APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dimanjakankan oleh Bos Mafia Kejam

Dimanjakankan oleh Bos Mafia Kejam

Khloe hancur setelah dikhianati saudari dan tunangannya sendiri di hari pernikahan hingga ia dipenjara tiga tahun. Usai bebas, penderitaannya belum usai karena ia dipaksa melayani pria tua demi menyelamatkan ibunya. Di masa sulit ini, takdir mempertemukannya dengan Henrik, seorang bos mafia kejam. Di balik reputasi dinginnya, Henrik justru melindungi Khloe dengan penuh kasih sayang. Bersama Henrik, Khloe siap membalas dendam pada semua orang yang telah mengkhianatinya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Malam itu, mobil meluncur menembus jalanan yang sepi, lampu depan mobil menyinari kegelapan malam yang pekat.

Dor!

Sebuah suara tembakan yang memekakkan telinga tiba-tiba memecah kesunyian.

Ketika jendela mobil pecah, kaca berhamburan di kursi dan berkilauan di tengah sorot lampu jalan yang redup.

Suasana seketika kacau balau. Suara teriakan ketakutan bergema di jalan dan para pegawai toko buru-buru menutup toko yang tersebar di sepanjang jalan.

Dengan wajah pucat dan tubuh gemetar, sang sopir membelokkan mobil dengan panik sehingga mobil itu tergelincir, bannya berdecit sebelum menabrak trotoar. Akibat tabrakan ini, dia terpental keluar dan tidak sadarkan diri.

Di sampingnya, Khloe berkedip dan linglung akibat benturan itu.

Memegangi kepalanya yang berdenyut, dia mencoba memahami apa yang sedang terjadi. Lewat celah jendela, dia melihat kelap-kelip api yang menari-nari tidak jauh dari sana.

"Sial!"

Dia terperangkap tepat di tengah situasi baku tembak yang menakutkan.

Kemungkinan ini disebabkan oleh perebutan wilayah antar geng.

Khloe berusaha untuk menenangkan diri sebelum mendorong pintu mobil hingga terbuka, lalu diam-diam melangkah menuju pinggir jalan dengan tubuh membungkuk untuk mencari tempat persembunyian.

Namun sebelum dia bisa bergerak lebih jauh, sesosok tubuh yang tinggi dan kekar muncul dari kegelapan dan segera menyergapnya.

Meskipun topeng menutupi sebagian besar wajahnya, dia masih dapat melihat sorot mata pria itu yang tajam dan hidungnya yang mancung.

Noda merah menyebar di kemejanya, yang merupakan rembesan darah.

Pria itu terhuyung-huyung ke arahnya dan tiba-tiba jatuh tersungkur ke dekat kakinya.

Tepat pada saat ini, sekelompok pria bertubuh kekar dengan lengan bertato muncul dari balik bayangan, masing-masing dari mereka bersenjata lengkap dan wajah mereka terukir dengan tekad yang kuat.

"Bagus! Dia sudah tumbang. Sekarang, cepat habisi dia!"

Pemimpin mereka, seorang pria berkepala botak, mengangkat senjata dan mengarahkannya ke arah pria yang terjatuh itu sebelum tatapannya beralih pada Khloe.

Karena dirinya dijadikan hadiah untuk seorang pria malam ini, Khloe berdandan maksimal.

Gaun ketat berwarna merah memeluk sosoknya yang sempurna, menonjolkan lekuk tubuhnya dan kulit putihnya yang mulus. Rambutnya yang berkilau terurai di bahu dan membingkai wajahnya yang cantik seperti boneka dengan mata yang lebar dan polos.

Dengan penampilannya yang polos dan tubuhnya yang seksi, siapa pun yang melihatnya pasti akan tergoda.

Senyum pria botak itu melebar dan matanya berbinar dengan tatapan mesum.

Dia belum pernah melihat wanita secantik itu, tentu saja dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.

"Kalian habisi dia, aku akan menikmati wanita cantik ini!"

Kemudian, dia menerjang Khloe dengan penuh nafsu dan langsung menghempaskannya ke jendela mobil.

Ketakutan, Khloe berteriak dengan nada memohon, "Tidak, jangan! Tolong jangan sakiti aku."

Melihat Khloe ketakutan, pria botak itu menjadi semakin bersemangat dan berkata, "Kenapa aku harus menyakiti wanita cantik sepertimu?" Kemudian, dia mencengkeram bahu Khloe erat-erat dan mencondongkan tubuh lebih dekat sehingga napasnya yang panas terembus di kulit wanita itu. Sementara itu, para anak buahnya, yang berdiri di belakangnya, menyorakinya untuk melanjutkan aksinya dan menikmati pertunjukan.

Tepat pada saat itu, tangan Khloe yang ramping diam-diam merogoh tasnya. Dengan satu gerakan cepat dan putus asa, jari-jarinya mencengkeram sebuah pena, dan dia menusukkannya ke leher pria itu dengan dorongan yang kuat.

Saat darah muncrat dari luka di lehernya, pria botak itu membelalak kaget dan cengkeramannya mengendur.

Hilang sudah ekspresi ketakutan di wajah Khloe. Sorot matanya yang sedetik sebelumnya dipenuhi rasa takut kini berbinar dengan cahaya yang dingin.

Wanita yang sebelumnya lembut dan cantik jelita, kini telah berubah menjadi mawar yang berlumuran darah, gelap dan berbahaya.

"Wanita jalang, kamu cari mati!"

Para preman tertegun sejenak sebelum amarah menguasai mereka dan mereka mulai menyerang Khloe dengan niat membunuh.

Namun, Khloe tidak gentar.

Suaranya yang tajam dan tegas terdengar, "Jangan bergerak atau aku akan mencabut pulpen di lehernya sehingga dia akan mati seketika!"

Mendengar ancaman tersebut, para preman menghentikan langkah mereka dan tidak seorang pun berani bergerak.

Pada saat ini, pria yang sebelumnya tergeletak tidak bergerak di tanah tiba-tiba bangkit berdiri. Dengan pistol di tangan, dia melepaskan hujan peluru ke arah para preman yang tertegun.

Melihat betapa lincah gerakannya, terlihat jelas bahwa cedera yang dialaminya hanyalah sandiwara belaka.

Bahkan pria botak yang disandera Khloe juga ambruk bersimbah darah ketika sebuah peluru disarangkan ke tengkoraknya dalam sekejap.

Khloe memiringkan kepala tepat waktu sehingga berhasil menghindari cipratan darah. Namun, pakaian dan kakinya tidak seberuntung itu karena saat ini keduanya berlumuran darah, terasa lengket dan hangat.

"Ugh!"

Bau logam yang menyengat menusuk hidungnya dan menimbulkan gejolak dalam perutnya sehingga dia tidak kuasa untuk menahan mual.

Seolah-olah tenaganya sudah terkuras habis, lututnya tidak sanggup lagi menopang tubuhnya sehingga tubuhnya tumbang.

Namun sebelum dia menyentuh tanah, sebuah lengan melingkari pinggangnya, merengkuhnya ke dalam pelukan. Genggaman tangan pria itu kuat, sedangkan matanya berbinar dengan sorot geli.

"Nona, bukankah tadi kamu begitu sangar? Kenapa sekarang kamu menjadi pengecut?"

Khloe bergidik dan langsung mendorong pria itu menjauh sambil membentak, "Lepaskan aku!"

Sebelum dia bisa mengucapkan sepatah kata lagi, sekelompok pria berpakaian hitam dan berwajah dingin tiba-tiba muncul dari balik bayangan.

Gedung-gedung pencakar langit di sekitar dipenuhi oleh orang-orang yang mengendalikan semua titik penembak jitu.

Setiap pria bergerak dengan ketepatan yang mematikan, dan Khloe dapat melihat sekilas bahwa mereka semua adalah pembunuh berpengalaman.

Mereka mengacungkan senapan mesin dan peluncur roket dengan mudahnya seolah-olah benda-benda itu adalah benda yang digunakan sehari-hari.

Mereka tampak seperti pasukan penyerang elit, yang terlatih dalam pertempuran dan mematikan.

Tanpa diduga, satu per satu dari mereka semua mulai berlutut, seolah sedang membungkuk di hadapan seorang raja.

Ribuan orang membungkuk serentak.

"Menunggu perintah Anda, Pak Henrik," ucap pemimpin pasukan itu dengan hormat.

Napas Khloe tercekat saat dia bertanya, "Pak Henrik? Apa kamu Henrik Watson?!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis SMA Milik Mafia Kejam
9.8
Jimmy Alexander adalah mafia berusia 25 tahun yang tak kenal ampun dalam menjalankan bisnis ilegalnya. Namun, sebuah kecelakaan mengubah hidupnya saat ia bertemu seorang siswi SMA yang tulus menolongnya. Ketulusan itu memicu obsesi cinta dalam diri Jimmy yang kejam. Masalah besar muncul karena gadis impiannya ternyata sudah bertunangan dengan pria lain. Akankah sang mafia merelakan cintanya, atau justru melakukan segala cara demi memiliki gadis tersebut?
Sampul Novel Gairang seorang pembantu penggoda
8.3
Demi menyokong keluarganya, Hana yang baru berumur dua puluh tahun nekat merantau dan bekerja jadi pelayan di rumah seorang triliuner rupawan. Terbuai oleh harta, ia sengaja memikat sang majikan hingga terseret dalam hubungan rahasia yang penuh gairah di dalam mansion mewah tersebut. Semua itu ia lakukan demi uang. Namun, rasa jenuh akhirnya datang dan ia ingin menyudahi segalanya. Sanggupkah Hana membebaskan diri dari jeratan materi dan kepuasan yang menggiurkan yang membelenggunya?
Sampul Novel Klinik Khusus Pramugari Seksi
9.4
Demi memenuhi standar fisik pramugari, sang kekasih membawa protagonis ke sebuah klinik kecantikan khusus. Kecurigaan muncul saat ia mendengar suara rintihan dan jeritan kesakitan dari dalam ruang praktik. Ketika berniat membatalkan niatnya, seorang dokter berpostur tinggi justru menariknya paksa ke dalam. Di sana, ia diikat dalam posisi memalukan sementara sang dokter bersiap menggunakan peralatan medis khusus untuk mengencangkan tubuhnya. Menghadirkan ketegangan romansa modern yang penuh misteri medis tak terduga.
Sampul Novel MENIKAHI CEO LUMPUH
9.1
Demi membiayai pengobatan ayahnya, Sofia yang berusia 19 tahun terpaksa menerima pernikahan dengan Yesaya, seorang CEO lumpuh berumur 33 tahun. Hubungan yang semula penuh paksaan ini berubah menjadi cinta tulus setelah Sofia menemukan surat wasiat bunuh diri milik sang suami. Sayangnya, ketulusan tersebut berbalas penolakan. Demi melindungi rahasia dan masa depan Sofia, Yesaya memilih menjauh lewat tindakan ekstrem yang justru perlahan merusak kehidupan istri mudanya itu.
Sampul Novel Mr Cool On My Bed
9.8
Dalam sekuel My Sexy Lady ini, Alina Davidson harus menerima kenyataan pahit bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan. Hati Thomas masih sepenuhnya milik Erika, membuat segala pengorbanan Alina sia-sia. Karena frustrasi terus diabaikan, Alina mengambil langkah nekat dengan menanggalkan pakaiannya demi memohon kehangatan Thomas. Sempat menepis, pertahanan Thomas akhirnya runtuh oleh godaan tersebut. Lewat tatapan tajam, ia menyerah pada gairah dan siap menuruti keinginan Alina.
Sampul Novel OLD VIRGIN (WHEN I LOVED YOU)
7.9
Shereen Edwarida, seorang wanita karier sukses, menutup rapat hatinya akibat trauma masa lalu yang mendalam. Ia ditinggalkan oleh kekasihnya tepat sebelum pernikahan demi perempuan lain. Meski dicap perawan tua oleh lingkungan sekitar, Shereen tetap memilih sendiri dengan dukungan keluarga dan sahabat. Namun, pertahanannya goyah saat sang mantan kembali untuk menebus kesalahan. Akankah ia memberikan kesempatan kedua di tengah bayang-bayang luka lama?