APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hidupku yang Kaya Mendadak

Hidupku yang Kaya Mendadak

Demi membiayai kuliah dan membelikan iPhone kekasihnya, seorang pemuda miskin rela bekerja keras setengah mati. Sialnya, ia justru dikhianati dan memergoki pacarnya bermesraan dengan pria lain. Tak cukup diselingkuhi, ia juga dihina dan dipukuli hingga sangat terpuruk. Namun, roda nasib berputar saat sang ayah menelepon dan mengungkap rahasia besar bahwa ia sebenarnya adalah putra kandung seorang miliarder yang sangat kaya raya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di gym kampus.

Seorang pemuda berseragam basket biru berjalan masuk melewati gerbang ruang olahraga.

Tangannya mengenakan sepasang sarung tangan lateks sambil membawa kantong sampah berukuran besar. Begitu pemuda itu memasuki ruang olahraga, dia memungut botol-botol kosong dan kaleng-kaleng soda yang ditinggalkan oleh orang-orang yang menyaksikan pertandingan terakhir.

"Alangkah bagusnya jika kampus mengadakan pertandingan basket setiap hari. Aku dapat dengan mudah menghasilkan uang 100 ribu dengan mengumpulkan botol-botol dan kaleng-kaleng ini. Jika aku menghasilkan uang sebanyak itu setiap hari, aku dapat membeli iPhone 11 untuk hadiah ulang tahun Sylvia."

Trevor Januardi mengangkat kepalanya dan dengan bersemangat melihat ke sekeliling ruang olahraga yang berantakan.

Saat Trevor sedang mengumpulkan botol dan kaleng, sekelompok mahasiswa bertubuh tinggi berjalan keluar dari ruang ganti. Masing-masing dari mereka membawa sebuah ember besar berisi seragam basket kotor, lalu mereka berjalan menghampiri Trevor.

"Hei Trevor, kami punya pekerjaan untukmu. Cucilah seragam tim kami. Kami akan membayarmu 20 ribu untuk setiap ember."

Pemuda berambut merah itu berjalan di tengah kelompok dengan sebatang rokok di mulutnya. Pemuda itu lalu melemparkan embernya ke samping kaki Trevor.

"Kita semua adalah anggota tim basket. Tentu saja kami akan menjagamu, ambillah pekerjaan itu."

Setelah mengatakan itu, pemuda berambut merah yang bernama Bernard Guntoro melambaikan tangannya, dan para anggota lain kemudian ikut melemparkan cucian kotor mereka ke arah Trevor.

"Aku meminta para anggota tim untuk menyimpan pakaian kotor mereka selama seminggu sehingga kamu bisa mendapatkan lebih banyak uang. Aromanya harum, 'kan?"

Bernard mengambil kaus kaki kotor dan melemparkannya ke arah Trevor.

Sebelum Trevor sempat mengelak, kaus kaki itu mendarat tepat di wajahnya dan bau asam yang menyengat langsung menghantam lubang hidungnya.

"Aku..."

Trevor langsung menelan kembali kata-kata umpatan yang hampir saja dia lontarkan dari mulutnya. Dia mengibaskan kaus kaki kotor itu dan wajahnya langsung memerah.

Trevor tidak boleh menyinggung Bernard. Karena walaupun Bernard sangat menyebalkan, tapi Bernard memberinya kesempatan untuk dapat menghasilkan uang, dan dia tidak bisa melewatkan sumber pendapatan potensial apa pun.

Lagi pula, Trevor bukan berasal dari keluarga kaya. Trevor hanyalah seorang mahasiswa dari keluarga miskin.

Trevor tidak memiliki koneksi atau keterampilan profesional. Dia hanya bisa bekerja paruh waktu di akhir pekan dan menawarkan jasanya pada teman-teman sekelasnya untuk mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah mereka demi dapat menghasilkan uang.

Itu satu-satunya cara agar Trevor bisa membiayai kuliahnya.

Jika Trevor punya pilihan, dia tidak akan berbisnis dengan seseorang yang menyebalkan dan hanya mementingkan dirinya sendiri seperti Bernard. Namun, karena Trevor harus menghasilkan uang untuk membiayai kuliahnya, yang bisa dia lakukan hanyalah menelan harga dirinya dan menahan amarahnya.

Trevor menarik napas panjang, lalu mengambil kaus kaki yang dilempar Bernard dan melemparkannya ke dalam ember. "100 ribu untuk semuanya," katanya.

Bernard mengambil dompetnya, lalu mengeluarkan beberapa lembar uang dan melemparkannya ke kaki Trevor. Dengan senyum puas, Bernard berkata, "Ini 110 ribu untuk mencuci pakaian dan tugas lain yang aku ingin kamu lakukan. Aku ingin kamu mengambil sebuah paket di gerbang kampus dan membawanya ke ruang ganti. Paket itu untuk Dennis Rustandi, ketua tim bola basket."

Setelah mengatakan itu, Bernard berbalik dan pergi bersama para anggota lainnya.

Trevor mengambil uang itu dari lantai dan mengepalkannya dalam tinjunya.

"Meski aku tidak suka berurusan dengan si brengsek Bernard dan teman-temannya, tapi selama aku bisa menghasilkan uang dari mereka, maka tidak masalah."

Setelah Bernard dan rekan satu timnya pergi, Trevor kembali mengumpulkan botol-botol kosong dan kaleng-kaleng soda yang ada di sekitar ruang olahraga. Setelah kantong sampahnya penuh, Trevor pergi ke pusat daur ulang yang berada di luar kampus untuk menjual apa yang telah dia kumpulkan. Lalu, Trevor bergegas menuju gerbang kampus untuk mengambil paket untuk Dennis dan kemudian kembali ke ruang ganti.

