APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Ana Dalam Perjalanan Waktu

Gairah Ana Dalam Perjalanan Waktu

Usai bersusah payah merampungkan skripsinya, Nuna justru terlempar ke masa lampau dan terlahir kembali sebagai bayi di dimensi gaib yang misterius. Di dunia baru ini, ia tidak hanya harus berhadapan dengan sosok raja iblis yang menakutkan, tetapi juga dikelilingi deretan pria rupawan yang memikat. Nuna kini dihadapkan pada pilihan sulit: menjalani takdir penuh cinta dan petualangan mendebarkan, atau mencari cara kembali ke tempat asalnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Ana dibuang ke laut dari tebing yang curam. Para pengawal raja tampan itu hanya tertawa setelah membuang dan menyiksanya. Hal itu menarik perhatian siapapun yang disana, siapa yang tidak tahu kalau raja tampan itu berhati kejam serta dingin ini??

Byuur...

Saat ini Ana sudah masuk ke dalam air di dunia ini, ia tidak menyangka jika dirinya sudah akan mati kembali disini, bersama hewan air yang menggerumuninya, sampai kedua matanya hampir terlelap karena kehabisan napas. Tetapi ia sering mendengar peribahasa yang mengatakan suatu hal yang diuji berat akan selalu datang keajaiban yang tidak terduga.

"Ratuku apa yang kau pikirkan sampai tidak bertindak apapun kepada para pengawalku? Kau tahu? Aku tidak pernah mengizinkanmu mati sebelum kau bisa menggunakan hal itu." Raja tampan itu disana memberikan ciuman kehidupan untuk Ana dan mengubah seluruh tubuh Ana hingga bergaun putih.

Ya, raja tampan itu bernama Raden Xiyu. Xiyu menatap ratunya yang masih terbilang selir ini dengan khawatir.

Ia membawa Ana ke pinggiran yang jauh dari hutan larangan dunia gaib. Xiyu melihat ratunya masih terdiam tanpa gerak-gerik sedikit pun di tubuhnya. "Maafkan aku, tapi ini demi kebaikanmu ratuku. Kau harus menjalani semua ini agar kau bisa kembali kepadaku," ujarnya berbisik.

'Dimana aku? Siapa yang menciumku? Kenapa aku tidak bisa melihat wajahnya?'

Ana bertanya-tanya dalam ruang gelap di hatinya, terlihat banyak cahaya yang berbentuk kunang-kunang untuk membangunkan dirinya dalam kegelapan. Namun dirinya hanya bisa melihat potret tubuhnya yang berciuman dengan seseorang tanpa terlihat jelas wajahnya.

Tanpa ia sadari, ia telah bangun dari tidur panjangnya, dan Raden Xiyu telah meninggalkannya seorang diri.

"Hah hah hah... Dimana aku? Gaunku dan tubuhku berubah wujud lagi? Rasanya seperti aku mimpi tapi terlihat jelas itu nyata." Ana bercermin di pinggiran dekat sungai yang dimana ia terbaring lama.

Ana melihat gaunnya berwarna putih seperti putri yang dimanjakan dan tanda dari ikatan kepalanya berbentuk pernak-pernik putih ini menunjukkan kalau dirinya berubah wujud untuk ketiga kalinya. Hal aneh yang terjadi lagi ialah matanya bukan berwarna emerald lagi melainkan berwarna hitam.

Kehidupan di sini sangat jauh dari kehidupanku dulu. Yang terkuatlah yang akan dihargai sama seperti hukum riba. Syukurlah, aku masih diberikan kehidupan setelah kematian untuk kedua kalinya.

Akhirnya aku selamat dari dunia gaib yang aneh itu, setidaknya ini mungkin masih dunia manusia dan berbekal pengalaman untuk bertahan hidup di hutan telah diajarkan saat aku masih mahasiswa, ketika aku mengikuti Himpunan Mahasiswa Para Pecinta Alam.

Saat Ana sedang sibuk membasuh wajahnya di sungai jernih itu tiba-tiba atmosfer di sekitarnya mendadak menjadi sangat panas, seperti sedang berada di dalam aura gelap sang raja tampan yang hampir membunuhku di tempat.

"Apa yang terjadi mengapa tiba-tiba tekanan udaranya meningkat drastis?" Ana belum menyadari jika ada sesuatu yang sedang menatapnya dengan tajam.

Tiba-tiba saja sebuah panah api melesat ke arahnya, untung saja Ana sempat menghindar sehingga ia tak terluka.

"Hei siapa kamu cepat keluar, apa maksudmu mengangguku? Aku tidak merasa telah mengusikmu." Ana kesal karena diserang secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.

Dari balik semak-semak keluarlah seorang manusia menggunakan pakaian kerajaan yang ditemani oleh ular besar berbentuk anaconda disampingnya yang seharusnya ada di alam gaib hutan larangan itu.

Pakaian kerajaan yang digunakan oleh manusia itu memperlihatkan bentuk tubuhnya yang sixpack, menggunakan selendang emas di belakangnya, dan memakai kalung hitam keemasan.

Ah, ini sungguh membingungkan mengapa tiba-tiba ada manusia yang ditemani ular besar seperti hewan peliharannya sendiri dan lagi merupakan hal yang mustahil kalau manusia berteman dengan hewan buas. Bukankah ini sangat aneh?

Sssttt...

Ular itu kembali berdesis seraya melilitkan Ana dan berbicara kepada tuan manusianya saat melihat Ana hampir ketakutan akan dimakan olehnya. Malangnya Ana baru hidup sudah mau dibawa ke dalam kematian lagi. Apakah takdir sedang mempermainkan dirinya saat ini?

"Aa..apa yang kau lakukan padaku?" Ana hanya berusaha mencerna situasi saat ini. Rasanya setiap ia hidup selalu ada kemalangan yang terjadi menghinggapi dirinya saat ini.

"Ck..ck.. Kau pura-pura bodoh lagi?" Alex berwajah dingin dan meminta ularnya untuk melepaskan lilitan Ana seraya duduk di pangkuan sang anaconda bagaikan raja.

"Maksudmu? Aku sama sekali tidak mengerti arti dari pembicaraanmu?" Ana merasakan napasnya hampir tiada lagi setelah tidur dari mengerjakan skripsi menghadapi kematian, dan bertemu raja tampan yang sudah merenggut nyawanya dengan kekuatan serta siksaan para pengawal di alam gaib itu.

"Sudahlah, aku tidak ingin menjelaskannya. Hanya saja, hukuman keluarga terhadap dirimu telah berakhir hari ini. Kau bisa kembali ke rumah, tapi jangan harap mereka memanjakanmu lagi setelah kau menghancurkan seluruh kepercayaan kami terhadap dirimu." Alex berwajah serius dan melemparkan giok ke Ana.

"Baiklah jika seperti itu, maka aku akan segera kembali ke rumah dan mengembalikan kemanjaan serta kepercayaan mereka kepadaku."

"Cih, hanya kata yang tidak berguna dalam mulutmu dan tidak pernah terbukti sama sekali."

"Aku tidak akan mengecewakanmu. Kalau boleh tahu siapa namamu? Dan bagaimana aku kembali ke rumah dengan giok ini?"

"Cih, sudah lupa semuanya. Aku alex dan teteskan darahmu ke dalam giok itu. Maka, kau bisa kembali ke rumah dengan teleportasi yang disediakan oleh giok."

"Terima kasih, Alex tampan."

Setelah itu Ana melukai sedikit jarinya dan meneteskannya ke giok yang diberikan oleh Alex tersebut hingga muncul sebuah lubang teleportasi yang berwarna gelap itu pertanda bahwa ia bisa kembali ke rumah setelah sekian lama dihukum di hutan belantara tanpa para pengawal.

"Baiklah Alex aku akan kembali ke rumah dan menunggumu disana hingga perkataanku bukanlah omong kosong belaka." tiba-tiba saja Ana tersebut sudah menghilang dan masuk ke dalam lubang teleportasi.

"Sungguh melelahkan sebaiknya dirinya tidak berulah lagi agar kerajaan tetap stabil." Alex melesat menuju paviliunnya bersama anacondanya.

Dan benar saja seluruh penghuni paviliunnya itu sudah ada di dalam kamar Ana dengan wajah dingin yang terlihat sangat jelas, akibat perilaku Ana sudah di luar batasnya. Ayahnya bernama Raden Wijaya, memberikan tekanan batin kepada Ana.

"Kau masih hidup?" ya suara itu sangat dikenali Ana. Ayahnya tersebut langsung memberikan kata-kata yang sarkas, seolah-olah menginginkan kematiannya di hutan belantara.

"Apa tuan menginginkan kematianku? Begitukah cara tuan menyapa sang anak?" Ah, ada-ada saja batuan ujian Ana hingga ia lupa kalau dunia ini bukanlah dunia manusia saat ia menggunakan kata-kata melawan, seketika dadanya terasa sesak dan tertunduk lemas hingga menghormat kepada ayahnya.

"Jangan membantahku kalau kau masih ingin hidup di kerajaan ini, terutama sifatmu yang manja dan sombong ini membuat ayah malu." Raden Wijaya pun menyuruh Ana tetap berlutut dengan darah yang kembali keluar dari mulutnya.

"Maafkan aku ayah. Saat waktunya tiba aku akan menunjukkan kalau karakterku sekarang telah berubah dari masa lalu."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Back To School
9.7
Geng Prit..Prit..Can yang beranggotakan Diwi, Tari, Lani, dan Emily adalah detektif hiperaktif di SMA Siliwangi yang gemar mengusut kejanggalan. Mereka memiliki janji bersama untuk tidak jatuh cinta pada kakak kelas. Namun, komitmen tersebut mulai goyah saat perasaan cinta tumbuh dan memicu konflik besar. Keadaan menjadi kian rumit ketika mereka menyadari telah menyukai cowok yang sama. Kini, persahabatan erat serta perasaan mereka dipertaruhkan dalam pilihan yang sulit.
Sampul Novel Bukan Teman Tapi Sekamar?
8.4
Demi memenuhi syarat dari sang ayah, Amanda yang manja dan kaya raya justru terdampar di pulau asing. Sosialita sombong ini harus berbagi atap dengan Senja, pria dingin yang baru dikenalnya. Mereka terpaksa tinggal bersama untuk sebuah misi acara televisi dengan motif masing-masing. Sikap egois Amanda kerap merepotkan Senja, sementara sikap ketus pria itu terus menguji kesabaran Amanda. Mampukah dua kepribadian yang bertolak belakang ini bertahan hidup di sana?
Sampul Novel Intuition
9.4
Hanna dituduh membunuh orang tuanya pada usia sembilan tahun dan dipenjara. Sepuluh tahun kemudian, ia kabur dan bertahan di jalanan. Pertemuan dengan teman lama membawanya bergabung dalam komplotan untuk membalas dendam masa lalu. Namun, rencana itu goyah saat Hanna jatuh cinta pada putra dari orang yang menghancurkan keluarganya.
Sampul Novel Kitab sihir kristal biru
8.9
Fatima adalah penjaga rahasia Perpustakaan Empat Kunci di Murra Kish. Kehidupannya berubah saat Alfonso, pria misterius yang memburu grimoire kuno, hadir dan memicu asmara sekaligus kecurigaan. Ternyata, Alfonso menyimpan rahasia besar kerajaan, sementara Fatima adalah pewaris permata legendaris yang diincar banyak pihak. Di tengah intrik pengkhianatan dan ambisi gelap, ia kini harus memilih antara cinta atau bertahan hidup dari kebohongan yang mengancam dirinya.
Sampul Novel Misteri Masalembo (Crash Landing)
8.8
Badai dahsyat menyeret pesawat Airbus A320 masuk ke portal masa lalu di sebuah benua asing. Di tengah kabin yang dipenuhi arwah berdosa dan gas beracun selama dua jam penuh teror, sang pilot Adam bekerja sama dengan ahli astrofisika Austria, Ingrid Rose. Mereka berjuang memecahkan teka-teki rumit demi kembali pulang. Upaya itu berhasil, namun badai membuat bahan bakar habis. Pendaratan darurat di perairan luas pun tak terhindarkan agar semua bisa selamat.
Sampul Novel Pengabaian Luna terhadap Alpha
8.5
Alpha Nikolas Morrison kini sekarat akibat keracunan merkuri yang mematikan. Di tengah kondisi kritis kekasihku itu, aku justru memilih mengakhiri hubungan kami. Aku hancurkan cincin pernikahan sakral kami dan menyerahkan surat pemutusan ikatan. Meski sang pemimpin terhormat itu berlutut memohon di kakiku dan menawarkan seluruh hartanya agar aku bertahan, keputusanku sudah bulat. Aku menyeretnya ke hadapan patung Dewi Bulan, mengancam akan mencabut berkah dewi jika dia tidak melepaskanku selamanya.