APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Ana Dalam Perjalanan Waktu

Gairah Ana Dalam Perjalanan Waktu

Usai bersusah payah merampungkan skripsinya, Nuna justru terlempar ke masa lampau dan terlahir kembali sebagai bayi di dimensi gaib yang misterius. Di dunia baru ini, ia tidak hanya harus berhadapan dengan sosok raja iblis yang menakutkan, tetapi juga dikelilingi deretan pria rupawan yang memikat. Nuna kini dihadapkan pada pilihan sulit: menjalani takdir penuh cinta dan petualangan mendebarkan, atau mencari cara kembali ke tempat asalnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Guuuwaa...Hahah Ana mau terkekeh dan tertawa keras akan tingkah mesumnya, bagaimana bisa ia tersenyum menjijikan begini, mana menggoyang-goyangkan sambil memikirkan kisah pasangan yang berhubungan intim, memberikan wajah misterius sekaligus terimut miliknya. Hei jangan menertawakan dirinya yang tidak pernah berpacaran atau melihat orang tampan!! Ia tahu umurnya sudah 23 tahun tapi ini demi mengetahui dirinya bisa bertransmigrasi ke dede bayi ini.

Kekehan raja tampannya itu terdengar. "Ya ampun, otak sekecil ini bisa berpikiran mesum juga ya..!!"

Sial kenapa otak mesumnya bisa diketahui oleh raja tampan ini?

Wajah memelasnya Ana menatap Raja tampan. Sang raja tampan pun mengerti isyaratnya agar tidak terdengar oleh ratunya. Apabila ratunya mengetahui kalau anak bayi ini adalah seorang anak remaja yang menginginkan dirinya bisa-bisa ia terbunuh sebelum menghadapi dunia.

Berhasil!!

"Rajaku..Ayo kita berdua segera pergi sebelum manusia-manusia menjijikan itu kemari."

Terima kasih Ratu..! Kau penyelamatku dari dinginnya malam ini!

Raja tampannya pun membawa bayinya secara langsung, sedangkan ratunya hanya menatapnya datar dan tak mempedulikan keberadaan bayi yang digendong secara langsung oleh Raja hingga Ana terlihat berbinar-binar tak percaya.

'Huuu ini membuat jantungku berdetak. Apakah aku jatuh cinta dengan raja tampanku ini? Ingin rasanya aku berubah menjadi dewasa dan memilikimu!' batin Ana hingga tak sadar raja tampannya pun tersenyum.

Raja tampan itu tersenyum menatap mata emerald Ana, ia menatapnya dalam tetapi ana malah tersenyum mau menepuk pipinya, ia terkekeh.

"Kau...Namamu aku beri Nyi Ratamsari Nona Ana," ujarnya pelan mencium bibirnya.

Bibirnya dicium dong? Bukankah itu artinya ciuman pertamaku?? Apakah ini mimpi atau nyata? Wajah kemerahan Ana terlihat lucu karena bahagia membuat detak jantungnya susah untuk dikondisikan, meski dirinya masih berukuran seorang bayi.

"Aku menantikan dirimu sudah dewasa Nona Ana," ujar dari raja tampan itu lagi.

Ana mengangguk semangat membuat raja tampannya terhibur."Sudah aku duga jiwamu ke dunia ini telah menarik perhatianku."

Namun Ana tersadar membuat Ana diam mengerjab pelan. Raja tampannya pun kembali terkekeh."Apa aku harus mengubah tubuhmu sebentar menjadi dewasa?"

'Hei! Apakah aku benar-benar bisa berubah?'

"Tapi bagaimana dengan ekspresi ratu bila seorang bayi ini telah menarik perhatianku sebagai raja? Apakah dia akan cemburu? Ataukah menyiksamu sebagai budak?"

Sial bahkan Ana sampai lupa kalau dunia ini bukan dunia manusia lagi, ada yang kuat dan ada yang lemah di dalam ruangan raja ini saking paniknya, ingin rasanya ia kembali ke dunia penuh skripsi saja dibandingkan berurusan dengan satu kesalahan bisa menabas beberapa nyawa, ia menjadi miris dan juga menghela napas. Ia tidak suka keadaan yang mengancam nyawa ini, tetapi bagaimana lagi? Ia harus berterima kasih kepada raja tampan karena dirinya berada di samping tidur raja dan memberikan pengalaman menjadi bayi yang berotak mesum.

Iya garis miring sedikit mesum dengan raja tampannya ini tidak perlu diulangi.!!

Raja tampan itu memberikan senyuman tanpa arti yang belum diketahui oleh siapapun. Memeluk Ana lebih erat dan berkata. "Aku mengubahmu Nyi Ratamsari menjadi seorang wanita dewasa dan menjadikanmu sebagai selir kesayanganku serta berguna untuk menghancurkan ratuku di masa depan."

Ia tak salah dengar kan?

Raja tampannya ini terlihat baik tapi hatinya jahat terhadap ratunya sendiri. Oh tidak! Ana akan segera berubah.

Ana merasakan tubuhnya terawang di udara, perlahan Ana membuka matanya, ia memegangi kepalanya yang terasa pusing, seakan telah berputar-putar ribuan kali, ia segera duduk dan menemukan dirinya berada dalam pangkuan raja tampan dengan menggunakan gaun berwarna hijau dihiasi dengan selendang merah.

Raja tampan itu beralih menatap bayi yang dipangkuannya telah menjadi dewasa, menggunakan pakaian hijau yang senada dengan anting dalam tubuhnya, matanya emerald, perhiasan putih di atas kepalanya serupa dengan kalungnya.

Ana terdiam, posisi intim apa ini?

Kok ia seperti merasakan nuansa di film-film yang berubah wujud. Raja tampan yang mengetahui Ana berbicara dalam batinnya hanya tersenyum menyeringai sebelum Ana merasakan alarm berbahaya yang terlintas dalam otak kecilnya.

Ana yang melihatnya melotot kaget."Apa yang raja ingin lakukan pada hamba?" tanya Ana saat raja tampan itu mendorong dirinya menjauh dari posisi intim.

Ana terlihat pias saat debaran jantungnya berdetak seakan ketakutan yang menjulur ke seluruh tubuhnya.

Ternyata dunia ini lebih gila rupanya!!

Sial kekuatan raja tampan ini seperti neraka...

Raja tampan itu memutar bola mata malas, "Siapa yang menyuruhmu naik ke ranjang sang raja?" tanya raja tampan itu yang telah mengubah bola matanya menjadi merah.

Ribuan ular menghampiri sang raja saat ia mengeluarkan kekuatannya, keringat dingin Ana membasahi sekujur tubuhnya.

'Tunggu! Kenapa jadi begini ceritanya? Apakah dia telah melupakan wujudku yang bayi dan menjadi dewasa ini?'

Ana mencoba tenang meski takut dan menghela napasnya pelan. "Sebenarnya aku adalah selir kesayanganmu Raja. Apakah yang mulia Raja telah melupakan hamba yang cantik ini?" Raja tampan itu berlalu meninggalkan Ana seraya menggunakan kekuatannya hingga terdorong keluar dan membuat Ana mengeluarkan darah di dalam mulutnya.

"Aku tidak mengenal selir seperti dirimu!"

Ana melirik raja tampan itu sekilas dan ingin menangis, hatinya itu terluka, ia menganggap raja tampan itu bagaikan dewa penolong tapi sekarang dia menjadi malaikat pencabut nyawa kepadanya, semoga saja ada keajaiban dan membuat dirinya tidak mati.

Tapi, tunggu dulu

Nama yang diberikan raja tampan ini mirip antagonis novel yang ia baca, dan berakhir mati mengenaskan karena kehilangan kepercayaan keluarga, serta kepribadiannya yang manja dan sombong.

Tapi bukannya Ana muncul di waktu yang tepat dan merasakan kemewahan sebelum akhir itu terjadi?

Tapi mengapa dirinya belum merasakan kemewahan telah dituduh yang tidak-tidak oleh raja tampan ini?

Ana harus mencari tahu tentang ini nanti...

Sekarang saatnya untuk melarikan dirinya dari situasi yang rumit.

"Pengawal, singkirkan wanita manusia ini ke laut! Aku muak melihat wajahnya yang mencoba naik ke atas ranjangku!" titah raja kepada para pengawal yang berwujud ular.

"Laksanakan yang mulia raja," jawab para pengawal yang mengubah wujudnya menjadi manusia dan menyeret Ana dengan tidak manusiawi hingga terluka parah di sekujur tubuhnya.

"Hei manusia, jangan harap dirimu menjadi ratu bagi rajaku, kau adalah manusia rendahan yang akan selalu menjadi budak bagi kehidupan alam gaib."

"Kau cantik, tapi dirimu adalah manusia hina dan tidak akan setara dengan kekuatan alam gaib disini, jangan harap kamu kembali kesini dan menginginkan kasih sayang raja. Terutama, naik ke ranjang raja tanpa perintah darinya."

Takdir tolong aku...!! beri aku satu kali kehidupan yang waras untuk merasakan namanya kehidupan tanpa luka baik batin dan fisik.

'Apakah ada yang mendengarkan permintaan tolongku disini?'

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Back To School
9.7
Geng Prit..Prit..Can yang beranggotakan Diwi, Tari, Lani, dan Emily adalah detektif hiperaktif di SMA Siliwangi yang gemar mengusut kejanggalan. Mereka memiliki janji bersama untuk tidak jatuh cinta pada kakak kelas. Namun, komitmen tersebut mulai goyah saat perasaan cinta tumbuh dan memicu konflik besar. Keadaan menjadi kian rumit ketika mereka menyadari telah menyukai cowok yang sama. Kini, persahabatan erat serta perasaan mereka dipertaruhkan dalam pilihan yang sulit.
Sampul Novel Bukan Teman Tapi Sekamar?
8.4
Demi memenuhi syarat dari sang ayah, Amanda yang manja dan kaya raya justru terdampar di pulau asing. Sosialita sombong ini harus berbagi atap dengan Senja, pria dingin yang baru dikenalnya. Mereka terpaksa tinggal bersama untuk sebuah misi acara televisi dengan motif masing-masing. Sikap egois Amanda kerap merepotkan Senja, sementara sikap ketus pria itu terus menguji kesabaran Amanda. Mampukah dua kepribadian yang bertolak belakang ini bertahan hidup di sana?
Sampul Novel Intuition
9.4
Hanna dituduh membunuh orang tuanya pada usia sembilan tahun dan dipenjara. Sepuluh tahun kemudian, ia kabur dan bertahan di jalanan. Pertemuan dengan teman lama membawanya bergabung dalam komplotan untuk membalas dendam masa lalu. Namun, rencana itu goyah saat Hanna jatuh cinta pada putra dari orang yang menghancurkan keluarganya.
Sampul Novel Kitab sihir kristal biru
8.9
Fatima adalah penjaga rahasia Perpustakaan Empat Kunci di Murra Kish. Kehidupannya berubah saat Alfonso, pria misterius yang memburu grimoire kuno, hadir dan memicu asmara sekaligus kecurigaan. Ternyata, Alfonso menyimpan rahasia besar kerajaan, sementara Fatima adalah pewaris permata legendaris yang diincar banyak pihak. Di tengah intrik pengkhianatan dan ambisi gelap, ia kini harus memilih antara cinta atau bertahan hidup dari kebohongan yang mengancam dirinya.
Sampul Novel Misteri Masalembo (Crash Landing)
8.8
Badai dahsyat menyeret pesawat Airbus A320 masuk ke portal masa lalu di sebuah benua asing. Di tengah kabin yang dipenuhi arwah berdosa dan gas beracun selama dua jam penuh teror, sang pilot Adam bekerja sama dengan ahli astrofisika Austria, Ingrid Rose. Mereka berjuang memecahkan teka-teki rumit demi kembali pulang. Upaya itu berhasil, namun badai membuat bahan bakar habis. Pendaratan darurat di perairan luas pun tak terhindarkan agar semua bisa selamat.
Sampul Novel Pengabaian Luna terhadap Alpha
8.5
Alpha Nikolas Morrison kini sekarat akibat keracunan merkuri yang mematikan. Di tengah kondisi kritis kekasihku itu, aku justru memilih mengakhiri hubungan kami. Aku hancurkan cincin pernikahan sakral kami dan menyerahkan surat pemutusan ikatan. Meski sang pemimpin terhormat itu berlutut memohon di kakiku dan menawarkan seluruh hartanya agar aku bertahan, keputusanku sudah bulat. Aku menyeretnya ke hadapan patung Dewi Bulan, mengancam akan mencabut berkah dewi jika dia tidak melepaskanku selamanya.