APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DIARY_LIANA

DIARY_LIANA

Liana Salsabila, mahasiswi pintar asal Medan, harus kehilangan rahimnya akibat dipaksa keguguran dengan minuman beracun oleh kekasihnya. Trauma mendalam ini kian berat karena hubungan asmara rahasia tersebut dijalani tanpa restu dari orang tuanya, Arbi dan Fitri, yang merupakan pengusaha saham terpandang. Kini, setelah ditinggalkan begitu saja dalam kondisi terpuruk, Liana harus bersiap menghadapi kemarahan besar keluarganya saat rahasia kelam ini akhirnya terbongkar.
Bab
Bagikan

Bab 3

"perkenalkan anak-anak ini guru baru kalian namanya pak Rudhi dan dia adalah wali kelas baru kalian. Untuk sementara waktu pak Rudhi yang akan menggantikan posisi buk Erin, jadi bapak harap kalian bisa berlaku sopan kepada pak Rudhi”.

Pak Rudhi hanya tersenyum manis melihat murid barunya.

"Bapak tenang saja ... Kami pasti akan sopan kok, sama guru baru kami kali ini, apalagi gurunya setampan bapak ini" ucap Tania cewek terpopuler di kelasnya.

"Iyah pak benar kata Tania itu " jawab semua mahasiswa di ruangan tersebut dengan serempak

"Bagus jika yang kalian katakan itu benar. Bapak hanya berharap yang terbaik buat kalian. Ya sudah anak-anak, bapak pamit dulu ya. Karena masih ada tugas yang harus bapak kerjakan, pak Rudhi saya balik ke kantor dulu ya pak, kalau ada apa-apa panggil saya saja pak, jangan sungkan-sungkan"

Pak Rudhi hanya tersenyum dan mengangguk. Kemudian pak Umar segera keluar dari ruangan kelas.

Pelajaran pun di mulai. semua mahasiswa kampus universitas Medan belajar dengan lancar. Hal tersebut membuat pak Rudhi sangat nyaman untuk mengajarkan mereka.

Lain hal-Nya dengan Liana. Ia sedari tadi hanya melihat lelaki yang ada di depannya. Pikiran Liana tak karuan, mengingat siapakah lelaki yang sekarang menjadi Dosen di hadapannya ini "Aku seperti mengenalnya namun dimana? Ah kacau sudah pikiranku"

Jam terus berputar hingga saat dimana pelajaran berakhir.

Liana dan Dina segera mengemasi barang-barangnya.

"Selesai sudah pelajaran kita hari ini. Bapak harap tugas yang bapak berikan bisa segera kalian selesai kan dengan hasil yang memuaskan. Dan jika sudah selesai, segera di kirim lewat email yang sudah bapak berikan.

"Baik pak" jawab mereka dengan serempak

Semua mahasiswa keluar dari kampus tersebut.

"Liana aku ke WC dulu ya, kebelet nih”

"Oke-oke entar aku tunggu kamu di gerbang kampus saja ya"

"Oke" jawab Dina yang kemudian berlari dengan cepatnya.

Liana mengemasi semua barang-barangnya, setelah itu pergi keluar kelas.

"Aduh ..." Pak Rudhi yang tidak sengaja menabrak Liana membuat Liana jatuh tersungkur ke tanah.

"Kamu tidak apa-apa" pak Rudhi mengangkat tubuh Liana dan menyuruh Liana duduk di kursi taman kampus.

"Apa ada yang terluka?" Pak Rudhi Masih sangat khawatir dengan keadaan Liana

"Saya baik-baik saja kok pak ... Terima kasih banyak sudah menolong saya tadi" Liana mengangkat wajahnya setelah memeriksa dirinya dalam keadaan baik-baik saja.

Wajah Liana yang putih bersih, serta pipinya yang kemerah-merahan. membuat setiap mata lelaki memandang dengan penuh rasa takjub.

Melihat sebuah tanda luka di pergelangan tangan Liana membuat pak Rudhi sontak kaget.

"Rara" pak Rudhi memanggil nama Liana dengan sebutan berbeda

Liana yang mendengar pak Rudhi menyebutkan nama “Rara” membuatnya bingung seketika. “Bagaimana dia bisa mengetahui nama itu? Siapakah dia sebenarnya”

"Kamu Rara kan? Kok kamu bisa ada di sini"

"Em ... Eh, aum ... Anu pak, itu apa eh ... Em ... Mungkin bapak salah orang kali, masak Iyah nama saya Rara. Nama saya kan Liana pak"

"Tapi tanda ini" pak Rudhi menunjukkan luka yang membekas di pergelangan tangan Liana dan dengan cepat Liana menutupnya.

"Eh Liana, di sini rupanya kau, sudah menunggu aku dari tadi loh" dina yang tiba-tiba datang membuat hati Liana sedikit lega

"Maaf ya din, aku sudah membuat kau Menunggu ... Ya sudah yuk din, kita pergi"

"Yuk lah, naik apanya kita ini? Naik angkot saja atau naik gojek? " dina mengajukan beberapa angkutan umum pada Liana

"Serah engkau saja lah din, yang penting sampai kita ke tempat tujuan"

"Kalian mau ke mana sebenarnya? " tanya pak Rudhi datang dengan tiba-tiba

"Eh, itu pak ... kami mau ke perpustakaan yang baru buka itu loh pak" dina menjawab dengan santainya

Sedang kan Liana bergumam dalam hatinya "mau apa lagi sih dia?"

"Oh, kalian mau ke sana? Ya sudah yuk sama saya saja, sekalian saya juga ada mau cari buku di sana" pak Rudhi menawarkan tumpangan kepada mereka berdua.

Dina menatap Liana. Liana hanya menggeleng kan sedikit kepala meminta agar dina tidak menerima ajakan dari dosen tersebut

"Kenapa masih diam? Kalian mau ikut tidak?"

"Em ... Tidak usah saja pak, kami tidak ingin merepotkan bapaknya" Liana mencoba menjelaskan dengan baik.

"Krek" terdengar pintu mobil di buka

"Dina?!" Liana mendelik kan matanya menunjukkan wajah marah kepada Dina.

"Aku tidak ingin menghabiskan uangku hanya untuk hal sepele itu, lagi pula, tidak mengapa bukan! Jika kita bisa mendapatkan tumpangan gratis" Dina yang segera masuk dan duduk di dekat kaca mobil membuat Liana tidak bisa berkata apa-apa.

"Memalukan" gumam Liana dengan kesal

Mau tidak mau Liana juga harus masuk ke dalam mobil mengikuti Dina, Di dalam mobil Liana hanya diam membungkam. beda halnya dengan Dina yang begitu asyik mengobrol dengan pak Rudhi, terkadang sesekali Liana ikut tertawa bersama mereka. Walau tidak tahu sedang menertawakan apa?.

"Alhamdulillah kita sudah sampai" pak Rudhi segera memarkirkan mobilnya di area parkiran, segera turun dari mobil. Begitu juga Liana dan Dina

"Liana apa lagi yang kamu cari?" Tanya Dina

"Dompet Aku terjatuh" jawab Liana yang tengah sibuk mencari dompetnya

"Ini dompet kamu" pak Rudhi menyodorkan dompet yang sedang Liana cari

Liana mengambilnya kemudian turun dari mobil, "kita mau berpencar atau gimana ini" ujar Liana

"Lebih baik kita bersama saja" Dina mengusulkan. di ikuti oleh anggukan pak Rudhi.

Akhirnya mereka berjalan bersama memasuki ruangan besar yang sangat mereka nantikan, rak demi rak mereka telusuri hingga tiba di mana mata Liana di buat berhenti oleh sebuah buku berwarna abu-abu dengan cover yang cukup menarik. buku itu segera di raih oleh Liana. Melihat judul buku itu, Liana segera mengambilnya, dan mencari tempat duduk untuk segera membaca buku yang telah ia temukan.

"GARIS WAKTU" ya, itu adalah judul dari buku yang Liana ambil, dengan pengarang buku yang bernama "FIERSA BESARI" buku yang membuat Liana berdecap kagum ketika melihat judulnya.

"Aku sudah mendapatkannya, aku mau cari tempat duduk dulu ya! " Liana pergi dari deretan rak-rak yang ia telusuri, untuk mencari tempat yang nyaman.

Lembaran demi lembaran Liana buka hingga membuat dirinya terlena akan kata-kata dalam buku itu.

"Serius benar kamu baca buku" ucap seorang pria yang tiba-tiba datang menghampiri Liana

"Buku ini sangat menyentuh hati" jawab Liana singkat tanpa memandang pria tersebut

"Boleh aku duduk di sampingmu?" pria itu mencoba meminta izin untuk duduk di samping Liana

"Silakan"

"Oh ya, itu buku karangan FIERSA BESARI kan? Yang kisahnya tentang aku dan kau" ucap sang pria

Mendengar lontaran dari pria tersebut Liana segera menoleh ke padanya "mengapa kau bisa mengetahuinya? Apa engkau sebelumnya sudah pernah baca buku ini? " tanya Liana dengan tatapan penuh jawaban

"Sudah, tapi tidak sampai habis"

"Mengapa?"

"Karena buku itu sudah ada yang miliki, dulu akulah tuannya dan tidak ada yang boleh memilikinya kecuali atas izinku. Namun sekarang buku itu sudah di ambil alih oleh seorang wanita yang super dingin, cuek, tapi dia sangat cantik, hingga aku terlena dibuatnya" lelaki itu mulai menggoda Liana

Dengan wajah sinis dan sedikit penasaran Liana bertanya tentang siapa wanita yang di maksud "siapa wanita itu?"

"Kamu"

"Maksud kamu aku?" Liana menunjuk dirinya

"Iyah siapa lagi kalau bukan kamu, buku itu aku taruh di rak nomor tiga dan sengaja aku selipkan di antara buku-buku kimia agar tidak ada orang yang bisa menemukannya. Namun, apalah dayaku ini (wajah memelas) buku itu akhirnya di temukan oleh seorang wanita seperti dirimu"

"Aku minta maaf" Liana merasa bersalah karena telah mengambil hak seseorang.

"Tidak mengapa, santai saja ... malah aku senang”

"Kenapa senang?" tanya Liana

"Karena yang mendapatkan buku itu adalah dirimu. Wanita kutu buku yang sangat pandai menjaga barang, apalagi saat barang itu rusak, mungkin kamu mau menangis sampai berhari-hari layaknya buku dogeng yang dulu rusak karena tidak sengaja di pijak oleh teman sekelas"

"kisah itu? Mengapa engkau bisa mengetahuinya?"

"Liana... Liana, masa kamu sudah lupa dengan aku? Oh ... Mungkin karena aku terlalu tampan ya? Hingga kamu tidak dapat mengenali diriku"

Liana mengamati wajah sang lelaki dengan begitu lama, Tiba-tiba dia teringat akan seseorang "HUSAIN!"

"Kamu Husain kan? Ya Allah Husain... tampan sekali dirimu, hingga aku tidak mengenalimu" Liana berdecap kagum dengan ketampanan Husain.

Husain yang melihat reaksi Liana hanya tersenyum sahaja, bagaimana tidak? Husain adalah teman Liana semasa SMP dan SMA.

