APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

Solene sangat hancur saat suaminya yang berprofesi sebagai dokter mendiagnosisnya mengalami kehamilan ektopik. Sang suami tampak panik dan mendesaknya untuk segera melakukan operasi aborsi demi menyelamatkan nyawanya, bahkan menyarankan adopsi anak. Namun, Solene kemudian tidak sengaja mendengar rencana busuk suaminya dengan wanita lain. Ternyata, diagnosis tersebut hanyalah kebohongan demi memuluskan rencana membawa anak kandung rahasianya, Leo, masuk ke dalam rumah dan menguasai seluruh warisan harta.
Bab
Bagikan

Bab 1

Saat usia kehamilan tiga bulan, aku didiagnosis mengalami kehamilan ektopik.

Sebagai dokter, suamiku panik bukan main. Dia sibuk mencari koneksi agar aku bisa segera dioperasi untuk menggugurkan kandungan.

“Yang penting kamu baik-baik saja. Kalau memang nggak bisa punya anak kandung, kita bisa adopsi saja.”

“Solene, aku nggak bisa kehilangan kamu!”

Aku sangat hancur dan sedih, merasa tidak berguna. Aku merasa telah mengecewakan suamiku karena tak bisa mempertahankan anak kami.

Namun kemudian, aku malah tak sengaja mendengar percakapannya dengan seorang wanita.

“Tenang saja, aku sudah bilang ke dia kalau kehamilannya itu ektopik, jadi nggak bisa dilahirkan.”

“Dia bakal tanda tangan surat adopsi nanti dan setelah itu aku bakal cari cara buat bawa kamu masuk ke rumah.”

“Leo itu putraku satu-satunya, aku pasti akan wariskan seluruh hartaku untuknya!”

Saat itulah aku sadar, ternyata pria yang selama ini kucintai sudah lama membangun keluarga lain di belakangku.

Suara ribut di luar ruang rawat terus terdengar, tapi aku hanya terpaku menatap isi chat di ponsel suamiku.

[Aku sudah bilang ke istriku, setelah dia gugurkan anaknya, aku bakal bawa anak kita pulang.]

[Tenang saja, Leo itu putraku, aku pasti bakal kasih yang terbaik untuk dia.]

Aku terus menggulir layar ke atas, seolah menyiksa diri sendiri perlahan. Membaca satu per satu cerita cinta mereka yang begitu indah.

Di luar ruangan, Benson sebagai kepala rumah sakit sedang berdiskusi dengan dokter-dokter lain soal kondisiku.

“Kondisi kesehatan istriku memang kurang baik. Kehamilan ektopik ini benar-benar di luar dugaan. Semakin lama dibiarkan, semakin berbahaya untuk dia.”

“Rumah sakit kita ada peraturan, sebagai dokter aku nggak boleh menangani operasi ini sendiri, tolong dibantu ya.”

Salah satu dokter terdengar agak sungkan menjawab,

“Jadwal operasi lagi sangat padat, paling cepat juga seminggu lagi. Kak Benson, coba kalian pikirkan lagi.”

“Nggak peduli berapa pun biayanya, yang penting istriku baik-baik saja.”

Kalau orang lain yang mendengar, pasti akan mengira dia suami yang sangat mencintai istrinya.

Namun, isi chat di ponselnya dengan jelas menunjukkan kalau dia sudah lama punya seorang anak.

Leo. Dulu waktu kami baru jadian, kami sempat bicarakan soal nama yang akan kami kasih ke anak nanti.

Waktu itu dia bilang mau kasih nama ‘Leo’, artinya hidup dengan damai dan bahagia.

Saat aku baru hamil, aku sering membayangkan anak kami memakai nama itu.

Namun ternyata, tanpa kuketahui, nama itu sudah lebih dulu dipakai untuk anak orang lain.

Aku mengusap air mataku, mengirim salinan chat itu ke diriku sendiri, lalu hapus semua riwayatnya.

Waktu Benson kembali, aku sudah menaruh ponselnya kembali ke tempat semula

Dia berjalan mendekatiku, memeluk dan menghiburku.

“Sayang, jangan sedih. Kita pasti bisa punya anak sendiri nanti.”

Pelukannya tetap hangat seperti biasanya, tapi entah kenapa, aku sama sekali tidak merasa tenang.

Isi chat itu masih terngiang-ngiang di kepalaku, kalimat demi kalimat membekas di hati.

Setiap akhir pekan dia nggak pulang untuk makan malam, katanya ada urusan kerja. Tapi isi chat itu tertulis jelas, dia pergi menemani wanita itu dan anak mereka.

Dia selalu sangat perhatian padaku, tapi pada wanita lain juga tak kalah lembutnya.

Aku benar-benar bingung, sebenarnya mana yang benar?

Melihat wajahku yang pucat, tiba-tiba Benson mengeluarkan selembar kertas.

Di atasnya ada foto seorang ibu dan anak yang sedang berdiri di tempat wisata, mereka tersenyum bahagia.

Itu adalah anak yang baru saja kulihat, dia adalah Leo.

Aku membeku, tanpa sadar menyentuh foto anak kecil itu.

Melihat reaksiku, Benson berkata, “Kamu juga suka anak ini, ‘kan?”

“Sayang, aku sudah cari tahu, ibunya sakit parah sekarang, dia ibu tunggal yang mengurus anak sendirian. Sekarang dia mau mencari keluarga yang baik untuk mengasuh anaknya.”

“Kamu hamil ektopik, nggak bisa mempertahankan anak ini, dokter juga bilang kamu bakal sulit untuk hamil lagi ke depannya. Bagaimana kalau kita adopsi anak ini saja? Biar kamu nggak terlalu sedih.”

Kepalaku langsung berdengung, benar-benar tidak percaya kata-kata itu bisa keluar dari mulut Benson.

Padahal aku sudah baca semua isi chat mereka, tapi aku sama sekali tak menyangka, dia benar-benar bisa bilang hal seperti itu.

Aku sangat ingin bertanya, kalau dia memutuskan mau bawa anak itu ke rumah, lalu apa artinya hubungan kami selama ini?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Yavuz
8.2
Demi melindungi saudaranya dari jebakan satu malam, seorang gadis malah terjebak rencana jahat pria asing dan dipaksa menjalani inseminasi. Walau hamil tanpa bersentuhan, ia terpaksa menikahi tunangan saudaranya, lalu bercerai dan kabur untuk menyembunyikan rahasia itu. Sialnya, rencana hidup tenang sirna saat ia tahu ayah biologis anaknya adalah bos mafia kejam yang kini tengah memburunya kembali.
Sampul Novel CINTA LINA
9.1
Dalam kisah romantis masa kini, Lina terjebak pernikahan yang dipaksakan akibat perjodohan sepihak. Di bawah tekanan tradisi keluarga yang begitu mengikat, ia berjuang menemukan arti cinta sejati di balik hubungan tanpa restu hatinya ini. Akankah komitmen yang diawali dari kehendak orang tua tersebut perlahan tumbuh menjadi kasih sayang yang tulus, atau justru berujung sebagai beban berat yang menghancurkan seluruh kebahagiaan hidupnya?
Sampul Novel Jangan rebut suamiku!
9.4
Akibat insiden tak terduga, Sena Anindhita terjebak dalam pernikahan dingin bersama Arga Bhanu. Kehidupan rumah tangganya menjadi sumber penderitaan karena ia terpaksa berbagi suami. Arga menolak menyentuh Sena dan tetap setia mencintai kekasihnya, Gisca. Walau Sena terus berharap cinta suaminya akan tumbuh, kenyataan pahit membuktikan bahwa ikatan Arga dan Gisca tak tergoyahkan, meninggalkan Sena dalam kehampaan.
Sampul Novel MENGEJAR CINTA ANAK KYAI
9.8
Andre, putra konglomerat yang putus asa akibat paksaan nikah orang tuanya, batal mengakhiri hidup setelah diselamatkan oleh Amira, seorang anak kyai. Peristiwa itu mendorong Andre untuk hijrah dan memperdalam agama demi memikat hati Amira. Sayangnya, impiannya runtuh seketika saat melihat Amira bertunangan dengan Adam. Andre kini dihadapkan pada pilihan sulit: bangkit berjuang mendapatkan cintanya atau menyerah dan kembali terpuruk dalam depresi.
Sampul Novel Misteri di Balik Senyummu
9.7
Ardi, pemuda pemalu yang gemar dunia detektif, terlibat misteri sungguhan sejak bertemu Nia. Rasa penasaran membawanya membuntuti Nia ke rumah kuno terbengkalai milik sang nenek. Di tempat itulah masalah finansial keluarga Nia terbongkar. Kini, mereka harus segera menemukan barang berharga di sana sebelum direbut pihak jahat. Misi ini tidak hanya menyelamatkan warisan menjadi museum, tapi juga menumbuhkan benih asmara di antara keduanya.
Sampul Novel Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu
9.4
Sebagai anak angkat di keluarga Haris, hidup Alya hancur setelah dikhianati Revan hingga berbadan dua. Demi nama baik keluarga, ia diusir dan dipaksa menggugurkan bayinya. Alya menolak, lalu memilih pergi demi membesarkan putranya, Rayan, seorang diri. Saat telah sukses, takdir justru mempertemukannya kembali dengan Revan yang kini datang memohon ampun. Meski pria itu mencoba menebus kesalahannya, kepedihan Alya terlanjur mendalam. Akankah ada kesempatan kedua?