APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2

DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2

Kehamilan pertama Adiba yang berusia lima bulan dipenuhi teror mistis di kediaman baru mereka. Syden, sang suami, mengabaikan peringatan tetangga mengenai kutukan maut terkait pembangunan kolam renang di sana. Di tengah gangguan gaib yang kian intens, ketenangan jiwa Adiba makin runtuh oleh isu perselingkuhan suaminya. Syden dirumorkan memiliki wanita simpanan yang juga hamil lima bulan, memicu konflik batin yang hebat dalam diri Adiba.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bab.3

Kucium kedua pipi ibunya Syden.

" Selamat pagi, cantiknya ibu hari ini ".

Dengan senyum mengembang, ibunya Syden mengelus-elus perutku..

" Selamat pagi Adiba , selamat pagi juga buat cucunya ibu yang di dalam perutmu ini "

Aisyah menghampiriku , ikut mengelus-elus perutku.

" Tak sabar menunggu kelahiran keponakan baru ini.. 4 bulan lagi ".

Aku tertawa bahagia ,

" Kalian berdua tak tahu betapa bahagianya Adiba karena si mungil ini mulai beraksi denyutan, sepertinya si mungil bergaya mau nunjukkan dirinya makin bertumbuh besar di rahim Adiba ini ".

Syden keluar dari kamar tidur langsung ikut bergabung di ruang makan , mulai protesnya di pagi hari.

" Adiba, kamu perbolehkan ibuku dan Aisyah adikmu mengelus-elus perutmu tapi kamu melarangku mengelus-elus perutmu ".

Ibu dan Aisyah melongo mendengar ucapan Syden, langsung kujawab...

" Tangan Syden itu besar dan kasar kalau mengelus-elus perut Adiba, kasihan si mungil. ".

Syden menatapku tajam.

" Aku tidak kasar mengelus-elus perutmu , itu anakku yang di rahimmu , Adiba".

Ehmmmm ... Syden mulai marah tapi apa peduliku ?.

"Sstttt... Dilarang protes , Syden suamiku. Nanti si mungil berisik dengar protesnya Syden ".

Ibu dan Aisyah tertawa , kusodorkan secangkir kopi hitam kurma di hadapan Syden.

" Jangan terlalu suka bicara itu anakku yang di rahimmu karena semua orang tahu Adiba hamil denganmu bukan dengan laki lain, Syden".

Serempak .... Aisyah, syden dan ibunya diam menatapku . Aku rasa bicaraku barusan tidak ada apa-apanya dibandingkan isu santer di kantor Syden. Kugigit roti bakar sambil mengelus-elus perutku..

" Makanlah, nak. Ibu mau dirimu sehat dan bahagia sejak di rahim ibumu ini ".

Masih tak kuperdulikan tatapan mereka bertiga, apa peduliku . Syden tersenyum , tangannya terulur hendak mengelus-elus perutku langsung kutepis tangannya.

"Bukankah Adiba tidak mau Syden mengelus-elus perut Adiba ini ".

Sekejap mimik wajah Syden berubah marah.

"Apa maksudmu, Adiba ?. Mulai kemarin sikapmu aneh memusuhiku".

Dengan tenang mulutku menjawab...

" Syden, Adiba selalu menjaga si mungil dengan baik di rahim Adiba dan kenapa kamu bersuara keras ?. Apa tidak terpikirkan kalau si mungil bisa mendengar suara bentakanmu ?. Mana jiwa kebapakanmu ?".

Syden makin tajam menatapku, makin tenang sikapku dan dengan lirih kukatakan ..

" Ini kehamilan pertama Adiba. Dokter Laila pun menjelaskan adanya peningkatan hormon kehamilan di dalam tubuh Adiba yang menyebabkan Adiba bisa berubah secara fisik maupun emosional. Syden malah bersikap menantang Adiba bertengkar".

Ibunya Syden langsung bersuara ...

" Syden anakku, jangan kasari Adiba istrimu yang sedang hamil. Perempuan hamil itu sensitif menuruti kemauan janinnya karena ikatan batin antara ibu dan anak makin terjalin kuat. Syden sebagai ayah harus sabar karena sikap dan sifat janin mulai terbentuk dan dominan ".

Syden menoleh ke ibunya...

" Benarkah, bu ?".

Ibunya Syden tertawa sambil mengulurkan kedua tangannya, Syden pun tenggelam dalam pelukan kasih sayang ibunya.

" Dulu ibu hamil kamu itu ibu marah sekali kalau ayahmu dekati ibu dan tanpa ibu sadari sikap ibu menjadi keras tapi setelah ibu melahirkanmu, ibu kembali ke sikap asli ibu ".

"Benarkah, Bu ?".

"Ya, Syden anakku. Ayahmu sendiri bicara sikap ibu selama hamil itu menunjukkan watak dan sikap janin yang di rahim ibu. Lihat sekarang kamu berwatak keras ".

Ibunya Syden tertawa.

"Syden anakku, sudah kentara sekali watak dan sikap anak kalian itu keras dan rewel seperti watakmu. Masih kamu marahi Adiba istrimu yang susah payah hamil ? ".

Syden tertawa..

"Aku baru tahu, bu. "

" Nanti kamu pasti lebih tertawa kalau melihat anak perempuan kecil wataknya mirip watakmu, syden anakku ".

Syden makin tertawa terbahak-bahak..

"Pasti lucu sekali ya, Bu. ".

Dengan santai kujawab..

" Bu, syden itu suka bicara Adiba sekarang hamil ini makin cantik dan judes , nanti kalau anak ini lahir pasti cantik dan judes ya, Bu ".

Ibu tertawa sambil mengangguk, syden langsung menghampiriku dan berbisik...

" Kamu dan anakku ini sama-sama judes dan cantik, Adiba sayang".

Langsung kugigit lengan Syden..

" Jangan elus- elus- perut Adiba ?. Enak kan lengannya digigit , mau lagi ?".

Syden tertawa keras.

" Bu, Adiba gigit lenganku. "

Ibu dan Aisyah tertawa .

Ibunya Syden langsung menunjuk jam dinding..

"Sudah jam berapa belum ke kantor, syden anakku ?".

" Aku malas ke kantor, mau dekat Adiba , Bu".

"Kamu hanya mengganggu Adiba istrimu yang sedang hamil, kasihan istrimu. Sudah pergilah ke kantor sekarang ".

Syden tertawa keras, menunjukku...

" Lihat bu, judesnya tatapan Adiba hanya padaku saja, tapi cantik ... Pipinya merah ".

" Sudahlah Syden anakku, jangan ganggu Adiba istrimu ".

Syden melangkah masuk ke kamar mengambil laptopnya , keluar kamar lalu mencium kening ibunya.

" Aku kerja dulu, bu . Assalam Mualaykum".

"Waalaykum salam , anakku ".

Kubawakan bekal kopi hitam kurma di termos kecil dan kebab irisan daging unta .

" Adiba bawakan bekal tapi kalau Syden tak suka, buang saja ke sampah" .

Syden langsung tersenyum memandangku..

" Aku sekarang tahu kamu dan anak kita itu sama-sama judes dan cantik. Aku tak marah lagi, Adiba ".

Kuhentikan langkahku. Yaa Alloh, aku mau tahu apa benar desas-desus Syden suamiku menghamili perempuan simpanannya yang sedang hamil seperti aku istri sahnya Syden. Aku tidak cemburu tapi aku hanya ingin tahu kebenaran yang sesungguhnya.

" Kenapa kamu melamun , Adiba ?.

"Tidak ada yang kulamunkan , Syden ".

Kuantar Syden sampai masuk mobilnya, kucium tangan kanannya . Syden berusaha mencium keningku tapi aku mundur.

"Adiba kenapa kamu menolak aku mencium keningmu ?".

"Kamu sudah terlambat ke kantor. Bawalah ini bekalmu , Syden".

Syden menatapku tajam.

"Aku mencintaimu, Adiba. Assalam Mualaykum".

"Waalaykum salam".

Syden makin tajam menatapku. Mobil Syden berlalu, kulihat orang di seberang jalan memakai jaket dan topi menutupi wajahnya. Orang itu mengeluarkan kertas dari saku jaketnya , membuka lebar kertas yang ditaruh di dadanya, kubaca tulisan dengan huruf-huruf besar .

WAKTUNYA KITA BERMAIN

Masya Alloh, seluruh tubuhku gemetar ketakutan, entah kenapa kakiku susah kuajak melangkah masuk ke dalam rumah, kuamati dengan seksama orang misterius yang berdiri di seberang jalan itu perutnya seperti perutku. Celana panjang dan jaket yang dikenakannya tak bisa menutupi .. orang itu hamil. Selama ini aku mengira orang yang menerorku itu orang laki ternyata peneror itu orang perempuan hamil.

"Adiba cantik .... Kenapa masih di luar ?".

Suara teriakan ibunya Syden membuat orang yang menerorku cepat-cepat masuk kedalam mobil yang di parkir di dekatnya . Astagfirullah Al adziim ... Mobil itu. Aku ingat itu mobil yang menguntit mobil Syden waktu bulan lalu Syden mengajakku ke mall.

"Ukthy Adiba , ayo masuk...jangan melamun di situ. Waktunya minum vitamin dari dokter Laila"

"Ya, Aisyah".

Kulihat Aisyah bersama dengan ibunya Syden sudah ada di depan pintu depan. Aku melangkah masuk bersama mereka berdua ke dalam rumah. Cepat-cepat kukunci pintu ruang tamu.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alkisah Bunga Teratai
9.8
Tujuh pemuda berkekuatan mistik dahsyat dipersatukan dalam tim khusus yang terinspirasi dari simbol reinkarnasi teratai. Dipimpin Sagara Widyatama, mereka berlatih keras demi menertibkan dunia supranatural yang kian kacau. Namun, misi maut ini bukan sekadar laga fisik biasa. Sosok Sagara perlahan menyingkap tabir misteri tentang ikatan mendalam yang pernah menyatukan mereka semua di kehidupan masa lalu.
Sampul Novel ANAK KETIGA
9.7
Sebuah karya lukis legendaris menyimpan misteri kelam di balik keindahan goresan kuasnya. Kanvas ini bukan pajangan biasa, melainkan saksi sejarah yang sarat intrik mengerikan. Perlahan, asal-usul karya seni tersebut mulai terungkap, membangkitkan teror masa lalu yang siap menghantui setiap mata yang memandangnya. Kisah mencekam ini akan mengungkap rahasia dan jejak kelam yang selama ini tersembunyi rapat di balik estetika semu.
Sampul Novel Bapakku Dukun
8.5
Tuduhan sebagai pemuja setan dan pelaku pesugihan membuat keluarga protagonis dikucilkan oleh masyarakat sekitar. Sejak usia dini, ia telah akrab dengan pemandangan kematian yang mengerikan di sekitarnya, sementara ayahnya kerap dicap gila. Meski awalnya ia memilih acuh terhadap segala stigma negatif tersebut, sebuah rahasia besar yang tersembunyi akhirnya tersingkap dengan sendirinya. Penemuan fakta mengejutkan ini justru mengubah sudut pandangnya, melahirkan rasa bangga yang mendalam terhadap identitas sang ayah sebagai seorang dukun.
Sampul Novel Cinta dan Ilmu Hitam
8.7
Pernikahan ini justru membawa perubahan aneh pada fisikku. Berat badanku melonjak drastis karena rasa lapar ekstrem yang membuatku makan lima kali sehari. Padahal, hasil pemeriksaan medis menyatakan tubuhku normal. Saat melakukan siaran langsung di internet untuk meminta bantuan, seorang warganet mengungkap kenyataan pahit. Suamiku diduga mengirim guna-guna yang menyiksa diriku sebagai istri sah, demi memberi keuntungan bagi selingkuhannya.
Sampul Novel Dibunuh Demi Cinta Pertamanya
8.3
Mendapat kesempatan hidup kedua setelah dibunuh oleh suaminya sendiri, Arthur, protagonis bertekad menjauh sejauh mungkin. Di masa lalu, pernikahan yang ia paksakan memicu bunuh diri Aiko, cinta pertama Arthur. Sebagai balas dendam, Arthur memotong tali pengaman terjun lenting istri dan anaknya hingga tewas. Kini, setelah terbangun tepat di malam ia menjebak Arthur dengan kehamilan, ia segera mengundurkan diri dari kantor, pindah rumah, hingga meminta mutasi ke luar negeri untuk lolos dari maut.
Sampul Novel Jadi Korban Kelalaian Orang Tuaku
9.6
Seorang gadis diculik dan disiksa oleh musuh ayahnya yang ingin balas dendam. Saat pembunuh menghubungi sang ayah yang merupakan kapten polisi, panggilan itu diabaikan demi menemani sang adik di sebuah lomba. Korban pun tewas mengenaskan setelah lidahnya dipotong. Ketika sang ayah dan ibu yang seorang ahli forensik tiba di TKP untuk menyelidiki kasus ini, mereka mengutuk kekejaman pelaku. Tragisnya, mereka sama sekali tidak menyadari bahwa jasad hancur yang sedang mereka periksa adalah putri kandung mereka sendiri.