APKDock Logo
Sampul Novel Gairang seorang pembantu penggoda

Gairang seorang pembantu penggoda

8.3 / 10.0
Demi menyokong keluarganya, Hana yang baru berumur dua puluh tahun nekat merantau dan bekerja jadi pelayan di rumah seorang triliuner rupawan. Terbuai oleh harta, ia sengaja memikat sang majikan hingga terseret dalam hubungan rahasia yang penuh gairah di dalam mansion mewah tersebut. Semua itu ia lakukan demi uang. Namun, rasa jenuh akhirnya datang dan ia ingin menyudahi segalanya. Sanggupkah Hana membebaskan diri dari jeratan materi dan kepuasan yang menggiurkan yang membelenggunya?

Gairang seorang pembantu penggoda Bab 1

Hana Cartlington seorang gadis muda berumur dua puluh tahun menjadi tulang punggung keluarga, menafkahi anggota keluarganya.

Gadis yang harus putus sekolah di usianya yang masih terbilang belia menanggung seluruh beban keluarga, bekerja paruh waktu di kota kecil dengan gaji yang hanya cukup untuk makan adik serta ibunya.

Ayahnya sendiri tidak bisa memberikan tanggung jawab hanya bisa meminta pada ibu dan dirinya hanya untuk kepuasan semata. Takdir yang begitu kejam sehingga Hana harus merantau ke kota besar demi tanggung jawabnya sebagai seorang anak dan kakak.

Dan kini Hana mendapat pekerjaan dengan gaji yang besar di sebuah mansion milik seorang triliuner muda bernama James Arthur Anderson, pria muda berusia dua puluh tujuh tahun sukses dalam karirnya di bidang properti dan otomotif.

Siapa sangka Hana yang bekerja sebagai pembantu dari James menggoda Tuannya yang terkenal dingin. Bahkan setiap harinya Hana selalu menggunakan pakaian minim dan memperlihatkan lekuk tubuh indah dan sempurna.

Seperti pagi ini Hana menyiapkan sarapan untuk Tuan mudanya, ia sudah berdandan cantik untuk menggoda sang Tuan, agar Tuan muda tergoda dengannya.

"Good morning Tuan, seperti biasa sarapan Anda sudah saya siapkan di meja beserta kopi hitam," tutur Hana, tersenyum pada James.

"Thanks Hana," balas James sambil tersenyum, matanya pun tak luput dari tubuh indah Hana melihat dua buah dada Hana nyaris keluar.

Siapa yang tidak bergairah di pagi hari mendapatkan pemandangan indah dari sang pembantu cantiknya, James lelaki normal pastinya butuh penyaluran untuk gairahnya.

Bayangkan saja, pakaian seragam yang menjadi pakaian khusus maid, dibuat seksi oleh Hana hingga kedua dadanya menyembul keluar nyaris tumpah. Hingga James meminta Hana untuk duduk di sebelah bangkunya menemani James sarapan.

"Hana temani aku sarapan," perintah James tanpa adanya penolakan.

"Ta- tapi tuan saya masih ada pekerjaan lain di dapur.

"Kau ingin menuruti perintahku atau dipecat dari pekerjaan ini!" ujar James, membuat Hana duduk di kursi sebelah James.

Niat awal ingin sarapan bersama Hana, Tapi yang ada James bukanlah sarapan yang telah tersaji melainkan sarapan lain, tangan besar milik James mengelus paha putih, mulus milik Hana, menaik turunkan tangannya hingga berada dekat di bagian atas pangkal paha Hana.

Jarinya pun masuk ke dalam celah celana yang menutupi aset berharga milik Hana.

Hana sendiri pun hanya bisa memejamkan matanya, baru kali ini ia merasakan sentuhan dari James- majikannya, biasanya Hana hanya bisa berimajinasi, membayangkan sang majikan menjamah tubuhnya, tapi hari ini Tuannya sendiri menyentuh tubuhnya walaupun hanya menggunakan tangan dan jarinya saja.

"Ah...!" satu desahan seksi lolos keluar dari mulut Hana. Hanya gara- gara jari James menekan asetnya dan bermain- main disana.

Hana bergelinjat tidak tenang, saat jari James semakin liar di luar asetnya. Tangannya James yang satunya pun mengangkat kaki jenjang Hana ke pundak James sehingga Hana duduk berhadapan dengan sang Tuan muda.

"Kau tahu kesalahan terbesarmu Hana?" tanya James, masih bermain liar dengan jarinya di pusat kenikmatan Hana.

Hana hanya menggeleng sebagai jawabannya, sesekali desahan milik Hana pun keluar.

