APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dituduh sebagai Menantu Durhaka

Dituduh sebagai Menantu Durhaka

Saat ayah mertuanya terjatuh dan mengalami stroke hingga bersimbah darah, sang menantu justru membersihkan lantai dengan tenang tanpa memanggil bantuan. Di kehidupan sebelumnya, ia mencoba menyelamatkan mertuanya, tetapi sang suami mengabaikan teleponnya demi cinta pertamanya. Akibatnya, sang ayah meninggal, dan suaminya yang murka membunuhnya dengan kejam. Kini, setelah bereinkarnasi kembali ke hari fatal tersebut, ia memutuskan untuk membiarkan waktu berlalu tanpa melakukan apa pun.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Berlutut! Kamu cari-cari ayahmu, 'kan? Dia ada di sini! Kamu bodoh atau tolol? Buat apa kami menipumu? Dasar nggak tahu malu!"

Bayu terlalu emosional. Istrinya segera menepuk-nepuk lengannya untuk menenangkan.

Tapi entah karena terlalu kewalahan atau kenapa, istrinya berhenti berusaha menenangkan dan berjalan menjauh dengan kaku.

Brian terjatuh ke lantai memandangi abu itu, lalu foto di tanganku.

Dia menjambak rambutnya sendiri dan berteriak.

Tiba-tiba, dia mendongak dan menatapku dengan tatapan menyeramkan.

Seperti binatang buas, dia mengaum dan menerkamku.

"Ini semua salahmu! Ayahku sudah sangat tua, tapi kamu nggak merawatnya dengan baik! Kamu gagal berbakti padanya saat dia masih hidup, jadi matilah dan lanjutkan tugasmu sebagai menantu di alam kubur! Mati! Mati!"

Tangannya mencekik leherku. Aku tidak berdaya, tidak bisa mendorongnya meski telah mengeluarkan segenap tenagaku. Tepat saat kupikir aku akan mati lagi, tangan yang mencekik leherku mengendur.

Aku berjuang untuk bangun dan bernapas terengah-engah.

Baru saat itu aku menyadari bahwa Brian ditarik oleh Bayu dan seorang pemuda.

Aku menyeka air mata dari mataku dengan gemetar.

Bayu meninju wajah Brian.

"Bangun!"

Mata Brian merah kesetanan. Ketika dia bangkit untuk berkelahi dengan Bayu, telepon genggamnya berdering.

Nada dering itu adalah suara rekaman Laudya.

Itu adalah dering panggilan khusus nomor Laudya.

Brian sepertinya sangat mencintai Laudya. Bahkan dalam situasi marah seperti itu, dia bisa menjawab telepon dari Laudya dengan tenang.

"Halo, iya. Aku ke sana sekarang, jangan takut!"

Dia menutup telepon dan hendak keluar.

"Mau pergi ke mana kamu? Sebagai anak Paman, kamu nggak mau mengantar kepergiannya?"

Bayu menatap Brian dengan wajah tidak percaya.

"Sudah ada kalian semua di sini. Nggak ada pengaruhnya kalau aku nggak ada. Laudya sedang butuh aku sekarang, aku harus pergi!"

Brian hendak lanjut berjalan keluar.

"Apa kamu sudah gila?! Kamu nggak boleh pergi! Nggak masalah kalau kamu nggak pulang sama sekali, tapi kamu sudah pulang! Kamu nggak boleh pergi ke mana-mana!"

"Kalau kamu berani pergi, kami nggak akan menganggapmu keluarga lagi! Kamu rela putus hubungan dengan keluarga demi perempuan?"

"Buka matamu! Orang berusaha keras saat ayahmu sekarat itu istrimu!"

Entah kata apa yang menohok Brian, langkahnya lambat laun melambat.

Setelah melirik guci berisi abu ayahnya, dia mengeluarkan ponsel dan mengirim pesan kepada Laudya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B80565" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B80565
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bali, Awal Baru Ibu Melindungi
8.2
Hidup Anggita runtuh seketika saat Farhan, sang ayah, tega mencoretnya dari daftar ahli waris demi Dahlia. Akibat tuduhan keji asisten tersebut, ia didepak dari rumah dan dicap mandul. Di tengah kehancuran, Anggita justru mendapati dirinya sedang hamil anak Sagara. Demi menyelamatkan sang bayi dari kekejaman keluarganya, ia menyamar lalu kabur ke Bali. Di pulau itu, ia bertekad menata hidup baru dan selamanya menutup lembaran masa lalu.
Sampul Novel Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada
8.6
Kematian menjemputku saat serangan asma hebat menyerang, tepat ketika Reza memilih mendampingi perempuan lain yang dicintainya untuk memeriksakan kandungan. Tragisnya, obat penyelamat hidupku justru berada di tangan Reza. Setelah kepergianku, kepanikan luar biasa melanda Reza yang mencariku ke mana-mana, terutama setelah ia mengetahui rahasia tentang kehamilanku. Kini, hanya tersisa penyesalan sunyi dan sosok misterius yang setia menjaga makamku yang sepi.
Sampul Novel KUNCI LATHI
8.7
Azalia terbangun tanpa memori sedikit pun tentang masa lalunya. Satu-satunya petunjuk yang tersisa hanyalah kepingan mimpi buruk yang terasa begitu nyata dan mengerikan. Kehilangan identitas secara misterius memaksa gadis ini hidup dalam ketakutan yang mencekam. Kini, di tengah kegelapan yang terus mengepung, ia harus berjuang keras mencari jawaban. Mampukah ia mengungkap kebenaran di balik jati dirinya yang hilang dan lolos dari jeratan teror yang tiada henti?
Sampul Novel Kuyang Kalimantan
9.1
Legenda kuno penghisap darah menyebarkan teror mistis di tanah Kalimantan. Makhluk gaib ini mengincar ibu hamil dan perempuan yang sedang melahirkan. Menghadapi ancaman mengerikan tersebut, hukum adat menjadi benteng pertahanan terakhir yang mutlak. Seluruh masyarakat, termasuk warga suku asli, dilarang keras melanggar pantangan suci turun-temurun. Kelalaian kecil dalam mematuhi aturan adat ini dipastikan akan mendatangkan malapetaka yang sangat fatal bagi mereka.
Sampul Novel Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua
8.8
Tiga tahun berlalu sejak kematian Candy Wongso, suaminya datang mencari demi donor sel hematopoietik kekasih masa kecilnya yang kembali menderita leukemia. Namun, ia hanya menemukan rumah yang kosong. Meski tetangga menjelaskan Candy telah wafat setelah dipaksa mendonorkan sumsum tulang saat sakit, sang suami menolak percaya. Mengira ini taktik bohong, ia mengancam menghentikan biaya medis anak haram Candy jika sang istri tak muncul dalam tiga hari, abai bahwa sang anak pun telah lama mati kelaparan.
Sampul Novel Terjun Bebas Di Antara Api dan Cinta
8.0
Saat balon udara bocor di ketinggian seribu meter, seorang pilot justru menyelamatkan mantan kekasihnya, Erika, menggunakan parasut ganda. Ia mengabaikan tangisan calon istrinya yang sedang hamil dan menuduhnya berbohong karena cemburu. Setelah melepas paksa pegangan sang tunangan, pilot itu melompat pergi. Ia tidak tahu bahwa Erika telah melubangi parasut yang tersisa, membiarkan wanita hamil itu terjun bebas dalam bahaya maut.