APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku

Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku

Setelah merelakan seluruh hidupnya demi Ricardo dan putri mereka sebagai ibu rumah tangga, wanita ini justru menghadapi kenyataan pahit. Kehadiran kembali cinta lama suaminya yang baru bercerai mengubah segalanya. Diperlakukan layaknya pelayan oleh anak kandungnya sendiri dan diabaikan oleh sang suami, ia akhirnya memilih mundur. Dengan menandatangani berkas perceraian tanpa menuntut hak apa pun, ia pergi menjauh. Namun kini, setelah ia melangkah pergi, penyesalan mendalam justru datang menghampiri mereka.
Bab
Bagikan

Bab 7

Saat melihat mereka pulang, tidak ada gelombang emosi apa pun di hati Eva.

Tak ada lagi rasa benci seperti dulu. Lagi pula, hanya tinggal dua hari tersisa. Setelah itu, kemungkinan besar mereka tidak akan pernah bertemu lagi. Maka, biarlah semuanya berakhir dengan tenang dan damai.

Sikap Eva yang seperti itu justru membuat Ricardo merasa tidak nyaman. Ada perasaan aneh dalam dirinya yang tak bisa dia jelaskan dengan kata-kata.

Dulu, jika dia dan Ivany pergi dari rumah selama dua hari saja, Eva pasti akan menelepon puluhan kali, mengirim ratusan pesan, meminta maaf, dan memohon mereka pulang.

Namun kali ini, mereka sudah meninggalkan rumah selama hampir dua minggu, tetapi Eva tidak menghubungi sama sekali, bahkan tidak menanyakan kabar.

Ricardo berusaha mencari pembenaran untuk kegelisahan dalam hatinya. Dia mengatakan pada dirinya sendiri bahwa dia hanya merasa kasihan pada Eva yang kesepian di rumah. Hanya rasa iba, tak lebih.

Dia terlalu percaya diri. Selama ini, dia yakin Eva mencintainya sampai kehilangan arah, sampai mengorbankan dirinya sendiri. Karena itulah dia merasa bisa terus-menerus menyiksanya dengan cara seperti ini.

Menurut Ricardo, kepulangannya hari ini adalah bentuk kemurahan hati. Dia merasa sedang memberi Eva kesempatan.

Namun saat melihat wajah Eva yang tetap sedingin es, Ricardo mulai kehilangan kendali.

"Apa maksudmu? Kami pulang, tapi kamu malah nggak senang?" hardiknya, wajahnya mulai menggelap.

Eva tidak ingin membuang waktu untuk berdebat. Lagi pula, tinggal dua hari lagi dan dia benar-benar tidak tertarik memulai pertengkaran yang tak akan ada akhirnya. Dia langsung membuka pintu dan melangkah keluar ke halaman, tanpa sepatah kata pun.

Melihat punggungnya yang pergi begitu saja, justru membuat hati Ricardo mencelos. Perasaannya mendadak jadi rumit. Dia teringat dulu saat hidupnya paling sulit, Eva yang selalu ada di sisinya, menemani dan mendukung tanpa pamrih.

Ketika Eva kembali masuk untuk mengambil minum, dia terkejut melihat suasana ruang tamu telah berubah.

Lantai dipenuhi kelopak bunga. Di meja, tertata rapi makan malam romantis dengan lilin dan porsi berdua. Eva berdiri terpaku sejenak, lalu tersenyum getir. Baginya semua ini tak lebih dari lelucon kejam. Dia sudah tidak membutuhkan semua ini. Lalu, untuk apa?

Eva mengerutkan dahi dan menutup hidung dan mulut dengan tangan.

Melihat reaksinya, Ricardo buru-buru menghampiri dengan ekspresi khawatir. "Kamu nggak enak badan?"

Eva menoleh dengan tenang dan menjawab singkat, "Aku alergi serbuk bunga."

Eva memang tidak pernah menyukai bunga, terlebih lagi bunga mawar. Itu adalah kesukaan Fiona, bukan miliknya. Ricardo awalnya hampir meledak marah, tetapi ketika mengingat perubahan Eva belakangan ini, dia akhirnya menahan diri.

Kini Eva terasa semakin sulit ditebak. Dia bukan lagi wanita yang bisa dia kendalikan sepenuhnya dan itu membuat Ricardo diam-diam merasa kehilangan kuasa. Hatinya mulai timbul kecemasan tanpa dia sadari,

Mungkin selama ini dirinya memang terlalu dingin dan kejam. Apalagi jika mengingat segala perjuangan dan kebersamaan mereka di masa lalu .... Pada akhirnya, dia memilih untuk tidak melontarkan kata-kata menyakitkan yang sudah sampai di ujung lidahnya.

Keheningan Ricardo itu membuat Eva sedikit terkejut. Pria yang biasanya mudah tersulut emosi itu, tidak berkata apa-apa untuk pertama kalinya.

Saat Eva masih terdiam, Ricardo tiba-tiba mengeluarkan dua lembar tiket perjalanan malam dengan kapal pesiar.

"Ulang tahunmu dan hari jadi kita ... semua itu aku lewatkan. Aku ingin menebus semuanya. Ayo kita rayakan bersama sebagai satu keluarga."

Eva hanya berdiri menatapnya. Dia tidak bergerak untuk menerima tiket itu.

Dalam hati, dia bertanya-tanya, apakah perubahan sikapnya sudah cukup mencolok sampai-sampai Ricardo mulai curiga? Apakah itu sebabnya dia tiba-tiba menunjukkan perhatian?

Namun, apa pun alasan di balik sikapnya sekarang, Eva sudah terlalu letih untuk tertipu. Perhatian yang datang terlambat tidak berharga sama sekali.

Saat itu, Fiona muncul tiba-tiba, membawa es krim kesukaan Ivany.

Gadis kecil itu langsung berlari dengan penuh semangat dan menggenggam tangan Fiona. "Terima kasih, Mama! Mama memang yang terbaik!"

Wajah Ricardo seketika menggelap. "Jangan asal panggil orang."

Namun, Ivany mengabaikannya dan tetap bersikeras. "Aku memang mau Tante Fiona jadi mamaku! Aku nggak mau lagi sama perempuan jelek itu!"

Tanpa berkata apa-apa, Ricardo langsung menggendong Ivany dan membawanya naik ke atas, hendak memberinya pelajaran.

Begitu ayah dan anak itu menghilang ke lantai atas, Fiona mengedarkan pandangannya ke seluruh ruang tamu. Tatapannya akhirnya berhenti pada dua lembar tiket kapal pesiar di meja.

Dia tertawa sinis. "Sia-sia saja kamu terus menempelinya. Sebentar lagi akan kutunjukkan dengan jelas, siapa yang sebenarnya dicintai Kak Ricardo!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arus yang Membuatku Liar
9.6
Novel romantis modern Arus yang Membuatku Liar mengisahkan tindakan kejam seorang suami yang tega mengaktifkan alat pengontrol pada tubuh istrinya ke tingkat tertinggi saat berada di tempat umum. Di tengah keramaian, sang istri seketika kehilangan kekuatan hingga terjatuh lemas di lantai. Alih-alih mendapatkan pertolongan tulus, ia justru menjadi pusat perhatian dan dikelilingi oleh pria-pria asing dengan niat buruk yang mulai mendekatinya dalam situasi tak berdaya tersebut.
Sampul Novel Cinta Berbalas Dusta
9.0
Angel Mudryy, model 19 tahun asal Rusia, berjuang merintis karier di Paris demi menjadi tulang punggung keluarga. Di balik kepolosan dan kecantikannya yang memicu rasa iri, ia terjebak dilema rumit. Hidup Angel kini diincar dua pria yang terobsesi padanya: seorang bujang hipersex dan seorang duda playboy. Akankah ia mampu menolak keduanya, atau justru terpaksa memilih? Simak kisah perjuangan Angel menghadapi pengkhianatan dan kepalsuan cinta.
Sampul Novel Menantu Tak Diharapkan
7.9
Cakra menjalani masa kecil yang berat bersama paman dan bibinya. Kehidupannya semakin rumit ketika sang paman terlilit utang besar kepada sebuah keluarga terpandang. Demi melunasi kewajiban tersebut, Cakra terpaksa menjadi menantu di keluarga kaya itu melalui pernikahan kontrak. Alih-alih hidup tenang, perbedaan status sosial yang jurang justru membuat Cakra harus menerima kebencian, sikap dingin, serta penolakan ekstrem dari mertua barunya.
Sampul Novel Modus Tuan Muda
8.5
Mona Latea harus menerima nasib buruk setelah dipaksa menggantikan Elisa, kakaknya yang kabur dari perjodohan. Kini, hidupnya diabdikan untuk melayani seorang tuan muda kaya yang kekanak-kanakan dan sangat merepotkan. Tanpa upah sedikit pun, Mona terpaksa bertahan melewati hari-hari penuh tekanan. Kisah cinta romantis ini diwarnai intrik rumit antara kewajiban yang menjerat dan daya pikat manipulatif sang tuan muda.
Sampul Novel Jodoh Hamil Serigala Putih, Ditakdirkan untuk Kesempatan Kedua
8.1
Dua tahun menanti, kabar kehamilanku justru hancur saat memergoki Damian, Alpha kawanan Batu Hitam, selingkuh dengan Serafina yang sudah hamil duluan. Pengabdianku selama lima belas tahun sia-sia, dianggap cuma alat politik tak berguna oleh keluarganya. Di tengah pesta Bulan Purnama, aku memutuskan memutus ikatan takdir kami, lalu menghubungi Kaelan demi memulai rencana balas dendam yang membara.
Sampul Novel Yang Kucintai adalah Duri
9.3
Rumah tangga dalam novel Yang Kucintai adalah Duri menyimpan rahasia kelam. Sang istri, yang diam-diam telah sembuh dari kebutaan, berpura-pura tidak tahu saat menemukan kamera pengawas di rumahnya. Suatu hari, ia bersembunyi di lemari dan menyaksikan suaminya membawa selingkuhan. Meski suaminya membela dirinya dari hinaan wanita itu, sang istri yang telanjur kecewa memutuskan keluar dari persembunyian, menghubungi kakaknya, dan setuju untuk pergi ke luar negeri.