APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dua Takdir, Satu Malam

Dua Takdir, Satu Malam

Tepat sebelum hari pernikahannya, Damar terbangun di sebelah sekretarisnya, Kyra. Menuduh Kyra menjebaknya, Damar yang murka segera memecatnya dan merusak nama baiknya. Hidup Kyra seketika hancur tanpa rumah dan biaya untuk mengobati sang ibu. Di tengah kemalangan ini, ia mendapati dirinya mengandung. Berbulan-bulan berlalu, takdir mempertemukan mereka lagi saat Kyra berjuang sendiri. Kebenaran di balik malam itu pun mulai tersingkap.
Bab
Bagikan

Bab 3

Damar berdiri di hadapan Kyra, matanya penuh kebingungan yang mencampur adukkan emosi. Ia tahu ia harus mengatakan sesuatu-sesuatu yang dapat memberi arah bagi apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun kata-kata terasa berat dan tak bisa ia temukan.

Kyra menundukkan kepala, berharap Damar tidak melihat air mata yang mulai mengalir di pipinya. Setelah semua yang telah terjadi, ia merasa tak layak untuk berharap lebih. Hatinya begitu rapuh, tak tahu apakah ia bisa terus berjuang atau menyerah saja.

Damar menatapnya lama. "Kyra, aku... aku tidak tahu harus bagaimana." Suaranya terdengar serak, seperti ada bagian dari dirinya yang hancur. "Aku marah padamu. Sangat marah. Tapi ini, ini bukan sesuatu yang bisa kuhindari begitu saja."

Kyra mengangkat kepala, menatap Damar dengan penuh harapan dan ketakutan. "Aku tahu. Aku tahu kamu membenciku, Damar. Aku tidak ingin menyusahkanmu, tapi aku tidak punya pilihan. Aku butuh bantuan. Aku-aku tidak bisa melakukannya sendirian."

Damar menatapnya dengan tatapan penuh pertentangan. Ia ingin marah, ingin menuntut penjelasan, namun melihat Kyra seperti ini-hancur dan penuh kebingungan-membuat hatinya tergerak. Namun ego dan kebanggaannya sebagai pria yang selalu mengontrol segalanya masih membatasi langkahnya.

"Apa yang sebenarnya kau inginkan, Kyra?" Damar akhirnya bertanya dengan nada yang lebih tenang. "Apa yang aku bisa lakukan? Semua yang terjadi antara kita... Kau tahu itu tidak bisa dipulihkan begitu saja."

Kyra menarik napas panjang, menahan perasaan yang mulai menyesak di dadanya. "Aku tidak berharap kau memaafkanku, Damar. Tidak sekarang. Tapi aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku tidak pernah menginginkan semua ini. Aku... aku butuh tempat untuk bertahan hidup. Aku butuh pekerjaan. Aku butuh waktu untuk merawat ibu, dan aku butuh sedikit kelegaan."

Damar merasa seolah dunia mulai berputar lebih lambat. Kata-kata Kyra seolah mengoyak lapisan kebekuan yang telah ia bangun selama berbulan-bulan. Ia tahu dirinya tidak bisa terus hidup dengan kebencian, tapi kenyataan bahwa ia terlibat dalam kehidupan Kyra dengan cara yang tak terduga ini membuat segalanya semakin sulit.

Setelah beberapa detik yang terasa seperti berjam-jam, Damar akhirnya berkata, "Kau akan tinggal di tempatku."

Kyra terkejut. "Apa?"

"Dengar, Kyra." Damar menghela napas berat, berusaha mengatur pikirannya. "Aku tidak bisa membiarkanmu hidup tanpa arah. Tidak setelah semuanya. Ini bukan soal perasaan. Ini soal tanggung jawab. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi antara kita, tapi aku tidak bisa membiarkanmu jatuh begitu saja. Kau akan tinggal di tempatku. Aku akan memastikan kau dan bayi itu tidak kehabisan apa-apa."

Kyra terdiam sejenak. Kata-kata Damar terlalu besar untuk dicerna dalam satu waktu. Ia merasa seolah dunia berputar lebih cepat. Apa yang Damar katakan? Apa benar ini? Apa ia hanya merasa terpaksa? Ataukah ada sedikit bagian dari dirinya yang mulai merasa kasihan padanya?

"Aku tidak ingin membebanimu," jawab Kyra dengan suara yang hampir tak terdengar. "Kau sudah cukup menderita karena aku."

Damar menggelengkan kepala. "Ini bukan soal beban, Kyra. Ini soal apa yang harus dilakukan. Kau... kau tidak bisa menghadapinya sendiri."

Namun, meskipun Damar menawarkan bantuan, Kyra masih merasa cemas. Ia tahu bahwa hidupnya tidak akan pernah kembali seperti semula. Bagaimana mungkin ia bisa tinggal di rumah yang sama dengan Damar? Mereka berdua telah melalui begitu banyak kebencian dan ketegangan, dan kini ia harus hidup bersama pria yang telah menghancurkan hidupnya. Kepercayaan yang pernah ia miliki terhadap Damar kini seperti kaca yang pecah-terlalu sulit untuk dipulihkan, bahkan dengan segala upaya.

"Tapi bagaimana dengan... dengan perasaanmu?" Kyra bertanya, matanya menatap Damar dengan penuh ketidakpastian. "Aku tahu aku sudah merusak banyak hal. Tapi aku... aku tidak ingin kau merasa terbebani karena aku."

Damar terdiam, matanya merenung jauh. "Perasaanku... tidak mudah dijelaskan. Kau telah merusak banyak hal dalam hidupku, Kyra. Tapi ini bukan soal perasaan kita. Ini soal apa yang harus dilakukan. Aku tidak bisa meninggalkanmu begitu saja, apalagi setelah mengetahui bahwa kamu hamil. Ini bukan masalah hati lagi. Ini masalah tanggung jawab. Dan aku tidak bisa lari dari itu."

Kyra merasa tertekan oleh kata-kata Damar, namun ada sesuatu dalam dirinya yang merasa lega. Meski Damar belum sepenuhnya bisa menerima kenyataan ini, ada secercah harapan. Harapan bahwa meskipun perasaan mereka hancur, mereka mungkin bisa mencari cara untuk bertahan. Mereka masih memiliki waktu untuk mencoba memperbaiki semuanya, meski itu akan sangat sulit.

"Aku akan tinggal," kata Kyra akhirnya, suaranya penuh keraguan. "Tapi aku... aku tidak ingin membuat hidupmu semakin buruk. Aku akan pergi begitu aku merasa bisa mandiri lagi."

Damar mengangguk pelan. "Kita akan lihat nanti. Aku tidak janji apa-apa. Tapi kita akan coba."

Dengan kata-kata itu, Kyra merasa sedikit lega. Ia tahu perjalanannya masih panjang, dan tidak akan mudah. Tetapi untuk pertama kalinya, ia merasa ada sedikit harapan. Harapan bahwa, meskipun perasaan mereka rusak, mereka mungkin bisa menemukan jalan keluar bersama.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis Penghibur Tuan CEO
8.5
Nasib malang menimpa Ajeng Kirei Aswari yang dijual ayahnya ke dunia malam sejak usia delapan belas tahun. Satu dekade berlalu, hidupnya bergantung pada sosok CEO sukses, Reynold Bill Timur. Hubungan mereka terhalang restu keluarga Bill yang menuntut pernikahan setara. Meski terpaksa menikahi wanita pilihan keluarga, Bill enggan melepas Ajeng dan menyeretnya ke pusaran skandal. Kini, Ajeng terjebak dalam dilema moral antara bertahan atau menyakiti istri sah Bill.
Sampul Novel HILDA PERAWAN TUA
7.9
Karier Hilda melesat berkat kecerdasannya, tetapi kehidupan asmaranya hancur total karena ulah sang ibu. Akibat sikap ibunya yang materialistis dan terlalu pemilih, Hilda kini dicap sebagai perawan tua. Penderitaannya kian bertambah karena sang ibu selalu pilih kasih dan lebih memprioritaskan adiknya yang mengidap penyakit jantung bawaan. Di tengah ketidakadilan dan badai konflik keluarga yang mengancam hidupnya, mampukah Hilda meraih kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Love After Marriage
8.9
Alesya terjebak pernikahan tanpa cinta dengan Victor, CEO dingin yang berniat membalas dendam atas kematian adiknya. Alih-alih bahagia, ia justru dihina dan menjadi pelampiasan kebencian suaminya. Victor bertekad membuat hidup Alesya menderita selamanya. Di tengah kekejaman dan trauma masa lalu, mampukah cinta tumbuh di hati pria yang bahkan tidak pernah menganggap keberadaannya?
Sampul Novel Mafia Kejam Jatuh Cinta
9.6
Menghindari paksaan nikah, Deo Morte Picasso, bos mafia Italia yang antipati pada wanita, bersembunyi di desa. Di sana, ia malah terjerat cinta satu malam dengan gadis setempat. Namun, kematian mendadak orang tuanya memaksa Deo pergi, meninggalkan gadis itu yang tengah mengandung anaknya. Dua tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Sayangnya, Deo kini telah memiliki keluarga baru, menggoreskan luka mendalam bagi sang ibu tunggal yang berjuang sendirian.
Sampul Novel Menjadi Korban Manipulasi Kekasih Kakakku
8.4
Akibat fitnah kejam dari wanita pilihan kakaknya, Nadia dituduh melakukan perundungan. Sang kakak yang murka mengirimnya ke sekolah perempuan demi memperbaiki moralnya. Sejak itu, Nadia berubah menjadi adik yang penurut dan tidak pernah menuntut apa pun. Namun, kepatuhan dingin ini menyembunyikan luka luar biasa. Begitu sang kakak membaca laporan medis Nadia, ia kehilangan kendali dan memohon dengan sangat agar adik yang telah ia sia-siakan itu bersedia memanggilnya "Kakak" sekali lagi.
Sampul Novel Pembalasan Carly Hamilton
8.5
Carly Hamilton menjalani hidup miskin sebagai mantan penjaga bar sebelum terjebak pernikahan paksa dengan wanita dari keluarga kaya raya. Setiap hari, ia terus menerima hinaan serta caci maki yang menyakitkan dari orang-orang sekelilingnya. Berbagai cobaan berat tiada henti menghantam hidup Carly. Namun, titik balik besar akhirnya datang saat keberuntungan berpihak padanya. Carly pun bangkit untuk membalas dendam dan memaksa mereka yang dulu meremehkannya berlutut memohon ampun.