APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Godaan Ranjang Sang CEO-tamat

Godaan Ranjang Sang CEO-tamat

Gwen Florine terdesak oleh biaya operasi kanker paru-paru ayahnya yang mencapai lima puluh ribu dolar. Di situasi sulit ini, Nicholas Kennedy, sang mantan kekasih yang pergi sepuluh tahun lalu, datang menawarkan bantuan keuangan. Namun, CEO tersebut mengajukan syarat pernikahan. Gwen pun sepakat demi sang ayah, dengan menegaskan bahwa ini hanyalah pernikahan kontrak. Di tengah bayang masa lalu, mampukah Gwen membentengi hatinya dari pesona Nicholas?
Bab
Bagikan

Bab 1

Birmingham—Inggris.

***

"Gwen Florine!"

Seorang perempuan berpakaian minim bahan yang baru saja masuk ke ruang ganti khusus perempuan itu, memanggil penghuninya.

Merasa dipanggil namanya, Gwen yang masih sibuk memulas riasan di wajahnya pun lantas menjawab, "Ya."

Manik Gwen menatap perempuan bertubuh hampir sama sepertinya dengan seksama, biasanya jika dia ke sini itu berarti ada sesuatu yang penting yang perlu disampaikan.

"Kau diminta ke ruangan VIP oleh Daniel. Ada tamu istimewa yang akan menonton pertunjukanmu malam ini." Perempuan berambut pirang itu berkata dengan logat Inggris yang kental, terdengar seperti sebuah perintah yang harus segera dilaksanakan oleh Gwen saat ini juga.

"Baik. Tapi aku ingin memastikan penampilanku sekali lagi. Kau bisa pergi lebih dulu. Sebelumnya terima kasih, Sam." Gwen tersenyum, yang segera dibalas anggukan oleh perempuan bernama Samantha itu.

"Oke. Kau jangan terlalu lama. Kalau tidak mau Daniel memotong gajimu." Samantha lantas pergi dari ruangan tersebut, setelah melontarkan kalimat peringatan terlebih dahulu.

"Aku bahkan tidak bisa menolak perintah si brengsek itu. Ck!" Gwen terlihat menggerutu, dan bergegas menyelesaikan ritual persiapan sebelum tampil di depan para tamu.

"Tamu istimewa? Apa dia teman Daniel?"

Dengan gerakan cepat, Gwen memoleskan lipstik merah bata ke bibirnya yang penuh, hingga nampak menggiurkan bagi siapa saja yang menatapnya.

"Kapan aku berhenti dari pekerjaan sialan ini? Aku lelah, tetapi aku pun tidak berdaya. Karena Ayah masih membutuhkan pengobatan."

Gwen Florine—seorang penari striptis di sebuah Bar cukup ternama di kota Birmingham—Inggris. Sebuah profesi yang harus dia jalani selama hampir lima tahun terakhir, semenjak dia memutuskan datang ke kota besar ini.

Biaya hidup yang tinggi menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan Gwen mengambil langkah ini. Bosan dengan hidup yang serba kekurangan, membuat seorang Gwen jadi berakal sempit. Tak hanya biaya hidup yang harus dia tanggung, Gwen juga harus membiayai biaya pengobatan sang ayah yang terkena sakit kanker paru-paru.

Gwen lelah, tetapi dia sendiri tidak bisa berhenti dari pekerjaan menjanjikan ini. Honor yang dia terima sebagai penari tentu jauh lebih besar dari honor sebagai pelayan pramusaji di Restoran cepat saji.

Gwen berlenggak lenggok di depan cermin berbentuk kotak yang setiap sudutnya terdapat lampu-lampu. Mematut penampilannya sekali lagi sebelum dia memulai aksinya di atas panggung. Tak lupa menyemprotkan parfum favoritnya ke setiap titik sensitifnya. Aroma bunga mawar yang berpadu dengan buah-buahan segar seketika menguar di seluruh ruangan, semakin menambah kepercayaan diri seorang Gwen.

Tak ada satu pun lelaki yang mampu menolak pesona si penari yang sering mendapat julukan Queen Flo itu. Kemolekan tubuhnya menjadi daya tarik tersendiri bagi Gwen untuk mendapatkan keuntungan dari profesinya.

Namun, ada hal yang tidak bisa didapatkan oleh setiap para pria yang menontonnya, yakni mencicipi tubuhnya. Gwen tidak membuka jasa semacam itu, meski tuntutan hidup yang kian menghimpit.

Kaki jenjang Gwen melangkah keluar dari ruang ganti yang hanya dikhususkan untuknya, menuju ke ruang VIP yang berada di lantai atas dengan menggunakan lift khusus.

Gwen menekan tombol angka 4, dan ruang berjalan itu segera membawanya ke tempat di mana dia akan memulai pertunjukan. Sekitar 30 detik pintu lift pun terbuka, Gwen keluar dengan gayanya yang khas, berjalan menyusuri lorong, sampai tiba di sebuah pintu bertuliskan VIP Rooms Class No.1.

Dia masuk lewat pintu belakang, lalu segera disambut oleh Samantha—perempuan yang tadi menemui Gwen di ruang ganti. Samantha yang akan menjadi partner Gwen menari malam ini.

"Apa aku terlambat?" tanya Gwen, yang mendapat gelengan dari Samantha.

"Tidak. Kau tepat waktu. Tamu kita baru saja tiba." Samantha pun segera berdiri, melemaskan otot-otot tubuhnya terlebih dulu, melakukan pemanasan.

Gwen melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Samantha. Perempuan yang rambutnya diikat tinggi dan memakai lingerie model potongan underwear itu, nampak menghela napas lega. "Syukurlah. Jadi Daniel tidak punya alasan untuk memotong gajiku."