"Kau selalu menggodaku Hana, selalu memperlihatkan lekuk tubuhmu di depanku, dan kau salah besar jika aku tidak terangsang. Aku pria normal, dan kau sudah membangkitkan gairah terpendamku!" James memasukkan jarinya ke dalam gua lembab milik Hana.

Sedangkan Hana tak kuasa menahan gejolak gairah yang menggebu dalam dirinya, hanya dengan jari sang Tuan muda.

Desahan Hana pun semakin melolong keluar terdengar seksi mengikuti irama jari James keluar masuk ke dalam pusat intinya.

"Ah... Tuan! Jangan membuatku tersiksa!" ucap Hana, tidak kuat dengan permainan jari nakal James.

"Nikmatilah sayang! Kau yang menggodaku maka kau yang harus menanggung semuanya." James semakin liar bermain dengan jarinya di bawah pusat kenikmatan Hana.

Rok yang menjadi bawahan seragam Hana pun terangkat ke atas perut sehingga pusat inti Hana terpampang jelas di depan wajah James.

James mengangkat kedua kaki Hana, membawanya ke pundak. Lalu ia pun berjongkok menyamakan posisinya tepat di bagian pusat Hana. Wajahnya mulai dekat hanya tersisa satu inci

James mulai menghirup aroma kewanitaan Hana, sesekali lidahnya bermain di klitoris Hana, menjilat bahkan menyesap, penuh ke dalam mulutnya.

"Tuan.... Mmmphhhh... Apa yang Anda lakukan!" Hana bergelinjat tubuhnya sedikit terangkat ke atas tak kuasa menahan serangan dari lidah James.

James mampu membuat gairah liar Hana membara, seakan imajinasi tentang Tuannya terbayar dengan sentuhan kecil namun berarti untuknya.

Lihatlah sekarang bagaimana James menguasai tubuh Hana, walau hanya sentuhan kecil yang James berikan padanya. Namun semua itu tidaklah lama. Saat Hana mendengar suara seseorang memanggilnya.

"Hana apa kau di dalam?" kata seseorang itu, membuat Hana tersadar dari imajinasinya.

Ya, seperti inilah Hana setiap harinya berimajinasi pada sang majikan yang tampan, kaya, serta bersikap dingin. Membuat gairah liar Hana bergejolak ingin rasanya bergelud bersama sang Tuan di satu ranjang yang sama.

Hana pun terbangun dari imajinasinya, vibrator yang menjadi tumpuan untuk imajinasi liarnya pun disembunyikan di tempat asal.

Lalu, Hana pun keluar dari dalam kamar dan melihat orang yang memanggilnya.

"Kenapa?" tanya Hana pada seseorang yang berada di depan pintu kamarnya.

"Tuan memanggilmu."

"Memanggilku? Untuk apa?"

"Temui saja, Tuan tidak suka menunggu lama." teman Hana bernama Yuna pun pergi setelah memberitahu Hana.

Hana pun tersenyum senang saat mendengar sang Tuan muda memanggilnya, lalu ia pun segera mengganti bajunya dengan baju yang baru saja dibelinya tadi.

Dress tipis bermotif hampir mirip lingerie lah yang dipakai Hana saat ini, ia sengaja memakai dress itu agar Tuannya tergoda pada dirinya.

Lekuk tubuh Hana yang sempurna pun hampir terlihat jelas, di tambah nipple pink miliknya menyembul keluar, memang Hana tidak memakai bra karena ia ingin tahu reaksi Tuannya, masa iya Tuan mudanya tidak tergoda dengan pakaian yang digunakan oleh Hana.

Setelah semuanya siap dan rapi, Hana keluar dari dalam kamarnya menuju tempat sang Tuan muda berada.

Hana tahu dimana Tuan mudanya sekarang, tempat yang tidak lain adalah ruang kerjanya. Tidak jauh dari kamarnya yang berada di belakang ruang kerja James.

Sampai Hana tiba di depan pintu ruang kerja James, Hana mengetuk pintu meminta izin untuk masuk. Dan terdengarlah suara bariton nan seksi dari Tuannya menyuruh Hana masuk.

"Masuklah," kata James dari dalam ruang kerjanya.

Hana membuka pintu ruang kerja James, pertama kali yang dilihatnya adalah James yang sedang berkutat di depan macbooknya dengan pakaian yang sedikit berantakan.

Hanya melihat begitu saja membuat Hana meneguk saliva kasar, imajinasi liarnya semakin bertambah, hanya dengan melihat pakaian James berantakan, seksi. Itulah yang ada di dalam otak cantik Hana.

"Kenapa kau masih diam disana? Kemarilah dan tolong pijat pundakku yang terasa pegal." James menyadarkan Hana dari alam liarnya, yang tengah membayangkan James sedang menjamah tubuhnya.

Hana pun terlihat gugup, malu, takut ketahuan jika ia sedang membayangkan Tuannya.

Akhirnya dengan perasaan campur aduk Hana mendekat, dan berdiri di samping James.

"Tuan memanggil saya?" tanya Hana.

James menoleh ke arah sampingnya, sama seperti Hana James pun meneguk saliva kasarnya melihat nipple pink Hana menyembul keluar.

"Oh ya, aku memintamu untuk memijat pundakku. Apa kau bisa?" tanya James sekali lagi, matanya beralih memandang yang lain. Tidak ingin berlama- lama menatap nipple pink milik Hana.

Hana tahu Tuan mudanya terpancing gairah, dan ditambah lagi Tuan mudanya meminta Hana untuk memijat pundaknya, kesempatan yang tidak datang dua kali, tidak akan Hana sia- siakan. Hana ingin tahu apa yang akan dilakukan James saat ia memijat sambil menggoda James.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Gairang seorang pembantu penggoda

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Jalan Raih Mahkota
8.8
Richard Ahmed mengkhianati pertunangan kami demi berselingkuh dengan Eva Marsh. Eva bahkan mengirimkan rekaman mesra mereka yang direstui keluarga Richard. Menghadapi penghinaan ini, saya menghubungi ayah saya, seorang bos sindikat kriminal besar, guna membalas dendam lewat siaran langsung media sosial. Namun, bantuan itu menuntut syarat berat: saya wajib kembali ke Zlomont untuk memimpin Brooks Group sebagai kepala barunya.
Sampul Novel JANDA, MARRY ME!
7.9
Menyandang status janda bukanlah aib yang pantas dihakimi. Namun, saat stigma sosial mulai menyudutkannya, kepada siapa kesalahan harus ditimpakan? Apakah pada takdir Tuhan, ataukah pada pria yang tega pergi meninggalkannya sendirian? Kisah emosional ini menyoroti perjuangan keras seorang wanita dalam menghadapi penolakan publik dan luka hati yang mendalam, demi menemukan kembali kebahagiaan yang kini terasa sangat sulit untuk ia raih.
Sampul Novel Mendadak Presdir
9.7
Melly Sabira harus bertahan di tengah siksaan finansial dari Alan, suaminya, serta perlakuan buruk dari sang ipar, Lian. Di balik penderitaan itu, Melly diam-diam merintis bisnis kecantikan hingga sukses besar di tingkat nasional. Ketegangan memuncak saat Lian berniat menjodohkan Alan dengan Siska, yang sebenarnya merupakan bawahan Melly. Merasa direndahkan, Siska nekat melakukan tindakan keji yang menewaskan orang-orang terdekat Melly. Kini, ia harus menghadapi duka mendalam.
Sampul Novel PERFECT PARTNER
8.4
Arsitek menawan nan keras kepala, Amanda Altakendra, mengunci rapat hatinya akibat luka masa lalu. Namun, pertahanan itu goyah setelah ia tak sengaja bersua dengan Darko Dio Archelaus di sebuah klub malam. Penguasa Archelaus Corp yang dingin itu seketika terobsesi dan mengerahkan segala upaya untuk mengikat Amanda sebagai pendamping hidupnya. Mampukah sang triliuner meruntuhkan ego Amanda dan menyembuhkan traumanya?
Sampul Novel Pria Yang Disimpan
9.7
Nadia menderita dalam pernikahan dengan Robin, yang merahasiakan penyakitnya hingga Nadia terus disalahkan oleh mertua. Sementara itu, Riska merasa kesepian karena Alvin, suaminya yang berprofesi sebagai kapten kapal, jarang pulang ke rumah, ditambah tekanan dari ibu mertuanya yang terus membayangi. Di tengah badai konflik ini, hadir Arfan, sosok pria penuh trauma yang perlahan mulai membuka hati. Takdir pun kini mempertemukan dan menguji kesetiaan serta cinta mereka.
Sampul Novel Sweet Lollipops
9.1
Chika Nada Juwita, seorang gadis periang berbadan gempal, jatuh hati kepada murid pindahan baru bernama Kevin Devano. Sayangnya, Kevin adalah sosok yang sangat dingin, angkuh, serta perfeksionis dalam menentukan kekasih. Meski kriteria pasangan Kevin terlampau tinggi, Chika enggan berputus asa. Ia terus berjuang dengan gigih demi memikat hati sang pujaan. Akankah ketulusan serta kehangatan Chika berhasil meruntuhkan sikap kaku dan benteng pertahanan Kevin yang begitu kokoh?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan