APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia

Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia

Usai dikhianati tunangannya dalam kondisi mengandung, Livia hampir kehilangan nyawa hingga terpaksa melarikan diri. Lima tahun berlalu, ia kembali dan menolong seorang anak kecil yang rupanya putra dari miliarder paling kaya. Sang konglomerat pun hadir melindunginya, menumpas semua musuh, serta membungkam saudara perempuan Livia yang jahat lewat klaim pernikahan rahasia mereka. Kini, Livia yang kebingungan harus menghadapi godaan sang suami misterius yang mendambakan anak kedua.
Bab
Bagikan

Bab 3

Suasana di dalam ruangan menjadi tegang.

Dari jarak sedekat ini, Livia mendapati bahwa fitur wajah pria itu semakin mencolok. Matanya, yang gelap dan tak bisa dipahami, menarik perhatiannya untuk sesaat.

"Kak ...." Suara lembut Joshua memecah keheningan.

Semua orang di ruangan tersebut mengalihkan perhatian mereka pada anak itu.

Wajah Glen tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Putranya, yang biasanya hemat bicara bahkan saat bersamanya, kini berbicara pada seorang wanita yang baru saja dia temui?

Saat genggaman Glen mengendur, anak itu dengan cepat berlari ke arah Livia, memeluk kakinya.

Livia dengan hati-hati melepaskan anak itu dari kakinya dan menghadap Glen dengan tenang.

"Apakah kamu ayahnya? Meninggalkannya sendirian itu satu kesalahan, tapi memukulnya begitu bertemu kembali? Itu bukan cara yang tepat untuk memperlakukan seorang anak."

Asisten Glen di dekatnya menelan ludah dengan gugup, lalu melangkah maju untuk menengahi.

"Nona, sepertinya kamu salah paham. Kejadian hari ini adalah sebuah anomali. Pak Glen sangat menyayangi putranya. Reaksinya tadi hanya karena panik dan khawatir."

Mata Livia menyipit saat dia merenung. Nama "Glen" tampak tidak asing baginya.

Namun, melihat kepedulian pria itu yang tulus dan sekelompok pengawal yang siap mengawalnya, dia menduga bahwa pria itu pasti sangat peduli pada anak itu.

Sambil menyingkirkan pikiran negatifnya, Livia menoleh ke arah anak itu.

"Sayang, apakah ini ayahmu? Sekarang karena dia sudah ada di sini, kamu harus ikut dengannya."

Namun, Joshua ragu-ragu. Dia mendekati Glen dan menunjuk ke arah siku Livia yang tergores.

Livia tertawa kecil dengan canggung, menyadari bahwa anak itu ingin ayahnya yang tegas itu mengobati lukanya.

"Tidak apa-apa. Tante bisa mengobatinya sendiri," ucap Livia meyakinkannya, sambil berjongkok untuk membelai rambutnya yang lembut.

Namun, Joshua tetap bersikeras, menarik-narik kaki celana Glen.

Tatapan Glen berpindah-pindah antara putranya dan Livia, memperhatikan sikap lembut Livia pada sang anak dan sikap kerasnya yang kontras terhadap dirinya. Hal ini membuatnya semakin penasaran.

"Ambilkan kotak P3K." Glen menginstruksikan, suaranya tanpa emosi.

Dia telah mengetahui tentang cedera yang dialami wanita ini ketika menyelamatkan putranya dalam perjalanan mereka ke sini. Dia merasa wajib membalasnya atas hal itu.

Hotel sekelas ini tentu saja memiliki perlengkapan untuk pertolongan pertama. Saat Glen mulai mendisinfeksi lukanya, Livia terkejut.

Dari kedekatan ini, dia benar-benar dapat menghargai betapa tampannya pria ini. Wajahnya yang bagai dipahat dilengkapi dengan alis yang tajam dan mata yang dalam. Batang hidungnya yang mancung dan warna bibirnya yang memikat, melukiskan sebuah sosok yang memikat.

Namun, terlepas dari ketampanannya, dia tetap menjaga jarak dan wibawanya.

Livia terkesiap pelan saat cairan disinfektan menyentuh kulitnya.

"Mungkin aku harus menanganinya sendiri," sarannya.

Sambil mengangkat matanya, Glen menjawab, "Maaf. Pengalamanku terbatas pada perawatan luka selama dinas militer. Aku akan lebih lembut."

Tatapan tajam Glen bertemu dengan tatapan Livia, membuatnya terdiam sejenak. Dia mengangguk, mengizinkannya untuk melanjutkan.

Sesuai dengan janjinya, sentuhan Glen menjadi lebih ringan.

Joshua mengamati seluruh proses itu dengan saksama. Hanya setelah luka Livia dibalut, barulah ekspresinya yang tegang mereda. Namun, keraguannya untuk meninggalkan Livia masih terlihat jelas saat mereka bersiap-siap untuk pergi.

Sambil menegakkan tubuh, Glen berbicara padanya. Nadanya masih dingin, tetapi menarik di telinga yang mendengar.

"Terima kasih telah membantu Joshua. Anggaplah aku berutang budi padamu. Jika kamu membutuhkan bantuan di masa depan, jangan ragu untuk menghubungiku."

Dia mengulurkan sebuah kartu nama pada Livia.

Asisten yang berdiri di dekatnya mengerjap kaget. Atasan mereka biasanya lebih suka menyelesaikan masalah dengan uang. Menawarkan bantuan pribadi adalah hal yang tidak biasa, terutama mengingat pengaruh yang dimiliki Glen di kota ini.

Saat Livia menerima kartu itu, jari-jari mereka bersentuhan. Sebuah sentakan listrik tak terucapkan mengalir di antara mereka, meninggalkan sensasi yang membekas.

Napasnya tersengal-sengal saat matanya tertuju pada nama itu. Alhasil, tubuhnya langsung menjadi tegak.

Glen Herdian.

Dia adalah kepala dari Keluarga Herdian yang termasyhur, yang memegang kendali dinasti keuangan terkemuka di Lewo.

Di luar kehebatan bisnis mereka, garis keturunan Keluarga Herdian dikenal sebagai penghasil tokoh-tokoh terkemuka di bidang politik dan hukum.

Dan Glen berdiri di puncak semua itu.

Livia tersadar bahwa anak yang dia selamatkan adalah bagian dari garis keturunan Keluarga Herdian, membuatnya bingung dengan perasaannya, bersyukur atau khawatir.

"Aku mengerti," jawab Livia singkat.

Keheningan pun terjadi.

Tentu sudah waktunya bagi mereka untuk pergi?

Suasana di dalam ruangan menjadi tegang.

Sambil menarik napas dalam-dalam, Livia menawarkan, "Haruskah aku mengantar kalian ke pintu?"

Sebuah emosi sekilas, yang tidak dapat Livia tangkap, berkedip-kedip di mata Glen yang dalam. Dia mengangguk kaku, menggendong putranya, dan keluar dari sana.

Livia sengaja mengalihkan pandangannya, memilih untuk tidak menatap tatapan penuh kerinduan dari sang anak.

Setelah mereka pergi, suasana ruangan berubah dari tegang menjadi kesunyian yang luar biasa. Pada saat ini, ponselnya berdengung, menandakan sebuah pesan baru.

"L.P, ini Adelina Parsaulian, CEO Grup Parsaulian. Apakah kamu luang untuk pertemuan?"

Adelina Parsaulian!

Pesan tak terduga dari Adelina menarik perhatiannya, terutama karena keberadaan Livia saat ini di Lewo didorong oleh balas dendam!

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bangkit dari Kematian Palsuku
8.7
Dikhianati setelah sepuluh tahun menikah, aku disiksa hingga cacat oleh Mahendra dan selingkuhannya, Kiana. Ditinggalkan sekarat dalam kecelakaan, aku berhasil memalsukan kematian lewat insiden kebakaran berkat bantuan Prakoso. Aku pun bangkit menjadi pelatih balap legendaris yang sukses di luar negeri. Tiga tahun berlalu, kini aku berada di puncak karier. Namun tiba-tiba, Mahendra kembali muncul di hadapanku, membawa penyesalan mendalam dan memohon kesempatan kedua.
Sampul Novel Gendutnya Istriku
9.2
Izzah merasa sangat tertekan akibat cibiran tentang tubuhnya setelah menikah dengan Arman. Meski berniat diet, usahanya dihalangi sang suami demi melindungi kehamilan yang baru diketahui. Sebagai mantan nakes dengan dua anak, Izzah merasa tidak butuh hamil lagi. Namun, bagi Arman yang pernah dituding mandul, janin ini adalah pembuktian dirinya. Ego keduanya pun berbenturan antara ambisi Arman memiliki anak dan hasrat Izzah untuk melangsingkan tubuh.
Sampul Novel My Little Promise
9.6
Alika selalu terlihat ceria, menyembunyikan luka batin akibat kekerasan fisik dan verbal dari ayahnya. Ketangguhan mentalnya diuji di tengah trauma yang mendalam. Beruntung, sosok pelindung hadir menjadi perisai di hidupnya yang kejam. Namun, sebuah tragedi tak terduga datang menghampiri. Peristiwa memilukan tersebut seketika mengubah takdir hidup Alika selamanya, sekaligus menguji batas akhir kekuatan yang selama ini ia pertahankan.
Sampul Novel Never Ending Pleasure
8.3
Kehidupan biasa mahasiswi bernama Becca Willson berubah total setelah takdir mempertemukannya dengan Derren Lambert, CEO perdagangan besar di Chicago yang juga bos mafia ditakuti. Walau bahaya dari musuh-musuh Derren terus mengintai nyawanya, Becca menolak pergi. Ia memilih bertahan di sisi sang penguasa demi gairah membara yang mengikat mereka. Kisah penuh risiko dan hasrat dewasa ini menguji kesetiaan mendalam Becca di tengah dunia gelap.
Sampul Novel Sentuhan Panas Pelayan Bar
9.2
Kayla harus membanting tulang sebagai pelayan bar sekaligus berkostum badut demi menyambung hidup. Takdir membawanya bertemu Andreas dalam dua kondisi berbeda. Di bar, Andreas terpikat oleh pesona Kayla hingga menawarinya pekerjaan model. Di sisi lain, Andreas malah jatuh cinta pada sosok badut jalanan, tanpa tahu bahwa itu adalah Kayla, model yang sangat ia benci. Rahasia identitas ganda ini kini mengancam hubungan mereka dalam pusaran konflik cinta dewasa.
Sampul Novel Sugar Daddyku Kakak Iparku
9.1
Pasca kematian ayahnya, kehidupan Naira Avicena berubah drastis menjadi sangat menderita. Akibat perlakuan kejam ibu tirinya, ia terpaksa putus kuliah dan memilih jalan sebagai sugar baby demi bertahan hidup. Namun, takdir mempertemukannya dengan Rafael Adriano, kakak iparnya sendiri yang menjadi penyewa misteriusnya. Terjebak dalam perjanjian rahasia yang menyiksa batin, Naira harus menjalani kehidupan ganda yang penuh kepedihan. Di tengah badai emosi tersebut, cinta yang rumit justru perlahan tumbuh.