APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dosa di Balik Kacamata Sang Dewi

Dosa di Balik Kacamata Sang Dewi

Dalam novel romantis modern ini, seorang dosen wanita menawan berjuang melawan kecanduan seks yang mengancam hubungan dengan tunangannya. Demi kesembuhan, sang tunangan merujuknya ke sebuah klinik terapi khusus. Namun, situasi menjadi rumit saat ia mendapati bahwa terapis yang bertugas adalah mahasiswanya sendiri. Di balik penampilan tenangnya, sang mahasiswa menerapkan metode pengobatan yang sangat intim dan tidak biasa, menguji batas profesionalisme dan hasrat sang dosen.
Bab
Bagikan

Bab 2

Perkataannya benar-benar membuatku naik pitam.

"Kamu menyuruh pria lain memperkosaku. Aku dilecehkan, tapi kamu malah nggak peduli, dan hanya memikirkan seminar. Sebenarnya kamu ini tunanganku atau bukan?"

Tidak disangka, tunanganku juga marah.

"Kamu sekarang seperti jalang yang minta kusetubuhi kapan saja. Tanpa diisi pun tetap basah, bahkan aku harus makan obat kuat sampai nggak bisa fokus mengajar. Kalau seperti ini terus, bagaimana aku bisa menjadi lektor kepala?"

"Dengan kondisimu yang seperti ini, seminar hari ini pasti batal lagi!"

Setelah mengatakannya, dia pergi.

Aku merasa sangat sedih hingga meneteskan air mata, tapi aku juga tahu bahwa penyebab masalah ini ada pada diriku sendiri. Jika tidak segera mencari jalan keluar, aku akan kehilangan hubungan ini.

Aku segera menyusul dan membujuk tunanganku.

"Jangan marah lagi, bukankah kamu sudah menemukan klinik? Ayo kita pergi ke sana sekarang."

Dia melepaskan tanganku dengan kasar, lalu berkata, "Kalau nggak sembuh, aku akan beli lem untuk menempelkannya padamu!"

Namun, yang bertugas di klinik ternyata adalah seorang mahasiswa laki-laki yang sedang magang menggantikan dokter, dan dia adalah mahasiswaku!

Dia tampak sangat terkejut ketika melihatku, lalu berkata, "Bu Susan?"

Aku merasa sangat malu dan langsung berbalik untuk pergi, tapi tunanganku berkata, "Untuk apa kamu malu? Aldo sudah tahu masalahmu."

Aku terdiam di tempat.

Tunanganku berulang kali berpesan kepada Aldo agar menyembuhkanku. Aku tidak bisa menahan diri untuk diam-diam mengamati Aldo.

Aldo berpenampilan kalem dan memakai kacamata. Dia terlihat seperti kutu buku, tapi bisa mengobati penyakit area sensitif wanita, sungguh tidak terduga.

"Tolong, Pak Rian keluar sebentar. Pengobatan selanjutnya bersifat rahasia," ujar Aldo.

Aku terkejut. Apa ini artinya aku harus berduaan dengannya?

Aku mulai gugup.

Tunanganku memandangku dengan penuh peringatan. "Di depan mahasiswa, kamu harus berhati-hati!"

Aku paham, dia memintaku tidak bertingkah liar di hadapan mahasiswa.

Aku juga tidak ingin bertingkah liar, tapi tubuhku belum tentu bisa mengendalikannya.

Aku merasa sangat bingung, tapi tunanganku pergi tanpa menoleh sedikit pun.

Setelah pintu tertutup, Aldo bertanya secara rinci tentang gejalaku.

Berbicara tentang hal seprivat ini di hadapan mahasiswaku sendiri membuat wajahku memerah malu. Namun, Aldo sama sekali tidak menunjukkan reaksi apa pun.

Setelah mendengarkan penjelasanku, dia mengangguk dan menunjuk ke tempat tidur pasien di sebelah. "Bu Susan, silakan berbaring dulu."

Aku menurut dan berbaring. Namun, di detik berikutnya, Aldo membungkuk dan membuka kakiku, lalu mendekatkan kepalanya ke bawah rokku!

Aku terkejut dan langsung bangun. "Aldo, apa yang kamu lakukan?"

Wajah Aldo memerah, sepertinya karena melihat sesuatu. "Bu Susan, aku sedang memeriksamu."

Aku kira pemeriksaannya seperti USG atau semacamnya, tapi ternyata dia ingin langsung melihatnya secara langsung.

Memikirkan hal itu, bagian bawah tubuhku kembali mengencang.

Gawat, celana dalamku sudah sangat basah. Pasti tadi Aldo melihatnya.

Selain itu… mainan itu masih ada di dalam. Seharusnya tidak akan ketahuan, 'kan?

"Bu Susan, karena sudah sangat basah, celana dalamnya harus dilepas untuk pemeriksaan."

Ucapan Aldo yang terus terang membuatku malu hingga tidak berani menatapnya. Aku melepas celana dalamku dengan canggung.

Mata Aldo membelalak dan daun telinganya memerah.

Aku mendengar suara dia menelan ludah.

Tubuhku makin terangsang.

Tiba-tiba, Aldo menunduk dan mendekatkan wajahnya, napasnya yang hangat menyentuh kulitku.

Badanku langsung tegang, lalu gemetar sebelum akhirnya mengeluarkan cairan.

Aldo mengangkat kepalanya dari antara pahaku dan menjilat sudut bibirnya dengan ekspresi polos. "Asin."

Aku ingin menghilang.

Tunanganku benar, aku memang benar-benar seorang jalang. Aldo hanya mendekat untuk memeriksaku, tapi aku sudah kehilangan kendali di hadapannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Api Dendam di Masa Lalu
8.9
Hidupku berakhir tragis saat Arifin, suamiku, membiarkanku tewas dalam mobil yang terbakar demi menyelamatkan selingkuhannya. Tragisnya, itu adalah pembunuhan berencana demi menguasai warisanku. Namun, takdir berkata lain. Aku terbangun di masa kuliah dengan ingatan masa depan yang utuh. Menatap Arifin yang tampak tak berdosa, aku kini tahu kelicikan di balik wajah itu. Kesempatan kedua ini akan kugunakan untuk membalas dendam dan menghancurkan para pengkhianat.
Sampul Novel Harga Simpanan Sembilan Belas Tahunnya
9.7
Lima tahun pernikahan membuatku percaya Christoper Wijaya telah berubah. Nyatanya, saat ayahku sekarat membutuhkan donor sumsum tulang, dia malah sibuk menemani selingkuhannya, Iris, hingga ayahku berpulang. Demi melindungi perempuan itu, Christoper tega menumbalkanku dalam berbagai situasi berbahaya dan merampas warisanku. Begitu aku memutuskan pergi dan menuntut cerai, dia yang tidak tahu kematian ayahku malah mengirim pesan soal donor. Pengkhianatan ini telah dimaafkan.
Sampul Novel Istri Bayaran
9.5
Seorang gadis muda terpaksa menjadi teman kencan sewaan demi melunasi biaya kuliah dan pengobatan ayahnya. Takdir mempertemukannya dengan seorang pria kaya berparas dingin yang merupakan kakak kliennya. Terpikat oleh sosoknya, sang tuan muda menawarkan pernikahan kontrak demi mengatasi masalah keuangan gadis itu. Walau dimulai tanpa cinta, hubungan mereka diuji oleh konflik keluarga dan rahasia masa lalu. Akankah benih asmara tumbuh sebelum masa kontrak usai?
Sampul Novel Mencintai dia
8.6
Mencari pasangan hidup sejati bukan sekadar tentang rupa yang menawan. Kisah romansa modern ini memberikan sudut pandang mendalam bahwa keindahan fisik tidak menjamin kebahagiaan sebuah keluarga di masa depan. Seorang pria dituntut menyadari bahwa anak-anaknya kelak membutuhkan figur ibu yang bijaksana, bukan sekadar cantik. Fokus utama dalam hubungan ini adalah menemukan sosok wanita yang mampu mendidik generasi penerus dengan limpahan kasih sayang tulus serta nilai moral yang kuat.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Pernikahan hasil perjodohan Mira Aditya dengan Rafiq Jaya berujung pilu. Di balik ikatan tersebut, Rafiq rupanya telah menikahi Elena Faris, cinta masa lalunya, secara diam-diam. Terasing di rumah sendiri dan terus didera kepedihan mendalam membuat Mira berada di titik nadir. Di tengah kekecewaan serta hampa yang kian menyiksa, ia pun kini harus menentukan pilihan sulit: tetap bertahan dalam kepalsuan atau melangkah pergi demi meraih kebebasannya.
Sampul Novel Nona Kesayangan Dua Pria Tampan
9.4
Demi menggagalkan pernikahan paksa dengan Arash, pria yang amat dibencinya, Elma mengambil langkah ekstrem. Ia merelakan kesuciannya kepada Kai demi menghindari takdir kelam tersebut. Namun, keputusan nekat itu justru menyeret Elma ke dalam pusaran konflik yang lebih rumit. Hubungan rahasia dengan Kai menciptakan dilema cinta segitiga yang membara di antara mereka bertiga. Siapakah pria yang akhirnya akan dipilih Elma sebagai pendamping hidupnya?