APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis Kedai

Gadis Kedai

+++21.. ATTENTION PLEASE .!!. Not for kids.!!!🙏🙏🙏 Tuan dan nyonya Vladislava meninggal saat Tatiana Vladislava putri semata wayang mereka berusia tiga belas tahun . Semenjak itu , Tatiana Vladislava tinggal bersama nenek Vasilisa Vladislava yang mempunyai kedai makanan Russia di Moscow . Tatiana Vladislava mempunyai dua teman laki sepermainan sewaktu masa kecil yang bernama Sevastyan Dvoryanstvo dan Matteo. Sevastyan Dvoryanstvo anak keturunan bangsawan, sedangkan matteo dari latar belakang broken home. Ayahnya matteo seorang tukang kebun yang pemabuk , suka berjudi dan main perempuan. Sedangkan ibunya seorang pembantu. Dulu ibunya Matteo sempat stress karena kelakuan suaminya dan sempat hendak menggugurkan kandungannya dengan minum banyak bir hangat tapi kandungannya tidak gugur malah melahirkan Matteo. Karena sikap kedua orang tuanya yang tidak perduli pada Matteo itu membuat Matteo tumbuh menjadi seorang pria pemabuk yang suka berjudi dan suka bergonta ganti pasangan sex . Ya, matteo mewarisi kelakuan buruk almarhum ayahnya. Tanpa di sangka-sangka mereka di sinyalir terlibat dalam kasus pembunuhan. Mereka menjawab...bukan saya pembunuhnya sadis. Sebetulnya siapa yang di bunuh .?
Bab
Bagikan

Bab 3

Bab.3

Keluarga Dvoryanstvo tertawa keras terbahak-bahak melihat Tatiana Vladislava yang masih ketakutan dan makin erat memeluk neneknya.

"Tatiana Vladislava, itu Sevastyan Dvoryanstvo teman mainmu waktu kecil. Dia yang dulu sering berebutan makanan denganmu.!"

Tatiana Vladislava terdiam menatap wajah nenek Vasilisa Vladislava yang tersenyum sambil mengangguk meng-iya-kan. Tatiana Vladislava melihat Sevastyan Dvoryanstvo dengan mimik wajah kebingungan. Pemuda tampan Russia itu mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto..

"Ini foto kita. Mamamu memangku kita berdua, Tatiana Vladislava.!"

Tatiana Vladislava mengamati foto di ponsel dengan seksama lalu mencoba mengingat. Sevastyan Dvoryanstvo menarik kedua telinga Tatiana Vladislava, lalu mengambil keju parutan di atas piring dan menaruh keju parutan di atas kepala Tatiana Vladislava.

"Iyaa.. kamu . Aku ingat , kamu Sevastyan Dvoryanstvo teman mainku .!"

Ujar Tatiana Vladislava. Mereka berdua tertawa dan saling berpelukan.

"Sebentar , aku harus melayani pembeli , Sevastyan Dvoryanstvo.!"

Tatiana Vladislava berlari ke tempat penjualan. Sevastyan Dvoryanstvo mengikuti dan duduk di dekat meja kasir.

"Apa kamu tidak mau memakai pegawai di kedai ini , Tatiana Vladislava.?"

Tatiana meletakkan sepiring ke hadapan .

"Dulu nenekku pernah punya pegawai di kedai ini waktu aku sakit demam berdarah

tapi hanya sehari saja , Sevastyan Dvoryanstvo . Karena pegawai itu membawa semua uang hasil penjualan ."

Sevastyan Dvoryanstvo menghentikan mengunyah, matanya membulat dengan sempurna. Tatiana Vladislava melanjutkan bicaranya..

"Akhirnya nenek menjual kalung emasnya untuk modal berjualan lagi , Sevastyan Dvoryanstvo. Semenjak itu , aku membantu berjualan makanan di kedai sampai sekarang."

Sevastyan Dvoryanstvo meminum es jus strawberry gandum sampai habis tak tersisa.

"Apa kamu kuliah , Tatiana Vladislava.?.

Gadis cantik itu menggeleng, sambil menyuapi kentang goreng pada Sevastyan Dvoryanstvo.

"Tidak mau. Aku lebih suka berjualan dengan nenekku , Sevastyan Dvoryanstvo. ."

Jawab Tatiana Vladislava sambil mengelap bibir Sevastyan Dvoryanstvo yang berlumuran es jus strawberry gandum.

"Ohya .?. Memangnya kenapa , Tatiana Vladislava .?"

Tanya Sevastyan Dvoryanstvo sembari mengernyitkan dahinya.

"Iya . Dari hasil berjualan , bisa merenovasi rumah nenek dan kami beli dua domba , Sevastyan Dvoryanstvo . Bulan depan , kami renovasi kedai ini agar lebih luas , bersih dan rapi ."

Jawab Tatiana Vladislava dengan mata berbinar-binar namun Sevastyan Dvoryanstvo masih penasaran bertanya..

"Ternyata hasil penjualan makanan dari kedai ini menguntungkan sekali. Sekarang kedai nenekmu ini buka dan tutup jam berapa , Tatiana Vladislava.?

Tanya Sevastyan Dvoryanstvo sambil memainkan rambut Tatiana Vladislava.

"Buka jam tujuh pagi dan tutup jam lima sore tapi jam enam pagi , sudah banyak orang di depan meski pintu kedai masih tertutup. Kamu kerja apa , Sevastyan Dvoryanstvo ?."

Ujar Tatiana Vladislava , tangannya tidak berhenti menyuapi Sevastyan Dvoryanstvo dengan sup ayam.

"Aku mau buka rumah sakit di Moscow, Tatiana Vladislava."

Jawab Sevastyan Dvoryanstvo , tangannya menarik-narik telinga Tatiana Vladislava.

"Oh kamu dokter ya ,Sevastyan Dvoryanstvo ."

Ucap Tatiana yang mengangguk-anggukkan kepalanya. Sevastyan Dvoryanstvo langsung menjawab..

"Aku profesor dokter , Tatiana Vladislava."

Tatiana Vladislava terdiam lalu menutup hidungnya kemudian berjalan mendekati neneknya.

"Ada apa lagi , Tatiana Vladislava.?. Kenapa kamu menutup hidungmu .?"

"Sevastyan Dvoryanstvo kentut bau telur busuk , nenek ."

Jawab Tatiana Vladislava dengan tatapan polos. Semua melihat Sevastyan Dvoryanstvo yang tertawa terbahak-bahak. Dia bangkit berdiri dan menarik tangan Tatiana Vladislava.

"Bisakah kau menghilangkan kebiasaan kentut bau telur busuk , Sevastyan Dvoryanstvo.?"

Tanya Tatiana Vladislava yang membulatkan matanya dengan sempurna. Sevastyan Dvoryanstvo tertawa dan menjawab..

"Tidak bisa. Itu sudah kebiasaanku dari kecil. Kentutku hanya untukmu , Tatiana Vladislava.!"

Sevastyan Dvoryanstvo melihat gadis cantik Russia itu kembali melayani pembeli dengan cekatan sekali.

"Sevastyan Dvoryanstvo, apakah kamu masih ingat kampret teman main kita .?"

Tatiana Vladislava mencatat semua order makanan buat besok. Sevastyan Dvoryanstvo

mengernyitkan keningnya.

"Matteo itu yang ayahnya pemabuk dan ibunya pembantu. "

Bisik Tatiana Vladislava yang membuat Sevastyan Dvoryanstvo terhenyak.

"Apa dia yang pernah jatuh di kebun gandum waktu bermain dengan kita dulu , Tatiana Vladislava.?"

"Tepat sekali ,Sevastyan Dvoryanstvo. Ayahnya sudah meninggal , Sekarang dia punya pacar cantik tapi tua. Dia dan pacarnya sering kesini."

"Aku mau bertemu dengannya , Tatiana Vladislava. Kapan bisa ketemu dia .?"

Tanya Sevastyan Dvoryanstvo dengan antusias.

"Nanti , aku beritahu Matteo. Pasti dia mau bertemu denganmu di sini , Sevastyan Dvoryanstvo."

Ucap Tatiana Vladislava sambil memiringkan kepalanya.

"Tatiana Vladislava, aku mau punya rumah sakit . Apa kamu tahu ada rumah sakit yang di jual .?. Aku mau rumah sakit yang dekat kedaimu."

"Aku kurang paham tapi nenekku yang tahu itu karena beberapa suster yang makan di kedai sini , sering berbincang dengan nenekku, Sevastyan Dvoryanstvo. ."

Pemuda tampan Russia langsung menghampiri nenek Vasilisa Vladislava.

"Nenek Vasilisa Vladislava , aku mau punya rumah sakit di dekat kedai ini. Apa nenek tahu rumah sakit yang dijual .?"

Nenek Vasilisa Vladislava tersenyum , tangannya menunjuk keluar kedai.

"Sevastyan Dvoryanstvo , di sini ada dua rumah sakit yang dijual. Rumah sakit yang di tengah Moscow itu sudah laku di beli tapi rumah sakit di dekat sini belum laku di beli karena bermasalah ."

Sevastyan Dvoryanstvo mengernyitkan dahinya, menatap nenek Vasilisa Vladislava.

"Bermasalah bagaimana , nek .?"

Tanya Sevastyan Dvoryanstvo dengan ekspresi wajah keheranan. Nenek Vasilisa Vladislava menjawab..

"Entahlah tapi beberapa suster yang suka kesini mengatakan rumah sakit itu di jual dengan harga murah. "

Langsung wajah Sevastyan Dvoryanstvo berseri-seri..

"Aku mau melihat rumah sakit itu , nenek Vasilisa Vladislava."

Dengan lemah lembut nenek Vasilisa Vladislava mengelus-elus kepala Sevastyan Dvoryanstvo dan menjawab..

"Tatiana Vladislava setiap jam tujuh malam mengantar pesanan makanan buat suster-suster di beberapa rumah sakit. Kamu bisa ikut dengannya. Kamu bisa survey sekaligus cari informasi . Jangan terburu beli jika kamu belum tahu tentang seluk beluk rumah sakit di Moscow ini ,Sevastyan Dvoryanstvo .!"

Tatiana Vladislava melambaikan tangan pada seorang suster yang baru saja masuk ke dalam kedai.

"Suster Fransiska , kemarilah sebentar .!"

Seorang perempuan berbaju seragam suster mendekati Tatiana Vladislava

"Ada apa , Tatiana Vladislava.?"

Tanya suster tersebut dengan ramah. Sevastyan Dvoryanstvo langsung menghampiri Tatiana Vladislava dan suster fransiska yang berdiri di dekat meja kasir.

"Suster Fransiska, apa benar rumah sakit yang di dekat sini belum laku di beli .?"

"Iya benar , Tatiana Vladislava. Rumah sakit itu bangkrut dan di jual dengan harga terjangkau tapi belum laku juga."

"Suster fransiska tahu siapa pemilik rumah sakit itu .?."

"Profesor dokter valdimir yang pernah makan di kedai ini bersama istrinya dan para suster, nenekmu kenal dengan beliau ."

Nenek Vasilisa Vladislava menoleh pada suster Fransiska dan Tatiana Vladislava , sembari berkata..

"Profesor dokter Valdimir itu yang merawat orang tuamu waktu terkena covid , Tatiana Vladislava. Tapi aku tidak tahu tinggalnya di mana ?."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA ATAU BENCI
8.5
Hidup Ella hancur seketika akibat fitnah keji yang dipercayai oleh Evan, pria yang sangat dicintainya. Penolakan keras dari keluarga Evan bahkan menjebloskan Ella ke penjara. Begitu bebas, takdir kejam justru membawanya kembali ke pelukan pria itu. Meski dilingkupi trauma dan ketakutan mendalam, ia tak berdaya untuk menjauh. Di balik siksaan fisik dan batin yang terus Ella terima, ia tak menyadari bahwa Evan sebenarnya memendam rasa cinta yang sama padanya.
Sampul Novel Cinta yang Kadaluarsa
9.4
Setelah sepuluh tahun sia-sia mengejar Kevin Sentosa, Diana Karin akhirnya menyerah dan berpaling kepada Adrian Wisak. Pengusaha kaya itu memanjakannya dengan kembang api dan lamaran romantis di sebuah pulau pribadi. Namun, menjelang pernikahan, Diana menemukan kenyataan pahit bahwa Adrian hanya memanfaatkannya demi membuat Kevin muak. Enggan menjadi korban penghinaan, Diana memilih melarikan diri lebih dulu sebelum Adrian mencampakkannya di hari pernikahan. Kini, giliran Adrian yang frustrasi dan mencari pengantinnya yang hilang di seluruh Kota Jama.
Sampul Novel Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
8.9
Niat Laras menyelamatkan diri dari rumah justru berujung petaka ketika ia dan ketiga anaknya diculik sopir travel. Di tempat penyekapan yang kejam, ia harus kehilangan salah satu buah hatinya. Tragedi memilukan ini menyalut dendam mendalam, memicu tekadnya membongkar dalang serta motif di balik aksi keji ini. Kini, Laras harus berjuang demi menyelamatkan anak-anaknya yang tersisa sekaligus meloloskan diri dari ancaman maut yang mengintai.
Sampul Novel Ibu Susu Bayi Presdir
8.2
Kehidupan Liana berubah total setelah malam misterius lima tahun lalu. Kini, ia terkejut saat menyadari bahwa bos barunya, CEO Ethan Alvaro, merupakan ayah kandung dari putranya, Noel. Meski Ethan tidak mengingat dirinya, rahasia masa lalu perlahan mulai terungkap dan memicu kecurigaan. Liana berupaya menjauh demi melindungi sang anak, tetapi Ethan justru terus mendekat. Akankah kebenaran ini membuat Ethan merebut Noel, atau ia justru menerima Liana kembali?
Sampul Novel Pernikahan kontrak (cinta)
9.7
Terdesak kebutuhan uang, Tamara Utami menyepakati pernikahan kontrak dengan miliarder bernama Adam Malik yang dituntut segera menikah oleh keluarganya. Namun, hidup Tamara berubah menjadi nestapa akibat kekejaman ibu mertua. Ketika Tamara berniat mundur dari kesepakatan keliru ini, Adam justru mengancamnya dengan denda penalti yang sangat besar. Meski terperangkap dalam pernikahan dingin yang penuh kebencian, Tamara kini mulai berani melawan dominasi suaminya.
Sampul Novel Pria Dingin Itu Suamiku
9.4
Kehidupan Nadia, sang putri tunggal kaya, runtuh seketika saat ayahnya meninggal karena serangan jantung dan meninggalkan tumpukan utang. Demi bertahan hidup dan menghormati wasiat terakhir sang ayah, ia terpaksa mencari putra rekan bisnis ayahnya untuk dinikahi sebagai balas budi. Meski sempat menolak, impitan ekonomi membuatnya harus menerima takdir baru. Kini, Nadia harus menjalani hidup bersama pria dingin yang merupakan pewaris takhta perusahaan ternama.