APKDock Logo
Sampul Novel Mantan Kekasihku Menjadi Bosku

Mantan Kekasihku Menjadi Bosku

8.5 / 10.0
Pertemuan tak terduga dengan mantan pacar yang paling dibenci membuat hidup baru Nina di kota lain berantakan. Pria dari masa lalu itu kini justru menjadi atasan di tempat kerjanya yang baru. Hubungan mereka dahulu hancur akibat kesalahpahaman pahit yang menyisakan kepedihan mendalam. Di tengah tekanan profesional dan gejolak emosi, Nina kini bimbang. Haruskah ia kembali melarikan diri, atau tetap bertahan menghadapi sosok yang pernah sangat ia cintai?

Mantan Kekasihku Menjadi Bosku Bab 1

Pagi itu, Nina merasakan ketegangan yang aneh saat melangkah ke kantor. Udara di luar terasa begitu panas, meski matahari baru saja menyembul dari balik awan. Sejak pindah ke kota ini beberapa bulan lalu, Nina merasa hidupnya mulai kembali normal. Dia menikmati ketenangan, jauh dari kenangan buruk dan kebencian yang ia pendam terhadap masa lalunya. Di sini, di kota yang jauh dari semua yang pernah dia kenal, dia berharap bisa mulai dari awal.

Namun, semua harapannya sirna ketika langkah kakinya berhenti di depan pintu kantor yang baru ia masuki pagi itu. Mata Nina langsung tertuju pada papan nama besar di atas pintu ruangan yang tidak asing baginya-"Direktur Utama, Leo Sutrisno." Nama itu terasa begitu berat di dadanya, seolah-olah mengingatkan kembali akan segalanya yang ia coba lupakan.

Seperti di luar kendali, kakinya bergerak sendiri memasuki ruang kantor. Begitu menginjakkan kaki di dalam, suasana di ruangan itu terasa begitu berbeda-berat dan dingin. Nina menelan ludah, matanya tidak bisa lepas dari sosok yang sedang duduk di meja direktur, sibuk dengan tumpukan dokumen di hadapannya.

Leo.

Pria itu masih tampak seperti dulu-terlalu tampan untuk bisa dilupakan. Hanya saja, kini ada sesuatu yang berbeda. Wajahnya yang dulu penuh keceriaan kini dipenuhi dengan ekspresi serius dan penuh kewibawaan. Tak ada lagi senyuman yang dulu selalu membuat hatinya berdebar. Nina merasa udara di sekitar mereka menjadi begitu tebal, hampir sesak, meskipun dia baru saja memasuki ruangan.

"Halo, Nina." Suara Leo terdengar datar, tanpa kehangatan yang biasanya mengiringi namanya.

Nina hampir tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Leo berbicara seolah-olah tidak ada apa-apa yang terjadi antara mereka. Seolah-olah perpisahan yang menyakitkan itu tidak pernah terjadi, dan semua kenangan indah yang pernah mereka bagi hanya terhapus begitu saja.

Nina menatap Leo dengan tatapan tajam. "Apa yang kamu lakukan di sini?" tanyanya, berusaha menahan suara yang hampir pecah. "Apa-apaan ini, Leo?"

Leo hanya menatapnya dengan pandangan kosong, seolah tidak ada yang perlu dijelaskan. "Aku bos di sini," jawabnya, suaranya datar namun penuh makna.

Setiap kata yang keluar dari mulut Leo seperti menambah beban di dada Nina. Dia ingin marah, ingin meluapkan semua rasa sakit yang selama ini dipendam, namun tubuhnya terasa kaku. Seperti ada sesuatu yang menahannya untuk tidak meledak di depan Leo.

"Kamu... Bos?" Nina menyebutkan kata itu dengan rasa terkejut dan penuh kebencian. "Jadi, kamu jadi bos di sini, di tempat yang aku bekerja?"

Leo mengangguk pelan, matanya tidak berpaling sedikit pun dari Nina. "Sepertinya ini takdir," katanya, walaupun suaranya lebih terdengar seperti pernyataan kosong. "Kita berdua berada di tempat yang sama sekarang."

Nina berusaha untuk tetap tenang, meskipun perasaannya bergolak hebat. Dia berbalik dan berjalan ke arah meja kerjanya, mencoba menghindari tatapan Leo. Hati Nina terasa seperti tertusuk, kenangan-kenangan tentang mereka berdua kembali menghantui pikirannya. Dulu, dia dan Leo begitu saling mencintai. Mereka berbagi tawa, berbagi impian, hingga akhirnya segalanya hancur karena sebuah kesalahpahaman yang tak pernah benar-benar dijelaskan.

"Kenapa kamu tidak bilang kalau kamu akan kembali?" Nina berusaha mengendalikan emosinya, suaranya penuh dengan ketegangan yang tertahan. "Kenapa kamu tidak memberi tahu aku, Leo?"

Leo berdiri dan berjalan mendekat, jaraknya hanya beberapa langkah dari Nina. Dia melihat Nina dengan tatapan yang penuh arti. "Kamu pikir aku harus memberi tahu kamu tentang semua keputusan hidupku?" tanyanya dengan nada yang menusuk. "Kamu pikir aku harus menjelaskan segala hal kepada kamu setelah yang terjadi di masa lalu?"

Seketika, Nina merasa hatinya teriris. Kata-kata Leo bagaikan pedang yang menusuk langsung ke dalam dirinya. "Aku tidak tahu, Leo," jawabnya dengan suara bergetar. "Aku hanya... Aku hanya ingin mengerti kenapa kamu meninggalkanku tanpa penjelasan. Kenapa kamu membiarkan aku terpuruk sendirian?"

Leo terdiam beberapa saat, ekspresinya berubah menjadi lebih serius. "Kamu tidak akan pernah mengerti, Nina. Aku melakukan itu karena aku pikir itu yang terbaik untuk kita berdua."

"Terbaik?" Nina hampir tidak bisa mempercayai apa yang baru saja didengarnya. "Kamu pikir meninggalkanku tanpa kata-kata adalah yang terbaik? Kamu hancurkan semuanya, Leo. Semua yang kita bangun, kamu hancurkan begitu saja!"

Leo mendekatkan wajahnya ke Nina, matanya menatapnya dengan intens. "Aku tidak pernah ingin melukai kamu, Nina," katanya pelan, hampir seperti sebuah bisikan. "Tapi ini bukan soal cinta lagi. Ini soal kenyataan yang harus kita hadapi."

Nina menatapnya dengan penuh amarah. "Lalu apa yang kamu inginkan dari aku sekarang? Aku harus tinggal di sini dan menjadi bagian dari hidupmu yang sudah rusak? Begitu saja?"

Leo menunduk, napasnya terdengar berat. "Kamu harus bekerja di sini, Nina. Tidak ada pilihan lain." Suaranya berubah tegas. "Ini adalah keputusan yang harus kita jalani, entah kita suka atau tidak."

Nina merasa seolah-olah dunianya runtuh. Tidak hanya dia harus menghadapi kenyataan bahwa Leo adalah bosnya sekarang, tapi juga bahwa perasaan yang telah lama terkubur kini muncul kembali, membawa sakit yang lama terkubur. Namun, satu hal yang pasti-dia tidak akan menyerah begitu saja. Dia akan bertahan, meskipun harus menghadapi Leo setiap hari.

"Jadi, aku harus bekerja di sini, dengan kamu," ucap Nina akhirnya, suaranya lirih namun penuh tekad. "Meskipun itu berarti aku harus menghadapi masa lalu yang kau hancurkan."

Leo menatap Nina dalam-dalam, tak tahu lagi harus berkata apa. Namun, satu hal yang jelas-kehadiran Nina di kantornya akan mengubah segala hal, baik bagi keduanya.

Mereka terjebak dalam situasi yang sulit, dan hanya waktu yang bisa memberi jawaban tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Mantan Kekasihku Menjadi Bosku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya
9.6
Malam pameran seni perdanaku hancur saat suamiku justru muncul di berita demi melindungi wanita lain. Pesan singkatnya yang dingin menegaskan bahwa aku bukan prioritasnya. Selama ini, dia meremehkan bakatku, padahal karyaku adalah fondasi kekayaannya. Lelah diabaikan, aku menyusun strategi cerai yang cerdik. Aku akan menyamarkan dokumen perceraian sebagai berkas hak cipta biasa, memanfaatkan kesombongannya agar dia segera menandatanganinya tanpa curiga.
Sampul Novel Dendam Istri Yang Dikhianati
8.7
Kehidupan Amora runtuh seketika saat memergoki suaminya, Aries, berselingkuh dengan Arin, adik tirinya, tepat di kamar mereka. Rasa sakit akibat pengkhianatan ini kian mendalam karena ulah Resti, ibu tirinya, yang menjadi dalang di balik konspirasi keji tersebut. Menyadari ketulusannya dibalas dengan kekejaman, Amora menolak pasrah. Dengan amarah yang kini berubah menjadi tekad membara, ia merancang pembalasan terencana untuk menghancurkan Aries, Arin, dan Resti.
Sampul Novel Di Jual Suamiku
7.9
Bagaimana jadinya jika pernikahan impian yang Anda dambakan justru berubah menjadi realitas yang penuh kerumitan? Novel ini menyoroti perjuangan emosional seorang istri yang harus mengarungi pasang surut kehidupan rumah tangga yang tak terduga. Bukannya meraih kebahagiaan yang dinanti, ia malah terperangkap dalam kondisi sulit yang menguji batas kesabaran serta kesetiaannya di tengah gempuran berbagai konflik yang datang melanda.
Sampul Novel RAHASIA AYAH ANAKKU
9.1
Tekanan hidup Kania mendadak sirna setelah CEO tampan, Nick Sebastian, mengklaim dirinya sebagai pacar. Walau menjadi sasaran kecaman publik, Kania terpaksa menjalani sandiwara itu. Tak disangka, kepura-puraan mereka justru berujung pada malam penuh keintiman di apartemen Nick. Kejadian tak terduga tersebut seketika mengubah jalan hidup Kania selamanya, membawanya masuk ke dalam pusaran romansa dewasa yang sangat mendalam.
Sampul Novel Siapa yang Berani Merebut Hati Ratuku?
7.8
Tiga tahun pernikahan tanpa cinta dengan Nando berakhir setelah Kumala dikhianati dan memilih pergi. Pasca bercerai, ia bangkit menjadi sosok luar biasa: peretas jenius, dokter andal, hingga desainer ternama yang disegani. Saat Nando didera penyesalan dan ingin kembali, Kumala justru menggelar pernikahan megah bersama Farhan. Di hadapan dunia, Farhan menyematkan cincin dan menegaskan bahwa Kumala kini adalah istri sekaligus harta berharganya yang tak boleh diusik siapa pun.
Sampul Novel Ternyata Suamiku Miliarder
9.7
Dikhianati tunangan dan adiknya, Celine Maira nekat menikahi pria yang dikira gigolo bar. Suami barunya ini sangat tampan dan bermarga Jayadi. Celine percaya klaim sang suami bahwa kemiripannya dengan Tuan Muda Ketiga Keluarga Jayadi hanyalah kebetulan. Namun, rahasia terbongkar saat Celine melihat wajah asli sang tuan muda yang sama persis dengan suaminya. Saat rumor beredar bahwa kepala keluarga Jayadi mencintai wanita bersuami, sang miliarder langsung menegaskan bahwa wanita itu adalah istrinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan