APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Diculik Untuk Menjadi Ibu

Diculik Untuk Menjadi Ibu

Alina Daryanov, wanita karier yang ambisius, terbangun di samping konglomerat Ivan Vasiliev setelah kecelakaan tragis saat badai. Hidupnya berubah drastis saat ia menyadari dirinya diculik untuk menjadi istri kedua sekaligus ibu pengganti bagi pasangan kaya yang putus asa. Terjebak dalam pernikahan kontrak yang penuh manipulasi dan rahasia gelap, Alina kini dihadapkan pada pilihan sulit: tunduk pada takdir barunya atau melawan demi merebut kembali kebebasannya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Alina Daryanov menatap layar komputer dengan penuh konsentrasi, jemarinya mengetik dengan cepat dan tanpa henti. Keheningan malam di kantor yang hampir kosong itu terasa bagai teman setia. Pekerjaannya yang padat dan penuh tantangan selalu membuatnya melupakan segala hal di luar meja kerjanya. Dia tidak memiliki waktu untuk hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Tidak ada waktu untuk kencan, tidak ada waktu untuk pertemuan sosial yang sering dianggap sebagai bagian dari kehidupan normal seorang wanita seusianya. Alina sudah terbiasa dengan label "perawan tua" yang sering dilemparkan oleh mereka yang merasa berhak mengomentari hidupnya.

Namun, bagi Alina, karir adalah segalanya. Tidak ada yang lebih penting daripada kesuksesan. Dia tahu betul bahwa hidupnya mungkin akan selalu seperti ini: penuh dengan rapat-rapat yang menuntut, tenggat waktu yang ketat, dan pengorbanan yang tak terhindarkan. Tetapi dia tak pernah menyesal. Dunia ini sangat menuntut, dan Alina tahu hanya dengan ketekunan dan ambisi, dia bisa mengukir namanya di puncak kesuksesan.

Malam itu, seperti malam-malam lainnya, Alina menghabiskan waktu di kantornya yang terletak di lantai 36 sebuah gedung perkantoran tinggi. Hujan deras mulai turun di luar jendela kaca, dan angin kencang meniup dedaunan dari pohon-pohon yang ada di trotoar. Suara desiran hujan yang semakin keras semakin menyatu dengan suara ketikan cepat dari jari-jarinya. Alina menatap jam dinding di ujung ruangan. Pukul 9 malam. Dia tahu sudah saatnya untuk pulang, namun tenggat waktu untuk menyelesaikan laporan keuangan bulan ini masih menunggunya.

Alina memutuskan untuk melanjutkan pekerjaannya beberapa saat lagi. Tak peduli berapa lama lagi, dia akan menyelesaikan semuanya malam ini. Namun, tiba-tiba ponselnya berdering. Alina menoleh, melihat nama teman sekantornya yang muncul di layar. Ia mengambil ponsel dengan sedikit kesal, merasa terganggu oleh panggilan yang tidak penting.

"Alina, kamu di mana? Ayo, kita makan malam bersama. Jangan bilang kamu masih di kantor," suara Liza terdengar riuh melalui ponsel, memecah kesunyian malam.

Alina menghela napas panjang. "Aku baru saja selesai dengan rapat dan masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan. Tidak ada waktu untuk makan malam, Liza," jawab Alina, suaranya sedikit datar, tanda bahwa dia tidak berniat melanjutkan percakapan.

"Tapi kamu harus beristirahat. Kamu akan jadi perawan tua kalau terus seperti ini!" kata Liza dengan tawa yang menggema di ujung telepon, seolah-olah kata-katanya itu adalah lelucon.

Alina terdiam sejenak. Kata-kata itu terasa seperti pisau yang menyayat. Meski sudah sering mendengarnya, tetap saja rasa sakit itu selalu muncul. Begitu banyak orang yang menganggapnya seperti itu, seorang wanita yang terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga lupa akan kehidupan pribadinya.

"Ya, ya. Aku tahu," jawab Alina dengan sedikit ketus. "Kamu bisa pergi sendiri. Aku harus menyelesaikan ini dulu."

Setelah menutup telepon, Alina menatap layar komputernya dengan perasaan campur aduk. Liza benar, kadang-kadang dia merasa terjebak dalam rutinitas yang tak ada habisnya. Tetapi Alina tahu, ada harga yang harus dibayar untuk mencapai apa yang dia inginkan. Mungkin dia tidak memiliki waktu untuk hal-hal seperti makan malam dengan teman-teman, kencan, atau membangun hubungan, tetapi itu adalah pilihan yang dia buat. Setidaknya, dia bisa membanggakan dirinya dengan karir yang cemerlang.

Setelah beberapa jam lagi menghabiskan waktu untuk menyelesaikan laporan, Alina akhirnya memutuskan untuk pulang. Namun, jalan menuju rumah tak semulus yang dia harapkan. Hujan yang semakin deras membuat kemacetan di jalan-jalan kota semakin parah. Lampu-lampu kota yang samar-samar terlihat dari balik kaca mobil menambah suasana yang semakin gelap dan sepi. Alina merasa lelah, tubuhnya terasa kaku setelah berjam-jam duduk di depan layar komputer.

Dia mempercepat langkahnya menuju mobil, berharap bisa sampai rumah sebelum terlalu larut. Tetapi jalanan ternyata jauh lebih buruk dari yang dia duga. Tak hanya hujan lebat yang mengguyur kota, tetapi angin kencang yang datang tiba-tiba membuatnya merasa cemas. Alina melihat ke arah jendela mobil, khawatir akan kondisi jalan yang semakin berbahaya.

Mobil-mobil di sekitar dia bergerak perlahan, dan Alina merasa frustrasi. Dia memutar musik di mobilnya, mencoba untuk mengalihkan pikirannya. Namun, tiba-tiba terdengar suara keras dari belakang. Sebuah truk kontainer yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak beberapa mobil di depannya. Alina hanya sempat melihat kilatan cahaya dari kaca spion sebelum sebuah benturan keras mengguncang tubuh mobilnya.

Kaca depan mobilnya pecah, dan mobilnya meluncur beberapa meter. Kepalanya terhantam setir, dan semuanya menjadi gelap.

Ketika Alina membuka matanya, dia merasa sangat bingung. Seluruh tubuhnya terasa pegal dan sakit. Pandangannya kabur, dan ruangan di sekelilingnya tampak asing. Perlahan, ia mencoba duduk, merasakan rasa sakit di kepalanya. Namun, saat matanya menatap sekeliling, dia terkejut.

Di sampingnya, seorang pria duduk di kursi, wajahnya tampak serius dan khawatir. Ia segera meraih tangannya dan dengan lembut menahannya.

"Aku tahu ini tidak mudah, Alina," kata pria itu dengan suara berat. "Tapi kamu harus kuat."

Alina terdiam, kebingungannya semakin bertambah. Siapa pria ini? Mengapa dia berada di sini? Dan bagaimana bisa dia berada di tempat yang tampaknya seperti kamar tidur yang mewah ini?

"Siapa... siapa kamu?" tanya Alina, suaranya bergetar.

Pria itu menarik napas panjang, tampaknya ragu-ragu untuk berbicara. "Aku Ivan Vasiliev. Kamu... kamu sekarang adalah istri keduaku."

Kata-kata itu seperti petir yang menghantam. Alina terkejut, tidak bisa mempercayai apa yang baru saja dia dengar. Istri kedua? Apa yang terjadi? Bagaimana dia bisa berada di sini?

Ivan melanjutkan dengan suara lebih rendah, "Kamu telah setuju untuk menjadi ibu pengganti kami. Kami membutuhkan bantuanmu, Alina."

Alina merasa pusing, otaknya seperti dipenuhi dengan ratusan pertanyaan yang tak bisa dijawab. Bagaimana bisa semua ini terjadi? Siapa yang mengontraknya? Mengapa dia harus menjadi ibu pengganti untuk pasangan yang tidak dikenalnya?

Dia menggigit bibirnya, berusaha menenangkan diri. Dia harus tahu apa yang sedang terjadi, dan kenapa dia bisa terperangkap dalam situasi yang sangat aneh ini.

"Alina, aku tahu ini tidak mudah," lanjut Ivan. "Tapi kamu harus menerima kenyataan ini. Kami membutuhkan kamu."

Alina merasa perasaannya tercabik-cabik antara kebingungannya, ketakutannya, dan rasa marah yang mulai muncul. Apa yang sebenarnya terjadi padanya? Mengapa dia terjebak dalam permainan yang begitu gelap dan tak terduga ini?

Seperti terjebak dalam perangkap yang tidak dia pilih, Alina merasa hidupnya kini berubah selamanya. Dan yang lebih menakutkan, dia tahu bahwa keputusan yang harus dia ambil akan menentukan masa depannya.

Bagaimana dia bisa keluar dari permainan ini? Atau akankah dia terjebak di dalamnya, terperangkap dalam cengkeraman kekuatan dan ambisi yang tak terelakkan?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri Kontrak Tuan CEO
8.4
Pasca dijebak ayah dan ibu tirinya untuk dijual kepada duda kaya, hidup Scarlett Piers hancur. Dalam situasi genting, pengusaha misterius berwatak dingin bernama Xanders Rilley datang menolong. Xanders menawarkan perlindungan, namun mengajukan syarat berupa pernikahan kontrak selama setahun. Scarlett kini dihadapkan pada dilema besar: menyetujui kesepakatan itu demi membalas dendam pada keluarganya, atau justru masuk ke dalam pusaran bahaya yang jauh lebih mengancam.
Sampul Novel Jangan Main-Main Dengan Dia
8.9
Yolanda dibuang ke desa terpencil oleh orang tua angkatnya yang licik. Di sana, ia justru menemukan fakta bahwa dirinya adalah pewaris sah keluarga konglomerat terpandang. Meski kini hidup bergelimang kasih sayang, Yolanda harus menghadapi kedengkian dari adiknya. Berbekal kemampuan luar biasa, ia bangkit untuk menuntut balas. Di tengah perjuangannya, pesona Yolanda memikat seorang miliarder yang kini terus mengejarnya demi membongkar rahasia besar yang ia sembunyikan.
Sampul Novel Kesalahan Cinta CEO: Balas Dendam Manisnya
8.2
Saat Jon bertunangan dengan orang lain, hati Dayna hancur. Namun, ia enggan terpuruk dan memilih fokus menata masa depan. Keputusan itu berbuah manis saat karier Dayna melesat tajam, mengundang kekaguman banyak pria baru. Jon yang didera penyesalan mencoba mendekatinya lagi. Alih-alih luluh, Dayna yang kini berdaya membalasnya dengan cara tak terduga. Ia mengacaukan hidup sang CEO dengan menyebar nomornya ke situs kencan dan membuka lowongan pencarian istri di internet.
Sampul Novel Ketika Kapal Tenggelam, ⁠Tunanganku Menolong Cinta Pertamanya
9.3
Tragedi tenggelamnya kapal pesiar menyisakan luka mendalam bagi Zayden yang memilih menyelamatkanku dibanding cinta pertamanya, Caitlyn, yang akhirnya tewas. Meski tetap menikahiku, selama lima tahun Zayden menyiksaku karena dendam atas kematian Caitlyn. Saat aku meminta cerai, dia justru menyeret kami berdua ke dalam kematian. Beruntung, takdir membawaku kembali ke hari kecelakaan maut itu terjadi. Kali ini, aku memutuskan merelakan tempat di perahu penyelamat untuk wanita yang sangat dia cintai.
Sampul Novel Nick
8.0
Nick Gustron, raksasa industri teknologi informasi yang tegas, kini menghadapi rivalitas sengit dari klien bisnisnya asal Venezuela, Salas Cano. Pertarungan mereka melampaui batas bisnis dan kekuasaan, meluas menjadi persaingan ketat untuk merebut hati seorang gadis desa yang sederhana. Dua pria tampan, cerdas, dan bergelimang harta ini saling beradu demi cinta sejati. Siapakah yang akan dipilih sang gadis? Mengandung konten dewasa, harap bijak dalam membaca.
Sampul Novel OBSESI DAN KEINGINAN
9.1
Andy Alf, CEO perfeksionis pencinta keteraturan, terpikat oleh Camille, karyawan sederhana yang bekerja demi pengobatan kanker ibunya. Meski telah bertunangan dengan wanita cantik, Andy justru terobsesi pada Camille hingga nekat melakukan apa saja. Hubungan mereka pun terseret ke dalam romansa beracun dengan keterikatan emosional yang ekstrem. Di ambang kegilaan, mampukah keduanya bersatu setelah melewati ribuan perpisahan?