APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ditinggalkan Karena Tak Punya Gelar

Ditinggalkan Karena Tak Punya Gelar

Dicampakkan oleh pacarnya yang ambisius demi lelaki bergelar spesialis, Rayhan yang hanya dokter umum mencoba mengobati patah hatinya lewat hubungan virtual dengan El, perempuan misterius. Siapa sangka, sosok yang selama ini menjadi tempatnya berkeluh kesah adalah Dr. Elvira Maheswari, Direktur Utama berdarah dingin di tempat kerjanya sendiri. Kenyataan ini pun menyeret Rayhan ke dalam pusaran asmara dan profesionalisme yang sangat membingungkan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Rayhan menatap layar ponselnya dengan penuh kebingungan. Aplikasi kencan yang baru saja ia unduh tampaknya tak banyak memberikan pilihan. Sebagian besar profil tampak membosankan, hanya sekadar foto-foto biasa dengan deskripsi yang klise. Namun, satu profil menarik perhatiannya. Seorang wanita dengan senyum lembut, rambut panjang yang tergerai rapi, dan matanya yang tajam seolah memancarkan kepercayaan diri yang luar biasa. Nama pengguna: Elvira.

Rayhan menarik napas panjang. Perasaannya campur aduk. Dalam beberapa minggu terakhir, ia merasa hancur. Ditolak oleh Karina, kekasih yang sangat ia cintai. Semua karena ia tak bisa melanjutkan pendidikan ke spesialis, sesuatu yang membuat Karina merasa seolah ia tidak cukup baik untuknya. Karina memilih Dr. Alvin, seorang rekan sejawat yang juga spesialis bedah kandungan. Mereka menikah setelah berbulan-bulan pacaran, meninggalkan Rayhan dengan perasaan tak berharga.

Kini, setelah beberapa waktu menyendiri, Rayhan merasa butuh sedikit pelarian, meskipun ia tahu perasaan itu hanya sementara. Ia tak berharap banyak dari aplikasi kencan ini. Namun, entah kenapa, ada sesuatu tentang profil Elvira yang menarik hatinya. Pesan pertama ditulisnya dengan hati-hati, berusaha menahan perasaan cemas yang mulai muncul.

"Halo Elvira, senang sekali bisa menemukan profilmu di sini. Sepertinya kita punya beberapa kesamaan dalam minat. Apa kamu suka musik jazz?"

Tak lama setelahnya, ponselnya bergetar. Sebuah pesan masuk.

"Halo Rayhan, terima kasih sudah menghubungi. Ya, aku suka musik jazz, terutama yang klasik. Sepertinya kita bisa berbicara banyak hal."

Rayhan tersenyum sendiri membaca balasan itu. Obrolan mereka berlanjut begitu alami. Topik-topik sepele tentang musik, film, hingga buku yang mereka baca bersama. Elvira tampak cerdas dan memiliki pandangan hidup yang luas. Mereka saling bercerita tentang pekerjaan, tentang kehidupan mereka yang kadang tidak sejalan dengan harapan, tapi tetap berusaha bertahan. Setiap kali Rayhan menatap layar ponselnya, rasanya dunia terasa sedikit lebih ringan.

Seiring berjalannya waktu, percakapan mereka semakin intens. Meski tak pernah bertemu langsung, Rayhan merasa ada kedekatan emosional yang tumbuh. Namun, di balik kebahagiaan kecil ini, ada kegelisahan yang tak bisa ia hilangkan. Apakah Elvira tahu siapa dirinya sebenarnya? Ataukah dia hanya melihatnya sebagai pria biasa, tanpa tahu bahwa ia adalah seorang dokter yang kini terjebak dalam bayang-bayang kesedihan?

Hari itu, suasana rumah sakit tampak lebih sesak dari biasanya. Rayhan baru saja menyelesaikan shift pagi, namun otaknya terasa lelah. Pikirannya kembali terjebak dalam kenangan pahit tentang Karina. Terkadang, rasa cemburu dan marah datang begitu tiba-tiba, mengingatkan pada kenyataan bahwa ia hanya dipandang sebelah mata oleh orang yang paling ia cintai.

"Rayhan!" teriak Dr. Rizal, kepala departemen yang dikenal dengan kepribadiannya yang ceria, namun juga tegas.

Rayhan terkejut dan menoleh. "Ya, dok?"

"Dapat panggilan rapat mendadak di ruang eksekutif. Terkait beberapa perubahan di rumah sakit. Kamu datang, ya?" Dr. Rizal berkata sambil melambaikan tangan.

Rayhan mengangguk, berusaha terlihat santai meski hatinya sedikit gelisah. Rapat dengan pihak manajemen pasti bukan hal yang menyenankan. Namun ia tidak punya pilihan lain selain memenuhi kewajibannya.

Ketika ia berjalan menuju ruang eksekutif, suasana di koridor rumah sakit terasa lebih hening daripada biasanya. Sepertinya hari itu ada suasana yang berbeda. Sesampainya di pintu ruang rapat, ia mendengar suara beberapa orang sedang berdiskusi. Ia merapikan jas putih yang dipakainya dan menarik napas dalam-dalam. Namun, apa yang ia lihat ketika pintu terbuka membuatnya terhenti sejenak.

Di depan meja rapat besar, duduk seorang wanita dengan postur tegak dan wajah yang penuh ketegasan. Wanita itu mengenakan jas hitam yang terlihat elegan dan sangat profesional. Rambut panjangnya diikat rapi, meninggalkan lehernya yang jenjang terlihat semakin menonjol. Dan matanya-mata yang sama dengan yang ia lihat di aplikasi kencan-memandangnya dengan tatapan yang begitu tajam, seolah menilai siapa dirinya.

"Selamat datang, Dr. Rayhan," suara wanita itu terdengar datar namun penuh wibawa.

Rayhan merasa dunia seakan terhenti sejenak. Ia menatap wanita itu, berusaha mencari petunjuk. Mengapa wajahnya terasa begitu familiar? Dan mengapa suara itu terdengar begitu tenang, padahal ada ketegangan yang jelas terasa di udara?

"Elvira?" gumamnya pelan, tidak percaya.

Wanita itu menatapnya dengan ekspresi yang sulit diartikan. "Dr. Rayhan, saya Dr. Elvira Maheswari. Saya Direktur Utama rumah sakit ini."

Seketika, segala percakapan ringan yang mereka lakukan di aplikasi kencan terasa jauh dan tak berarti. Kenyataan bahwa wanita yang selama ini membuatnya merasa hidup kembali ternyata adalah sosok yang sangat berkuasa di rumah sakit ini membuat perasaan Rayhan tercampur aduk-antara terkejut, bingung, dan cemas. Apa yang akan terjadi sekarang?

"Sepertinya kita punya beberapa hal yang perlu dibicarakan, Dr. Rayhan." Elvira tersenyum, namun senyumnya tidak menyiratkan kehangatan. Itu lebih seperti senyum yang penuh perhitungan.

Rayhan merasa keringat dingin mulai mengalir di punggungnya. Dunia terasa semakin sempit. Ini bukan sekadar pertemuan bisnis-ini adalah pertemuan yang mengubah segalanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CAUGHT IN A BAD CHARACTER
9.1
Tewas secara tragis membawa Juwita Chou bereinkarnasi menjadi Sallyana Fedelian. Karakter barunya ini adalah putri bangsawan kejam yang ditakdirkan mati di usia muda. Demi bertahan hidup, Juwita harus mengubah nasib buruk tersebut. Ia pun berusaha mengacaukan alur cerita asli sambil menghadapi kecurigaan dari lima tokoh utama pria. Namun perlahan, sebuah rahasia takdir yang kelam mulai terkuak, mengungkap hubungan misterius antara dirinya dan sosok asli Sallyana.
Sampul Novel Hold My Hand
8.0
Kepergian orang tua angkat menyisakan duka sekaligus gejolak rasa yang tak biasa dalam diri Khanza kepada kakaknya, Barra. Kendati tanpa hubungan darah, ikatan persaudaraan mereka melahirkan konflik batin yang menyiksa. Di tengah kebimbangan cinta terlarang itu, ujian berat menghampiri. Keadaan menjadi sangat genting ketika Barra dituduh terlibat dalam sebuah kasus pembunuhan misterius, mengancam masa depan sekaligus rahasia terdalam yang mereka simpan.
Sampul Novel MENIKAM MENTAL SUAMI DAN GUNDIKNYA
8.6
Sawitri, seorang guru TK honorer, menghadapi ujian berat ketika ibu mertuanya, Masita, menuntutnya menyetujui poligami Burhan dengan Nuri. Tergiur kekayaan Nuri, Masita lebih memilih mendukung wanita itu demi keuntungan materi. Di saat hati Sawitri hancur, Burhan justru tega berselingkuh terang-terangan tanpa memikirkan perasaan sang istri. Sanggupkah Sawitri bertahan melewati kejamnya pengkhianatan suami dan mertuanya dalam pernikahan yang kini penuh penderitaan ini?
Sampul Novel Pelit Bin Medit
8.5
Hesti menjalani kehidupan pernikahan yang menyesakkan bersama Pramono, sosok suami yang sangat kikir. Kebebasan finansialnya dirampas total, bahkan seluruh gaji Hesti dikuasai sepihak oleh suaminya. Tanpa uang pegangan maupun biaya perawatan diri, Hesti juga harus menghadapi kenyataan bahwa urusan dapur pun diatur sepenuhnya oleh Pramono. Di bawah tekanan nafkah yang tidak layak ini, sanggupkah Hesti bertahan menghadapi sikap suaminya? Ikuti pergulatan batinnya.
Sampul Novel perceraian
8.2
Kehidupan terasa runtuh seketika saat kenyataan pahit itu akhirnya datang menghadang. Rasa hancur ini bukan sekadar karena perceraian dengan Nadia, melainkan akibat beban pengkhianatan yang selama ini dia sembunyikan rapat-rapat. Walau kabar miring tentang perselingkuhannya telah lama berembus, runtuhnya mahligai pernikahan ini tetap saja mengguncang duniaku. Inilah akhir yang sangat tragis dari sebuah kesetiaan tulus yang terus-menerus dikhianati.
Sampul Novel Pilihan Yang Membawa Petaka
8.9
Kehidupan Nerissa, mahasiswi S2 berprestasi, runtuh seketika setelah tabungannya digondol oleh saudara tirinya sendiri. Terdesak kebutuhan kuliah dan magang, ia mengambil langkah ekstrem dengan mendekati miliarder sekaligus CEO berkuasa, Leonard Alaric. Kesepakatan awal yang hanya untuk satu malam berubah menjadi petaka saat Leonard terobsesi dan mulai mendominasi hidupnya. Kini, Nerissa terjebak dalam kemewahan yang mengekang dan harus memilih: tunduk atau berjuang bebas.