APKDock Logo
Sampul Novel Hijaunya Rumput Tetangga

Hijaunya Rumput Tetangga

7.8 / 10.0
Fian selalu menjadi suami yang setia dan sempurna, tetapi rumah tangganya mendadak hancur ketika Anti, sang istri, menuntut perceraian. Anti merasa bosan dengan sikap Fian yang dinilai kurang romantis walau sangat baik hati. Keinginan Anti untuk berpisah kian bulat setelah ia berjumpa lagi dengan mantan pacarnya yang berkarakter sangat berbeda dari Fian. Kini, pernikahan mereka pun terancam kandas akibat kehadiran sosok dari masa lalu.

Hijaunya Rumput Tetangga Bab 1

"Bang, adek minta cerai," lirih Anti dengan suara tertahan dan wajah ditekuk.

Fian, sang suami yang sedang menyantap makanan, menghentikan kunyahannya. Ditajamkan pendengarannya untuk memastikan apa yang didengar tidak salah. Mungkin saja Anti minta diambilkan selai yang ada di atas meja makan dekat tempat sendok.

"Minta apa, Dek?" tanyanya pelan sambil tangannya menyuap kembali makanan ke mulut.

"Adek minta cerai. Udah jelas belum?" sungut Anti kembali seraya mengambil kursi dan duduk berhadap-hadapan.

"Ngomong apa kau, Dek? Gak salah dengar abang?" jawab Fian terperangah.

"Gak salah! Adek minta cerai!" jawab anti setengah berteriak.

"Apa-apaan sih, Dek. Ngaco pagi-pagi. Gak ada angin gak ada ribut tiba-tiba minta cerai. Emangnya cerai itu main-main? Jangan becanda, Dek."

"Gak salah, Bang. Adek minta cerai! Cerai, pisah," ulang Anti, lagi.

"Alasannya apa? Coba jelasin!" Fian menjawab dan menatap lekat wajah Anti. Ia terlihat mulai gusar. Ternyata Anti serius, ini aneh.

"Abang gak romantis, jarang peluk-peluk, suka lupa hari-hari penting, gak pernah ngasih hadiah. Banyak lagi sebabnya!"

"Haah!"

Fian menatap istrinya dengan mata membulat. Sendok berisi nasi yang sudah hampir masuk ke mulutnya, diturunkan kembali lalu ia menelisik wajah istrinya dengan mimik serius.

"Jadi cuma gara-gara semua itu minta cerai?"

"I-iya."

"Gara-gara alasan itu adek minta cerai? Coba pikir baik-baik, apa abang pernah gak setia, pernah marah-marah, pernah gak kasi napkah? Pikir baik-baik, Dek!" Fian berdiri dengan gusar.

Anti tampak terdiam. Semoga dia paham, pikir Fian. Aneh juga, Anti yang biasanya penurut, pendiam, tiba-tiba jadi seperti kesambet jin. Ada apa?

Ternyata diamnya cuma sebentar, tiba-tiba Anti meraung sesenggukan. Fian semakin bingung, gegas ia memeluk wanita satu-satunya yang pernah singgah di hatinya itu. Ia berusaha menenangkan sang istri yang terus meronta di pelukannya.

"Abang gak romantis! Gak seperti Bandi, tuh suami Mba Dira. Sayang banget sama Mba Dira. Raungan Anti semakin menjadi. Airmata tumpah ruah membasahi pipi mulusnya. Sakit rasanya hati Fian melihat luka di wajah cantik sang istri. Ia merasa gagal sebagai suami tak bisa membahagiakan Anti. Apalagi ini adalah tangisan pertama yang dilihatnya selama menikahi wanita itu. Membuat Fian semakin merasa bersalah.

Dira yang dimaksud Anti adalah tetangga depan rumahnya.

Setiap hari, Anti sering mengintip keseharian pasangan itu. Apa yang dilihatnya, kerap menimbulkan perasaan gundah. Kala berangkat kerja, sebelum masuk ke mobil, Bandi selalu memeluk Dira. Dira pun tersenyum bahagia melepas keberangkatan suaminya. Begitupun ketika pulang kerja, hal pertama yang dilakukan Bandi ketika turun dari mobil adalah mencium kening atau memeluk Dira.

Kurang apa coba pasangan itu?

Pemandangan itu seperti racun dalam dosis kecil yang terus berulang merasuki hati Anti yang semakin hari semakin menyakitinya. Bahagianya Dira bersuamikan Bandi, pikirnya.

