APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ending Scene: Wanita Terakhir di Hati Presdir

Ending Scene: Wanita Terakhir di Hati Presdir

Demi membalaskan dendam keluarganya, Kirei Nakamoto nekat menikahi River King Mountbatten, konglomerat yang mengalami kelumpuhan dan kebutaan. Sementara itu, River yang memendam trauma akibat pengkhianatan masa lalu juga sedang bersiap menghadapi ibu serta adik tirinya yang serakah. Hubungan yang semula terikat kesepakatan saling memanfaatkan ini perlahan berubah. Luka batin yang serupa justru menyatukan mereka dalam cinta. Mampukah Kirei menjadi pelabuhan terakhir bagi hati River?
Bab
Bagikan

Bab 2

***

“Makanan di sini pasti nggak enak ya, Pa?” tanya Kirei. Dia mencoba tersenyum sekuat hati melihat Ryo yang sangat kurus. “Aku pasti buatin sushi buat Papa, jadi Papa harus tetap makan ya! Aku janji kalau sushi buatanku nanti pasti bisa mengalahkan sushi buatan mama,” tambahnya.

Ryo akhirnya menangis, selama ini dia memang tidak pernah terlihat menyedihkan di depan istri dan kedua anaknya, Ryo Nakomoto adalah sosok pria sejati, ayah sempurna, dan suami yang setia. Namun, kali ini dia tidak bisa berpura-pura untuk tegar di depan anak bungsunya karena hatinya diliputi rasa berdosa karena sudah merusak impian Kirei. “Sayangku, maafkan Papa. Kamu menderita karena kebodohan Papa,” ucapnya lirih.

“Papa menangis pertama kali untuk apa?” tanya Kirei.

Ryo menatap anak bungsuinya dengan sendu. “Papa memang ayah yang buruk dan suami yang tidak berguna. Papa dengan mudahnya menghancurkan masa depan kalian. Maafkan Papa… “

Kirei menggelengkan kepalanya. “Jangan bicara seperti itu, Pa. bagi kami, papa adalah pria yang terbaik. Pria satu-satunya yang tulus sayang sama kami. Papa jangan merasa seperti itu karena kami bangga mempunyai Papa,” balasnya mencoba untuk tersenyum.

“Sayangku… masalah pernikahanmu dengan Sky, nanti papa bicarakan lagi sama kedua orang tua dia ya! Kamu jangan khawatir karena kamu dan Sky pasti akan menikah,” ucap Ryo.

“Tidak, Pa. Aku tidak terlalu mengharapkan lagi. Mereka ingin mengakhirinya, maka aku pun harus menyudahinya. Mungkin memang kami berdua tidak ditakdirkan untuk bersama,” balas Kirei.

“Tidak, Nak. Papa pasti akan bicara sama Sky. Papa tahu kalau Sky adalah mimpimu yang paling ingin kamu wujudkan, dia adalah kebahagiaanmu. Papa ingat kalau kamu selalu mengatakan kalau Sky adalah puncak bahagia kamu. Papa akan mengembalikan mimpi dan bahagiamu itu, Papa yakin kalau Sky masih mencintaimu,” ujar Ryo berusaha meyakinkan Kirei.

Kirei menggelengkan kepalanya. “Tidak, Papa. Mimpiku sudah hancur karena dia sendiri yang menghancurkannya. Sky memang pernah jadi mimpi indah, tapi saat ini dia menjelma jadi mimpi buruk. Aku ingin menghapus tentangnya agar mimpi buruk itu tidak datang mencekik hidupku saat ini. Mimpiku saat ini sudah berubah, yaitu Papa kembali pada pelukan kami. Aku hanya ingin kita berempat kumpul bersama, dan kita menetap saja di Kyoto, Papa ingin pulang dan mengajak kami ke sana, kan?”

Air mata Ryo mengalir dengan deras. Pria paruh baya itu memang selalu merindukan kampung halamannya di Kyoto, Jepang. Tiga tahun terakhir ini, Ryo selalu merayu kedua anaknya untuk menetap di sana. Ryo ingin menghabiskan masa tua di negara asalnya dan menghabiskan sisa waktu dengan tenang bersama keluarga tercintanya. Ryo merasa situasi di Indonesia sudah tidak kondusif, perusahaan yang tidak sehat, rekan kerja yang licik, bahkan orang-orang yang dia percaya pun tega mengkhianatinya hanya karena masalah harta. Namun, semuanya terlambat karena dia telat menyadarinya. Saat ini dia terjebak dalam permauinan manusia yang tamak dan juga serakah.