Husain memiliki rasa hati kepada Liana, saat pertama kali masuk SMP,(siapa sih, yang tidak jatuh cinta dengan wanita seperti Liana. Liana itu bagaikan bidadari yang tuhan turunkan dari langit) dan Husain pernah mengatakan perasaannya kepada Liana, namun Liana yang masih fokus dengan belajar dan berjanji pada mami dan papi untuk tidak pacaran. akhirnya menolak cinta Husain secara halus. Namun demi menjaga perasaan hati Husain, Liana mengajaknya untuk bersahabat saja... dan Husain menerima hal itu. Tetapi, waktu dan jarak memisahkan persahabatan mereka, ketika selesai SMA ... Liana melanjutkan kuliah di Medan sementara Husain melanjutkan kuliah di Jakarta. Tapi inilah takdir, Tuhan telah mempertemukan mereka kembali. Dan menyatukan mereka menjadi sepasang sahabat.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta dan Dosa
9.5
Bisma, putra konglomerat yang terjebak dalam kehidupan kelam, gemar mempermainkan hati wanita. Namun, dunianya berbalik saat obsesi membawanya mengejar Melati, kekasih dari sahabatnya sendiri. Alih-alih membawa kebaikan, tindakan Bisma justru menyengsarakan gadis yang ia harapkan bisa mengubah dirinya. Kini, bayang-bayang masa lalu memperingatkannya bahwa ia tak layak bahagia. Akankah ia menyerah atau terus mengejar cinta di tengah kutukan dosanya?
Sampul Novel Cinta Semalam Sang CEO
8.8
Akibat kalah taruhan saat mabuk, Prakas melewati malam bersama Miona, gadis yang terpaksa menjual diri demi melunasi utang sang ibu. Usai mengusirnya, Prakas syok saat tahu Miona adalah anak Pak Imam, OB yang sangat ia hormati bagai ayah kandung. Demi menebus rasa bersalah, Prakas melunasi utang mereka dan meminta Miona keluar dari dunia kelam. Namun, Miona yang telanjur sakit hati menolak mentah-mentah bantuan itu dan bertekad mengembalikan semua uangnya.
Sampul Novel Istri Keempat Sang Tuan Tanah
9.7
Demi melunasi utang, Lila terpaksa menikah dan menjadi istri keempat Tuan Thakur, tuan tanah kaya yang sangat dominan. Pria itu menegaskan bahwa pernikahan mereka bukanlah drama televisi yang mudah diakhiri. Tanpa ada kata cerai, Lila terjebak dalam komitmen seumur hidup, kecuali maut memisahkan atau suaminya sendiri yang melepaskannya. Kini, Lila harus menghadapi kenyataan pahit dalam pernikahan penuh intimidasi ini. Sanggupkah ia bertahan hidup bersamanya?
Sampul Novel Jangan Lari Sayangku
9.1
Sanny Chandra mengira pernikahan kontraknya dengan Jordan Wijaya akan selesai lewat perceraian. Namun, sikap dingin Jordan lenyap setelah menikah, berubah menjadi sangat posesif dan suka memanjakannya. Sanny terjebak ketika Jordan melanggar kesepakatan dengan menuntut hubungan intim hingga dirinya hamil. Saat Sanny menagih janji cerai dan surat kontrak yang telah dirobek, Jordan menolak keras untuk melepaskan istri yang kini sangat ia pertahankan.
Sampul Novel Love And Mystery
7.8
Harry Borison, CEO Rank Group yang dingin, terikat takdir dengan karyawannya, Han Yura. Di balik kesehariannya, Yura memendam trauma masa lalu dan PTSD. Demi keselamatan dari ancaman wanita psikopat yang terobsesi pada Harry, mereka berdua terpaksa menyembunyikan pernikahan mereka. Kini, Yura harus berjuang meluluhkan hati keras Harry sekaligus bertahan hidup dari kejaran sang penguntit yang mengincar nyawanya.
Sampul Novel Menikah Akibat Salah Culik
7.8
Kirana, seorang driver ojol, diculik oleh miliarder Rasta Emilio yang salah mengira dirinya sebagai Chloe, sang musuh. Akibat kekeliruan ini, Kirana mengalami luka fisik yang keji. Meski salah paham terungkap, nestapa Kirana belum usai. Ia difitnah di rumah bordil tempatnya mencari uang demi melunasi utang. Rasta datang menolongnya, namun pria itu malah menodainya hingga hamil. Kirana pun kini menyimpan dendam yang sangat mendalam.