APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku

Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku

Hari pernikahan berubah kelam saat sang ibu wafat akibat syok melihat Ezra mengganti mempelai wanita dengan mitra bisnisnya, Naila. Di tengah duka, Ezra tetap memaksa prosesi berjalan dan menyuruhnya memasangkan cincin ke jari Naila. Menolak patuh, ia pergi membawa jasad ibunya. Ketika Ezra dan Naila merayakan pernikahan mereka di media sosial dengan sindiran, ia hanya membalas dingin. Namun, saat pulang membawa abu ibunya, ia mendapati keduanya tengah bermesraan di sofa rumah barunya.
Bab
Bagikan

Bab 4

Aku menggigit erat gigi-gigiku dan menolak untuk membuka mulut, sementara Ezra terus menamparku dengan kasar dan memaksaku untuk menyerah. Akhirnya, dia mencengkeram rahangku dengan kedua tangannya, mencoba membuka mulutku dengan kasar.

Dada Ezra bergetar hebat. Napasnya memburu dan dia berteriak dengan marah, "Cepat! Kalau nggak mau makan, sekarang juga minta maaf sama Naila! Lalu mohon sama aku, bilang kamu nggak mau pergi dan kamu ingin tetap jadi Nyonya Keluarga Tanoto!"

Rasa sakit yang menusuk menjalar dari sudut bibirku. Kepalaku terasa seolah-olah akan terbelah menjadi dua oleh kekuatannya. Namun, aku tetap menatap Ezra dengan mata yang penuh dengan kemarahan dan kebencian.

Mungkin karena dia menyadari bahwa aku hampir mati, seberkas kesadaran muncul di matanya. Akhirnya, Ezra melepaskan tangannya.

Aku terengah-engah dan buru-buru merangkak di lantai, mencoba untuk mengumpulkan sisa abu ibuku. Namun tiba-tiba, Naila sengaja membuka semua jendela.

"Ezra, di sini terlalu pengap. Paru-parumu nggak terlalu baik, jadi aku buka jendela untuk sirkulasi udara." Sambil berbicara, dia juga menyalakan AC dengan kekuatan maksimal.

"Jangan!"

Aku mengabaikan rasa sakit di seluruh tubuhku dan berlari ke arah Naila.

Namun, dalam sekejap mata, angin kencang dari luar dan sirkulasi udara AC menyebarkan abu ibuku ke seluruh ruangan. Yang tersisa hanyalah beberapa pecahan tulang kecil di lantai yang bergoyang pelan terbawa angin.

"Ah! Maaf ya, Farah! Aku cuma khawatir sama kesehatan Ezra, jadi aku buka jendela. Aku nggak nyangka akan membuat abu ibumu ...."

Naila berjalan mendekat, lalu menginjak sisa pecahan tulang itu dengan sengaja. Wajahnya berpura-pura polos sambil berkedip seolah-olah tak bersalah.

"Maaf ya, aku telah membuat ibumu benar-benar hilang menjadi debu."

Mataku merah karena marah. Aku melompat ke arahnya dan mencengkeram lehernya erat-erat. "Kubunuh kau!" Aku mencengkeram leher Naila dengan kekuatan penuh, berniat untuk mati bersamanya.

Namun, Ezra yang begitu peduli pada Naila, tentu tidak membiarkanku melakukan itu. Aku kembali terlempar ke genangan darah di lantai dan tubuhku terasa remuk.

"Farah! Aku benar-benar muak sama kamu! Kamu benar-benar nggak mau lagi jadi Nyonya Keluarga Tanoto, ya?!" Ezra berteriak dengan bengis. "Kalau nggak mau, kenapa kamu nggak pergi?! Kenapa nggak pergi dari sini?!"

Aku tidak bisa menahan tawa sinisku. "Kamu nggak mengerti bahasa manusia, Ezra? Aku ingin pergi, tapi kamu yang nggak membiarkanku pergi."

Ezra ingin berlari ke arahku, tetapi Naila menahannya. Dia hanya bisa menunjukku dengan amarah yang meluap-luap dan berteriak keras, "Farah! Kenapa kamu mau pergi?! Apa hakmu untuk pergi?!"

"Kalau kamu ingin pergi, kenapa selama ini seperti anjing terus mengekor di sisiku? Apa kamu begitu rendah? Bukankah yang kamu inginkan hanyalah uang?!"

"Dulu ibumu menyelamatkanku, bukankah itu karena dia tahu aku adalah orang dari Keluarga Tanoto? Dia menggunakan nyawanya yang lebih rendah dari sampah untuk menukar rasa bersalahku!"

"Dia berhasil! Setelah itu, semua orang memaksaku untuk memperlakukanmu dengan baik. Kalau begitu, kenapa sekarang kamu malah ingin pergi?!" Ezra meraung dalam amarah yang tak terkendali.

Matanya penuh air mata dan ketidakpercayaan melingkupi dirinya. Dia tidak percaya bahwa aku benar-benar tidak menginginkan status sebagai Nyonya Keluarga Tanoto.

Bukankah dulu aku begitu mencintainya?

Wajah Ezra tampak begitu muram. Bahkan ketika Naila mencoba membujuknya untuk pergi, dia tetap terperangkap dalam amarahnya.

Akhirnya, setelah Naila mengeluh bahwa lehernya sakit dan sulit bernapas, Ezra mulai tenang dan mengatakan bahwa dia akan segera membawanya ke rumah sakit.

Sementara itu, aku terbaring di genangan darahku sendiri. Entah sudah berapa banyak tulang di tubuhku yang patah. Darah terus mengalir dari tubuhku tanpa henti. Ezra tidak peduli sedikit pun.

Sebelum pergi, dia menoleh ke arahku dan berkata dengan nada dingin, "Jangan coba-coba menemui nenekku. Awas saja kalau kamu melakukannya ...."

Pintu tertutup keras. Dia tidak menoleh lagi dan hanya meninggalkan kata-kata terakhir yang menusuk hati, "Jangan salahkan aku kalau aku nggak punya belas kasihan terakhir!"

Aku tidak lagi punya kekuatan untuk berdiri. Hanya bisa tertawa sinis sambil menyaksikan mereka pergi. Ketika suara langkah kaki mereka menjauh, aku memungut sisa-sisa pecahan tulang ibuku dengan tangan gemetaran, memeluknya erat, lalu menangis sejadi-jadinya.

Angin bertiup masuk melalui jendela yang terbuka. Laporan pemeriksaan kehamilan yang basah oleh darah itu terbang ke arah kakiku.

Dengan tangan gemetar, aku mengambilnya. Aku terdiam sesaat, merenungkan bagaimana angin itu bisa menerbangkannya.

Kesadaranku semakin memudar, kelopak mataku terasa sangat berat. Aku terkulai di genangan darah, merasakan detak jantungku semakin melemah.

Hidupku perlahan-lahan lenyap. Sebelum sepenuhnya kehilangan kesadaran, aku berhasil menekan sebuah nomor telepon.

Tak lama kemudian, suara pintu terbuka dengan sidik jari terdengar. Awalnya, aku mengira itu Ezra. Namun, mataku tak lagi mampu terbuka, kelopak mataku perlahan menutup.

Di saat-saat terakhir, aku mendengar ....

Suara dering telepon yang semakin mendekat. Dan aku melihatnya.

Nenek Ezra. Wanita yang selama ini hidup sederhana, tetapi memegang kendali penuh atas kehidupan dan kematian Keluarga Tanoto, muncul di hadapanku.

"Farah!"

Di saat itu, tasbih di tangan nenek Ezra retak.

Satu per satu butirannya jatuh, bergulir ke dalam genangan darah di bawahku. Darah yang mewakili semua harapan Keluarga Tanoto, yang kini berubah menjadi ketiadaan.

Kenapa, di saat-saat terakhir hidupku, aku masih harus melihatnya?

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B46669" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B46669
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Crazy In Love  (Katharine)
9.2
Kehilangan Alex Wolff yang gugur di medan perang memaksa Katharine membesarkan putranya sendirian. Saat berduka, hadir Warren Cook, pria misterius bermata satu yang mengaku sebagai sahabat mendiang suaminya. Warren tiba-tiba melamar Katharine demi menjanjikan masa depan yang cerah. Demi sang anak, Katharine menerima pernikahan itu meski hatinya dipenuhi keraguan. Siapa sebenarnya Warren dan apa rencana rahasia di balik lamarannya?
Sampul Novel Hasrat Terlarang Suamiku
8.5
Lima tahun pernikahan Selin hancur setelah melihat Edward berselingkuh di pusat perbelanjaan. Pengkhianatan sang suami meninggalkan luka mendalam dan dilema besar bagi dirinya. Kini, ia dihadapkan pada dua pilihan sulit untuk menentukan masa depannya. Selin harus memilih antara mengubah penampilannya demi merebut kembali hati Edward dari sang pelakor, atau melangkah pergi demi mempertahankan martabat dirinya yang telah dihancurkan.
Sampul Novel King Of King
8.2
Di Negeri Awan, selir keempat Kaisar Oro, Elisabet, melahirkan Starling saat bintang raksasa bersinar. Namun, hasutan kejam seorang dukun membuat Kaisar curiga bahwa bayi itu adalah anak Jenderal Robert. Sang penguasa pun didesak mengorbankan darah dagingnya sendiri sebagai tumbal demi kedamaian istana. Di tengah ancaman maut dari Oro, akankah hasrat berkuasa sang ayah melibas kasih sayangnya pada Starling?
Sampul Novel Mulai Sekarang, Aku Tak Menanti Lagi
9.0
Tiga tahun pernikahan Lily Ginanjar hancur setelah pemakaman kakak suaminya. Lily mantap menggugat cerai Yoga Ferdian akibat tuntutan tidak masuk akal keluarga Ferdian. Demi meneruskan keturunan sang kakak, Yoga dipaksa menjalani program bayi tabung bersama kakak iparnya sendiri. Meski Yoga berdalih terdesak ancaman ekstrem orang tuanya, Lily menolak bertahan. Baginya, membiarkan suaminya memiliki anak dengan wanita lain adalah keputusan konyol yang menghancurkan hatinya.
Sampul Novel Pernikahan Kilat dengan CEO Galak!
9.1
Hidup Laura hancur setelah Jack menolak bertanggung jawab atas kehamilannya. Keadaan makin kacau saat ayah Laura salah paham dan mengira Liam, bos Laura yang juga kakak Jack, adalah pria yang menghamilinya. Demi menebus dosa adiknya, Liam terpaksa menikahi Laura. Namun, pernikahan ini justru membongkar rahasia besar. Saat Jack mulai menyesal, Laura kini terjebak dilema antara bertahan bersama Liam atau kembali ke masa lalunya.
Sampul Novel Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat
9.0
Setelah terlahir kembali, aku memutuskan untuk tidak lagi mengejar cinta Finn Gunawan, seorang bos mafia berkuasa sekaligus pria terkaya yang mengabaikanku di kehidupan lalu. Alih-alih bertahan sebagai istri yang tak dianggap, kini aku memilih mundur. Aku menemui Madeline Bahar, cinta pertama Finn, dan memintanya membujuk Finn agar bersedia menandatangani surat perceraian kami. Langkah ini menjadi satu-satunya cara agar Finn percaya bahwa aku benar-benar ingin melepaskannya demi meraih kebebasan sejati.