“Papa tidak perlu cemas ya! Aku yakin kalau Papa pasti bisa bebas karena aku tahu siapa Papa,” ucap Kirei.

Senyum mengembang di kedua sudut bibir Ryo. Luka di hatinya terasa teduh melihat putri kesayangannya, Kirei memang gadis yang ceria dan juga selalu mencairkan suasana di mana pun gadis itu berada. Kirei selalu saja membuat siapapun jartuh hati pada sosoknya.

“Kakakmu ke mana? Papa meirnduan dia, kakakmu janji akan jenguk Papa sama kamu,” ucap Ryo.

Hening.

Kirei diam seribu bahasa.

***

“Kamu harus menikah dengan Luna. Mami ingin sekali mendapatkan menantu seperti dia,” ucap Andien.

“Luna Claudya?” tanya Sky.

“Iya. Dia adalah satu-satunya pewaris dari kekayaan MTI Crops, kekayaan kita akan menambah kalau kamu menikah dengannya,” balas Andien dengan semangat.

Sky menghela napas berat dan menggelengkan kepalanya. “Tidak, Mami. Aku tidak mungkin menikah dengan Luna.”

“Kenapa tidak mungkin? Luna sudah mempunyai calon?”

“Aku tidak tahu, tapi tidak etis jika aku menikahi mantan pacarnya River.”

“Mereka kan sudah putus lama, lagian Luna mana mau sama pria cacat dan buta seperti River. River bukan pria yang sebanding, hanya kamu lah satu-satunya pria yang pantas jadi suami Luna,” jawab Andien

“River itu masih saudaraku, Mami. Dia kakakku, aku tidak mau mengambil wanita yang dia cintai,” ucap Sky dengan tegas.

“Sky! Kalian hanya saudara tiri! Kamu juga tidak ada pertalian darah dengan River, dan juga apa yang bisa River lakukan dengan kondisinya yang cacat? Bahkan dia didepak dari perusahaan karena dia sudah tidak berguna lagi! Saat ini harapan keluarga kita hanya ada di pundakmu, dan kamu satu-satunya pewaris yang akan mendapatkan semua kekayaan Mountbatten, kamu lah yang lebih pantas.”

“Aku bukan anak kandungnya daddy, Mi. River adalah anak kandung daddy, jadi dia yang berhak menjadi pewarisnya.”

“Dia itu lumpuh dan buta, jadi dia gagal menjadi ahli waris dari dady-mu! Mami pasti memperjuangkanmu karena kamu yang pantas, kita tidak perlu lagi mengasihi si lumpuh itu karena selama ini kita selalu mengalah dan seperti pengemis di matanya. Saat ini, semesta mendukung kita karena dulu kita menderita karena keangkuhan anak itu yang tidak mau menerima kita dan tidak pernah menganggap kita ada,” ucap Andien.

Sky tahu bagaimana sakitnya perasaan maminya dulu. Saat pertama kali, dia dan maminya menginjakan kaki di rumah keluarga Mountbatten, dia dan Andien selalu dianggap hina. Bahkan Sky ingat dulu kalau River tidak pernah mau bicara padanya dan mamanya, pria itu tidak pernah mengakui keberadaan dirinya dan juga Andien. Tangisan pilu Andien dulu melahirkan dendam di hati Sky. Saat ini adalah pembalasan yang tepat untuk mengambil semua dari tangan River.

‘Harta dan wanita yang kamu cintai pasti bisa menjadi milikku,’ batin Sky dalam hati. Sky mengedarkan pandangan ke luar jendela kamarnya, mendadak dia ingat senyuman Kirei, cinta pertamanya yang selalu ada untuknya dulu. Sky merindukan gadis itu, mungkinkah saat ini dia bisa melihat Kirei?

“Lusa kita akan berkunjung ke kediaman keluarga Luna,” ucap Andien.

Kening Sky mengernyit. “Ada perlu apa kita datang berkunjung ke rumah dia?”

“Mami juga tidak tahu alasan pastinya kenapa orang tua Luna mengndang kita untuk makan malam, tapi Mami menduga kalau orang tua Luna tertarik padamu karena meminta Mami untuk mengajakmu. Itu artinya sinyal kalau mereka ingin mengenalkan kamu pada Luna! Bukankah ini sangat bagus untuk rencana kita?”

“Secepat itu kah?”

