APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dibenci Keluarga Mertua

Dibenci Keluarga Mertua

Bertahun-tahun Ayu bertahan dari perlakuan buruk ibu mertua dan adik iparnya. Namun, batas sabarnya habis ketika perselingkuhan Wahyu, sang suami, terbongkar. Di tengah penyesalan Wahyu yang membisu, ibunya justru menuntut perceraian agar Wahyu bisa bersama Vina. Lelah dihina sebagai perempuan kampungan dan dikhianati, Ayu memutuskan pergi. Dengan kemarahan mendalam, ia bersumpah hidup keluarga yang telah menyakitinya tidak akan pernah bahagia lagi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah mobil suaminya hilang dari pandangan. Ayu masuk lagi ke dalam rumah. Langsung menuju dapur dan mencuci piring yang digunakan sarapan tadi.

Sementara Neny dan Ibunya sudah berdandan rapi, Neny menggunakan dress merah menyala dan Bu Sekar memakai setelan batik yang terlihat elegan. Mereka akan pergi ke sebuah acara arisan .

"Ayu.. Ibu dan Neny pergi dulu ya, jangan lupa bereskan rumah dan masak untuk malam nanti, mungkin kami akan pulang sore "

Teriak bu Sekar dari ruang tamu, lalu mereka pergi setelah mendapat jawaban dari Ayu.

Ayu menghempaskan diri di kursi ruang tamu, lelah rasanya setelah membereskan rumah yang besar ini seorang diri. Angannya mengembara ke masa lalu .

*

"Sudah lah Mas, mungkin kita memang tidak jodoh, toh keluargamu tak ada yang setuju karena aku hanya gadis kampung"

Aku duduk di kursi yang diletakan di tengah tengah taman sambil memijat kepala yang terasa pening.

"Jangan begitu dong sayang, Masa kamu mau menyerah secepat ini ? Mas janji mas akan berjuang untuk mendpat restu ibu" Mas Wahyu duduk di samping ku .

Ia menghela napas panjang, menggenggam tanganku dan mengangkat daguku supaya aku menatapnya.

"Lagi pula, ibu belum menyukai mu karena belum kenal, nanti kalau sudah kenal pasti akan menyukai mu. Karena kamu gadis yang baik"

Mas Wahyu mencoba meyakinkan ku. Karena memang aku mencintainya. Dan melihat kegigihan mas Wahyu untuk menikahiku maka akupun berusaha berjuang kembali.

"Baiklah Mas, aku akan mendukungmu"

Aku berusaha tersenyum walau dalam hati masih ada rasa sedih.

"Trimakasih, ayo aku antar pulang, ini sudah sore"

Mas Wahyu bangkit dari duduk nya, berjalan keparkiran. Aku mengikuti di belakangnya.

*

"Apa kamu serius Nduk mau memperjuangkan cinta mu pada Wahyu ?"

Tanya si Mbok saat selesai shalat dan duduk selonjor di Musola kecil di dalam rumah si Mbok.

"Entahlah Mbok, aku mencintainya. Tapi Ibunya tak menyukai ku dan bahkan seolah sangat membenciku, tapi melihat kegigihan mas Wahyu memperjuangkan aku , rasanya tak pantas jika aku mundur begitu saja"

Aku bergeser ke arah si Mbok, perlahan membaringkan diri dan meletakan kepalaku di paha si Mbok.

Si mbok mengelus pelan kepalaku, aku merasakan kasih sayang disetiap belaianya .

"Setiap pilihan ada resikonya Nduk, si mbok mu ini akan selalu mendukung keputusanmu, jika nanti kamu memilih melanjutkan perjuangan. Pikirkan resiko terburuk yang akan kamu terima . Mungkin kamu akan hidup dalam kebencian Mertua. Tapi kita punya Allah Nduk, Allah maha membolak balikan hati. Mudah saja bagi Gusti Allah mcengubah orang yang membencimu menjadi mencintaimu dan sebaliknya" tutur si Mbok panjang lebar, matanya menerawang jauh ke depan .

Tiba tiba usapan tangannya berhenti , aku seketika mendongakkan kepalaku, belia tersemyum .

"Tapi, pernikahan itu bukan main main, lakukan jika kamu merasa sanggup menanggung resikonya. Jangan peduli omongan orang yang penting hati mu, yang menjalani itu kamu, jika kamu memutuskan berjuang, maka berjuang se maksimal mungkin, Allah bersama orang orang yang sabar, tapi jika kamu merasa tak sanggup maka mundurlah." Si Mbok kembali mengelus pelan kepalaku.

"Yang dikatakan mbok mu benar Tapi pernikahan itu ibadah seumur hidup lo Nduk, berat. Kalo menurut bapak kamu mundur saja. Memang ada kemungkinan Ibu mertuamu nanti berubah. Tapi kalau tidak ? Bapak gak mau putri bapak ini menderita setelah menikah. Wong bapak sama si Mbok mu selama ini selalu berusaha supaya kamu gak menderita masa setelah menikah malah sengsara ?"

Tiba tiba saja Bapak menyahut rupanya dari tadi bapak mendengar percakapan kami.

