APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hidden Tea

Hidden Tea

Kabar duka wafatnya sang ayah mengejutkan Putri Mahkota Manggalya saat ia menghadiri pesta di Negeri Suwarna. Akibat kekosongan takhta, Pangeran Rahagi yang baru berumur sepuluh tahun pun segera dinobatkan. Di tengah duka mendalam, sang Putri memilih mengasingkan diri demi memulihkan batinnya. Namun tanpa diduga, di bawah kepemimpinan raja bocah tersebut, Manggalya justru menjelma menjadi kerajaan agresif yang gencar melakukan ekspansi wilayah secara membabi buta.
Bab
Bagikan

Bab 1

Ada satu rahasia tentang Putra Mahkota Negeri Salaka yang ditutup rapat oleh pihak keraton. Rahasia yang bila diketahui oleh umum maka akan menimbulkan keguncangan politik. Oleh karena itu, untuk mengelabui pandangan publik, pihak keraton membuat rekayasa citra pangeran mahkota mereka.

Remaja laki-laki itu bergelar Kanjeng Gusti Yuwaratu Haryadinata. Dialah pangeran yang akan menjadi pemimpin tertinggi Salaka di masa depan. Digambarkan sebagai anak yang cerdas dan bertalenta serta memiliki perangai yang baik.

Sayangnya, gambaran baik yang melekat dengan pangeran mahkota Salaka hanyalah karakter luar yang sengaja ditonjolkan untuk menutupi kekurangannya. Siapa yang menyangka di balik citranya yang baik, ternyata putra mahkota merupakan pemuda yang haus darah.

Anak lelaki itu memiliki hasrat yang kuat untuk membunuh. Dia terbiasa menghunuskan pedangnya untuk mencabut nyawa hewan yang ada di sekitarnya. Ia bahkan tak jarang melukai orang-orang yang berusaha menghentikan dirinya.

***

Setiap lima tahun sekali, penguasa Manggalya yang sedang bertahta harus mengadakan upacara nyandhi wulakan. Adalah suatu upacara yang dilakukan untuk mengubur arus sungai untuk mencegah banjir.

Satu yang menarik dari upacara nyandhi wulakan. Meskipun kegiatan rutin ini dilaksanakan di Bukit Mandalapura yang masih menjadi wilayah kekuasaan Keraton Salaka, bukan penguasa Salaka yang memimpin jalannya upacara melainkan penguasa dari Manggalya. Hal tersebut dikarenakan keberhasilan acara ini hanya bisa didapatkan apabila sang Ratu Manggalya yang memimpin.

Sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai, baunya akan tercium juga. Adalah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan situasi Putra Mahkota Salaka. Entah seberapa keras usaha Keraton Salaka untuk menyembunyikan kutukan dalam diri yuwaratu mereka, akhirnya ketahuan juga.

Sejak pagi buta, pangeran mahkota sudah bekerja keras menekan keinginannya yang begitu kuat untuk membunuh. Demi mendukung niat baiknya, dia memerintahkan pengawal untuk menjauhkan segala jenis benda tajam di sekitar.

Laki-laki itu memang baik-baik saja pada awalnya. Rasa panas yang menjalar di dada dapat ia tahan. Namun, seiring bertambah tingginya posisi matahari, semakin tinggi pula keinginannya untuk mencabut nyawa.

Baru beberapa jam berlalu, tekad kuat yang putra mahkota bangun kini runtuh sudah. Kutukan yang mengendalikan ada pada diri anak laki-laki itu berhasil menguasai setengah kesadarannya. Mau tidak mau dia harus segera mencari hewan untuk memenuhi hasrat membunuhnya.

***

Terlalu banyak orang di sekitar putra mahkota. Dia pun mencari celah agar bisa kabur dari sana sambil mencari benda yang bisa dia gunakan sebagai senjata. Dan ketika situasi sudah terkondisikan, laki-laki itu pun segera meninggalkan lokasi.

Berbekal beberapa helai janur kuning dan batang tebu yang dibuat runcing ujungnya, sang Yuwaratu Salaka pun siap untuk berburu di hutan terdekat dari Mandalapura. Dia mencari posisi yang strategis untuk mengawasi sekeliling. Tempat yang paling baik adalah di atas pohon mangga yang ranum buahnya.

Lama nian dia menunggu di atas sana sambil menikmati buah mangga yang dikupas asal-asalan menggunakan giginya sendiri. Sudah beberapa buah mangga dia habiskan untuk mengisi waktu. Sayangnya tak ada satu pun hewan yang menampakkan diri. Entah bagaimana, sepertinya semesta tidak mendukung sang Putra Mahkota untuk mendapatkan buruan.

Ia sudah tidak mampu lagi membendung rasa yang membuncah. Rasanya seperti ada yang menyalakan api di dalam kepalanya. Untuk meringankan gejala kutukan yang ia derita, anak itu menguras energi dengan cara memukuli cabang pohon mangga menggunakan batang tebu yang ia bawa sambil berteriak sekencang-kencangnya.

Nafasnya terengah-engah setelah menghancurkan batang tebu yang awalnya dia persiapkan untuk membunuh hewan di hutan. Ia pun memutuskan untuk pindah tempat berburu. Nahasnya, laki-laki itu terpeleset kulit mangga yang dia buang sembarangan.

Pangeran mahkota tersebut tidak tahu bahwa ketika dia berada di atas pohon, ada sepasang mata harimau yang mengawasinya. Dia menunggu kesempatan di saat laki-laki tersebut lengah. Dan inilah saatnya.

Hewan bertaring itu merayap ke arah sang Pangeran yang sedang terbaring di atas tanah setelah terjatuh dari ketinggian tiga meter. Tanpa membuang waktu, dia menerkam pangeran mahkota Salaka tersebut.

Laki-laki itu berjuang mati-matian demi mempertahankan hidupnya. Dia menarik leher bagian belakang kucing besar itu lalu mencambuk tubuhnya menggunakan janur kuning hingga hewan tersebut melepaskan gigitannya dan lari terbirit-birit.

***

Sungguh malang nasib harimau tersebut. Maksud hati ingin memangsa manusia muda yang baru saja dijumpainya, malah dia sendiri yang kini hendak dimangsa olehnya.

Tidak peduli dia berlari sejauh mana, laki-laki itu mampu menangkapnya. Dia mencambuk tubuh si Harimau hingga janur yang awalnya kuning sekarang berubah warna menjadi merah karena dilumuri darah.

Jika boleh memilih, kucing hutan dengan nuansa warna coklat dan garis hitam itu lebih baik mati dengan cepat daripada disiksa terus menerus seperti yang dilakukan oleh lelaki itu saat kini. Bahkan ketika dia melangkah dengan tubuhnya yang lemas ini, lelaki itu tak henti menganyunkan cambuknya.

***

Raja rimba itu melihat seorang gadis kecil di atas bukit sana yang sedang bersama dengan banyak orang di sekitarnya. Hewan buas yang mendapat predikat sebagai konsumen tersier dalam rantai makanan tersebut terus berjalan tertatih-tatih keluar dari hutan menuju tempat gadis itu berada. Dia berencana untuk menerkam si gadis agar para manusia segera membunuhnya sehingga ia terbebas dari rasa sakit yang diciptakan oleh putra mahkota yang terkutuk.

Dia mengumpulkan sisa-sisa tenaga yang akan digunakan di saat terakhir. Ketika jarak menuju si gadis kecil dirasa cukup dekat, harimau itu menggunakan seluruh kemampuannya untuk menerobos kerumunan manusia lalu menerkam sang dara.

Kepanikan massa pun tak terhindarkan. Sebagian besar dari mereka melarikan diri meninggalkan lokasi. Yang tersisa hanya penguasa dari kedua negeri beserta pengiringnya serta para kesatria.

Ayah dari anak tersebut ingin sekali menolong putrinya. Namun, para kesatria tidak membiarkannya. Mereka memohon agar lelaki itu tetap tenang dan mempercayakan tugas penyelamatan kepada kesatria.

