APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis Terbuang vs Raja Bisnis

Gadis Terbuang vs Raja Bisnis

Sambil memegang map lamaran, Olivia menelusuri jalan dengan letih demi mencari pekerjaan. Ketika ia berbicara dengan seorang satpam, perhatiannya teralihkan oleh kehadiran Alexander Drake. Pengusaha sukses nan karismatik itu baru saja turun dari mobil mewahnya. Pandangan mereka pun bertemu, memicu ketegangan instan di antara keduanya. Walau Olivia merasa tidak percaya diri dan Alexander bergeming dingin, benih ketertarikan mulai tumbuh. Pertemuan di depan kantor ini akan mengubah takdir Olivia.
Bab
Bagikan

Bab 1

Olivia memandang kosong ke depan, langkahnya terhuyung-huyung di atas trotoar yang terbuat dari batu pualam. Sejak pagi tadi, perasaan cemasnya tidak juga mereda. Map coklat yang ia pegang terasa semakin berat, meskipun hanya berisi berkas lamaran kerja dan CV sederhana yang ia tulis dengan harapan tinggi. Kaki-kaki sepatu bututnya melangkah lambat, sesekali menginjakkan telapak kaki yang terasa lelah di jalanan kota yang sibuk. Di tengah hiruk-pikuk jalanan ini, dunia tampak begitu luas dan tak terjangkau.

Ia melirik ke kiri, melihat gedung-gedung tinggi yang menjulang, mencerminkan dunia yang berbeda. Dunia yang penuh kemewahan dan kekuasaan. Olivia sendiri berasal dari keluarga biasa. Keluarganya tidak pernah bisa memberikan apa yang ia impikan-pendidikan yang layak, kehidupan yang nyaman, atau bahkan peluang untuk mengejar impian yang lebih besar. Namun, ia memiliki tekad yang kuat, dan itu yang membuatnya terus berjalan meskipun tubuhnya lelah.

"Berapa banyak lagi yang harus aku coba?" gumamnya pelan, matanya menatap langkahnya sendiri yang terasa begitu berat.

Ia berhenti sebentar di dekat sebuah kafe, mengatur napas. Wajahnya yang cantik namun lelah dipenuhi dengan garis-garis keletihan yang tak bisa disembunyikan. Rambut hitamnya yang semula terikat rapi kini sudah terlepas sedikit, beberapa helai rambut menempel di wajahnya yang basah oleh keringat. Matanya yang biasanya cerah kini tampak kusam, refleksi dari perjuangan yang tak pernah berhenti.

Olivia selalu merasa dirinya berlari mengejar sesuatu yang tak pernah bisa dijangkaunya. Pekerjaan. Uang. Kehidupan yang lebih baik. Semuanya terasa seperti mimpi yang sulit diraih.

Dengan sebuah napas berat, ia melanjutkan perjalanannya. Langkahnya membawanya ke jalan yang tidak terlalu ramai, tepat di depan sebuah gedung perkantoran yang cukup besar. Di depan gerbang utama, ada pos penjaga yang biasanya dijaga oleh dua satpam. Mungkin ini adalah kesempatan terakhirnya, pikirnya. Jika kali ini pun gagal, ia tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan.

Ia menatap map coklat di tangannya, berisi berkas yang ia harap bisa mengubah nasibnya. Meskipun hanya perusahaan kecil, setiap kesempatan yang datang adalah peluang emas yang tidak boleh dilewatkan.

"Permisi, Pak. Apakah ada lowongan di perusahaan ini?" suara Olivia sedikit bergetar, meskipun ia berusaha menyembunyikan kecemasannya. Satpam yang duduk di pos itu menoleh dengan tatapan bingung.

"Lowongan kerja, ya?" Satpam itu menatap Olivia sebentar, sepertinya sedang berpikir. "Sebaiknya kamu langsung ke bagian HRD, di dalam gedung sana," jawabnya sambil menunjukkan arah dengan tangan.

Olivia mengangguk, berterima kasih dengan tulus. Namun, baru saja ia hendak berbalik, suara deru mesin mobil yang halus mengalihkan perhatiannya. Ia menoleh, melihat sebuah mobil hitam mewah berhenti tepat di depan pos penjagaan.

Mobil itu begitu mencolok-berkilau seperti permata, dengan desain elegan yang tidak bisa disangkal lagi. Olivia memandangnya dengan rasa kagum yang tertahan, meskipun ia tahu mobil seperti itu bukan untuk orang sepertinya. Dengan cepat, satpam yang tadinya berbicara dengannya berdiri tegak, lalu bergegas membuka gerbang dengan sigap.

"Ada apa, Pak?" tanya Olivia, sedikit bingung dengan sikap mendadak satpam itu.

"Maaf, Miss, saya harus membuka gerbang," jawab satpam itu sambil memberi isyarat agar Olivia menunggu. "Ini Bos dari perusahaan," tambahnya, tampaknya tidak berniat memberikan penjelasan lebih lanjut.

Saat satpam membuka gerbang, sebuah sosok tinggi keluar dari mobil tersebut. Olivia hanya bisa menatap sekilas-seorang pria dengan aura yang kuat dan tegap. Ia mengenakan jas hitam dengan ikatan dasi rapi, terlihat sangat sempurna dalam setiap langkahnya. Namun, yang paling menarik perhatian Olivia bukan hanya penampilannya yang sangat tampan, tetapi juga cara ia bergerak-dengan kepastian dan kekuatan yang bisa dirasakan oleh siapa pun yang ada di sekitarnya.