"Iya pak, Ayu akan pertimbangkan lagi"

"Bapak tak dapat memaksa. Tapi jika nanti yang bapak takutkan terjadi, ingat Nduk, jika mereka sudah melewati batas, maka bangkitlah jangan terus mengalah"

*

Beberapa hari setelah percakapan itu, mas Wahyu memberi kabar kalau Ibunya setuju dia menikah dengan ku. Dengan syarat gaji mas Wahyu Ibunya yang pegang urusan rumah juga Ibunya yang mengatur. Aku akan diberi uang untik keperluanku saja.

"Gimana sayang ? Gak papa kan? Yang penting kan kamu juga pegang uang dan itu bebas kamu gunakan, semua kebutuhan sudah diurus sama ibu"

Aku terdiam, saat itu belum tau berapa uang yang akan kuterima. Aku fikir berapapun uangya kalau hanya untuk keperluan pribadiku akan kuterima dan ku kelola sebaik mungkin.Toh aku bukan tipe orang boros. Maka aku mengiyakan permintaan mas Wahyu. Aku meminta izin orang tuaku. Awalnya bapak keberatan tapi karena aku berkata aku sanggup menanggung resiko nya, maka mereka pun setuju.

Hari pernikahan pun tiba, Ibu dan bapak hadir walau bapak merasa keberatan karena tak yakin mertuaku akan berubah.

Saat aku akan pergi ke rumah mas Wahyu bapak memeluk ku dan berbisik.

"ingat pesan bapak, berjuang semampumu.. jika sudah tak kuat, bangkitlah"

**

Air mata Ayu menetes mengingat itu, kini ia sadar inilah saatnya untuk bangkit perjuangannya akan ia akhiri. Selama ini ia sudah sabar dan selalu berdoa supaya mertuanya mau menerima dan menyayanginya tapi mungkin Allah punya rencana lain.

"Mulai sekarang Kamu harus bangkit Ayu. Kamu harus tegas ! "

Bersambung.

Trimakasih yang sudah berkenan mampir..

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Derita Penantian Cinta
8.6
Almira, sarjana desa yang bekerja di perusahaan swasta, menghadapi tekanan berat dari sang ayah untuk segera menikah. Hal ini dipicu oleh pertunangan adiknya, yang menurut sang ayah akan menjadi aib jika melangkahi kakaknya karena bisa membuat Almira sulit jodoh. Meski dipaksa menjalani berbagai perjodohan, Almira menolak semua pria tersebut karena tidak merasa cocok. Penolakan ini memicu kemarahan ayahnya, yang kini melabelinya sebagai gadis sombong dan pemilih.
Sampul Novel Kesabaran seorang istri
9.4
Dalam ikatan pernikahan yang hampa akan kasih sayang, seorang istri harus tegar menghadapi kekerasan fisik serta mental dari suaminya. Walau terus didera hinaan kejam setiap hari, ia tidak menyerah dan tetap setia mendampingi. Di balik remuknya perasaan, ada harapan besar bahwa kebaikan tulusnya kelak bisa menyentuh dan mengubah sikap dingin sang suami. Sebuah drama mengharukan tentang ketabahan luar biasa dan pengorbanan tanpa batas di tengah cobaan hidup yang begitu berat.
Sampul Novel Pengantin Pengganti Calon Ipar
9.7
Aliya terpaksa menikahi Argan, pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya, demi menggantikan Alison yang mendadak kabur sebelum pernikahan. Namun, setelah mereka resmi menjadi suami istri, Alison kembali dan bertekad merusak hubungan mereka karena dendam. Meski Argan yang telanjur kecewa memilih setia kepada Aliya, berbagai rintangan terus menguji ikatan pernikahan pengganti ini. Mampukah cinta mereka bertahan dari segala badai yang datang?
Sampul Novel Pernikahan Palsu yang Mengakhiri Cinta Sejati
8.1
Tujuh tahun Coralie mencintai Kellan dengan tulus. Namun, sebulan setelah menikah, ia menemukan fakta pahit bahwa akta nikah mereka palsu. Saat itu, Kellan justru menikahi kekasih sejatinya di luar negeri secara resmi. Sadar hanya menjadi pengganti, Coralie memilih pergi dengan luka dalam. Kellan baru menyadari cintanya pada Coralie saat ia sudah menghilang. Meski berhasil menemukannya kembali, penyesalan Kellan sia-sia karena segalanya telah terlambat.
Sampul Novel Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi
9.6
Saat menonton konser sendirian, seorang istri terkejut melihat Martin Sutanto, suaminya yang mengaku sedang dinas luar kota, muncul di layar lebar bersama cinta pertamanya, Desi Maulanda. Di depan ribuan penonton, Martin meminta lagu "Kembali ke Masa Lalu" agar mereka tidak pernah berpisah tiga tahun lalu. Di tengah sorak penonton dan air mata yang mengalir, sang istri terpilih di sesi berikutnya. Melalui lagu yang sama, ia menyatakan penyesalan terdalamnya karena telah menerima lamaran pernikahan Martin.
Sampul Novel Wanita Pilihan Suamiku
9.4
Kehidupan Aliyah runtuh setelah kecelakaan tragis merenggut calon bayinya hingga keguguran. Saat berjuang memulihkan luka fisik dan batinnya, ia justru dihadapkan pada kenyataan pahit dari masa lalu Arif. Kehadiran seorang wanita yang mengklaim suaminya sebagai ayah dari anaknya mengguncang pernikahan mereka. Kini, Aliyah didera kebimbangan besar. Haruskah ia bertahan demi mahligai rumah tangganya, atau memilih pergi melangkah pergi meninggalkan semuanya?