“Lebih cepat lebih baik, Sky. Kita tak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kekuasaan dan harta mendiang daddy-mu. Dukungan keluarga Luna akan membantu kita untuk mewujdudkan rencana kita.”

“Mami ingin aku dan Luna menikah?”

“Kalian memang harus menikah! Mami hanya merestui Luna yang jadi menantu Mami!” balas Andien dengan tegas.

Sky terdiam, dia tidak berencana menikah dengan wanita lain dalam waktu dekat ini karena hatinya belum siap.

“Kamu keberatan menikah dengan Luna?” tanya Andien dengan curiga. “Jangan bilang sama Mami kalau kamu ternyata mencintai Kirei?”

Sky membisu.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Gengsi dan Hati Yang Tersakiti
8.1
Desainer ambisius Nayara Elvard harus menjalani pernikahan kontrak dengan miliarder dingin yang perfeksionis, Arshen Daveraux. Walau sang suami selalu menjauh dan bersikap kaku, kepribadian Nayara yang ceria justru membuatnya tertantang untuk mendekat. Di tengah benturan ego dan gengsi yang kuat, ia bertekad membongkar ketulusan di balik sikap dingin Arshen. Akankah cinta sejati akhirnya mekar melampaui kesepakatan tertulis yang mengikat mereka?
Sampul Novel Balas Dendam : Kembalinya Sang Miliarder
8.0
Di rumah sakit mewah Chicago, kebahagiaan Florence melahirkan putra kandungnya hancur seketika. Nelson Gonzales, sang presiden sekaligus ayah dari bayi itu, justru menunjukkan kebencian mendalam. Nelson menolak mengakui darah dagingnya sendiri dan tega menghina Florence. Konflik memuncak saat Nelson mengancam akan membuang bayi malang tersebut. Saat Florence berusaha menenangkan bayinya dengan menyusui, Nelson malah menuduhnya melakukan tindakan keji itu demi merayunya.
Sampul Novel Cinta Yang Terenggut
7.9
Satu dekade membina rumah tangga, pernikahan Jonathan dan Theresia hancur akibat depresi karena belum dikaruniai anak. Lelah menghadapi siksaan fisik serta mental, Jonathan memutuskan menggugat cerai istrinya. Saat proses perceraian berlangsung, ia terpikat pada Karin, sekretarisnya yang berhati lembut. Namun, Theresia enggan menyerah dan berjuang mempertahankan pernikahan mereka. Sanggupkah Jonathan lepas dari sang istri, ataukah ada maksud terselubung di balik ketulusan Karin?
Sampul Novel GADIS POLOS MILIK TUAN MUDA
9.6
Demi membiayai pengobatan sang nenek, Cinta rela kuliah sambil bekerja keras. Namun, kepolosan mahasiswi ini justru dimanfaatkan pamannya sendiri yang tega menjualnya demi materi. Nasib mempertemukannya dengan seorang konglomerat yang berniat melindunginya karena jatuh cinta. Sayang, hubungan mereka tidak berjalan mulus. Cinta harus menghadapi kejamnya persaingan bisnis serta intimidasi dari keluarga besar neneknya yang terus menuduhnya atas kesalahan yang tidak ia lakukan.
Sampul Novel Hubungan Sebatas Ranjang
8.1
Jonathan Prawira Maulana, CEO genius Maulana Grup, sangat andal berbisnis tetapi tidak paham urusan cinta. Khawatir dengan kesibukan putranya, orang tua Jo berniat menjodohkannya dengan anak rekan bisnis mereka. Jo menolak keras rencana itu. Namun, ia kini terjebak syarat sulit: harus membawa calon istri pilihannya sendiri dalam waktu satu bulan. Jika gagal, ia wajib menerima perjodohan tersebut. Mampukah Jo menemukan belahan jiwanya dalam waktu sesingkat itu?
Sampul Novel Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus
8.7
Saat hipotermia dan penyakit jantungnya kambuh di puncak gunung, Chloe Winata diabaikan oleh dua teman masa kecilnya yang lebih memilih menyelamatkan Lucia. Setelah berhasil bertahan hidup dari maut tanpa kepedulian mereka yang malah asyik berpesta, Chloe menyadari persahabatan belasan tahun mereka telah sia-sia. Kecewa dan kehilangan harapan, Chloe akhirnya memutuskan untuk menyerah pada hubungan masa lalu tersebut. Ia pun menghubungi ayahnya dan menyatakan kesediaannya untuk menerima perjodohan dengan putra dari Keluarga Januar.