APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DI JODOHKAN DENGAN PAK GURU

DI JODOHKAN DENGAN PAK GURU

Alvino Rakha Satyawidjaya, pewaris tunggal raksasa properti Asia, lebih memilih mengabdi sebagai guru sederhana. Sementara itu, Rachelia Amora Dirgantara, siswi populer di SMA Cakrawala, tengah bahagia berpacaran dengan Leonel Grestavio. Namun, asmara Rachel hancur berantakan begitu mengetahui dirinya akan dijodohkan. Kejutan besar menanti saat ia menyadari calon suaminya adalah gurunya sendiri di sekolah. Kini, ia terjebak dalam dilema antara cinta dan takdir.
Bab
Bagikan

Bab 2

Saat ini Rachel sedang menggerutu tidak jelas di dalam kamarnya. Bagaimana dia tidak kesal? Dirinya di suruh mengerjakan tiga buku paket matematika dan harus di kumpulkan besok pagi. Pedahal, kan otak Rachel itu sangat minim tentang pelajaran tersebut.

Rachel meregangkan tangan nya saat terasa pegal. Matanya menatap horor ke arah tumpukan buku paket itu. "Lo kapan selesainya, sih? Tangan gue udah pegel banget," keluh Rachel memarahi kertas yang tak bersalah.

"Anak mama kenapa marah - marah terus sih?" Ujar Renata Dirgantara, istri dari Arman Dirgantara.

"Ini, mah, masa aku di suruh ngerjain matematika tiga paket, dan harus selesai besok pagi juga," rajuk Rachel mengerucutkan bibirnya.

Renata pun terkekeh melihat tingkah putrinya yang begitu menggemaskan. "Udah nanti lagi aja kerjain nya, sekarang mending kamu siap - siap."

"Siap - siap ke mana, ma?" tanya Rachel mengernyitkan dahinya bingung. Bahkan Rachel baru menyadari bahwa mama nya itu Kini sudah berpenampilan rapi. Dengan dress berwarna cream yang membalut tubuhnya.

"Loh, kan mama udah bilang, kalau malam ini  tuh ada acara makan malam bareng kolega papa," jawab Renata.

"Astaga. Aku bahkan sampai melupakan nya karena mengerjakan tugas yang tidak pernah selesai," Rachel sampai menepuk dahinya.

"Ya udah, sekarang kamu siap - siap ya, dandan yang cantik, oke?" Renata menuntun tubuh Rachel ke arah kamar mandi.

Saat hendak memasuki pintu kamar mandi, Aurel menatap ke arah Renata dengan mata yang memicing. "Tapi gak ada udang di balik batu kan, ma?"

"Udah gak usah nethink, mending sekarang mandi. Kayanya tiga puluh menitan lagi  tamu nya bakal sampe," Renata mendorong tubuh Rachel agar memasuki kamar mandi.

Sedangkan di dalam kamar mandi, Rachel tidak langsung mandi. Dia duduk dulu di toilet. Sebenarnya tamu penting siapa, sih? Kenapa mama nya itu terlihat bahagia sekali.

Karena teriakan Renata sudah terdengar, Rachel segera mandi dengan mengguyur tubuhnya pakai shower.

Setelah 15 menit mandi, Rachel berjalan ke arah lemari untuk milih dress yang menurutnya cocok di kenakan malam ini. Tatapan Rachel jatuh pada sebuah dress berwarna biru dongker, dress ini memang tidak terlalu bagus. Tapi entah kenapa Rachel ingin mengenakan yang ini.

Setelah selesai memakai baju, Rachel berjalan ke arah meja rias untuk memoleskan sedikit liptint pada bibir nya yang pucat, tidak lupa juga Rachel  menaburkan sedikit bedak bayi pada wajahnya.

"Perfect," gumam Rachel menatap pantulan nya sendiri di cermin.

Setelah merasa sudah rapi, Rachel pun keluar menuruni undakan tangga dengan hati - hati.

"Ma, pa," panggil Rachel saat kedua orang tuanya mengobrol di sofa ruang tamu.

"Wah, putri papa cantik sekali," ujar Arman Dirgantara, dia mengecup puncak kepala Rachel dengan lembut.

Tin... Tin... tin

Suara klakson mobil yang berbunyi mengalihkan perhatian mereka. "Itu pasti tamunya," Renata segera berjalan ke arah pintu untuk menyambut ke datangan sang tamu.

"Ya ampun, jeng, udah lama banget kita gak ketemu," Renata bercipika cipiki dengan Anita Satyawidjaya. Yah, ternyata keluarga pak vino lah yang bertamu, tapi tentu saja Rachel belum mengetahui itu.

Adrian Satyawidjaya dan Arman langsung berjabat tangan. Ah, rasanya mereka sudah lama sekali tidak bertemu.

"Oh, iya. Perkenalkan, ini putri kami," ujar Renata memperkenalkan Rachel

"Rachel, Tan, om," Rachel menyalami tangan Anita dan Adrian dengan sopan.

"Ternyata kamu cantik banget, ya," puji Anita yang membuat pipi Rachel bersemu merah.

"Oh iya, anak kalian di mana?" tanya Renata saat tidak mendapati putra Anita dan Adrian.

"Kebetulan tadi kami berangkat nya terpisah,

mungkin dia masih terjebak macet di jalan," jelas Adrian.

Renata dan Arman hanya menganggukan kepalanya. Sedangkan  Rachel mengernyitkan kening nya bingung. Siapa yang di maksud oleh kedua orang tuanya? Bukan kah tamu nya hanya om Adrian dan Tante Anita? tanya Rachel dalam hati.

Sambil menunggu orang yang mereka tunggu, Renata dan Anita mengobrol bernostalgia tentang masa SMA. Ya memang, Renata dan Anita adalah sahabat satu sekolah. Sedangkan Arman dan Adrian, kedua pria itu nampak membahas tentang bisnis. Rachel yang merasa bosan pun memainkan ponselnya.

"Maaf, saya terlambat," ujar seorang pria yang baru saja datang.

Rachel yang tadinya fokus pada ponsel pun kini teralihkan pada pria yang memakai jas warna senada dengan dress yang di kenakan nya. Sontak Rachel langsung bangkit dari duduknya dengan mata yang melotot ke arah pria itu.

"PAK VINO!" teriak Rachel.

Vino yang di tatap sedemikian rupa oleh Rachel hanya mampu menampilkan senyum.  Dia pun segera menghampiri kedua orang tua Rachel untuk bersalaman.

Tangan Rachel mengucek matanya beberapa kali, apakah yang baru datang itu benar pak Vino gurunya yang killer, dan judes itu?

Ternyata memang benar, Rachel sungguh - sungguh tidak berkhayal ataupun salah lihat. Pria itu adalah guru yang tadi pagi menghukumnya. Rachel berpikir, kenapa gurunya bisa ada di sini?

"Rachel, duduk," tegur Renata.

Rachel pun segera mendudukan tubuhnya di kursi yang tadi. Dia menatap heran ke arah Iima orang dewasa yang satu ruangan dengan dirinya.

'pak Vino ngapain sih, ke rumah gue, pake bawa keluarga nya segala,' batin Rachel bertanya - tanya.

Adrian, papa nya Vino berdehem, sebelum memulai pembicaraan yang serius.

"Kedatangan saya, bersama keluarga saya kemari adalah untuk melamar Rachelia Amora Dirgantara, putri dari bapak Arman Dirgantara. Untuk di jadikan istri bagi putra kami yang bernama, Vino Rakha Satyawidjaya," jelas Adrian yang tentu saja membuat Rachel kaget seketika.

"APA?" teriak Rachel.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel After That Night
8.2
Tepat menjelang hari pernikahan, hidup Rebecca hancur seketika akibat sebuah jebakan malam yang merusak nama baik serta hubungan cintanya. Diusir oleh keluarga dalam kondisi terpuruk, ia kemudian menyadari bahwa peristiwa tragis itu justru mempertemukannya dengan Glenn Romanov. Takdir kini mengikat dua orang asing ini dalam pusaran konflik yang rumit. Mampukah Rebecca bangkit kembali saat masa depannya kini bergantung pada pria misterius tersebut?
Sampul Novel Cinta CEO dalam Jebakan
8.5
Gabriella kehilangan rumah warisannya akibat penggusuran paksa oleh Perusahaan Quebracha. Saat menuntut keadilan pada sang CEO, Max Evans, sebuah insiden tragis merampas kehormatannya. Max justru menuduhnya sebagai wanita bayaran yang sengaja menjebaknya demi uang. Di tengah kebencian dan tuduhan palsu, mampukah mereka menyadari adanya dalang yang sedang mengadu domba mereka?
Sampul Novel Dikhianati Demi Jabatan, Dicintai oleh Atasan
8.9
Pernikahan lima tahun Emma hancur setelah Rowan, suaminya, tega menumbalkannya demi karier. Rowan terus melanggar janji dengan memanfaatkan Emma untuk mendekati atasannya; mulai dari menemaninya minum demi proyek, tidur bersama demi melunasi utang, hingga meminta Emma melahirkan anak sang atasan agar ia dipromosikan menjadi manajer umum. Di hari Rowan berhasil meraih jabatan impiannya tersebut, Emma langsung mengajukan perceraian lalu memutuskan untuk menikah dengan atasan suaminya.
Sampul Novel Pelarianku: Pernikahan Kontrak
7.9
Lima tahun mendampingi Adrian hingga sukses, aku sadar hanya menjadi bayangan Annika, mantan kekasihnya. Adrian terus mengabaikan nyawaku demi wanita itu, membuktikan aku cuma pengganti yang bisa dibuang. Lelah terjebak kebohongan, aku pergi saat dia kembali memilih Annika di kapal pesiar. Demi kebebasan, aku mengambil posisi adiknya untuk menikahi pria misterius yang cacat.
Sampul Novel Saat Hati Menyesal
9.4
Diabaikan saat keguguran demi klien wanita suaminya, Richard, sang istri menanggung kepedihan mendalam. Setelah dikhianati berulang kali, ia memilih bercerai dan pergi. Penyesalan Richard yang terlambat tidak lagi berguna, terutama saat identitas asli sang mantan istri sebagai pemilik perusahaan terungkap ke publik. Kini, ia telah bahagia dengan kekasih barunya, sementara Richard berakhir menjadi manusia vegetatif dan meninggalkan tumpukan utang besar bagi wanita selingkuhannya.
Sampul Novel Seandainya Bertemu Lebih Awal
8.4
Saat momen sakral pertukaran cincin di pernikahan, calon suamiku mendadak bimbang karena cinta pertamanya baru saja putus hubungan. Di saat yang sama, abang kandungku justru mengumumkan penundaan acara secara sepihak. Keduanya pergi bersama demi wanita tersebut, meninggalkanku menanggung malu di hadapan para tamu. Alih-alih meratap setelah melihat kebersamaan mereka di media sosial, aku memilih menghubungi orang tua kandungku dan menyatakan kesediaan pulang untuk menjalani pernikahan bisnis demi Keluarga Gunadi.