Pria itu melangkah menuju gedung, tanpa menyadari ada seorang gadis muda yang hanya bisa mengamati dari kejauhan. Namun, ketika ia melewati pos satpam, matanya secara tidak sengaja bertemu dengan mata Olivia. Hanya dalam hitungan detik, dunia terasa berhenti. Ada sesuatu dalam tatapan itu-sesuatu yang sulit dijelaskan, seperti sebuah koneksi yang tak terucapkan.

Olivia merasa seperti disambar petir, tubuhnya kaku sejenak. Namun, ia segera mengalihkan pandangan, merasa canggung dan tidak pantas berada di sana. Matanya menatap tanah, berusaha menghindari perasaan aneh yang tiba-tiba muncul di dalam dirinya. Dalam sekejap, pria itu sudah memasuki gedung, meninggalkan Olivia yang masih berdiri di sana.

Ia menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri. "Apa yang sedang aku pikirkan?" pikirnya dalam hati, merasa tidak percaya pada dirinya sendiri. Tidak mungkin pria seperti itu memperhatikan seseorang sepertinya.

Dengan langkah yang sedikit terhuyung, Olivia kembali berbalik, dan tanpa berpikir panjang, ia melanjutkan langkahnya menuju pintu masuk gedung. Hari ini mungkin tidak memberikan hasil yang diharapkannya, tapi ia tahu bahwa ia tidak bisa berhenti mencoba.

Namun, ada satu hal yang membuatnya tidak bisa mengusir perasaan itu: sekejap tadi, pria itu melihatnya. Dan dalam tatapan itu, ia merasa seolah-olah dunia yang penuh dengan ketidakpastian dan keputusasaan ini mungkin bisa sedikit berbeda. Tapi hanya sedikit, dan itu cukup membuat hatinya berdebar kencang.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Dingin Pemikat Hati
9.2
Pasca berpisah dari Arya, Shintia mencoba menata kembali hidupnya. Namun takdir justru mempertemukan mereka di tempat kerja baru, di mana Arya kini menjabat sebagai CEO yang bersikap dingin dan kasar karena dendam masa lalu. Hubungan mereka kian rumit saat isu kedekatan Shintia dengan Felix menyulut kecemburuan Arya. Bisakah Shintia meruntuhkan keangkuhan sang CEO dengan mengungkap kebenaran tragis di balik keputusan mereka untuk berpisah dua tahun lalu?
Sampul Novel Digoda Gairah Masa Lalu
9.0
Demi mengubur memori kelam, Alicia berganti identitas menjadi Annisa. Namun, takdir mempertemukannya lagi dengan Palma, pria masa lalu sekaligus ayah kandung anak sulungnya. Kemunculan Palma memicu kemarahan sang istri, Dewi. Di tengah konflik yang memanas, Annisa justru memilih Radit sebagai pasangan hidupnya. Menjelajahi Bandung hingga Mesir, keteguhan hati mereka diuji. Akankah godaan masa lalu meruntuhkan kesetiaan, atau ketulusan cinta Radit yang menjadi pemenang?
Sampul Novel Mr. Quick
8.4
Pascapernikahan yang kandas, Bunga Humaira mengasingkan diri ke luar negeri untuk memulihkan hatinya. Namun, impiannya akan ketenangan terusik oleh Afrain Derson. Miliarder mapan tersebut hadir membawa kepribadian serba cepat yang penuh paksaan. Walau Bunga merasa sangat tertekan dengan segala tindakan impulsif Afrain, pria kaya itu tetap teguh meyakinkan bahwa dialah sosok pasangan terbaik yang tidak seharusnya ditolak oleh Bunga.
Sampul Novel Om Duda and Me
8.0
Azalea, seorang siswi SMA yang memikat, memendam rasa pada Kenzo, duda kaya sekaligus paman sahabatnya. Sejak kepergian sang istri saat melahirkan anak mereka, miliarder itu memilih menutup diri dari cinta. Perbedaan usia yang membentang lebar tidak menyurutkan niat Azalea untuk mendekati Kenzo. Ia bertekad meruntuhkan sikap dingin pria tersebut dan mengusik hidupnya yang tenang. Mampukah keteguhan hati gadis muda ini mencairkan kebekuan sang duda?
Sampul Novel Suami Sempurnaku Memiliki Kehidupan Ganda?
8.2
Demi lolos dari pernikahan paksa dengan lelaki tua, Rena memilih menikah cepat dengan Kellan, pria asing yang terlihat begitu perhatian dan ideal. Mulanya, rumah tangga mereka berjalan manis dan penuh perlindungan. Namun, kebahagiaan itu hancur setelah Rena membongkar rahasia besar serta motif tersembunyi sang suami. Merasa dikhianati, Rena mengajukan perceraian lalu memutuskan pergi, tetapi Kellan menolak melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel Tunangan yang Membiarkannya Mati
7.8
Dalam badai salju yang membekukan, tunanganku tega mengkhianatiku dan membiarkanku sekarat. Demi Karin, dia merampas telepon satelit serta selimut pintar buatanku. Karin bahkan merobek bajuku dengan kapak es sambil mengejekku, sebelum mereka membuangku ke lubang salju. Mereka mengira aku telah habis. Namun, mereka salah besar. Di balik lengan bajuku, tersimpan pemancar darurat rahasia yang siap kuaktifkan demi bertahan hidup dan membalas semuanya.