APKDock Logo
Sampul Novel Dosenku Suami Posesif

Dosenku Suami Posesif

9.6 / 10.0
Kehidupan Belinda Zevaya sebagai mahasiswi akhir mendadak kacau saat laptop untuk menyusun skripsinya rusak, sementara ia sedang mengalami krisis keuangan. Situasinya kian rumit karena ia harus berhadapan dengan Arez Bernando, dosen pembimbingnya yang terkenal sangat kejam dan ditakuti. Namun secara mengejutkan, Arez menawarkan jalan keluar tak biasa. Ia meminta Belinda bekerja di rumah pribadinya agar laptop itu diperbaiki dan kelulusannya bisa segera dibantu.

Dosenku Suami Posesif Bab 1

Pagi bersinar begitu cerah. Bunyi alarm terus menggema memenuhi kamar kecil sang gadis yang masih terlelap tanpa sadar sedikit pun dengan suara kebisingan yang ada.

Kring..... Kring.... Kring...

Entah sudah beberapa kali alarm itu berbunyi, namun tak membuat sang pemilik alarm terbangun dari mimpinya.

"Hoamn.." sang gadis terbangun, namun ia mematikan alarmnya. Beberapa menit kemudian alarm kembali berdering, membuat telinganya seakan berdengung.

Belinda Zevaya__ dengan nama panggilan Zeva terbangun kaget, dan langsung terduduk dengan jantung yang berdetak kencang. Alarm terakhir membuat jantungnya hampir saja copot.

"Astaga! Sudah jam berapa ini?" Tanyanya saat melihat cahaya matahari masuk melalu celah ventilasi.

Zeva meraih jam weker di sebelahnya dan waktu sudah menunjukkan 07:30 pagi. Dengan segera Zeva masuk ke dalam kamar mandi di dalam kamar kosannya. Ia hanya sempat mencuci muka dan menggosok gigi.

Sambil mengacak lemari plastik pakaian miliknya, Zeva terus memperhatikan jam yang terus berdetak. Setelah siap, dengan rambut yang sedikit berantakan Zeva menuruni tangga kosannya.

"Zeva, kamu baru bangun? Telat sekali, tidak biasanya" Tanya tetangga kamar Zeva yang juga akan berangkat bekerja.

"Iya kak, aku telat, tidur subuh" jawab Zeva

"Mau sekalian bareng nggak berangkatnya?" Tawar Meli

"Tidak searah kak, aku mau ke sekolahan. Aku juga sudah pesan ojek online kok, kak Meli duluan aja"

"Ya sudah, aku duluan, Va"

"Iya kak, hati-hati di jalan"

Zeva menunggu di depan gerbang kosan. Namun, sudah lebih dari lima menit sang ojek online belum juga tiba. Ia mondar mandir dengan gelisah di depan gerbang kosannya. Kosan Zeva berada di dalam gang sempit, dan hanya bisa di lalui oleh motor saja.

"Dimana sih, kenapa belum sampai juga!" keluh Zeva.

Ia membuka aplikasi hijau di ponselnya, untuk mengecek lokasi sang driver.

Namun, lagi dan lagi Zeva mendengus kesa. "Bodoh banget astaga! Gue sejak tadi menunggu kosong, dan lupa pesan ojolnya. Ya Allah, sial sekal" umpat Zeva merutuki kebodohannya sendiri.

Setelah memastikan dirinya memesan ojek online, Zeva kembali menunggu dengan perasaan yang semakin gelisah. Kali ini dia sudah terlambat untuk bekerja, seharusnya sejak pukul 06:000 pagi dia sudah berada di tempat kerjanya.

Tak lama, sebuah driver berhenti di depan Zeva. "Mbak Zeva?" Tanyanya sopan

"Iya betul, Pak. Kita berangkat sekarang ya, kalau bisa lebih cepat, saya sudah terlambat bekerja pak"

"Iya Mbak, saya usahakan ya. Pakai helmnya dulu"

Zeva mengangguk dan menggunakan helm. Jika tidak terlambat, Zeva akan jalan kaki saja, namun karena ia tidak punya waktu banyak Zeva pun menggunakan ojek online.

Zeva tiba di depan sekolah swasta, Zeva langsung turun. "Berapa pak?"

"Dua belas ribu, Mbak Zeva"

"Ini Pak, kembaliannya buat Bapak saja" Zeva bergegeas, ia memberikan uang dua puluh ribu.

"Mbak Zeva, helmnya belum dilepas" teriak sang driver.

Zeva menghentikan langkahnya dan menghela napas berat. "Maaf, Pak" Zeva mengembalikan helmnya dan berlari sekencang mungkin.

"Astaga, Mbak Zeva. Telat sekali datangnya, buruan masuk Mbak sebelum Ibu lihat Mbak" ucap sang security

"Iya, Pak. Saya masuk ya" Zeva berlari kencang, sekolah swasta itu lumayan besar. Ia langsung menuju ke salah satu bilik kamar mandi untuk mengganti pakaiannya menggunakan seragam khusus yang diberikan oleh pihak sekolah.

Setelah mengganti pakaian, Zeva mengambil alat kebersihan di gudang dan langsung menuju ke kamar mandi wanita. Zeva bekerja part time di tiga tempat berbeda setiap harinya.

**

Tepat satu bulan yang lalu, Zeva di terima bekerja paruh waktu di sekolah swasta tempatnya sekarang sebagai cleaning service di pagi hari. Tanpa rasa malu ia menerima pekerjaan itu dengan senyuman yang lebar, meskipun bayarannya tidak begitu banyak, tetap Zeva merasa bersyukur bisa mendapatkan tambahan uang.

Zeva hanya menghabiskan waktu selama 4 jam saja di sekolah ini. Setelahnya, ia akan bekerja di Rumah Makan Seafood hingga sore hari dengan mencuci piring. Di malam hari ia akan bekerja di supermarket hingga pukul 12:00 malam.

"Semangat Zeva, karena kamu adalah seorang perintis bukan pewaris" ucapnya menyemangati dirinya sendiri sambil menggosok kamar mandi, sesekali ia menyeka keringatnya yang mulai bercucuran.

Waktu sudah menunjukkan pukul 10:00 pagi. Para murid sudah mulai beristirahat dan pekerjaan Zeva pun selesai. Masih ada waktu satu jam untuknya beristirahat sebelum ia menuju ke rumah makan seafood untuk bekerja. Karena mengingat dirinya yang belum mandi, Zeva pun menggunakan kamar mandi sekolah untuk mandi.

Saat akan menuju ke gerbang sekolah, ia merasakan perih pada perutnya. Ia mendudukkan dirinya di salah satu bangku yang berada di koridor sekolah. Ia tidak pernah sempat sarapan sebelum bekerja, biasanya ia hanya akan minum air putih dengan banyak untuk menahan rasa laparnya. Zeva sangat menghemat pengeluarannya setiap hari demi bertahan hidup hingga akhir bulan di kerasnya kehidupan Kota Jakarta.

"Mbak, kerja disini?" Tanya salah satu wanita cantik yang Zeva yakini adalah salah satu orang tua murid di sana. Wanita cantik itu mendudukkan dirinya disebelah Zeva dengan begitu anggunnya.

"Saya seorang cleaning service, Bu" jawab Zeva tersenyum ramah dan canggung. Ia lumayan canggung berbicara dengan orang kaya.

"Panggil Aliza saja, umur kita kehihatannya tidak beda jauh" ucapnya

"I- Iya Aliza" ucap Zeva gugup.

"Kamu wanita hebat, tidak banyak wanita muda jaman sekarang mau bekerja sebagai cleaning service"

"Ah, biasanya saja" ucap Zeva sembari memegang perutnya.

"Kamu kenapa?"

"Tidak apa, hanya sedikit sakit perut"

"Kamu sudah sarapan?"

Zeva menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

"Kamu masih bekerja sekarang?"

"Sudah selesai, aku akan pergi sekarang" Zeva berdiri

"Tunggu. Nama kamu siapa?"

"Zeva, salam kenal"

Aliza mengangguk dan mengulurkan tangannya. Zeva menerimanya dengan senang hati. "Zeva, ikut saya makan dulu mau? Kebetulan saya juga belum sarapan"

Zeva terdiam, ia tidak enak menerima tawaran siapa pun untuk makan. Namun, dia sudah tidak punya uang jika harus membeli sarapan lagi. Uang sarapannya sudah dia gunakan untuk membayar ojek online tadi pagi.

"Saya..."

"Ayo lah, temani saya"

Zeva terpaksa mengangguk saat melihat wajah Aliza penuh harap. Aliza tersenyum senang, ia menggandeng tangan Zeva, membuat gadis itu semakin tidak nyaman. Aliza dan Zeva menuju ke parkiran, dan Zeva masuk ke dalam mobil mewah.

Zeva biasa saja dengan mobil mewah. Ia juga pernah merasakannya, ia tersenyum getir ketika mengingat kehdupannya dulu yang penuh dengan kemewahan, tidak seperti sekarang yang penuh kekurangan.

