APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dibuang Seperti Sampah, Kini Dicari

Dibuang Seperti Sampah, Kini Dicari

Pernikahan rahasia Risa selama delapan tahun kandas setelah Teguh melamar Selia. Merasa dikhianati, Risa memilih bercerai dan pergi dari restoran mereka. Dengan angkuh, Teguh mengusir Risa dan Heru, adiknya, demi sang selingkuhan. Namun, kehancuran bisnis akibat ulah Selia memaksa Teguh menyusul Risa ke Swiss demi mengemis maaf. Kini, Risa yang telah bangkit siap membongkar kebenaran pahit masa lalu dan membiarkan Teguh tenggelam dalam penyesalan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Risa Irawan POV:

Keheningan di dalam mobil terasa memekakkan telinga, hanya diisi oleh suara Heru yang terisak pelan di kursi belakang. Dia memeluk kotak makan siangnya yang masih penuh, kue ulang tahun mini yang kubuat sendiri pagi itu, jauh dari kemewahan kue edisi terbatas yang Teguh janjikan.

"Kakak," Heru memanggil, suaranya serak. "Ayah... dia sungguh tidak akan datang?"

Kata "Ayah" itu terasa seperti pisau yang mengiris hatiku. Teguh bukan ayah kandung Heru, tapi Heru selalu menganggapnya begitu. Teguh, dengan segala karismanya, pernah begitu menyayangi Heru. Namun, seiring kesuksesan yang diraihnya, perhatiannya pada adikku semakin memudar. Aku tidak bisa menjawab. Setiap kali Teguh berjanji, setiap kali Heru berharap, hanya kekecewaan yang tersisa.

Aku ingat saat perpisahan sekolah Heru. Dia memenangkan lomba melukis, tapi ekspresi wajahnya keruh. Aku tahu dia ingin Teguh ada di sana, melihatnya di panggung. Tapi Teguh tidak datang. Malam itu, Heru bertanya kepadaku, "Apa Ayah tidak menyayangiku lagi, Kak?"

Aku mematikan mesin mobil di depan rumah sewaan kami yang sederhana. Aku berbalik, menatap Heru. Matanya yang biasanya ceria kini dipenuhi kesedihan yang mendalam.

"Tentu saja Ayah menyayangimu, sayang," kataku, berusaha meyakinkan diriku sendiri. "Hanya saja, dia sangat sibuk." Aku merutuki diriku sendiri karena membiarkan kebohongan ini berlanjut.

"Tapi dia janji akan datang ke ulang tahunku," bisik Heru. "Dengan kue itu. Kue yang sangat aku inginkan."

Ponselku berdering di pangkuanku. Itu pesan dari Teguh.

"Aku tidak bisa datang, Risa. Ada masalah penting di restoran. Maaf."

Aku tahu itu bohong. Aku sudah melihat fotonya dengan Selia. Aku sudah melihat kue sialan itu.

Aku membalasnya dengan satu kata: "Baik."

Heru menatapku, matanya memancarkan harapan yang rapuh. "Ayah membalas pesan, Kak?"

Aku tersenyum, senyum yang terasa hampa. "Iya, sayang. Mungkin dia akan datang nanti malam." Kebohongan manis ini adalah satu-satunya obat yang bisa kuberi pada Heru saat itu.

Senyum Heru melebar, meski masih terlihat lelah. "Benarkah?"

"Benar." Aku mengangguk, memaksa hatiku untuk tidak hancur.

Malam itu, kami menyiapkan makanan kesukaan Teguh. Heru dengan semangat menceritakan bagaimana Teguh pernah mengajarinya membuat crème brûlée. Setiap kenangan manis yang Heru sebutkan terasa seperti sengatan listrik di hatiku.

Pukul delapan malam. Pukul sembilan malam. Pukul sepuluh malam.

Heru duduk di depan pintu, menatap keluar jendela, setiap kali ada mobil lewat, wajahnya berseri. Setiap kali mobil itu berlalu, bahunya merosot. Aku menelepon Teguh, sekali, dua kali, tiga kali. Tidak ada jawaban.

Pukul sebelas, Heru menoleh padaku, matanya berkaca-kaca. "Kak, aku tidak mengantuk lagi. Aku ingin tidur." Suaranya sangat pelan, tapi aku bisa merasakan kekecewaan yang menusuk di setiap katanya.

"Tidak apa-apa, sayang," kataku, memeluknya erat. "Kita bisa menunggu besok."

Heru menggeleng. "Tidak," katanya, air matanya menetes di bahuku. "Aku tidak mau menunggu lagi."

Aku membawa Heru ke tempat tidur, menyanyikan lagu pengantar tidur yang dulu sering Ibu nyanyikan. Aku menyalakan lilin di atas kue mini buatan tanganku. "Tiup lilinnya, sayang. Buat permohonan."

Heru menatapku, lalu pada lilin yang menyala. Dia memejamkan mata, wajahnya keruh. Aku tahu apa yang dia minta. Dia meminta ayahnya kembali. Aku merasakan air mataku sendiri mengalir.

Sejak malam itu, Heru tidak pernah lagi menyebut nama Teguh sebagai "Ayah."

Dua hari setelah ulang tahun Heru yang menyakitkan, aku membuka media sosial. Sebuah postingan dari akun gosip selebriti muncul di berandaku. Teguh Jais, pemilik Restoran Adiwangsa, melamar food vlogger terkenal Selia Rasyid di sebuah acara mewah. Sebuah foto menunjukkan Teguh berlutut, memegang kotak cincin beludru merah. Di sampingnya, kue edisi terbatas yang persis sama dengan kue yang dia janjikan untuk Heru.

Cincin itu. Aku mengenali cincin itu. Itu adalah cincin yang Teguh pernah desain khusus untukku, delapan tahun lalu, sebagai simbol pernikahan rahasia kami. Dia bilang itu adalah cincin paling istimewa yang pernah ada.

Hari ulang tahun Heru dan hari lamaran Teguh pada Selia adalah hari yang sama. Bukan hanya dia tidak datang, dia bahkan menggunakan kue Heru untuk melamar wanita lain.

Pusaran amarah dan keputusasaan menyapu diriku. Rasanya seperti sebuah ledakan di dalam dadaku, menghancurkan sisa-sisa harapanku. Tapi setelah ledakan itu, yang tersisa hanyalah kekosongan yang dingin. Aku tidak merasakan apa-apa lagi.

Aku menutup aplikasi media sosial, menghapus akun Selia dari daftar pertemananku. Tidak ada lagi yang perlu dilihat, tidak ada lagi yang perlu dirasakan. Aku sudah cukup.

Ini berakhir. Semuanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Another Choice Mr. Wijaya
8.5
Jauh sebelum mengenal Tania, Wijaya muda harus menjalani pernikahan tanpa rasa cinta akibat perjodohan. Hubungan tersebut ia jalani murni atas dasar komitmen sebagai sahabat hidup. Namun, berbagai peristiwa tak terduga datang menguji persatuan mereka, membawa perubahan besar pada masa depan yang tak pernah diantisipasi. Ini adalah kisah perjalanan panjang Wijaya dalam memahami arti sebuah hubungan hingga akhirnya ia berhasil menemukan belahan jiwa sejatinya.
Sampul Novel Asisten Pribadi CEO Dingin
9.7
Demi bertahan hidup, desainer berbakat Elena terpaksa menunda impiannya dan bekerja sebagai asisten Arion, CEO startup yang sangat kaku. Di balik sikap dingin sang atasan, Elena perlahan menemukan kehangatan. Ketika sabotase besar mengancam perusahaan, aksi heroik Elena berhasil mengungkap pelaku asli. Peristiwa ini menumbuhkan benih cinta di hati Arion, tetapi kini Elena dirundung dilema besar antara menerima asmara sang bos atau mengejar ambisi agensi pribadinya.
Sampul Novel Hati Seorang Perempuan
9.3
Senjahari Semesta Alam mengikhlaskan dirinya diceraikan Abimanyu, suaminya, yang harus menikahi Mega Mentari karena tuduhan menghamili. Tanpa disangka, kakak sulung Mega, Halilintar Sabda Alam, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Senja yang diperkenalkan sebagai adik bungsu Abimanyu. Sementara Abimanyu berjuang mencari kebenaran untuk merebut kembali hati Senja, Sabda salah paham saat memergoki Abimanyu memperlakukan Senja seperti kekasih, bukan kakak. Gelap mata, Sabda menjebak dan menanamkan benihnya di rahim Senja. Terperangkap antara kebencian dan kehamilan yang tak diinginkan, Senja harus bertahan di tengah kekuasaan Sabda yang kejam.
Sampul Novel Istri Yang Di Jual Suami
8.2
Nasib malang menimpa Audrey Giana Maheswari, seorang ibu berumur 25 tahun, akibat salah memilih pendamping hidup. Saat berjuang keras mengumpulkan uang demi menyembuhkan buah hatinya yang sakit keras, ia justru dikhianati suaminya sendiri yang gemar mabuk dan berselingkuh. Demi uang instan, sang suami bahkan tega menjual Audrey kepada lelaki asing dalam semalam. Mampukah ibu muda ini bertahan melewati cobaan dan pengkhianatan yang begitu kejam dalam hidupnya?
Sampul Novel Pernikahan Palsu yang Mengakhiri Cinta Sejati
8.1
Tujuh tahun Coralie mencintai Kellan dengan tulus. Namun, sebulan setelah menikah, ia menemukan fakta pahit bahwa akta nikah mereka palsu. Saat itu, Kellan justru menikahi kekasih sejatinya di luar negeri secara resmi. Sadar hanya menjadi pengganti, Coralie memilih pergi dengan luka dalam. Kellan baru menyadari cintanya pada Coralie saat ia sudah menghilang. Meski berhasil menemukannya kembali, penyesalan Kellan sia-sia karena segalanya telah terlambat.
Sampul Novel Pesona Pria Bertopeng yang Memikat
9.2
Novel modern berbalut misteri, "Pesona Pria Bertopeng yang Memikat", mengisahkan konflik batin seorang wanita hamil yang kehilangan kehangatan dari suaminya. Penolakan sang suami memicu pergolakan hasrat dan fantasi liar yang menyiksa dirinya setiap malam. Di tengah kesepian dan ketegangan rumah tangga yang kian mendingin, situasi berubah mencekam sekaligus mendebarkan ketika sesosok pria asing bertopeng secara misterius berhasil menyusup ke dalam kediamannya.