APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dimabukkan Cinta

Dimabukkan Cinta

Demi menyelamatkan pacar masa kecilnya yang terlilit utang miliaran, Delvina rela berhenti kuliah dan bekerja menjual miras. Sepuluh tahun berkorban, ia mengira lamaran sang kekasih adalah akhir yang bahagia. Namun, segalanya hancur saat Delvina menemukan riwayat obrolan di ponsel pria itu. Teman-temannya menghina dirinya terlalu tua dan kotor, bahkan mempertanyakan cara ia melunasi utang tersebut. Yang paling menyakitkan, terungkap bahwa kekasihnya telah memiliki anak dengan sekretarisnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pacarku, yang juga merupakan teman masa kecilku itu gagal dalam membangun usaha dan terlilit utang miliaran. Dia memohon padaku untuk membantunya. Jadi, aku berhenti kuliah dan menjual miras untuk membantunya mengelola arus kasnya.

Sepuluh tahun kemudian, dia melamarku dan kupikir kerja kerasku akhirnya terbayar. Sampai aku menemukan riwayat obrolannya dengan teman-temannya di ponsel.

[ Delvina sudah hampir 30 tahun. Dia terlalu tua dan kotor. Dia nggak layak dampingi kamu. ]

[ Siapa yang tahu dia itu sebenarnya jual miras atau jual diri untuk melunasi utangmu dulu? ]

[ Lagian, gimana dengan anakmu dengan sekretarismu? ]

Pacarku, yang juga merupakan teman masa kecilku itu gagal dalam membangun usaha dan terlilit utang puluhan miliaran. Dia memohon padaku untuk membantunya. Jadi, aku berhenti kuliah dan menjual miras untuk membantunya mengelola arus kasnya.

Sepuluh tahun kemudian, dia melamarku dan kupikir kerja kerasku akhirnya terbayar. Sampai aku menemukan riwayat obrolannya dengan teman-temannya di ponsel.

[ Delvina sudah hampir 30 tahun. Dia terlalu tua dan kotor. Dia nggak layak dampingi kamu. ]

[ Siapa yang tahu dia itu sebenarnya jual miras atau jual diri untuk melunasi utangmu dulu? ]

[ Lagian, gimana dengan anakmu dengan sekretarismu? ]

...

Ketika aku membaca pesan itu, Xavier yang mabuk sedang berbaring di tempat tidur. Aku baru saja membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya agar dia bisa tidur dengan lebih nyaman. Aku bahkan menyiapkan segelas air madu di meja samping tempat tidur.

Dalam 10 tahun terakhir, selama kami bersama, akulah yang mengurus seluruh kebutuhan hidupnya. Aku tidak pernah meragukan pentingnya hubungan ini. Kami menganggap satu sama lain sebagai keluarga yang paling penting.

Setelah membaca dari atas, aku baru mengetahui seluruh isinya. Topik ini dimulai Randy, sahabat Xavier.

[ Xavier, kamu benar-benar mau nikahi Delvina? ]

Setelah itu, dia membagikan foto lamaran yang aku posting ke akun sosial mediaku. Semua orang di grup mulai membicarakannya. Xavier pun membalas.

[ Aku sudah melamar. Mana bisa aku nggak menikahinya. ]

[ Xavier, bukannya aku cerewet. Tapi, dengan kekayaanmu sekarang, kamu bisa dengan mudahnya nikahi seorang gadis muda, cantik, dan bersih. ]

[ Dia sudah hampir 30 tahun. Meski dia cantik, kamu pasti sudah bosan, 'kan? ]

[ Waktu itu, komisi dari menjual sebotol miras baru berapa? Tapi, dia sanggup bayar 6 miliar utangmu dalam 3 tahun. Kita juga bukannya nggak pernah pergi ke tempat seperti itu. Kita tahu jelas kenapa dia bisa hasilkan uang sebanyak itu. ]

[ Xavier nggak menyentuhnya juga karena khawatir akan terjangkit penyakit. ]

Sementara itu, Xavier tidak menjelaskan sepatah kata pun. Dia hanya membaca dalam diam. Pada akhirnya, dia membalas.

[ Apa boleh buat. Dia itu yatim piatu. Aku kasihan padanya. Kalau aku mencampakkannya, nggak ada lagi orang yang menginginkannya. ]

Aku menatap pria yang berbaring di tempat tidur dengan tubuh gemetar.

"Vina, kepalaku pusing. Vina ...."

Setiap kali mabuk, dia suka bertingkah seperti anak manja. Dulu, aku sangat menyukai sisi rapuhnya.

Ting. Ponselnya berdering lagi. Itu adalah pesan dari Willa, sekretarisnya Xavier.

[ Pak Xavier, aku sudah minum obat setelah kejadian semalam. Jangan khawatir. ]

Aku mengenakan jaket tipis dan berjalan keluar dari rumah dengan linglung. Aku berdiri di jalanan seberang kompleks dan menatap lampu-lampu ribuan rumah. Air mataku tidak berhenti mengalir.

Aku dan Xavier tumbuh besar di panti asuhan yang sama. Waktu kecil, aku tidak menyukainya. Dia penakut, pemalu, dan selalu bertanya dengan hati-hati apa yang ingin kumakan.

Namun, ketika aku berusia 10 tahun, panti asuhan kami terbakar dan aku terjebak di gudang. Dia menerjang masuk untuk menyelamatkanku dan melukai tangan kanannya. Sampai sekarang, bekas luka itu masih tertinggal di pergelangan tangannya.

Pada saat itu, dia sangat berbakat dalam bermain piano dan ada keluarga kaya yang berencana untuk mengadopsinya. Gara-gara kejadian ini, dia terpaksa tinggal di panti asuhan. Sampai berusia 15 tahun, kami baru meninggalkan panti asuhan tersebut.

Aku mengikutinya selangkah demi selangkah dan ingin menjadi adik perempuannya selamanya.

Saat itu, Xavier berkata, "Vina, kita nggak bisa hidup bersama seumur hidup kalau kamu jadi adikku. Suami istri baru bisa. Kalau kamu sudah dewasa, menikahlah denganku. Aku akan perlakukan kamu dengan baik dan memberimu sebuah keluarga."

Jadi, aku pun menantikannya.

Saat kuliah, kami bekerja paruh waktu dan menikmati kehidupan kampus dengan bahagia bersama. Setelah lulus, dia memulai bisnisnya sendiri. Ketika dia terlilit utang, aku tidak tega melihatnya menderita, juga tidak ingin dia depresi.

Demi melunasi utang itu, aku pun berhenti dari pekerjaanku yang cukup bagus saat itu, lalu pergi berjualan miras. Ketika mengetahui hal itu, dia memasang ekspresi getir dan bersumpah bahwa dirinya tidak akan mengecewakanku.

Ketika kariernya mulai menanjak, Xavier membawaku ke jalan ini dan menunjuk ke sebuah rumah di kompleks ini sambil berkata, "Cepat atau lambat, kita pasti akan pindah kemari. Vina, pada saat itu, kita menikah ya."

Dalam 10 tahun terakhir, aku memperlakukannya layaknya satu-satunya keluargaku dan memberinya semua yang aku miliki.

Semalam, dia melamarku dan aku sudah siap untuk menyerahkan kesucianku kepadanya. Namun, dia mengatakan bahwa dirinya harus pergi karena ada urusan mendesak di perusahaan. Ternyata, dia bukan ada urusan, melainkan tidur dengan Willa.

Selama ini, dia tidak pernah menyentuhku. Katanya, itu demi kebaikanku sendiri. Dia ingin melindungiku dan menghormatiku. Aku percaya pada ucapannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Kita Sudah Sampai Ujung
8.5
Vanesa akhirnya menyadari pernikahan kontrak lima tahunnya dengan Steven adalah kebohongan besar setelah mengetahui anak yang diasuhnya merupakan anak kandung suaminya dengan wanita lain. Saat sang madu membawa surat cerai di tengah kabar kehamilannya, Vanesa memilih pergi dan mengembalikan anak itu. Mengabaikan masa lalu, ia bangkit menjadi wanita mandiri yang kaya raya. Penyesalan pun datang dari keluarga pencela hingga Steven yang mabuk dan menolak meresmikan perceraian mereka.
Sampul Novel Dilema
8.5
Kecelakaan tragis mengungkap rahasia besar Doni Damara, memicu konflik batin yang pelik. Ia kini dihadapkan pada dilema besar: bertahan bersama Rina yang telah menolongnya serta Romeo yang menganggapnya ayah, atau pulang ke masa lalunya. Di masa lalu, ada Ibu Marmi, istrinya yang setia bernama Aida, dan Ajeng yang begitu merindukannya. Sanggupkah Doni pergi meninggalkan keluarga barunya? Lalu, bagaimana sikap Rina saat kebenaran tentang jati diri Doni akhirnya terbongkar?
Sampul Novel DINIKAHI CEO TAMPAN
9.6
Luna, gadis desa yang sederhana, mendadak terseret dalam takdir rumit bersama Damar, seorang CEO kaya raya. Demi mempertahankan posisinya sebagai pewaris tunggal kekayaan sang ayah, Damar wajib memenuhi satu syarat mutlak: menikahi putri dari sahabat lama ayahnya. Takdir rupanya menunjuk Luna sebagai sosok tersebut. Akankah Damar rela menjalani pernikahan demi harta, atau dia justru menolak kehadiran Luna yang memiliki latar belakang yang sangat jauh berbeda dengannya?
Sampul Novel Drive Back To December
8.4
Tiga tahun bercerai, Gayatri Rumi Rahardjo tak menduga akan menikah lagi dengan William Alansyah. Demi rasa hormat pada mantan ibu mertuanya, ia bersedia membangun kembali rumah tangga bersama mantan suaminya tersebut. Namun, pernikahan kedua mereka langsung diuji oleh tuntutan memiliki anak. Di tengah situasi sulit ini, Gayatri mulai mengendus sebuah rahasia besar yang ditutupi oleh William. Akankah kebenaran pahit itu mendorong mereka ke jurang perceraian untuk kedua kalinya?
Sampul Novel HASRAT MEMBARA CEO PERKASA
8.5
Dalam sekuel Cintaku Bersemi di Masa Remaja, Joseph Mikuel selaku CEO JM Corp tidak sengaja bersua kembali dengan Mary Violet, kekasih masa lalunya. Dulu, Mary pergi begitu saja tanpa alasan, namun kini ia mendadak mendaftar sebagai sekretaris pribadi di kantor Joseph. Lewat pengaruhnya, Joseph sengaja meloloskan Mary demi menyelesaikan urusan hati yang belum tuntas. Mary pun terkejut dengan pertemuan ini, memicu tanya apakah asmara lama mereka dapat terjalin kembali.
Sampul Novel Hingga Akhir Waktu
9.0
Seorang gadis menghadapi dilema rumit saat bertemu dua pria berwajah sama tetapi berkarakter sangat kontras. Situasi sulit ini menuntutnya memilih arah hatinya. Akankah ia bersandar pada ketulusan sejati yang murni, atau justru terpaksa berkompromi demi mempertahankan cinta yang telah diperjuangkannya? Ini merupakan sebuah kisah romansa modern tentang pengorbanan dan pilihan hidup penuh pilihan hidup yang penuh dilematis.