Melihat harimau yang dia siksa melompat ke tubuh gadis kecil itu membuat hatinya berdesir. Sang Putra Mahkota merasakan sesuatu yang belum pernah dia alami. Untuk pertama kalinya dalam hidup, laki-laki yang selalu punya hasrat untuk membunuh, pada saat ini dia ingin menyelamatkan seseorang.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Geger di Bhumi Manggala
8.2
Tangisan Tadah Asih menggema di bawah langit Kilen yang memerah, menjadi awal dari ramalan kelam seorang petapa suci tentang kehancuran Bhumi Manggala. Saat sebuah kerajaan dirundung duka akibat kematian tragis seorang bangsawan agung, para prajurit setianya pun bangkit melakukan aksi bela pati. Di tengah situasi yang kian kacau dan dunia yang mulai runtuh, seorang pemuda berdiri dengan kemarahan memuncak. Ia memutuskan melangkah pergi demi menuntaskan dendam membara di hatinya.
Sampul Novel HARLEIN
9.8
Sebagai pewaris takhta Kerajaan Fortania, Harlein meyakini cinta tak mengenal kasta. Namun, Anggara Mahesa justru mundur karena merasa status sosial mereka terlalu timpang. Saat Anggara memilih menjauh demi kebaikan bersama, sang putri menuntut perjuangan yang seimbang. Kini, Harlein mulai lelah mengemis perhatian di tengah penolakan yang ada. Sanggupkah ia mempertahankan perasaannya ketika sang kekasih justru memilih untuk menyerah?
Sampul Novel Hasrat Dunia Lain
8.8
Masuki sebuah dimensi fantasi memikat yang menawarkan kepuasan mendalam bagi mereka yang berani melangkah ke dalamnya. Kisah ini mengajak Anda menembus batas realitas demi merasakan sensasi luar biasa yang tak terbayangkan. Menyajikan narasi romansa yang sangat intens dan menggugah, karya khusus dewasa ini menjadi pelarian penuh gairah di tengah dunia baru yang misterius sekaligus menawan hati.
Sampul Novel SANG MATAHARI
9.1
Menyusuri belantara misterius yang sarat keajaiban, Aria Stormheart melangkah mantap sebagai petualang sejati. Dengan pedang bercahaya yang selalu siap di pinggangnya, ia siap menghadapi segala rintangan di dunia fantasi ini. Di sepanjang jalan, perasaan cemas dan gembira berbaur di dalam hatinya. Namun, tekad kuat Aria tidak pernah goyah. Setiap jengkal langkah yang diambilnya menjadi bukti nyata dari keberaniannya menantang bahaya.
Sampul Novel The True Dragon Saviour
8.5
Setelah kabur dari Astralion, bangsa naga Khodsuga tinggal di Bumi dan melahirkan keturunan blasteran bernama Mandogarian. Dua abad kedamaian mereka kini terusik saat kekuatan gelap yang dulu memusnahkan leluhur mereka datang kembali. Ancaman ini tidak hanya mengintai Mandogarian, tapi juga manusia biasa yang tak berdaya. Demi mencegah kehancuran total, para Mandogarian harus berjuang membangkitkan kekuatan legendaris Khodsuga Wrath demi melindungi seisi dunia.
Sampul Novel Transmigrasi Ke Buku Dan Menikahi Jenderal Iblis
7.8
Penulis bernama Cheryl terjebak di dalam buku buatannya sendiri dan harus menikahi Edgar Baldwin. Di balik kebahagiaan awal pernikahan mereka, tersimpan rahasia gelap yang mengerikan. Bagi Cheryl, ajal bukanlah akhir dari segalanya. Ia justru terjebak dalam siklus tanpa akhir, berpindah dimensi dan dipaksa menikahi pria tak dikenal. Melalui pertemuan mistis dengan sesosok dewa, Cheryl mulai menguak misteri di balik reinkarnasi tragis yang membelenggu jiwanya.