Sepanjang jalan, Trevor dengan hati-hati menghitung jumlah uang yang berhasil diperolehnya hari ini. Dia merasa lelah, tapi itu sepadan. Terlepas dari uang yang diperolehnya, rasa pencapaian dan kepuasan memenuhi hatinya.

Trevor bersenandung bahagia saat dia berjalan menuju ruang ganti untuk mengantarkan paket itu. Dia tidak sabar untuk mengumpulkan cukup uang untuk membeli hadiah bagi pacar tersayangnya.

Trevor hendak membuka pintu ruang ganti ketika erangan seorang wanita menghentikan langkahnya.

"Huh? Mengapa suara itu begitu dikenalnya?"

Wanita di balik pintu memekik dengan senang. Wajah Trevor memerah saat jantungnya mulai berdebar kencang di dadanya.

Trevor tiba-tiba menyadari bahwa suara itu sangat mirip dengan suara pacarnya, Sylvia Wahyudi.

"Dennis, aku suka saat kamu menyentuh payudaraku seperti itu. Ya, seperti itu. Jangan berhenti."

"Jangan khawatir, Sylvia. Kita tidak perlu terburu-buru. Hei, hari ini aku membelikanmu pakaian dalam seksi. Pakailah nanti dan kita akan bersenang-senang lagi."

Ketika Trevor mendengar percakapan mereka, dia tidak bisa menyangkalnya lagi.

'Sylvia? Apa yang dia lakukan?'

Darah Trevor mendidih saat dia menendang pintu ruang ganti hingga terbuka.

Trevor tercengang dan mematung pada apa yang dia saksikan. Itu adalah pemandangan yang tidak akan pernah Trevor lupakan seumur hidupnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Sang CEO
8.8
Dulu dicampakkan karena miskin, Adnan kini kembali sebagai pria kaya setelah sepuluh tahun berlalu. Ia bertekad membalas rasa sakit hatinya pada sang mantan kekasih yang dulu memilih pergi demi lelaki kaya. Namun, Adnan terkejut saat mengetahui wanita itu kini justru menjadi wanita panggilan demi bertahan hidup. Di balik kondisi tragis sang mantan, rahasia apa yang sebenarnya tersimpan? Akankah Adnan tetap tega melanjutkan rencana balas dendamnya?
Sampul Novel Derita Seorang Gadis Desa
9.4
Demi membiayai neneknya yang sakit, Alya, seorang yatim piatu tamatan SMP, mengadu nasib di kota. Keberuntungan sempat berpihak saat ia bekerja pada Ibu Ratna yang berhati mulia. Namun, kembalinya putra majikannya bernama Arka menjadi mimpi buruk. Kehormatan Alya direnggut paksa oleh pria itu. Alih-alih bertanggung jawab, Arka justru mencaci dan mengusirnya dengan kejam. Kini, dengan batin yang terluka parah, Alya harus berjuang keras demi bertahan hidup.
Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO MESUM
9.8
Lewat aplikasi kencan, CEO Tokopedio bernama Jeff Sebastian terpikat oleh sosok Sarah. Di sana, Sarah mengaku sebagai lulusan Harvard dan pengusaha restoran. Namun, ia mendadak hilang tanpa jejak setelah memutuskan kontak. Rupanya, ia hanyalah Viola, seorang supervisor marketing biasa yang merasa minder dengan status sosial Jeff yang seorang miliarder. Meski Viola bersembunyi karena merasa tidak pantas, Jeff sebenarnya sudah tahu rahasia itu dan tetap berjuang mengejarnya.
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Sang CEO
8.9
Setelah resmi bercerai, Bella berharap bisa menjalani kehidupan yang damai tanpa kehadiran mantan suaminya. Namun, sang CEO yang dahulu sangat sombong tiba-tiba kembali bersimpuh di hadapannya demi meminta maaf dan memohon untuk rujuk. Walau pria itu kini menunjukkan penyesalan yang mendalam, kepedihan di hati Bella tidak mudah terhapus. Ia menolak mentah-mentah bunga serta bujuk rayu tersebut. Bagi Bella, semuanya telah terlambat dan kesempatan kedua kini tidak ada gunanya lagi.
Sampul Novel My Hot Daddy
8.7
Demi mengatasi krisis keuangan, Joanna nekat menjadi sugar baby bagi Regan. Pengusaha kaya itu menetapkan aturan tegas agar mereka tidak saling jatuh cinta. Namun, saat menikmati kehidupan mewah, Joanna justru tidak sengaja mengungkap rahasia kelam tentang sosok Regan yang sesungguhnya. Kini ia didera kebimbangan besar, apakah harus bertahan demi materi atau pergi demi keselamatan hatinya. Di tengah larangan keras itu, mampukah cinta tetap tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO
9.0
Demi meraih impian, Keyla justru harus bekerja sebagai sekretaris Dion Prakasa. Pria itu adalah CEO dingin yang dulu pernah ia tolak karena berpenampilan cupu. Setelah lima tahun berlalu, Dion telah berubah menjadi pewaris sukses yang membenci wanita akibat patah hati di masa lalu. Kini, takdir mempertemukan mereka kembali, menyalakan lagi obsesi sekaligus dendam lama. Walau banyak wanita memujanya, fokus Dion hanya tertuju untuk menguji Keyla, cinta pertamanya yang kini terjebak dalam arogansinya.