Sudut bibir Samantha tertarik ke samping. "Malam ini kita akan menguras kantong temannya Daniel. Kau sudah siap?"

Gwen mengangguk yakin. "Aku selalu siap, Sam."

"Aku dulu yang keluar, baru kau, Gwen."

"Oke."

Samantha keluar terlebih dahulu, melalui pintu yang hanya tertutup tirai berwarna merah darah, seiring musik dari penyanyi ternama Robin Thicke yang berjudul—Sex Therapy seketika mengalun otomatis, menggema di seluruh ruangan yang hanya berhias lampu kelap-kelip.

Aroma minuman berupa whiskey, red wine, dan semacamnya menguar ke seluruh penjuru ruangan. Berbeda dengan ruang pertunjukan yang ada di lantai dasar, ruangan ini cukup privasi, jadi tidak terlalu berisik, dan bebas dari pengunjung yang sering kali bersikap kurang ajar.

Samantha naik ke atas panggung, dan memulai aksinya dengan lihai dan erotis. Ada sekitar delapan pasang mata yang menyaksikan aksinya, salah satunya adalah Daniel—yang tak lain pemilik dari Flight Club' tersebut.

Tiga pria lainnya adalah tamu Daniel yang sengaja diundang ke tempat ini. Mereka cukup menikmati tontonan panas yang disajikan oleh Samantha, setiap pergerakan tubuh perempuan berambut pirang itu seakan membangkitkan sisi lain dari seorang pejantan.

Liukan pinggul seksi Samantha yang bak gitar spanyol sukses menarik perhatian, begitu lincah dan pas dengan alunan musik beritme mendayu. Ini bahkan masih permulaan, belum pada suguhan utama yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap penontonnya.

"Bagaimana, kau suka, Nich?" tanya Daniel, pada teman lamanya yang duduk dalam diam sembari menikmati segelas whiskey di genggaman.

"Lumayan."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dan ternyata cinta
9.4
Pertemuan tak terduga di atas pesawat mempertemukan Vita, seorang pramugari, dengan Andrian yang merupakan prajurit TNI. Andrian langsung jatuh hati pada pandangan pertama saat bertolak ke Jawa. Hubungan mereka berjalan lancar hingga berlanjut ke jenjang pernikahan. Namun, badai datang menerpa rumah tangga mereka ketika Vita tiba-tiba mengajukan gugatan cerai. Kini, Andrian terjebak dalam dilema besar apakah harus menyetujui perceraian tersebut atau tidak.
Sampul Novel Gairah Liar Sang CEO
9.7
CEO Rafael Aditya Syahreza yang gemar berganti kekasih menjebak Vanessa setelah sebuah ketidaksengajaan di ranjang. Siapa sangka, Vanessa adalah pacar Adrian, adik kandung Rafael sendiri. Hubungan ini dimanfaatkan Rafael demi memuaskan hasrat sekaligus menuntaskan dendam masa lalu. Akankah ia berhasil merebut Vanessa dari sang adik? Bagaimana nasib Vanessa saat tahu dirinya hanya alat balas dendam, dan mampukah ia menerima kenyataan pahit itu?
Sampul Novel Hasrat terlarang dengan ayah mantan ku
8.8
Pernikahan pria itu hancur di masa lalu akibat jebakan sahabatnya sendiri. Kini, takdir mempertemukannya dengan seorang gadis yang sangat mirip dengan mantan kekasihnya dahulu. Setelah melewati satu malam bersama tanpa sengaja, ia sangat terkejut saat mengetahui bahwa wanita muda tersebut ternyata adalah putri kandung dari masa lalunya. Akankah jalinan asmara yang rumit ini mendapat restu, atau justru memicu konflik baru yang jauh lebih pelik?
Sampul Novel Istriku, Jaminan Bisnis Ayahku
9.1
Kehidupan pernikahan Elias Pradana dan Safira terasa hampa setelah sebuah insiden pahit. Di tengah renggangnya hubungan mereka, pengusaha sukses ini menemukan kedamaian pada Dina, gadis desa yang polos. Namun, saat Safira mulai berupaya berubah demi merebut kembali hati suaminya, Dina memilih mundur dan menghilang karena enggan menjadi beban. Kini, Elias didera dilema besar, terjebak di antara bayang masa lalu bersama sang istri atau mengejar kebahagiaan barunya.
Sampul Novel Kontrak Cinta: Rahasia dan Janji
9.7
Clara Martins terancam kehilangan toko roti peninggalan neneknya di São Paulo akibat lilitan utang dan pengkhianatan. Di tengah keputusasaan, Enzo Albuquerque hadir menawarkan solusi. Mantan kekasihnya yang kini menjadi pengusaha dingin itu mengajukan pernikahan kontrak setahun demi melindungi posisinya dari intrik keluarga. Namun, hidup bersama justru membangkitkan kembali rasa yang dulu ada. Kini, Clara harus menyembunyikan kehamilannya, sementara Enzo menyimpan rahasia besar yang dapat menghancurkan hubungan mereka.
Sampul Novel TAWANAN CEO DINGIN
8.7
Demi bertahan hidup, aku melakoni peran ganda sebagai pelajar dan pacar sewaan. Takdir mempertemukanku dengan Claude, klien pertama yang seketika mengubah segalanya. Pengusaha kaya raya itu mendadak terobsesi padaku, bahkan melarangku menerima pelanggan lain. Kini, aku terperangkap dalam cengkeraman sang CEO dingin yang enggan melepaskan tawanannya. Mampukah aku meloloskan diri dari jerat obsesi menyesakkan ini? Ikuti kisah perjuanganku bebas dari sang tuan muda.