asyik bermain game online di PC gammingnya.

"Susu? Maksud kamu? Susu si Michi yang montok itu?" teriak Kenzo.

"Uh dasar kamu Kenzo otak ngeres. Awas ya nanti aku laporin ke Michi! Biar kamu ditampar dengan 'spatula sakti'nya. Tahu rasa kamu!" kata Tanaka.

Tanaka menyesal sekali mabuk-mabukan dengan Kenzo karena dia pernah ketahuan mabuk berat berdua bersama Kenzo, Michiko datang membawa spatula dan langsung memukuli punggung Tanaka dengan spatula saktinya.

"Oh, jadi kamu trauma dipukuli lagi oleh Michi dengan spatula itu? Itu yang membuatmu tidak mau lagi aku ajak mabuk? Baguslah." kata Kenzo yang sudah berada di depan sahabatnya sambil membawa 4 liter susu cair.

"Nah, minum semua itu susu, biar sehat dan badan subur seperti badanku sekarang. Habiskan saja tidak apa-apa, nanti aku beli lagi, ha ha ha," celetuk Tanaka mentertawakan Kenzo yang akhirnya mau menenggak habis sekardus susu segar 1 literan.

"Gleg gleg gleg gleg gleg."

"Hmmm benar juga katamu," ungkap Kenzo.

Kenzo mengambil kursi gamming lama Tanaka. Lalu duduk di samping sahabatnya itu yang sejak bangun tidur bermain game online seharian. Gaya hidup Tanaka berubah total sejak dihukum Michiko, dia sekarang jarang keluar rumah dan hampir setiap hari, pagi siang sore malam, bermain game online. Tanaka bercita-cita menjadi 'atlet eSport' walau sebenarnya sudah terlambat bila dilihat dari umurnya sekarang.

------

Sambil melanjutkan game onlinenya, Tanaka melirik ke arah Kenzo yang memejeng wajah suntuk seperti lukisan abstrak yang didominasi warna merah. Tanaka tahu persis sahabatnya itu pasti sedang dalam masalah besar jika dia menunjukkan muka jengkel dan ingin mengajaknya mabuk.

"Kenzo kenapa kamu? Bertengkar lagi dengan ayahmu? Dan kenapa itu ada luka gores yang sedikit mengering di lengan kananmu?."

Tanaka mencoba mengintrogasi sahabatnya. Dia seperti petugas kepolisian yang sedang mengintrogasi anak-anak gang motor yang suka tawuran.

"Ah, biasa. Cuma sedikit tergores pisau."

"Kamu tawuran lagi?" tanya Tanaka.

"Tidak, aku hanya menghajar 5 preman yang mengganggu Michi, sebelum aku ke sini. Preman-preman itu minta paksa uang keamanan dengan kasar kepada Michi. Salah satu mereka menyentuh dada Michi. Di depan mataku lagi. Ya langsung aku hajar preman-preman," jelas Konzo.

"Aku baru saja dari kafe Michi. Aku suntuk sekali, ayahku memaksaku lagi agar aku menikah dengan gadis yang ingin dia kenalkan kepadaku. Pasti gadis Jepang, anak teman ayahku. Aku tidak suka."

"Aku langsung tolak mentah-mentah keinginan ayahku. Dia marah besar. Aku juga marah. Makanya aku pergi saja dari rumah. Tahu sendiri jika ayahku marah, siapapun tak ada yang bisa meredakannya." lanjutnya.

"Trus?" pancing Tanaka.

"Ya, aku jalan ke sana kemari saja dengan motor sportku. Sejak siang tadi. Jelang malam, perutku lapar, aku langsung ke kafe Michi. 'Tonkatsu dan es cream durian buatannya enak sekali." tambahnya.

"Iya dong, pasti. Michi pacar siapa? Ehem .. ehem ..." kata Tanaka bangga.

"Trus?" tanya Tanaka lagi.

"Waktu aku disana, di kafe Michi, aku lihat ..... " Sebelum Kenzo melanjutkan, Tanaka langsung menebak.

"Cewek cantik, tinggi putih, tubuh seksi. Ya, kan?"

"Loh kok kamu tahu? Memang pernah bertemu?" tanya Kenzo sambil melotot kepada sahabatnya itu.

"Ya, tahu lah. Michi baru saja menelponku, sebelum kamu kesini," jelas Tanaka.

"Oh, kamu tahu dari Michi, ya?" celetuk Kenzo sambil membuka susu satu literan lagi dan menenggaknya sedikit demi sedikit.

"Gleg gleg gleg."

"Iya. Gadis Rusia itu, kan? Yang cantik, cantik, putih, tinggi, langsing, seksi, waooww dia punya segalanya. Kalau motor, motor itu settingannya pas seperti setinggan motorku. Pas banget." jelas Tanaka detil.

"Kalau ... kalau .... aku ... belum resmi pacaran dengan Michi, pasti aku gebet dulu itu cewek. Ha ha ha ..." tambah Tanaka.

"Serius nih .. kamu mau juga menjadi pacar gadis Rusia itu?"

"Ok ... ok ... sekarang aku telpon juga si Michi. Aku bongkar semua kelakuan burukmu ini," kata Kenzo sambil mengeluarkan ponsel dari saku celana jeansnya.

"Kenzo .. Kenzo jangan. Sudah gila kamu ya? Bocorin rahasiaku ke Michi," protes Tanaka.

"Iya .. iya ... nih udah aku tekan nomor kontak Michi."

"Jangan, jangan Kenzo! Jangan gila seperti itu. Jangan buat gara-gara. Kamu sengaja ingin aku bertengkar lagi dengan Michi, cinta matiku, yang montok sekali buah .... dan super besar?" Tanaka meloncat dari kursi gammingnya memohon kepada sahabatnya, dia menyembah sembah Tanaka.

"Tut ... tut ... tut ... Nomor yang Anda tuju sedang sibuk. Tuttttt ..."

Tidak terhubung.

"Ha ha ha ... ternyata kamu takut juga jika rahasiamu aku ceritain kepada Michi, ha ha ha ..." Kenzo tertawa senang berhasil membuat sahabatnya panik.

--------

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA SEJATI SANG PESULAP
8.5
Meski berbakat dalam dunia sulap, Jaime rela menjadi pelayan restoran demi menyokong impian perempuan dambaannya. Pengorbanan ini menuntunnya pada takdir luar biasa yang melintasi dimensi waktu. Namun, saat keberhasilan telah digenggam, Jaime justru terus mengejar cinta masa lalunya tanpa memedulikan bahaya. Ia tidak menyadari kehadiran sosok lain yang selalu setia menanti dan siap menerima dirinya dengan tulus apa adanya.
Sampul Novel PEMBALASAN ISTRI YANG DIKHIANATI
8.5
Dunia Syifa runtuh saat mendapati Danu, sang suami, tega mengkhianatinya. Lebih menyakitkan lagi, perselingkuhan itu dilakukan bersama sahabat karibnya sendiri. Namun, ibu tiga anak ini menolak terpuruk dalam duka. Didorong rasa sakit hati, Syifa bangkit mengumpulkan kekuatan. Ia merancang strategi pembalasan yang matang dan tak terduga untuk menghancurkan keduanya. Inilah kisah perjuangan berani seorang istri dalam merebut kembali martabatnya yang telah dihancurkan.
Sampul Novel Saat Itu, Aku mengaggumimu
8.0
Pertemuan kembali dengan Ibam setelah dua tahun berpisah justru menjadi mimpi buruk bagi Rianti. Bukannya bersikap hangat, Ibam malah menyambutnya dengan dingin dan penuh intimidasi. Rianti berupaya membela diri, tetapi Ibam terus menghinanya. Ibam bahkan menuduh Rianti sengaja memanfaatkan sang kakek agar mereka bisa tinggal serumah. Bagi Ibam, Rianti hanyalah wanita licik yang haus belaian, menghancurkan seluruh harapan indah yang selama ini dinantikan Rianti.
Sampul Novel Short Story
8.5
Kumpulan cerita pendek ini menyajikan beragam kisah cinta modern yang dikurasi khusus bagi pembaca dewasa berusia 21 tahun ke atas. Setiap narasi dalam antologi ini mengupas tuntas dinamika hubungan asmara kontemporer serta kedalaman interaksi antarmanusia. Dirancang penuh emosi dan intensitas, buku ini mengajak Anda menyelami berbagai fragmen kehidupan percintaan yang penuh warna lewat format cerita singkat yang sangat memikat.
Sampul Novel Suamiku Pergi Saat Aku Hamil
8.2
Evelyn Song, dokter militer hebat, terbangun di tubuh Layla Qin, pelayan tertindas yang dibuang. Ia dipaksa menikahi Ronan Zhao, pria lumpuh yang dibeli demi membawa keberuntungan. Anehnya, kondisi Ronan membaik usai malam pertama mereka. Di tengah kemiskinan, Layla bertekad mengubah nasib lewat keahlian medisnya. Namun, saat ia mengandung, Ronan lenyap tanpa jejak. Enggan menyerah pada keadaan, Layla memilih bangkit demi masa depan dan mengendalikan takdirnya sendiri.
Sampul Novel Tersadar dari Mimpi, Aku Memutuskan untuk Meninggalkannya
8.6
Pernikahan Sienna hancur seketika saat Levin memilih meninggalkan altar demi membawa adik kesayangannya, Lestari, yang mendadak pingsan ke rumah sakit. Kejadian memilukan itu memicu serangan jantung fatal pada ibu Sienna hingga merenggut nyawanya tanpa ada tamu yang peduli. Di tengah duka kehilangan ibunya, Sienna justru menerima telepon dari Levin yang meminta donor sumsum tulang belakang untuk Lestari. Sadar akan kenyataan pahit ini, Sienna memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka selamanya.