APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Setelah diabaikan lagi di hari Idul Adha demi cinta sejati Brian yang meminta bantuan memperbaiki lampu, sang protagonis memilih melepaskan hubungan mereka. Lewat sebuah unggahan media sosial yang memperlihatkan keintiman Brian dengan wanita tersebut, ia tidak lagi marah melainkan langsung meminta putus. Brian yang terlalu percaya diri mengira pacarnya hanya sedang merajuk dan akan kembali luluh seperti biasa. Namun, ia tidak menyadari bahwa kepatuhan itu kini telah sirna sepenuhnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian.

Namun lagi-lagi, dia tidak datang.

Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian.

[Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.]

[Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.]

Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu.

Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya.

Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar.

Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah.

Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya.

Brian tidak percaya sama sekali.

“Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.”

Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya.

Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.

Pesan putus itu terkirim, tapi tenggelam tanpa balasan.

Sebaliknya, malah Cindy yang mengirimkan sebuah video.

Di dalam ruang VIP yang ramai, teman-teman Brian menertawakan.

“Mutia sudah mengejarmu selama tujuh tahun, berani-beraninya minta putus? Jangan-jangan dia serius, loh?”

Sambil memotong kue mangga, Brian menjawab dengan santai, “Paling hanya mengambek saja, sengaja memancing aku untuk pulang.”

“Padahal setelah ganti lampu, aku memang mau pulang, tapi semakin dia begitu, semakin nggak akan kuturutin.”

“Cuekin saja beberapa hari dulu.”

Sambil bicara, Brian menyuapkan kue itu ke mulut Cindy, “Ini produk baru dari Elise, Cobain dulu, lihat suka nggak?”

Teman-temannya langsung bersorak menggoda.

“Lagipula Mutia hanya pengganti, langsung diputuskan saja.”

“Sekarang pemeran aslinya sudah kembali, kalian nggak kepikiran mau berpacaran saja?”

“Iya, Cindy, selama ini hanya ada kamu di hati Bang Brian.”

Brian tidak menjawab, hanya menatap Cindy dengan sorot mata yang lembut.

“Apa yang kalian bicarakan? Aku dan Brian itu teman baik, persahabatan yang murni.”

Cindy pura-pura terkejut, lalu dengan manja menepuk lengan Brian.

“Cepat pulang dan hibur pacarmu. Kalau nggak, aku bakalan susah menjelaskan nanti.”

Tatapan Brian tampak sedikit kecewa, suaranya terdengar berat, “Tenang saja, aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti langsung luluh.”

Aku menonton video itu dengan tanpa ekspresi. Padahal sudah berniat melepaskan, tetap saja hatiku terasa getir.

Bagaimanapun juga, Brian adalah orang yang membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama dan sudah kucintai selama tujuh tahun lamanya.

Di hari Idul Adha saat semester satu perkuliahan, aku mengungkapkan perasaan padanya.

Aku tahu dia itu pria idola di kampus yang sudah menolak banyak sekali perempuan.

Aku menyatakan cinta hanya agar tidak meninggalkan penyesalan.

Namun malam itu, di bawah sinar bulan, dia menatap wajahku lama sekali, lalu tiba-tiba mengacak rambutku dan berkata, “Bodoh, seharusnya aku yang mengungkapkan perasaan duluan.”

“Kamu mau nggak jadi pacarku?”

Aku pikir diriku akan selamanya mengingat detak jantung dan kebahagiaan yang kurasakan saat itu.

Sampai suatu hari dia menciumku, lalu di tengah gairah, dia memanggil nama ‘Cindy’.

Tubuhku langsung membeku.

Itulah pertama kalinya kami perang dingin.

Tiga hari kemudian, dia datang dengan membawa kue kecil, “Itu hanya perempuan yang dulu pernah kusukai diam-diam, hanya sebatas itu.”

Melihat lingkar hitam di matanya, hatiku pun luluh dan memaafkannya.

Waktu itu aku yakin, Cindy tidak akan bisa menggoyahkan hubungan kami.

Dia hanyalah orang yang cinta sejati Brian di masa mudanya, masa lalu yang bahkan tak pernah dimulai.

Sedangkan aku adalah pacarnya, masa kini dan sekaligus masa depannya.

Selama empat tahun kuliah, aku mencintainya sepenuh hati. Setelah lulus, aku bahkan mengikutinya pindah ke kota asing ini, meski harus berpisah dari keluarga.

Brian juga memperlakukanku dengan baik.

Saat Toko Kue Elise yang viral merilis menu baru, Brian bakal langsung membelikannya untukku.

Dia bakal dengan sabar mengeringkan rambut panjangku dan memijat perutku semalaman saat datang bulan.

Tanpa banyak kata-kata manis, tapi penuh dengan kehangatan yang sederhana.

Aku pernah yakin, kami akan berjalan dari masa kampus hingga ke pelaminan, bersama seumur hidup.

Hingga setengah tahun lalu, Cindy pulang dari luar negeri.

Dengan lantang, Cindy berkata, “Kamu benar-benar mencari pacar yang mirip denganku, ya.”

Sedikit demi sedikit, kebenaran yang kejam menghancurkan duniaku.

Ternyata, pengungkapan cintanya dulu hanya karena ingin menebus penyesalan saat Cindy tidak menerimanya.

Ternyata kue yang selalu dibeli itu adalah merek kesukaan Cindy.

Ternyata semua perhatian dan sikap manisnya hanyalah bayangan pacar ideal yang diinginkan Cindy.

Dia hanya menggunakan aku untuk menemaninya melewati kesepiannya, sekaligus tempat dia berlatih menjadi sosok sempurna di hadapan Cindy.

Aku teringat janjinya dulu.

“Mutia, setelah bersama tujuh tahun, kita menikah saja.”

“Kamu sudah meninggalkan kampung halaman demi aku, setiap hari Idul Adha berikutnya, aku pasti ada di sampingmu.”

Dan hari raya kali ini adalah tepat tujuh tahun kami bersama.

Dan jelas, dia sudah lupa.

Baguslah kalau dia sudah lupa.

Karena aku juga akan pulang untuk menikah atas perjodohan keluarga.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tidak Butuh Belas Kasihanmu!
9.2
Pasca diceraikan karena melahirkan anak yang sakit-sakitan, Kania berjuang mati-matian demi Arka, putranya yang kini kritis di ICU. Di tengah perjuangan itu, mantan mertuanya justru terus merintangi pengobatan sang cucu. Namun, saat dunia terasa begitu kejam menghimpitnya, sebuah peristiwa tidak terduga terjadi dan memaksa Bagas menghadapi kenyataan pahit yang selama ini ia hindari. Kania pun membuktikan bahwa ia mampu berdiri tegak tanpa butuh belas kasihan.
Sampul Novel Kisah Cinta Naomi
9.0
Naomi Clara mengalami kemalangan besar setelah Adrian, sang suami, menjual dirinya demi bisnis hingga ia terperangkap dalam jaringan perdagangan manusia di Hongkong. Di sana, takdir mempertemukannya dengan Zhou Tian, seorang pemimpin mafia berdarah dingin. Hidup Naomi semakin rumit ketika seorang playboy ternama juga mulai menaruh hati padanya. Kini, ia terjebak dalam cinta segitiga berbahaya yang mengancam perasaan serta masa depannya.
Sampul Novel Larisa
9.5
Kehilangan orang tua dalam kecelakaan tragis membawa Larisa ke dalam asuhan kerabat lama yang hangat. Namun, putra mereka justru bersikap dingin dan selalu menjaga jarak darinya. Takdir kemudian membawa mereka ke dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Di tengah dinginnya sikap sang suami, Larisa harus berjuang menjalani kehidupan rumah tangga barunya. Sanggupkah ia bertahan dan menemukan kebahagiaan sejati dalam pernikahan yang penuh keterpaksaan ini?
Sampul Novel Pernikahan Kontrak Berakhir
8.6
Althea terpaksa mengakhiri pernikahan kontraknya dengan Darius lebih awal setelah menemukan kenyataan menyakitkan. Kehadiran Liora, wanita yang mengandung anak Darius, memicu rasa dikhianati yang mendalam. Meski Althea hancur oleh amarah dan kekecewaan, Darius justru melepaskannya tanpa bertanya. Kini Althea harus berjuang menghadapi luka batin karena menyadari bahwa dirinya bukanlah satu-satunya wanita di hati Darius dalam hubungan yang penuh kepalsuan ini.
Sampul Novel Terjebak Cinta, CEO Arogan
8.8
Saat menghindari pria hidung belang pilihan pamannya, Zee tidak sengaja terlibat cinta satu malam dengan Nevan Aditama. CEO dingin tersebut menuduh Zee sebagai mata-mata musuh, memicu pengejaran yang memaksa Zee melarikan diri. Takdir kembali mempertemukan mereka saat Zee bekerja menjadi asisten pribadi Nevan. Kini, di hadapan sang miliarder yang kejam, ia harus berpura-pura dan menyembunyikan identitas aslinya agar rahasia masa lalu mereka tidak terbongkar.
Sampul Novel Tuan CEO, Aku ingin Bercerai
9.0
Tiga tahun pernikahan bagai penjara dingin bagi Annika Chandra karena suaminya, Zakki Ruslan, mencintai wanita lain. Puncaknya, Zakki tega meninggalkan Annika yang sedang hamil dan terluka demi menyusul kekasihnya ke luar negeri. Kecewa berat, Annika menandatangani surat cerai lalu menghilang. Dua tahun berlalu, ia kembali dan didekati banyak pria. Namun, Zakki justru muncul menghadangnya, menolak menandatangani perceraian, dan menuntut Annika kembali ke pelukannya demi sumpah pernikahan mereka.