Seandainya Fian melakukan hal yang sama, minimal mendekati juga lumayan. Nyatanya?

Anti pun tak pernah meluputkan membaca status WA Dira yang berisi kata-kata pujian buat suaminya. Bagaimana tidak iri?

"Terima kasih, Sayang. Surprise nya." Tulis Dira pada sebuah gambar cincin yang indah. Sesak dada Anti, ia tidak iri dengan cincinnya tapi soal perhatian Bandi ke Dira. Itu saja.

Di lain waktu, status Dira tak kalah dahsyatnya.

"Suami terbaik." Pada sebuah gambar yang nampaknya pesta ulang tahun mewah Dira, dikelilingi para sahabat.

Dan paling menyesakkan Anti, ketika Dira memposting liburannya di Bali, momen ulang tahun pernikahan keduanya. Dira tampak sangat bahagia, padahal pernikahan mereka sudah berjalan sepuluh tahun, tapi Bandi memperlakukannya bak pengantin baru.

Sedangkan dirinya?

Dalam diamnya, Anti terus membandingkan semua perlakuan yang diterima Dira dari suaminya.

Sesekali mereka berempat pergi makan bersama, lagi-lagi Anti harus menahan hati menyaksikan kemesraan keduanya. Bandi sangat memanjakan Dira, menarikkan kursi buat istrinya duduk, membukakan pintu mobil, mengambilkan tissue dan hal-hal kecil yang terlihat sepele tapi sukses membuat Anti semakin iri.

Sementara Anti, jangankan ulang tahunnya, ulang tahun pernikahan saja Fian lupa. Jangan-jangan tempat mereka mengadakan resepsi pernikahan pun Fian lupa. Tidak ada sikap mesra yang sangat didambakan Anti diberikan suaminya itu. Fian memang tampan tapi tampan saja tidak cukup, Anti perlu dimanja.

Bukankah itu hal gampang? Lihat saja Bandi. Secara ekonomi pun kehidupan mereka tak jauh berbeda, artinya Fian pun bisa memanjakan Anti.

Anti merasa dirinya bukan istri yang beruntung. Hal itu membuatnya nekat menumpahkan isi hatinya pagi ini. Anti tak merasa punya pilihan lain yang lebih baik selain perceraian.

"Maafkan abang, Dek. Abang terlalu fokus sama kerjaan, jadi kadang lupa untuk hal-hal seperti itu. Lagipula kita kan sudah menikah belasan tahun, abang pikir udah rutinitas seperti ini. Kenapa kamu jadi seperti anak kecil gitu?"

"Pokoknya adek minta cerai!"

"Pikirin lagi, Dek. Anak-anak bagaimana? Abang janji berubah lebih sayang sama adek. Lebih perhatian, lebih banyak waktu sama-sama. Please, jangan ngomong cerai." Fian mencoba menarik tangan Anti, ingin menggenggamnya tapi dihentakkan hingga terlepas.

Anti berlari ke kamar dan membanting pintunya, meninggalkan Fian yang melongo. Mimpi apa dia semalam, masih pagi harus menghadapi ujian seberat ini. Fian memutuskan untuk tidak ke kantor hari ini agar bisa menenangkan diri sekaligus Anti.

Ah, Anti. Andai kau tau yang sebenarnya. Siapa si Bandi yang dianggapnya sosok suami hebat itu? Mungkin akan menyesali permintaan yang barusan kau utarakan itu.

Fian memang mengenal Bandi dengan baik. Mereka rekan satu kantor, bukan hanya itu, mereka juga teman sejak SMA. Karena kedekatan keduanya, mereka pun membeli rumah di komplek perumahan yang sama.

Apakah benar Bandi sesempurna pria di mata Anti?

"Hufh, andai kau tahu, Dek. Kau jauh lebih beruntung dibanding Dira."

***

"Fian, jangan sampai ketahuan, Ya."

"Sampai kapan lu gini, Ban. Kasian Dira. Suatu hari kau akan menuai masalah besar."

"Yang namanya perselingkuhan itu gak akan jadi masalah kalau gak ketahuan. Nah jangan sampai ketahuan Dira supaya gak jadi masalah. Dan yang tau soal ini cuma lu. Jadi bantu simpan rahasia ini, oke."

"Sial, lu."

"Yang penting tanggung jawab kita sebagai suami tetap dilakukan, limpahi dia dengan perhatian supaya gak merasa kekurangan. Aman kita. Lu terlalu setia sih jadi gak bakalan paham biar ku jelasin pun," celoteh Bandi seraya menyukai rambut berkali-kali.

Jam kantor usai.

Linda, wanita lain di hati Bandi sejak dua tahun terakhir, sudah menunggu di parkiran. Ia menyambut Bandi yang kemudian menggandengnya mesra. Keduanya masuk ke mobil, melaju menuju apartemen Linda. Rutinitas yang dilakukan Bandi senin-jumat, sebelum pulang telat ke rumah, dengan alasan macet atau makan dulu bersama Fian.

Jangan tertipu rumput tetangga, ia tak selalu hijau dan indah, sehijau yang terlihat.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Hijaunya Rumput Tetangga

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
8.1
Cinta tulus Jilly selama tiga tahun hancur saat Elton tega membuangnya ke laut demi menyelamatkan Rachel. Menghadapi pengkhianatan kejam sang suami, Jilly memilih menyembunyikan kehamilannya dan berencana kabur dari pernikahan toksik mereka. Ketika Elton akhirnya berhasil melacaknya dalam keadaan kacau dan memohon maaf demi anak mereka, hati Jilly telah membatu. Baginya, sosok ayah dari bayinya sudah lama mati sejak hari di mana Elton lebih memilih nyawa wanita lain.
Sampul Novel Mendadak Dinikahi Om-Om
9.6
Demi membiayai pengobatan sang ibu setelah kecelakaan tragis, Nala terpaksa menyetujui pernikahan darurat dengan Bastian Wilantara, pria asing yang menyelamatkannya. Seiring waktu, pernikahan yang semula dingin mulai diwarnai perasaan cinta. Namun, kedamaian itu terusik ketika Nala menemukan rahasia mencurigakan yang disembunyikan Bastian. Begitu motif asli di balik pernikahan mereka terungkap, Nala kini dihadapkan pada pilihan sulit untuk bertahan atau pergi.
Sampul Novel Nick
8.0
Nick Gustron, raksasa industri teknologi informasi yang tegas, kini menghadapi rivalitas sengit dari klien bisnisnya asal Venezuela, Salas Cano. Pertarungan mereka melampaui batas bisnis dan kekuasaan, meluas menjadi persaingan ketat untuk merebut hati seorang gadis desa yang sederhana. Dua pria tampan, cerdas, dan bergelimang harta ini saling beradu demi cinta sejati. Siapakah yang akan dipilih sang gadis? Mengandung konten dewasa, harap bijak dalam membaca.
Sampul Novel Pasienku adalah Istri Mantan
7.9
Kehidupan Adelia Nareswari terusik saat mengetahui bahwa pasiennya adalah istri dari mantan pacarnya sendiri. Perubahan drastis pada penampilan dan kepribadian Adelia kini justru membangkitkan kembali rasa cinta di hati sang mantan. Di sisi lain, situasi kian rumit dengan kehadiran Dokter Andi yang tengah gencar mendekatinya secara serius. Kini, Adelia harus memilih antara bayang-bayang masa lalu atau membuka lembaran baru.
Sampul Novel Skandal di Tengah Pre-Wedding
7.9
Rencana foto pre-wedding Nayra Lestienne di Praha hancur setelah memergoki tunangannya berselingkuh. Dilanda amarah, Nayra nekat mencium Elias Marek, seorang peneliti sejarah. Aksi impulsif itu viral dan memicu skandal besar. Demi meredam kekacauan, mereka terpaksa menjalani pernikahan kontrak selama enam bulan. Meski awalnya dingin tanpa perasaan, kebersamaan di bawah satu atap perlahan menumbuhkan benih cinta di antara keduanya.
Sampul Novel THE MAFIA: MARIJUANA
8.4
Daphne Madison bertekad membalas dendam pada Edgar David Ruthen yang telah menghabisi nyawa kembarannya. Demi memuluskan misinya, ia menemui Casillas Rodriguez untuk menawarkan diri sebagai mata-mata ganda. Walau sempat diancam senjata, Casillas akhirnya luluh setelah Daphne menyerahkan segalanya demi mendapat jaminan keselamatan. Kerja sama rahasia pun terjalin, tetapi keduanya justru terperangkap dalam obsesi yang rumit. Casillas menolak melepas Daphne walau hubungan itu terasa salah.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan