APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

Pernikahan lima tahun hancur saat cinta pertama Boni memamerkan sertifikat rumah sang istri di media sosial. Boni secara sepihak memindahkan kepemilikan rumah mereka dengan dalih membantu pendaftaran sekolah anak sang mantan yang merupakan ibu tunggal. Bukannya meminta maaf, Boni malah memarahi istrinya yang mempertanyakan hal itu. Puncaknya, Boni membelikan mobil mewah dua miliar untuk menenangkan cinta pertamanya. Menolak terus direndahkan, sang istri mantap memilih jalan perceraian.
Bab
Bagikan

Bab 3

Christian menendang pemuda tadi sambil memarahinya karena tidak peka dengan situasi.

"Aku ke kamar mandi sebentar."

Aku berdiri perlahan, memilih untuk tidak marah di depan semua orang. Aku hanya ingin menjaga harga diri kami berdua.

Boni melirikku sebentar, lalu menoleh ke Sofie. Pada akhirnya, dia juga tidak mengejarku.

Saat aku kembali, semua orang sudah selesai makan dan duduk di tepi pantai.

Sofie duduk di samping Boni, posisi keduanya sangat dekat. Aku memilih tempat di sudut lain untuk duduk.

Christian mencoba mencairkan suasana.

"Baiklah, karena sudah lengkap semua, ayo waktunya main game! Kita main jujur atau tantangan!"

Putaran pertama, Boni menang sementara Sofie kalah.

Sofie memilih jujur dan Boni memberi pertanyaan yang mudah. "Apa hal yang paling membuatmu bahagia belakangan ini?"

Sofie mengedipkan mata sambil menatap Boni dengan penuh makna.

Lalu menjawab, "Aku bertemu dengan seorang pria yang luar biasa. Hanya dalam waktu sehari, aku langsung punya rumah dan mobil. Oh iya, dia juga mengajariku menyetir Mercedes dengan satu tangan."

Usai bicara, Sofie melirikku dengan ekspresi puas dan penuh ejekan.

Semua orang tahu bagaimana Sofie mendapatkan rumah dan mobil itu, tapi biasanya mereka memilih untuk berpura-pura tidak tahu.

Namun, Sofie malah membahas topik ini di depan semuanya.

Suasana menjadi canggung, bahkan Christian tampak salah tingkah.

Melihat aku tetap diam tanpa reaksi, Christian berusaha mencairkan suasana lagi.

"Sudah sudah, lanjut ke putaran kedua! Nah, sekarang giliran si cantik, Sherlyn!"

Giliranku tiba dan kali ini Sofie mendapat kesempatan untuk menghukumku.

"Aku pilih jujur," kataku datar.

Sofie membawa segelas alkohol dan mendekatiku.

"Sherlyn, kita main yang lebih seru, bagaimana kalau tantangan saja?"

Aku mengerutkan kening, firasat buruk langsung muncul.

"Aku pilih jujur."

"Tantangan saja, aku nggak akan menyulitkanmu. Kata Boni kamu itu atlet renang, bagaimana kalau kamu berenang satu putaran di depan kita semua?"

Dia menatap perutku dengan pandangan penuh arti.

Dengan suara rendah, aku menjawab tegas,

"Aku lagi nggak enak badan, nggak bisa berenang."

Dengan wajah memelas, Sofie menoleh ke Boni yang langsung menunjukkan ekspresi kesal.

"Bukannya kamu jago renang, ini hal yang paling kamu kuasai, kenapa malah bilang nggak bisa?"

"Lagipula, Sofie sudah minta maaf waktu itu, sekarang juga mencoba berhubungan baik denganmu. Apa salahnya kamu berenang sebentar?"

Tanpa peduli dengan penolakanku, Boni dan Sofie memaksaku berdiri, mendorongku menuju ke tepi pantai.

Sofie bahkan melepas jaketku. Dia sengaja menegukkan segelas alkohol di tangannya dan berkata,

"Sherlyn, aku sudah meneguk habis untukmu, sekarang giliranmu."

Dia membuat suasana seolah-olah aku yang salah. Akhirnya, kesabaranku pun habis.

"Sudah kubilang, aku nggak mau berenang. Aku bahkan nggak memaksamu untuk minum, itu bukan urusanku. Dan kenapa aku nggak boleh memilih jujur?"

Sofie mulai cemberut dan berpura-pura menangis, matanya mulai berkaca-kaca. Boni menatapku dengan marah.

Tiba-tiba, dia melempar botol alkohol ke pasir dan berteriak,

"Kenapa kamu sombong sekali? Hanya berenang saja? Sofie bahkan sudah mengalah dengan minum segelas tadi, kenapa kamu masih nggak tahu diri?"

Aku menatap Boni yang tampak seperti pahlawan kesiangan, lalu menoleh ke Sofie yang mulai terisak.

Aku tertawa sinis, "Aku nggak menyuruhnya minum dan aku sudah bilang nggak mau berenang. Bukankah ini jelas pemaksaan?"

Jawabanku membuat tangisan Sofie makin keras.

Dengan wajah muram, Boni menghentakkan kakinya.

"Nggak mau renang? Baiklah, aku akan berenang bersamamu!"

Dalam tatapan kaget semua orang, tiba-tiba Boni menjambak rambutku dan memaksaku masuk ke air pantai.

Rasa dingin langsung merayap ke kulitku, membuat seluruh tubuhku menggigil. Detik berikutnya, air pantai masuk ke hidungku, membuatku batuk dan tersedak hebat.

Boni tetap tidak melepaskanku. Aku meronta dengan sekuat tenaga, mataku menjadi merah dan napasku tercekat.

Saat napasku terasa sesak, aku berusaha mendorong tubuh Boni, hingga akhirnya dia melepaskanku.

Sialnya, ombak besar datang menghantamku. Aku mencoba meraih celana Boni, tapi dia malah menendangku dengan keras.

Tubuhku terbawa arus, tenggelam dalam dinginnya air pantai.

Entah berapa lama, dengan sisa tenaga terakhir, aku berhasil berenang ke tepi pantai. Aku terengah-engah menghirup udara segar.

Dari kejauhan, aku melihat Boni merangkul Sofie dengan lembut. Tak lupa menenangkannya,

"Jangan menangis lagi, aku sudah menghukumnya."

"Dia memang pantas mendapatkannya, aku akan menghukumnya lagi nanti."

Setelah itu, Boni berjalan ke arahku. Dia menatapku dari atas sambil berkata,

"Minta maaf dengan Sofie! Lalu minum segelas alkohol untuk menghukum dirimu sendiri! Kalau nggak, kita ... "

Di bawah tatapan terkejut semua orang dan tatapan Boni yang penuh tekanan, aku memotongnya dengan mata berkaca-kaca,

"Boni, tunggu surat dari pengacaraku, kita cerai!"

Ucapan itu membuat Boni terdiam. Ekspresi tidak percayanya begitu jelas.

Dengan tubuh yang lemah, aku berjalan menjauh. Saat sampai di jalan raya, pandanganku menjadi gelap dan aku pun pingsan.

Sebelum benar-benar kehilangan kesadaran, samar-samar aku mendengar suara panik di sekitarku,

"Ada yang pingsan!"

"Cepat panggil ambulans! Astaga, dia berdarah! Darahnya banyak sekali!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B11151" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B11151
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Berselingkuh dengan calon suami adik ipar
9.0
Amel, wanita 24 tahun, menderita lahir batin dalam pernikahan hambar bersama Andre yang kasar. Di tengah keputusasaan tersebut, ia nekat menjalin hubungan terlarang dengan Arman, calon suami Bella yang merupakan adik iparnya sendiri. Arman menjadi penyelamat finansial sekaligus pelarian Amel. Rahasia yang tersimpan rapat bertahun-tahun ini terancam terbongkar saat Andre mendadak ingin berubah demi memperbaiki pernikahan mereka. Amel kini bimbang antara bertahan atau terus berselingkuh.
Sampul Novel Buah Cinta Pengkhianatan Suamiku
9.2
Setelah berjuang melewati enam kali program bayi tabung selama lima tahun, Kate akhirnya berhasil hamil. Namun, di saat impian terbesarnya terwujud, ia justru memilih mengambil langkah drastis. Kate menjadwalkan operasi aborsi tepat di hari ulang tahun pernikahannya dengan Stuart, momen yang seharusnya menjadi perayaan cinta mereka. Dengan tiket pesawat di tangan untuk pergi jauh, ia bersiap mengakhiri segalanya dan meninggalkan sang suami, melepaskan kehidupan kecil yang baru saja dimulai di rahimnya.
Sampul Novel Dikorbankan Demi Keselamatan Cintanya
8.7
Ketika penculikan melanda diriku dan Elowyn, mantan kekasih suamiku, dia yang berprofesi sebagai ahli negosiasi segera datang menyelamatkan. Namun, saat diberi pilihan membebaskan satu sandera, suamiku justru memilih menyelamatkan Elowyn. Dia tega mendorongku ke arah penculik demi menjaga kesucian mantan kekasihnya, menganggapku yang sudah menikah bisa menanggung kepahitan itu. Dia tidak tahu saat itu aku tengah mengandung anaknya yang berusia tiga bulan.
Sampul Novel FORBIDDEN INLAWS
9.1
Alexys selalu mendambakan cinta yang tulus dalam hidupnya. Namun, ia tidak pernah menduga bahwa kakak iparnya sendiri yang menyimpan rasa cinta mendalam kepadanya secara rahasia. Setelah sang kakak menikah, Alexys mengira segalanya akan berjalan biasa saja, tanpa menyadari ada sosok yang selalu memperhatikannya dalam diam. Ketika perasaan terlarang ini perlahan mulai terungkap, mampukah Alexys menyadarinya? Apa yang akan terjadi pada mereka jika ternyata Alexys membalas perasaan tersebut?
Sampul Novel Gigolo2
8.1
Demi bertahan hidup, Frans terpaksa kembali ke lembah hitam sebagai gigolo. Selama ini, ia berhasil menyembunyikan pekerjaan tabu tersebut dari Anjani, istrinya. Namun, situasi kian pelik saat anak-anak mereka mulai curiga dan mempertanyakan profesinya. Badai besar akhirnya runtuh menghantam rumah tangga mereka ketika Lea, pelanggan setia Frans, nekat mengirimkan bukti video mesum mereka kepada Anjani. Kini, Frans harus menghadapi kenyataan pahit atas hancurnya keluarga yang ia cintai.
Sampul Novel Good morning Pak Dosen (Series 3)
9.4
Axel Leo Dinata dan Elvio Nadira membuktikan bahwa ketulusan cinta sejati mampu melampaui jurang perbedaan intelektual yang mencolok di antara mereka. Sayangnya, perjalanan asmara pasangan ini tidaklah mudah. Berbagai rintangan berat terus berdatangan untuk menguji kesetiaan satu sama lain. Kini, Axel dan Elvio harus berjuang keras menghadapi tembok penghalang besar yang mengancam keutuhan masa depan hubungan mereka.