APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Tanpa Akhir

Gairah Tanpa Akhir

Kehangatan menyelimuti ruang tamu sederhana saat Renata mendesah pasrah di bawah kecupan mesra Eka pada lehernya. Di atas sofa tua yang bergoyang, hasrat muda mereka meledak. Jemari nakal Eka menyusup ke balik kaos oblong Renata, meremas tubuhnya dan mengalirkan getaran hebat di ruangan sempit itu. Dalam dekapan erat sang kekasih, Renata hanya mampu mendesah memanggil nama Eka seiring sentuhan intens yang memilin seluruh raganya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kejadian pertama itu membuat mereka makin ketagihan melakukan hal yang sama, dan seakan menjadi ritual wajib untuk mereka berdua, diusia yang sangat muda dan sedang panas-panasnya itu, membuat Renata pun kesulitan membendung birahi Eka.

Meski dilain sisi Eka makin bagus persiapannya dalam mendekati ujian, sebab Renata ingin Eka lulus, bisa ke Akpol sesuai keinginan ayahnya. Meski angan-angan masih jauh, dan juga rasanya Renata sering berkaca dengan kondisinya yang yatim, tidak menempuh pendidikan formal setelah SMA, dan hanya membantu ibunya berjualan nasi, tapi rasanya bermimpi indah adalah hak semua orang.

Dan Renata sering berangan angan, bahwa kelak cinta Eka tidak akan berubah terhadapnya, dan rasanya bangga bisa mendampingi Eka jika dia lulus ke Akpol, jadi polisi, dan dia bisa jadi ibu Bhayangkari tentunya, itu mau tidak mau sering muncul dipikirannya.

Seiring waktu berjalan, melihat cinta Eka yang kuat dan besar, rasa yang sama pun muncul di hati Renata, bahkan lebih besar dan dahsyat lagi. Dia kemudian bangga jadi milik Eka. Dia tahu paras tampan Eka banyak jadi incaran gadis-gadis lain, tubuhnya yang tinggi menjulang, kulit putih warisan dari ibunya juga melekat di diri Eka.

Teman-teman sekelasnya dulu sering memuji Eka, brondong berkelas kata mereka. Tapi yang membuat Renata makin jatuh hati dengan Eka ialah kesetiaannya kepada Renata. Semenjak SMP kelas III hingga sekarang, tidak sedikitpun Eka tergoda dengan gadis lain, meski yang menggodanya bukan sembarangan gadis. Hatinya seperti hanya terpaku ke Renata, bahkan jika ada teman sekelas atau gadis lain yang iseng telp atau sms dia, sering dia menyuruh Renata yang menjawab atau membalas.

“Mas, nakal banget sih tanganya….khan nggab boleh kesana…” larang Renata lagi “ khan udah keluar tadi”

“liat aja ayang, ka ayang udah sering lihat punya aku…” mata penuh harap itu sambil setengah merajuk melihat wajah Renata. Renata gemas melihat wajah ganteng itu, benar-benar lucu jika sudah ada maunya.

Renata membiarkan kerika jari Eka masuk lewat tepian atas celana dalamnya, roknya Renata sudah tersingkap keatas, dan mulai dirasakannya jari Eka seperti ular melata di permukaan vaginanya yang ditumbuhi bulu-bulu lebat. Rambut Renata yang tebal dan ikal, membuat rambut bawahnya juga memiliki tekstur sama, tebal.

Permukaan vaginanya dielus dengan lembut oleh tangan Eka, dan mulai bermain dengan memasukan kedalam belahannya..

“sakit Mas…” teriak Renata pelan

Eka menarik lagi jarinya, namun bermain lagi di permukaan dekat klitorisnya, dan Eka seperti menemukan mainan baru disitu dan makin membuat dia bersemangat melihat gadisnya yang seperti terkejang kejang saat tangannya menyentuh itu.

Dia sendiri kini batang kemaluannya sudah kembali berdiri tegak, darah muda yang menggelegak membuat dia juga dengan cepat naik kembali nafsunya, dan sambil menjilatinya buah dada Renata, dia menurunkan celananya, kini dia hanya menggunakan kemeja atasannya dan bagian bawah sudah telanjang.

Sementara Renata bagian atas sudah polos, buah dada indahnya dan ketiaknya yang mulus menjadi sasaran jilatan dan lumatan bibir muda Eka, roknya kini tersingkap keatas, dan celana dalamnya mulai turun sedikit kebawah, rambut lebatnya terlihat membuat Eka makin penasaran dan makin bernasfu merabanya.

Dengan sekalai hentak kebawah, celana dalamnya kini terlepas dari badannya.

“mas..kok dibuka…” protes Renata yang langsung disambut dengan ciuman di bibirnya dengan penuh nafsu, sedangkan tangan dan jari Eka masih bermain dibelahannya yang mulai basah

Ciuman Eka kini bermain di ketiak dan buah dada Renata, dan dengan instens dia menjilat dan mencumbu indahnya tubuh kekasihnya, semua jarinya juga aktif bergerak mencumbui setiap lekuk tubuh Renata yang sudah bugil dengan menyisahkan rok menempel di pinggangnya.

Renata dibuat tidak berdaya, badan kekar Eka itu kini diatasnya, dan dalam keadaan bugil juga, karena kemeja seragamnya kini sudah dicopot. Suasana siang yang sepi di rumah Renata membuat mereka leluasa melakukan acara mesra-mesraan ini.

“jangan Mas….udah sayang…” rintih Renata saat batang kemaluan Eka menggesek di bibir luar vaginanya, dia kelabakan dengan arus birahinya yang kali ini benar-benar membawanya ke sungai indah penuh nafsu, dan dia semakin terseret dengan alunan arus asmara bercampur cumbu rayu birahi

Vagina Renata kini mulai becek, dan sementara dia dicumbu dari bibir, leher, hingga buah dadanya yang disapu oleh lidah Eka, kini dia mulai diserang oleh batang kemaluan yang kini sangat tegang, dam memerah ujung kepala kontolnya.

Mata nya sedikit melotot saat Eka mulai memasukkan kepala kemaluannya di belahan bibirnya yang bawah. Eka lalu mencabutnya, tapi kemudian menggesekkan lagi kepalanya di bibir vagina dan keletitnya, membuat Renata semakin sulit membendung birahinya

Dan kemudian batang muda yang keras itu masuk hingga setengahnya….Renata meringis…dia mencengkrema pinggul kekasihnya, terasa perih dan pedih bercampur sakit saat batang yang termasuk besar itu menerobos…

Meski sakit dan perih, namun kenikmatan dan rasa untuk dan cumbuan bergelombang dari Eka, membuat Renata tidak mampu menolak lagi, dia hanya bisa meringis, bercampur antara rasa sakit dan rasa ingin lebih dalam lagi….

Dan setelah agak reda rontahan Renata, Eka lalu mencelupkan seluruh batang kemaluannya kedalam vagina yang sduah basah itu, dan mulai menggoyang pelan secara otomatis, meski dijepit dengan eratnya memek yang masih perawan itu, tapi campuran cairan vagina membuat semuanya jadi licin dan esdikit memudahkan Eka untuk memacu keluar masuknya batang kemaluannya

Mata Renata berair di pelupuknya, hal terindah dan mahkota yang ingin dia persembahkan nanti saat Eka kelak menyuntingnya, kini harus terenggut saat ini, dia hanya bisa menangisinya, dan meski perih, namun dia menikmati keluar masuknya batang kemaluan yang beberapa saat sudah muncrat dengen remasan lembut tanganya

Eka sendiri dengan pelan, namu pasti memompa batangnya keluar masuk, cengkeraman dan ketatnya pelukan Renata membuat dia semakin bernafsu, dan membalas pelukan kekasihnya, mencium bibirnya dengan ganas, dan memompa batangnya dengan sedikit cepat….

Akhirnya, meski sakit dan perih, puncak kenikmatan bisa diraih oleh Renata juga, dia mencengkeram pinggang serta kukunya menancap di punggung Eka saat puncak kenikmatannya tiba, meski kemudian perih akibat bobolnya mahkota indahnya untukm pertama kalinya.

Eka yang mengetahui Renata sudah mencapai puncaknya, lalu dengan cepat menggoyang pantatnya, dan tidak lama kemudian dia mencabut batang kemaluannya, lalu membuang cairan kenikmatannya yang tumpah dengan banyak sekali di perut Renata….

Dia lalu memeluk Renata yang masih menangis dengn pelan…. Membelai rambut kekasihnya yang menyesali hilangnya mahkota kebanggaannya… dia menyembunyikan wajahnya ke dada Eka…. Sedangkan Eka yang kini mulai tersadar dari birahinya, hanya bisa memeluknya….

“mas…. Kok tega sih…”

Tangisannya sedikit terisak…

“maaf Yang…. Aku khilaf…”

Renata makin kencang tangisannya, vaginanya nampak ada sedikit cairan darah akibat gesekan dari batang kemaluan Eka, di batang Eka yang sudah lunglai pun terlihat ada sebagian bercak darah segar, mungkin itu yang disebut darah keperawanan.

“aku akan tanggungjawab Yang…” bujuk Eka… sambil memeluk Renata yang masih menangis…. Rasa ingin tahu dan birahi yang terus dipompa oleh cumbuan yang intens, membuat mereka lupa diri dan akhirnya masuk ke area yang seharusnya mereka belum pantas masuki.

Bagi Eka, rasa cintanya semakin besar dan membara terhadap Renata, baginya hanya gadis ini yang dihatinya, dan tidak pernah ada pikiran bahwa dia akan mencintai gadis lain, meski usianya masih muda dan waktu bisa saja merubahnya, tapi saat ini hanya Renata di hatinya.

Tangisan Renata sedikit mereda, tapi mukanya masih disembunyikan di dada Eka, dia menangis dan hanya bisa sedikit menyesalinya, dia semakin takut kehilangan Eka, meski Eka masih bau kencur, masih panjang perjalanannya, tapi setelah dia menyerahkan keperawanannya, dia hanya bisa berharap Eka akan jadi tambatan hati terakhirnya nanti….​

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amanah dari Sang Ayah
7.9
Rahel terpaksa menikahi pria asing yang jauh lebih tua demi memenuhi keinginan ayahnya. Ia bahkan hanya mengenali calon suaminya itu lewat selembar foto kecil. Di malam menjelang ijab kabul, sang ayah sempat tersenyum lega dan memberikan pelukan serta ciuman terakhir di dahi Rahel. Namun, tepat setelah momen perpisahan yang hangat itu, sang ayah berpulang selamanya, meninggalkan sebuah amanah besar yang kini harus dipikul Rahel dalam pernikahan tersebut.
Sampul Novel Cinta berlapis Dusta
8.4
Dalam novel Cinta berlapis Dusta, seorang wanita terlahir kembali demi menghindari takdir tragis diselingkuhi dan dilumpuhkan oleh Jayden. Ia memilih menikah dengan adik iparnya, Simon Hanson. Saat kecelakaan serupa terulang, Simon langsung menjebloskan Clarisse ke penjara. Namun lima tahun kemudian, ia menyadari kebenaran pahit bahwa Simon dan putra kandungnya sendiri sebenarnya hanya mencintai Clarisse. Ia pun memilih melepaskan mereka.
Sampul Novel KETIKA ISTRI GENDUT JADI LC
8.4
Dulu dihina dan dianggap menjijikkan oleh suaminya karena berbadan tambun, Maemunah kini bertransformasi menjadi Maya. Ia bekerja sebagai pemandu lagu karaoke demi membiayai pengobatan sang anak sekaligus memulihkan harga dirinya yang hancur. Namun, dunia malam yang gemerlap ini penuh jebakan. Di balik cahaya lampu, bayang-bayang masa lalu siap membongkar kembali luka lama yang belum sembuh.
Sampul Novel Lorong Hitam Kenikmatan
7.9
Suasana malam yang sepi menjadi saksi keintiman Haris dan Lidya saat mereka larut dalam pusaran gairah tanpa busana. Di atas tempat tidur, Haris secara aktif memberikan stimulasi intens yang membuat Lidya sepenuhnya tidak berdaya. Sentuhan lidah Haris di area sensitif memicu kepuasan luar biasa, mengantarkan Lidya pada puncak kenikmatan untuk kedua kalinya. Meski fisiknya lemas, senyum bahagia terukir di wajah Lidya. Haris pun bangga bisa memuaskan teman tapi mesranya itu.
Sampul Novel SAMSARA
9.3
Sejak menginjak umur tujuh belas tahun, hidup Larasati Sinta tidak lagi sama karena berbagai kejadian ganjil terus menerornya. Situasi kian rumit dengan munculnya Erland Altair Januar. Walau hubungan mereka diawali kejadian buruk yang menciptakan jarak, senior idola sekolah itu justru pantang menyerah mendekati Laras demi menjadikannya pacar. Kini, Laras terjepit di antara teka-teki misterius yang membayangi dan obsesi Erland yang membingungkan.
Sampul Novel Suami Cacatku Ternyata Sultan
9.1
Tepat sebelum akad, Vani dikhianati oleh Wisnu, calon suaminya yang berselingkuh dengan adiknya sendiri. Demi melunasi utang-utang Wisnu, ia terpaksa menikahi Gerry, kakak tiri mantan kekasihnya yang mengalami kelumpuhan. Di tengah kepedihan dan kekecewaan yang mendalam karena pernikahan paksa ini, Vani perlahan mulai menyadari bahwa di balik keterbatasan fisiknya, Gerry ternyata menyimpan rahasia besar mengenai identitas aslinya yang sebenarnya.