APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Duri Pernikahan

Duri Pernikahan

Nada tidak pernah menyangka studio yoga barunya menjadi awal kehancuran rumah tangganya. Seorang murid baru yang cantik mulai menggoda suaminya, Nathan, bahkan menyebarkan fitnah keji hingga memicu pertengkaran hebat. Saat Nada mencoba mengeluarkannya, Nathan justru membela sang murid dan mengusir Nada. Konflik memuncak ketika murid tersebut datang dalam kondisi hamil dan meminta Nada mundur demi pewaris takhta. Nada pun memilih menyerah, tanpa menyadari rahasia besar bahwa Nathan sebenarnya mandul dan terlilit utang puluhan juta.
Bab
Bagikan

Bab 3

Nathan menghela napas panjang sambil memijat pelipisnya dengan kesal.

"Apa kamu masih pantas disebut guru setelah menakuti gadis muda ini?"

Dia lalu membantu Rachel untuk berdiri.

Rachel menangis pilu, "Pak Nathan memang baik, tapi Bu Nada ... dia ...."

Rachel melirikku ragu-ragu, seolah takut mau melanjutkan ucapannya.

Melihatku tertegun, Rachel tiba-tiba berkata seolah sudah tidak tahan menutupi kebohongan, "Pak Nathan, aku nggak bisa menyembunyikan hal ini darimu lagi."

Aku hanya ingin dia diam, tapi sudah terlambat.

Dia kembali mendramatisir suasana dengan ucapannya.

"Setiap kali Bu Nada mengajar, dia selalu masuk ke ruang istirahat bersama murid laki-laki, lalu mengunci pintu dari dalam. Mereka baru keluar dua puluh sampai tiga puluh menit kemudian."

"Kadang, aku mendengar suara-suara aneh saat mendekati ruangan itu. Bu Nada seperti sedang menangis, tapi sambil tertawa. Aku nggak tahu apa maksudnya ...."

"Maaf, Bu Nada. Pak Nathan terlalu baik, aku nggak mau dia terus-terusan dibohongi."

Rachel tampak menundukkan kepala usai berkata seperti barusan.

Wajahnya tampak menyesal, membuat orang jadi simpati padanya.

Nathan sendiri langsung naik pitam.

Dia memalingkan wajah dan langsung pergi begitu saja.

Rachel langsung berlari keluar sambil meneriakinya.

"Pak Nathan! Mungkin aku yang salah paham. Bu Nada nggak mungkin melakukan hal semacam itu, dia bukan orang seperti itu."

Aku langsung naik darah hingga kepalaku pening.

Butuh waktu lama bagiku untuk menenangkan diri.

Aku sudah memikirkan segala macam masalah yang mungkin akan muncul saat memutuskan untuk membuka studio ini.

Siapa sangka akan terjadi drama sebodoh ini hari ini?

Aku berbalik untuk merapikan matras yogaku.

Tapi pikiranku terus melayang jauh.

Setengah tahun lalu, saat studioku baru buka.

Rachel adalah orang pertama yang mendaftar kelas.

Begitu dia diterima, dia langsung mendekatiku dengan suara manis yang terdengar berlebihan.

"Bu Nada, aku sangat suka yoga, tempat ini sangat nyaman."

"Aku mungkin agak bodoh, tapi aku akan berusaha keras belajar yoga."

Aku membuka studio yoga murni karena hobi.

Punya murid yang antusias dan bersemangat sepertinya membuatku senang.

Makanya, aku juga jadi lebih memerhatikan Rachel saat kelas berlangsung.

Setiap kali aku pergi ke toko merek fesyen ternama, ketika pelayan mengambilkan koleksi terbaru, atau tas edisi terbatas untukku.

Aku selalu mengizinkan Rachel juga ikut mencobanya.

Aku bahkan akan langsung memberikannya pada Rachel kalau dia memang suka.

Karena itulah, aku pun jadi sudah menganggapnya seperti adikku sendiri.

Saat sadar bahwa dia tidak selugu yang kukira, aku tetap tidak berniat untuk membongkar kedoknya.

Namun, dia malah menggunakan trik kotor untuk menarik perhatian suamiku?

Dan yang lebih anehnya lagi, aku tidak pernah bilang kalau Nathan adalah suamiku.

Lalu, bagaimana dia bisa mengenali Nathan begitu melihat pria itu?

Kalau aku mundur sedikit ke masa lalu, sepertinya Rachel juga sudah menunjukkan tanda-tanda aneh sebelumnya.

