APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ditalak Lewat Surat

Ditalak Lewat Surat

Rumah tanggaku hancur seketika setelah Mas Ibram lenyap secara misterius. Ia pergi tanpa jejak dan hanya meninggalkan sepucuk surat talak sepihak. Meski dirundung duka mendalam karena diceraikan tanpa alasan yang jelas, aku menolak untuk pasrah begitu saja. Aku bertekad bulat melacak keberadaan suamiku ke mana pun ia pergi. Aku harus menemukan dirinya demi menuntut penjelasan jujur atas keputusan kejam yang telah menghancurkan pernikahan kami ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

[Alya, saat kamu membaca surat ini saat itu pula saat terakhir aku menjadi suamimu. Aku menalak dan mengembalikanmu pada orang tuamu.

Urusan harta dan nafkah untuk anak-anak sudah aku siapkan. Semua buku tabungan dan aset sudah aku balik nama atas namamu.

Surat perceraian sudah aku urus. Kamu hanya tunggu panggilan untuk sidang. Namun, maaf aku tak akan datang agar semuanya cepat beres. Tolong jaga anak-anak dan jangan cari aku lagi.

Ibram ]

Tanganku bergetar membaca surat yang kutemukan di laci lemari tempat aku menyimpan surat-surat berharga.

Tak sengaja aku menemukannya saat sedang mencari sesuatu yang bisa kugunakan untuk mengetahui keberadaan Mas Ibram. Ya, suamiku itu sudah tak ada kabar selama sehari.

Sejak semalam suamiku tak pulang ke rumah. Ponselnya tak dapat dihubungi. Aku sangat khawatir dan takut terjadi apa-apa padanya. Awalnya aku pikir ia lembur dan lupa mengisi baterai ponsel yang sudah habis. Namun, sampai pagi tiba tak ada tanda-tanda kepulangannya. Oleh karena itu, setelah mengantar anak-anak ke sekolah pagi ini aku memutuskan untuk mendatangi kantornya.

"Pak Ibram sudah resign, Bu. Dari seminggu yang lalu sudah tidak ke kantor." Ucapan pimpinan Mas Ibram membuatku tercengang. Bagaimana bisa? Kemarin pagi ia masih pamit padaku untuk berangkat ke kantornya.

Setelah mendengar penuturan dari rekan kantor Mas Ibram, aku semakin khawatir. Kemana perginya suamiku ini.

Kalau saja ia punya sanak saudara tentu aku akan dengan mudah mencari di mana ia berada. Namun, di dunia ini hanya aku, anak-anak, dan orang tuaku keluarganya. Ia sudah tak punya orang tua sejak kecil. Keluarganya pun tak tahu di mana. Ayahku menemukannya di tepi jalan saat ia berumur lima tahun dan memutuskan untuk merawatnya. Hingga kami menikah, tak satupun aku tahu siapa keluarganya.

Aku masih memegang secarik kertas bertuliskan tangan Mas Ibram. Aku yakin sekali ini tulisan tangannya. Ada tanda tangannya di sana. Tapi kenapa ia menalakku? Apa salahku?

Harusnya aku menangis, tapi entah kenapa air mata tak kunjung keluar. Yang ada dalam pikiranku saat ini adalah bagaimana agar aku bisa bertemu Mas Ibram dan minta penjelasannya.

Aku meletakkan surat di tepi ranjang temapatku duduk. Kemudian aku melangkah dan melihat lagi isi laci tempat aku menemukan surat itu, berharap mendapatkan petunjuk lainnya.

Beberapa buku tabungan atas namaku ada di sana. Aku raih dan buka, saldonya membuatku tercengang. Dari mana Mas Ibram dapat uang sebanyak ini.

Belum selesai sampai di situ, beberapa surat kepemilikan tanah yang aku tahu sebelumnya atas nama Mas Ibram. Kini berubah menjadi atas namaku. Apa-apaan suamiku ini?

Dan, apalagi ini? Sebuah bpkb mobil? Kenapa semuanya diletakkan di sini? Tunggu, ada secarik kertas di dalamnya. Pesan dari Mas Ibram.

[Alya, mobil lama mas jual dan mas belikan mobil baru atas namamu. Mobil itu nanti diantar dua hari setelah mas pergi dari rumah.]

Dua hari? Berarti mobil itu akan diantar besok.

Aku makin bingung dengan kelakuan suamiku ini. Masih berharap ini adalah prank. Aku mengingat-ingat apakah ada tanggal spesial pada bulan ini.

Tapi nihil, bulan ini tak ada ulang tahunku maupun ulang tahunnya. Apalagi ulang tahun pernikahan kami.

Tapi, jika seandainya ini prank ia telah bermain-main dengan kata talak. Meski lewat surat, talak itu telah sah. Dan mulai sekarang aku telah menjanda.

Jujur, aku tak bisa menerima ini. Diceraikan tanpa alasan dan Mas Ibram menghilang begitu saja. Apa ia tak berpikir bagaimana jika anak-anak mencarinya? Bagaimana jika ayah dan ibu bertanya?

Aku harus mencari dan menemukannya. Sekarang tak ada waktu untuk bersedih. Masih talak satu, jika memungkinkan masih ada kesempatan untuk rujuk. Yang penting sekarang memastikan bahwa suamiku itu dalam keadaan baik-baik saja.

Bersambung ....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cahaya yang Tertunda
8.9
Usai masa nifas, Winda Baskoro mengunjungi Dinas Kependudukan untuk memasukkan bayinya, Alex Harto, ke kartu keluarga. Namun, petugas mengungkap bahwa nama Alex Harto telah terdaftar di bawah nama suaminya, Tama Harto. Saat Winda kebingungan, sebuah pesan masuk dari asisten suaminya, Sania Marsudi. Foto itu menampilkan Tama yang merangkul Sania dan menggendong bocah berusia lima tahun di depan TK, lengkap dengan papan nama bertuliskan Alex Harto.
Sampul Novel Ikhlasku dengan takdirku
9.7
Wanita yang didera kesulitan ekonomi dan beban mengasuh anak ini harus menghadapi pahitnya dikhianati oleh sang kekasih. Namun, kepasrahan kepada Allah menuntunnya pada kedamaian jiwa. Sementara itu, perjalanan seorang gadis dalam mengejar cita-cita justru mempertemukannya dengan jodoh tak terduga. Lewat kesabaran dan keikhlasan yang religius, mereka membuktikan bahwa ketulusan hati akan selalu membawa kebahagiaan setelah badai berlalu.
Sampul Novel LUKA DI ANTARA KITA
8.1
Kehancuran melanda rumah tangga seorang istri setia setelah mengetahui perselingkuhan suaminya dengan sahabat dekatnya sendiri. Menghadapi pengkhianatan ganda yang menyakitkan ini, seluruh kepercayaannya kini telah runtuh tak bersisa. Di tengah kepedihan yang mendalam, ia harus segera menentukan sikap. Haruskah ia tetap bertahan menyelamatkan sisa pernikahan mereka, atau melangkah pergi selamanya untuk menyembuhkan diri?
Sampul Novel Pernikahan Tanpa Perasaan dengan Tuan Atasan
9.5
Sejak sang ayah tiada, Niela harus berjuang sendirian menjalani kerasnya hidup. Ia sangat mendambakan kehadiran suami yang bisa melindunginya dan menjadi tempat bersandar. Namun, impian itu hancur ketika ia terikat pernikahan tak terduga dengan bosnya sendiri yang menaruh kebencian mendalam padanya. Bukannya kehangatan, Niela justru menerima sikap dingin dan tekanan dari suaminya yang acuh. Kini, ia terjebak dalam pernikahan tanpa cinta yang begitu menyiksa batinnya.
Sampul Novel Pesona Menantu Eksklusif
9.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca usia 21 tahun ke atas ini mengupas momen intens di malam pertama sepasang kekasih. Fokus utama cerita tertuju pada pengalaman mendalam sang mempelai wanita yang memiliki gairah seksual sangat tinggi. Suasana malam pengantin yang penuh gejolak emosi serta sensasi fisik tersebut digambarkan secara gamblang melalui jeritan ekspresif yang memenuhi seluruh penjuru ruangan.
Sampul Novel Saat Hati Tertusuk Duri Cinta
9.2
Bagi Gina, asmara membawa petaka yang mengubah hidup indahnya menjadi mimpi buruk. Sejak Evan hadir, seluruh dunianya hancur tanpa sisa. Gina harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan calon bayinya, menderita cacat fisik pada wajah, serta melihat karier dan nama baiknya hancur lebur. Evan tanpa belas kasih meremukkan perasaannya. Kini, batin Gina tersiksa dan terluka sangat dalam, tertusuk duri tajam dari cinta yang begitu menyesakkan dada.