APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Disgraced Wife

Disgraced Wife

Demi takhta Nagara Group, El Barack Gunadhya Nagara menikahi Bellina Devanka Ammari yang dibelinya dari sang bibi. Pernikahan singkat ini menyiksa batin Bellina, memaksanya berpisah dari Kevin Sanjaya dan menjadi sekadar alat pencetak pewaris. Namun, saat El mulai memperlakukannya dengan istimewa, segalanya berubah. Akankah Bellina memilih pergi, atau justru jatuh cinta pada pria yang telah menyelamatkan hidupnya itu?
Bab
Bagikan

Bab 1

Secara perlahan Bellina mulai membuka matanya, ketika ia merasakan sedang tertidur di atas ranjang king size milik seseorang. Kedua manik matanya yang begitu indah menatap lurus ke arah lampu hias yang menggantung di atas plafon yang dirasa penglihatannya masih kabur. Wajah perempuan berambut panjang sampai punggung itu tampak terlihat sayu menahan rasa sakit dan ngilu di area sensitif-nya. Tak lama ia mengedarkan pandangan ke arah pakaian yang sudah berantakan di tubuhnya yang polos. Dengan cepat perempuan itu menarik selimut di sampingnya untuk menutupi beberapa bagian tubuh yang terekspos karena pakaian yang dikenakannya sudah koyak dan tak layak pakai.

Perempuan dengan mata hazel yang begitu indah tersebut mencoba bangkit secara perlahan untuk menyandarkan tubuhnya di punggung ranjang, dan mengingat kejadian semalam yang terjadi padanya. Walaupun ia harus menahan rasan sakit di kepalanya yang terus berdenyut dan juga di area sensitif akibat kegiatan semalam yang merenggut keperawanannya, setelah menjadi istri sah dari seorang El Barack Gunadhya Nagara, pengusaha sukses yang sangat terkenal di seantero perbisnisan di negara ini maupun di luar negeri. Namun perempuan itu tak tahu tujuan dari pria itu menikahinya untuk apa? Bahkan ia sama sekali tak mengenal sosok El Barack sebelumnya, walaupun pertemuan pertamanya dengan pria itu ketika ia memberikan sejumlah uang kepada sang bibi.

“Apa aku sudah tak perawan lagi?” lirih Bellina mendapati cairan berwarna merah yang menempel di kedua kakinya yang berjajar, bahkan cairan tersebut juga menempel di seprai putih yang merupakan saksi dengan kejadian semalam. Walaupun yang melakukan adalah suaminya sendiri, namun tetap saja pria itu merenggutnya secara kasar.

Terdengar suara langkahan kaki dari arah luar, dengan cepat perempuan itu mengedarkan pandangan ke arah pintu dan sudah terlihat jika handle pintu yang bergerak menandakan seseorang yang akan masuk. Jantung Bellina berdetak tak normal, terasa jika aliran darahnya pun mengalir tak sempurna di dalam tubuh. Ia merasakan jika keringat dingin sudah mulai mengucur di sekujur tubuhnya yang terus merasakan takut harus bertemu dengan pria kejam yang telah merenggut kesuciannya semalam.

Dengan cepat Bellina segera membenarkan pakaiannya yang berantakan, walaupun terlihat sudah koyak dan tak bisa menutupi beberapa bagian tubuhnya yang dapat dilihat oleh orang lain. Namun, tak ada cara lain yang dapat dilakukan oleh perempuan itu selain tetap memakai pakaian yang sudah koyak ini dan menutupnya dengan selimut, karena ia tak tahu bisa mendapatkan baju ganti dari mana.

“Ternyata kamu sudah bangun juga.” Suara baritone itu terdengar jelas di telinganya, gerakan tangannya pun terhenti ketika ia masih sibuk membenarkan pakaiannya sehingga perempuan itu tidak melihat seseorang yang sedang mengajaknya bicara dan sudah berdiri di tepi ranjang.

Bellina mendongakkan wajahnya tepat di depan seorang pria yang sedang berdiri, dan pria itu tak lain adalah suaminya. Wajah tampan dari seorang El Barack tidak mampu membuat Bellina terpana akan pesonanya begitu saja, karena sekarang yang ada dalam hati perempuan itu adalah sebuah rasa kebencian kepada pria yang sudah merenggut semuanya dari diri Bellina, termasuk pernikahan paksa ini tanpa adanya cinta.

Pria angkuh yang sedang berdiri sembari menyilangkan kedua tangan di dadanya itu denagn santai bernama El Barack Gunadhya Nagara, seorang pria kaya dan penuh kuasa yang memaksa Bellina untuk menjadi istrinya, karena terus di desak oleh sang kakek Gerald Nagara untuk segera melahirkan garis keturunan demi melanjutkan dinasti kepemipinannya di Perusahaan Nagara Group. Bahkan pernikahan yang dilakukan keduanya pun terbilang  sangat singkat. Bellina tidak bisa menolak ajakan El, ketika pria itu memberikan sejumlah uang dengan nominal yang begitu besar kepada sang bibi, satu-satunya keluarga yang masih dimiliki oleh Bellina setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Namun karena sang bibi begitu materialistis dan haus akan uang membuatnya begitu saja menjual keponakan untuk menjadi istri El Barack dan melahirkan keturunan untuknya.

El Barack adalah pria tampan, dengan postur tubuh yang proporsional, tatapannya begitu tajam dan memiliki rahang yang tegas. Sejuta pesona yang dimiliki pria berusia 29 tahun itu. Tak terhitung lagi para perempuan di luar sana yang menginginkan hanya untuk disentuh olehnya atau bahkan ingin menjadi istrinya.

Pria itu mendekat ke arah Bellina yang masih diam tertunduk lesu dengan keadaannya ini, bahkan terlihat jika seprai yang berwarna putih sudah terdapat bercak darah akibat  hubungannya semalam, ketika Bellina sudah kehilangan keperawanannya yang diambil secara paksa oleh El Barack.

Pria itu menekan kuat dagu Bellina dan mengangkat dagu perempuan itu agar menatap ke arahnya.  Bellina harus menambah rasa sakitnya lagi, selain di area sensitifnya dan kini juga di dagunya yang ditekan kuat oleh pria gila itu.

“Aku kira kamu adalah wanita jalang yang sudah tidak perawan lagi, tapi ternyata aku salah, punyamu terlalu sempit sehingga aku kesulitan untuk memasukkan milikku ke dalam milikmu itu,” ucapnya sembari tersenyum kecil. Tanpa merasa kasihan dengan keadaan Bellina yang begitu menyedihkan.

Hati Bellina merasa teriris dan begitu sakit mendengar pelecehan verbal yang dilontarkan oleh El Barack, merasa jika masa depannya sudah hancur dengan diperistri oleh pria kejam sepertinya yang tak bisa menghargai seorang perempuan.

“Tapi kamu tenang saja, karena aku sudah memasukkan benih ke dalam rahimmu, mungkin sebentar lagi kamu akan segera hamil, dan yang kuinginkan dari kehamilanmu itu hanyalah keturunan untuk meneruskan dinasti kepemimpinanku di dalam Perusahaan Nagara,” ucap El Barack yang melepaskan secara kasar cengkeramannya di dagu Bellina, dan tidak memperdulikan keadaan perempuan itu yang masih merasa kesakitan akibat ulahnya. Karena tujuan pria itu menikahinya hanya ingin memiliki keturunan dari rahimnya saja tak lebih.

Wajah El masih begitu dekat dengan wajah Bellina, pria itu menatap lekat wajah cantik Bellina yang tampak pucat dan menurunkan pandangannya ketika Bellina berusaha menutupi bagian puncak dadanya yang terlihat menggunakan kedua tangan, sedangkan perempuan itu hanya menatap penuh kebencian kepada El, walaupun belum ada satu kata pun yang keluar dari mulutnya. Dan sekali lagi wajah tampan dan rupawan dari El Barack tidak mampu membuat Bellina langsung jatuh cinta kepadanya pada pandangan pertama. Bagi Bellina percuma memiliki wajah tampan namun hati bagai iblis yang merenggut kebahagiaan orang lain demi kepentingannya sendiri. 

El segera kembali ke posisi semula dan akan membalikkan tubuhnya untuk segera pergi. 

“Dasar pria jahat dan kejam!” tegas Bellina yang menghentikan gerakan tubuh El yang hendak berbalik. “Kenapa kamu tega sekali melakukannya kepadaku … padahal aku sendiri tidak kenal siapa kamu, tapi dengan teganya kamu membawaku ke sini, memperistri dan melecehkanku, mengambil harta berhargaku satu-satunya untuk kuberikan kepada suami yang kucintai kelak,” ucap Bellina dengan nada suara yang sedikit terisak, namun penuh penegasan.

“Jika kamu menginginkan seorang anak, kamu bisa menikahi perempuan lain dan tidak harus aku yang menjadi korbannya,” ucap kembali Bellina dengan berani. Sesekali perempuan itu mengusap matanya yang terasa sudah mengeluarkan air mata, dan menahan rasa sakit di area sensitifnya. Bellina teringat jika El Barack melakukannya dengan cara yang sedikit kasar maka dari itu ia sangat merasakan kesakitan seperti ini, dan sedikit trauma dengan yang dialaminya walaupun tidak parah.

Pria itu sudah mengepalkan kedua tangannya kuat, ingin sekali ia menampar dan menyumpal mulut Bellina yang sudah berani berkata kasar kepadanya. Namun ketika kedua matanya melihat dengan jelas Bellina yang sedang meringis kesakitan sambil memegang area sensitifnya, bahkan darah segar yang mengalir di kaki jenjang Bellina, membuat pria itu sedikit melemah dan tidak sampai hati untuk melakukannya.

“Pelayan.” Panggil El kepada salah satu pelayan yang bekerja di rumahnya. 

Tak menunggu lama, sang pelayan pun tiba dan berjalan tergesa-gesa untuk berhadapan dengan El Barack, dengan posisi menundukkan kepalanya.

“Iya, Tuan El.”

“Bibi, urus perempuan itu dengan sebaiknya, dan ganti seprai yang terkena bercak darah,” titah El kepada sang pelayan yang bernama Emma. 

“Baik, Tuan El.” 

Daripada El terus berdiri dan rasa kasihan tumbuh di hatinya. Lebih baik baginya pergi keluar, bagi hidup pria itu tak ada yang harus dikasihani termasuk Bellina. Karena ia sudah membayar mahal kepada bibi dari perempuan itu agar keponakannya mau melahirkan keturunan untuknya, di depan sang kakek yang sebentar lagi akan segera tiba ke tanah air.

“Ayo Non, biar bibi bantu,” ucap sang pelayan perempuan yang bersikap ramah kepada Bellina. Bahkan wajah pelayan itu terus menyiratkan senyuman di wajahnya. 

Bellina memegang tangan pelayan yang sudah diulurkan ke arahnya, untuk membantu memapahnya berjalan ke kamar mandi. Dengan penuh kesabaran pelayan perempuan itu membantu Bellina turun dari ranjang, bahkan di bagian kedua kakinya terus mengalir darah segar.

Sedangkan di depan pintu, El tak benar-benar pergi dan mengarahkan matanya kembali ke arah Bellina yang sedang kesulitan untuk berjalan. Bahkan terlihat raut wajah perempuan itu yang terus meringis kesakitan menahan rasa sakit dan ngilu. Terdapat sedikit rasa tak tega di dalam diri El melihat perempuan yang sudah ia nikahi dalam keadaan tak berdaya. Tapi El langsung menepis jauh-jauh perasaan kasihannya kepada Bellina. Bagi El jika Bellina hanya sebagai alat untuk melahirkan keturunannya, dan tidak ada perasaan kasihan di dalam hubungan pernikahannya dengan perempuan itu. El segera melangkahkan kakinya tegas pergi keluar. 

To be continued...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Berawal Dari Diary
8.8
Kehidupan tenang Alya, siswi kutu buku, mendadak berubah setelah menemukan buku harian usang di perpustakaan sekolah. Diary itu membongkar sisi kelam Arka, cowok populer yang terkenal sangat dingin. Alih-alih marah rahasianya terungkap, Arka justru meminta Alya untuk menjaga luka masa lalunya yang tersembunyi di balik kesempurnaannya. Permintaan tak terduga ini memicu rasa penasaran Alya untuk mengenal sosok asli Arka lebih dalam lagi.
Sampul Novel Kasih Tak Sampai
9.2
Selama sepuluh tahun, Zed menyimpan dendam membara karena saudara laki-laki mantan kekasihnya telah menyiksa dan membunuh adiknya. Sang kakak kini dikurung di rumah sakit jiwa setelah dipukuli hingga cacat mental, sementara sang protagonis terjebak di sisi Zed tanpa jalan keluar. Menghadapi depresi, keguguran, dan tumor, ia menderita hingga ajal menjemput. Saat keinginan Zed agar seluruh keluarganya mati akhirnya terkabul, sebuah gundukan makam baru yang kecil muncul tepat di sebelah nisannya.
Sampul Novel Mencintai Gadis Amnesia
8.5
Belasan tahun hidup bersama Amelia rupanya tak membuat Adib jatuh cinta. Hatinya justru terpikat pada Adiba, gadis hilang ingatan yang ia selamatkan setengah tahun lalu. Walau ditentang keras oleh orang tua serta keluarga Amelia, tekad Adib untuk menikahi Adiba tidak goyah. Sang ibu akhirnya mengajukan syarat berat: Adib wajib melacak keluarga asli Adiba dan siap menghadapi segala konsekuensi. Sanggupkah Adib mempertahankan cintanya saat badai besar mulai mengancam hubungan mereka?
Sampul Novel OLD & GOLD
8.0
Kehidupan Carissa runtuh setelah sang ayah mendekam di penjara akibat skandal korupsi. Demi kedamaian, ia bekerja di The Golden's Arena milik mantan staf ayahnya, Antoni Miller. Hubungan asmara dewasa yang tumbuh di antara mereka memicu kemarahan keempat anak Antoni. Di tengah ketegangan keluarga ini, Fahri, mantan detektif yang kini menjadi YouTuber, mulai mengusut kejanggalan kasus ayah Carissa dan berupaya mengungkap misteri yang terkubur rapat.
Sampul Novel Patah Hati Terlalu Dalam
9.3
Hidup Livia Suryani, CEO sukses merek kosmetik ternama, seketika runtuh saat memergoki Adrian berselingkuh. Tunangannya itu tega mengkhianatinya bersama Amara, saudara tirinya sendiri. Terpuruk dalam kesedihan yang mendalam, Livia memutuskan untuk menenangkan diri di klub malam. Namun, keesokan paginya ia justru terbangun di sebelah lelaki asing yang sangat posesif. Kini, di tengah luka akibat pengkhianatan Adrian, Livia harus menghadapi takdir baru bersama pria misterius tersebut.
Sampul Novel Terjebak dalam Tipu Daya
9.1
Kehidupan pernikahan Sarah Gibson yang berusia 30 tahun mulai terganggu oleh insomnia parah akibat tekanan pekerjaan yang luar biasa. Atas rekomendasi penuh perhatian dari adik sepupunya, Sarah akhirnya menemui seorang hipnoterapis profesional yang diharapkan mampu meredakan stres dan membantunya tidur nyenyak kembali. Namun, sesi terapi tersebut justru membawa dampak yang tidak terbayangkan. Sarah kini terjebak dalam situasi yang menguji pertahanan dirinya di hadapan sang terapis.