Setiap kali kami pergi ke toko barang mewah, atau makan di restoran mewah. Rachel selalu menatapku dengan tatapan iri. Dia bilang kalau aku sungguh beruntung karena bisa menikahi pria yang baik.

Dia bilang aku beruntung karena punya suami yang selalu mencukupi nafkahku, hingga aku tidak perlu mencemaskan apa pun ....

Dulu aku hanya menganggap ucapannya tidak memiliki arti lain.

Tapi saat memikirkannya lagi sekarang, bagaimana dia bisa mengira bahwa semua itu bisa kudapatkan karena menikahi pria kaya?

Dan bagaimana dia bisa yakin kalau uangku berasal dari nafkah suamiku?

Aku pun menghela napas.

Kebanyakan orang memang memandang remeh wanita ... bahkan oleh sesama wanita sendiri!

Untung saja aku punya hubungan yang sehat dengan Nathan.

Pria itu sudah tidak menghormatiku hari ini, tapi aku masih bisa maklum.

Wajar jika dia marah setelah mendengar fitnah dari orang seperti Rachel.

Aku dan Nathan sudah bertahun-tahun saling mengenal. Kami sudah tahu batasan satu sama lain, dan siapa yang lebih cocok untuk kami masing-masing.

Mana mungkin taktik murahan Rachel bisa menghancurkan hubungan kami?

Namun ....

Ketika aku sudah pulang, Nathan malah belum pulang.

Ada perasaan cemas yang mulai merayap di dalam hatiku.

Biasanya dia akan selalu mengabariku dulu setiap ada urusan penting, hingga belum pulang begini. Atau setidaknya, dia akan menerima telepon dariku.

Tapi sekarang hanya terdengar suara operator saat coba kuhubungi.

Aku berpikir sejenak, dan yakin bahwa dia sepertinya masih termakan ucapan Rachel.

Karena enggan membiarkan kesalahpahaman terus berlarut-larut, aku pun memutuskan untuk menelepon Rachel.

Dia pun segera mengangkatnya.

Aku baru saja mau memaksanya agar menjelaskan semuanya pada Nathan.

Namun, suara dari seberang telepon terdengar seperti suara sambaran petir bagiku, membuatku sangat kaget.

"Ah ... Pak Nathan, ini ciuman pertamaku ...."

"Pak Nathan, bagaimana kalau Bu Nada tahu soal apa yang terjadi di antara kita? Apa yang harus kulakukan?"

"Aku memang terkesan dengan kebaikanmu, Pak. Tapi aku masih tahu batasan, dan nggak mau merusak rumah tangga orang ...."

Suara Rachel langsung terhenti, dan terdengar seperti sengaja dibungkam dengan sebuah ciuman.

Suara desahan saat mereka berciuman benar-benar sangat menggangguku.

Darahku rasanya mendidih.

Aku berusaha meyakinkan diri sendiri bahwa Rachel cuma akting.

Tapi kemudian sebuah suara yang familier terdengar.

"Dia nggak akan tahu."

Nada bicara Nathan terdengar menggoda, "Tunggu apa lagi? Apa kamu nggak menginginkanku? Orang yang nggak dicintailah, yang jadi orang ketiga dalam hubungan ini."

Hatiku sangat terpukul setelah mendengar ucapan tidak masuk akal barusan.

Ketika aku hendak mengatakan sesuatu.

Rachel si pemicu masalah malah kembali memfitnahku.

"Pak Nathan, aku benar-benar iri pada Bu Nada. Dia membangun latar belakangnya hingga sedemikian rupa, dan akhirnya bisa menjadi istri orang kaya. Tapi masih saja nggak puas dengan satu pria."

"Dia terang-terangan berselingkuh dengan alasan menjalankan studio yoga ... sementara kita harus menyembunyikan hal ini darinya ...."

Suara Rachel terdengar bergetar saat lanjut berkata, "Sebagai perempuan baik-baik, aku nggak mau menjalin hubungan rahasia semacam ini ...."

Pria yang dikuasai nafsu itu pun menenangkannya dengan lembut.

"Jangan menangis, aku dan dia akan berpisah cepat atau lambat. Semua tergantung apakah kamu bisa hamil atau nggak, hm?"

"Tapi ... ah ...."

Nathan kembali menciumnya, membuat Rachel hanya bisa mengeluarkan desahan yang teredam.

Aku menggertakkan gigi, berusaha menahan emosi.

Panggilan telepon ini masih terus menyambung.

Aku tidak mengakhiri panggilan ini hingga orang di seberang telepon yang lebih dulu mengakhirinya.

Aku kemudian menelepon direktur rumah sakit.

"Pak Beno, aku sudah menerima laporan pemeriksaan kesehatan tahun ini. Seperti biasa, jangan memberitahukan masalah itu pada suamiku dulu. Aku takut dia nggak akan bisa menerima kenyataan."

Nathan cuma tahu bahwa dia punya masalah dengan jumlah sperma yang rendah.

Dia tidak tahu bahwa selama tiga tahun ini, kondisinya makin buruk hingga membuatnya mandul.

Untung saja aku juga tidak terlalu suka anak-anak, dan tidak pernah memberitahukan berita buruk ini padanya.

Tapi siapa sangka, pria itu malah ingin punya anak dari wanita lain?

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Dendam dan Penyesalan
8.3
Tiga tahun menikah, Selena harus menerima kenyataan bahwa Harvey tidak pernah mencintainya. Saat divonis kanker, ia mendapati suaminya menemani wanita lain. Selena memilih pergi membawa surat cerai, namun Harvey justru mengungkap bahwa pernikahan mereka hanyalah kedok balas dendam. Di tengah penderitaan sakit dan ayahnya yang koma akibat kecelakaan, Selena yang putus asa memilih melompat dari gedung untuk melunasi utang keluarganya. Harvey pun didera penyesalan hebat dan memohonnya kembali.
Sampul Novel Dendam Seorang Adik
8.6
Kematian tragis Danisa meninggalkan luka batin yang mendalam bagi Amara. Mengetahui sang kakak mengakhiri hidup akibat dikhianati keluarga Pramudya, Amara bersumpah menuntut balas. Berbekal pesona memikat, ia menyusup ke lingkaran mereka untuk menghancurkan reputasi serta kekayaan mantan suami, mertua, hingga ipar kakaknya. Namun, saat rencana penghancuran ini berjalan, muncul perasaan tak terduga yang mengancam misi utamanya. Mampukah Amara tetap menjaga hatinya agar tetap dingin?
Sampul Novel Dimanjakan oleh Suami Misterius
9.7
Demi merebut warisan sang ibu, Erina terpaksa menikahi programmer sederhana berparas tampan. Namun, misteri masa lalu perlahan terungkap usai tiga tahun berlalu sejak ia kehilangan dua bayi kembarnya. Meski tak pernah berhubungan dengan pria lain, Erina mendadak hamil lagi dan mendapati anak-anaknya ternyata masih hidup. Siapa sebenarnya sosok sang suami? Mengapa pria yang dianggap miskin itu sangat serupa dengan miliarder terkenal di televisi?
Sampul Novel Istri mandul CEO bucin
8.8
Lima tahun menikah, rumah tangga Asmaraloka dan Cadis Diraizel yang harmonis mendadak diuji. Vonis mandul yang diterima Ara menjadi awal keretakan hubungan mereka. Walau sang CEO menerima keadaan tersebut dengan tulus, rasa rendah diri Ara justru memicu konflik baru. Keadaan kian rumit saat orang ketiga datang membawa kesalahpahaman di antara mereka. Akankah kekuatan cinta pasangan ini mampu melewati badai rumah tangga tersebut?
Sampul Novel My Husband Is My CEO
7.9
Aghata sangat terpukul saat kekasihnya memilih bertunangan dengan seorang pegawai biasa. Didorong obsesi besar, ia mencoba mendekat demi menegaskan bahwa pria itu hanya miliknya. Meski penolakan keras yang ia terima hingga membuatnya menangis pilu karena merasa dicampakkan demi wanita kelas bawah, Aghata tidak menyerah. Ketegangan pun memuncak ketika ia nekat menggoda kembali sang pujaan hati di tengah penolakan yang begitu dingin.
Sampul Novel Obsesi CEO Kejam
9.6
Dikhianati oleh tunangan serta sahabatnya, Amelia Riversun kini terperangkap dalam obsesi Damian Earl Lucas. Penguasa manipulatif ini memakai segala cara agar Amelia tunduk dan bekerja di bawah pengaruhnya. Sadar akan tabiat buruk Damian yang mengerikan, Amelia mencoba kabur, tetapi ia sudah terlambat. Hubungan mereka pun terikat dalam jaring dusta dan jurang perbedaan yang mengancam keselamatan nyawa Amelia.