"Kamu tinggal dimana?"

"Di gang dekat sini kok"

"Kamu ngekos?"

"Iya" jawab Zeva singkat. Sejak dulu ia tidak memiliki teman yang bisa ia berbicara dengan banyak tentang kehidupan pribadinya.

"Orang tua kamu dimana?" Tanya Aliza menoleh

Zeva tersenyum. "Sudah tidak ada"

"Maaf" ucap Aliza merasa tidak enak

"Tidak apa. Kamu ke sekolah bikin apa?" Tanya Zeva mengalihkan obrolan

"Aku menemui anak ku. Hanya di sekolah aku bisa bertemu dengannya"

"Kenapa?" Tanya Zeva penasaran.

Aliza hanya tersenyum. "Sudah sampai, ayo turun"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Dosenku Suami Posesif

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Balik Kanan Duda
9.6
Pertemuan tak terduga dengan Indira Pramesti menyeret Damian Kusuma ke dalam malam penuh gairah akibat pengaruh alkohol. Merasa harga dirinya diinjak-injak, Indi bertekad menjauhi Damian selamanya. Namun, nasib buruk menimpa hubungannya dengan Rangga hingga jalinan asmara mereka kandas. Di tengah situasi itu, orang tua mereka justru sepakat menjodohkan Indi dengan Damian. Kini, Indi didera kebencian mendalam sekaligus dilema besar untuk menuruti kehendak keluarga.
Sampul Novel I Love My Mother's Ex Lover
8.0
Song Dasom tak pernah menyangka cintanya selama tujuh belas tahun pada aktor Yoo Junsu akan berbalas. Namun, di balik hubungan manis mereka, Junsu menyimpan motif terselubung. Ia mendekati Dasom hanya karena wajahnya sangat mirip dengan sang mantan kekasih, yang rupanya adalah ibu kandung Dasom. Begitu rahasia kelam ini terbongkar, Junsu harus bersujud memohon maaf atas kesalahannya. Kini, di tengah rasa sakit hati, keduanya mencoba bertahan dan menyembuhkan luka bersama.
Sampul Novel Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda
7.9
Bertemu kembali dalam rapat kerja, Lunara Angkasa berusaha keras menjauhi sang mantan, Kayden Narasoma. Khawatir rahasia anak mereka terungkap, ia memilih bersikap profesional. Kayden yang salah paham berniat membalas dendam demi memuaskan luka lamanya. Namun, saat melihat Lunara terpuruk, ego miliarder itu runtuh dan ia justru ingin hidup bersama mereka. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, Kayden tersadar bahwa dendamnya hanya menyakiti dirinya sendiri, sementara Lunara tetap kukuh menjaga batas.
Sampul Novel Menjinakkan Istri Tantrum
9.5
Lepas dari bayang-bayang keluarganya yang korup, Magnus memilih mengabdi pada dinasti Montgomery, penguasa industri lokomotif dunia. Ia lalu menikahi Cressa, putri bungsu keluarga konglomerat itu yang dikenal sangat temperamental. Di balik pernikahan aliansi ini, keduanya menyembunyikan ambisi serta rahasia pribadi yang saling bertolak belakang. Konflik pun mulai memuncak saat Cressa perlahan mengungkap jati diri Magnus yang sesungguhnya bukanlah putra koruptor biasa.
Sampul Novel Pengantin Bayangan
8.1
Lima tahun Elara terikat pernikahan paksa tanpa tahu alasan Duke Alaric memilihnya. Usai dihina dan ditinggalkan Cassian pada malam pertama, kini ia bangkit menjadi wanita berbahaya berkekuatan misterius. Saat Cassian kembali membawa rahasia gelap, Elara bukan lagi korban lemah. Konspirasi besar di balik perjodohan mereka mulai terkuak, memaksanya menghadapi kenyataan pahit dalam perebutan kekuasaan yang mengancam nyawanya.
Sampul Novel Pengasuh Putraku Ternyata Ibu Kandungnya
8.2
Demi membiayai pengobatan sang ibu, Aera Jung Jun yang baru berusia tujuh belas tahun terpaksa menjadi ibu pengganti bagi putra Myung Dae Hyun atas desakan Tuan Besar Hyun. Empat tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Aera melamar sebagai pengasuh di rumah Dae Hyun tanpa menyadari bahwa anak yang dia rawat adalah darah dagingnya sendiri. Akankah rahasia besar masa lalu ini terungkap seiring tumbuhnya benih cinta di antara mereka?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan