APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Liar Istri Kecilku

Gairah Liar Istri Kecilku

Nasib buruk menimpa Maia Vandini saat kencan butanya berubah menjadi jebakan berbahaya. Lulusan SMA ini diberi obat bius oleh teman kencannya, namun ia berhasil kabur demi menyelamatkan diri. Di tengah kondisi kritis dan kesadaran yang kian menipis, Maia bertemu seorang CEO asing. Demi bertahan, ia memohon pertolongan hingga memicu malam yang penuh gairah. Sang pria pun menegaskan bahwa Maia yang harus bertanggung jawab atas awal pertemuan tak terduga ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Maia merasakan seseorang menyentuh lengannya. Sentuhan itu terasa dingin di tengah hawa panas yang melanda tubuhnya.

"Hei, kau dengar aku?" pria itu mengguncang tubuhnya pelan.

Kelopak matanya terasa berat, tetapi ia berusaha membuka mata. Bayangan seorang pria berambut hitam dengan rahang tegas dan mata tajam menyambut pandangannya.

"Tian Jovanda Anderson," pria itu memperkenalkan diri sambil mengangkat tubuh Maia dengan mudah. "Kau pingsan di tengah jalan, aku tidak bisa membiarkanmu di sini."

Maia ingin menolak, ingin mengatakan kalau ia baik-baik saja, tetapi lidahnya kelu. Sensasi panas masih menjalar, membuatnya hanya bisa menggeliat gelisah di dalam pelukan pria asing itu.

Di dalam mobil, Maia mulai sadar. Dadanya naik turun cepat, keringat mengalir di pelipisnya. Ia menggigit bibir, mencoba melawan sensasi aneh yang terus menyerangnya.

"Om..." suaranya lirih, matanya mengerjap menatap pria yang sedang fokus mengemudi. "Tolong... Akhh panas..."

Tian melirik ke samping, alisnya mengernyit melihat kondisi Maia.

"Apa yang terjadi padamu?" tanyanya.

Maia tidak menjawab. Ia hanya menggeliat, meremas rok di atas pahanya, wajahnya memerah. Napasnya semakin berat, seperti orang yang sedang kesulitan mengendalikan diri.

Tian mendecak. "Kau habis minum sesuatu yang aneh?"

"Aku... aku tidak tahu..." Maia menggeleng, tangannya mencengkeram lengan Tian. "Tolong aku... aku tidak bisa mengontrol tubuhku..."

Tian menegang, jari-jarinya mengepal di atas setir. Ia sudah cukup dewasa untuk mengenali gejala seperti ini.

"Sial," gumamnya.

Maia semakin tidak bisa menahan diri. Tanpa sadar, ia mencondongkan tubuh ke arah Tian, mendekatkan wajahnya ke pria itu.

Dan dalam sekejap, bibirnya menempel pada bibir Tian.

Tian terkejut. Matanya membelalak saat merasakan bibir lembut gadis itu menekan bibirnya dengan gugup.

"Apa-apaan ini?" gumamnya dalam hati.

Namun, sebelum ia sempat menarik diri, Maia memperdalam ciumannya.

Tian merasakan darahnya berdesir. Tangannya masih memegang setir, tetapi pikirannya mulai kacau.

Gadis ini... baru saja ditemuinya, dan sekarang ia malah mencium dirinya tanpa ragu.

Tian menarik napas tajam, berusaha mengendalikan diri. Namun, begitu melihat Maia yang mendesah kecil dan meremas bajunya, batas kesabarannya mulai runtuh.

Dengan satu tangan, Tian menarik Maia ke pangkuannya. "Jangan salahkan aku," bisiknya di antara napasnya yang mulai memburu. "Kau yang mulai menggodaku."

Maia hanya menatapnya dengan mata berkabut.

Tian mendekat, nyaris membalas ciuman itu lebih dalam.

Tetapi tiba-tiba, Maia menggigit bibirnya sendiri dan menoleh ke samping, tubuhnya gemetar.

"Tidak..." gumamnya pelan.

Tian terdiam.

Maia memeluk dirinya sendiri, menggigil di kursi mobil.

Tian menatapnya beberapa detik, lalu menghela napas panjang. Dengan cepat, ia kembali fokus pada jalan dan menginjak pedal gas lebih dalam.

"Pegangan, kita harus segera sampai ke tempat yang aman," ucapnya dingin.

Maia hanya bisa menahan air matanya. Hatinya bergemuruh, antara malu dan takut atas apa yang baru saja terjadi.

***

Sesampainya di sebuah apartemen mewah, Tian membawa Maia masuk ke dalam kamarnya. Dengan hati-hati, ia mendudukkan gadis itu di atas tempat tidur, lalu menatapnya lekat-lekat.

"Jelaskan semuanya. Apa yang sebenarnya terjadi?" tanyanya tegas.

Maia menggigit bibir, menundukkan kepala. "Aku... aku dijebak. Seseorang memberiku minuman yang sudah dicampur sesuatu..."

Tian mengepalkan tangannya. "Siapa?"

Maia menggeleng. "Aku tidak tahu. Tapi pria itu ingin membawaku ke hotel."

Tian menghirup napas dalam, menahan emosi yang mendidih. Ia tidak mengenal Maia, tapi melihat gadis itu dalam kondisi seperti ini membuat darahnya mendidih.

"Tunggu di sini." Tian berbalik, berjalan menuju lemari dan mengeluarkan sebotol air mineral. "Minumlah. Ini akan sedikit membantu tubuhmu menetralisir obat itu."

Maia mengambil botol itu dengan tangan gemetar, lalu meneguk isinya.

Tian bersandar pada dinding, melipat tangan di dada. "Jadi, sekarang apa yang akan kau lakukan?"

Maia menatapnya dengan mata penuh kebingungan. "Aku... tidak tahu, Om!"

Tian menghela napas. "Kau tidak bisa kembali ke tempatmu, kan?"

Maia menggeleng pelan.

"Baiklah." Tian menatap Maia dengan mata tajam. "Kau bisa tinggal di sini sementara, sampai kau benar-benar pulih. Tapi ingat, aku bukan pria baik yang suka menolong tanpa alasan."

Maia menggigit bibir, mencoba mencerna maksud perkataannya. "Maksudmu, Om?"

Tian mendekat, menatap Maia tepat di matanya. "Aku ingin kau membalas bantuanku dengan cara yang lebih dari sekadar terima kasih."

Maia menegang. "Apa maksudmu?"

Tian menyeringai kecil. "Kita akan buat kesepakatan, Gadis kecil!"

Gadis itu menatapnya dengan ketakutan, tetapi ada sesuatu dalam mata Tian yang membuatnya sulit berpaling.

"Apa kau siap mendengar tawaranku?" Tian berbisik, matanya menelusuri wajah Maia dengan penuh arti.

Maia tidak punya pilihan. Ini mungkin satu-satunya kesempatan untuk keluar dari masalahnya.

Ia mengangguk perlahan. "Apa yang Om inginkan dariku?"

Tian tersenyum miring. "Sesuatu yang lebih berharga dari uang."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hati Suamiku Milik Sepupuku
8.5
Kirana berjuang keras memikat hati Revan dalam pernikahan hasil perjodohan mereka. Sayangnya, perjuangan itu sia-sia setelah ia mengetahui kenyataan pahit bahwa suaminya justru mencintai Sekar, sepupunya sendiri. Terbongkarnya pengkhianatan ini menghancurkan rumah tangga mereka yang semula dingin. Saat Kirana terpuruk dalam kepedihan mendalam, Bara Mahendra, sosok dari masa lalunya, tiba-tiba muncul kembali dan membawa secercah harapan baru di hidupnya.
Sampul Novel Istri Serakah
8.1
Aku terlambat menyadari bahwa wanita yang kunikahi memiliki ambisi yang sangat gelap. Dia tidak hanya mengincar seluruh harta kekayaanku, tetapi juga ingin menguasai total kehidupanku. Buta karena cinta, aku baru tersadar setelah semua kekayaanku habis dirampas oleh keserakahannya. Kini, hidupku telah hancur lebur tanpa sisa. Penyesalan terdalam pun datang menghampiri saat seluruh hal yang pernah kuperjuangkan kini telah lenyap sepenuhnya.
Sampul Novel Janda Lugu
8.4
Arka terpaksa pulang ke kampung demi kabur dari kejaran rentenir setelah menjadi korban penipuan. Di sana, sang ibu justru berniat menjodohkannya dengan Nilam, seorang janda bergelimang harta. Arka pun memanfaatkan rencana ini untuk menguasai kekayaan Nilam. Namun, kebaikan tulus Nilam perlahan mengubah hatinya. Ketika niat buruknya terungkap, Nilam yang terluka menuntut agar pernikahan mereka diubah menjadi sekadar formalitas. Mengapa wanita yang dulu sangat lugu itu kini berubah begitu dingin?
Sampul Novel "KALA" Buah Cinta Terlarang
8.8
Tuduhan meracuni mertua menghancurkan pernikahan Kayli dan Gala. Saat berjuang memulihkan nama baiknya, Kayli justru menemukan kegelapan dalam dirinya sendiri. Rentetan peristiwa aneh membuatnya ragu akan kesadarannya saat tragedi terjadi. Apakah ia mengidap kepribadian ganda, atau ada sosok mistis yang merasuki raganya? Teka-teki ini semakin membingungkan ketika Zael, sahabat lamanya, tiba-tiba memanggilnya dengan nama Kala.
Sampul Novel Malam Panas Dengan Mantan Suami
8.6
Satu malam intim bersama Calvin memutarbalikkan hidupku. Niat awal menjebaknya agar bersama Nona Agnes demi menyudahi pernikahan kami justru berbalik menjerat diriku sendiri. Walau menyadari kekeliruan fatal ini, bayang masa lalu dan kenangan indah bersamanya begitu sulit kulupakan. Kini, aku sepenuhnya terjebak dalam dilema besar akibat konsekuensi dari rencana yang kubuat sendiri.
Sampul Novel Tiga Ibu Kevin
8.5
Diangkat dari kisah nyata, novel ini mengikuti perjalanan hidup Kevin yang tumbuh dalam keluarga poligami dengan tiga ibu. Akibat perselisihan hebat di rumah, ia terpaksa berpindah pengasuhan, memicu konflik batin yang mendalam. Di tengah perilaku aneh sang ayah dan rumitnya hubungan dengan para ibu tirinya, Kevin berjuang keras mencari jati diri. Saksikan ketegaran remaja ini melewati berbagai cobaan pahit demi meraih kedamaian di tengah badai keluarganya.