APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Di Atas Ranjang Tuan Nick

Di Atas Ranjang Tuan Nick

Keyla dituduh merusak hubungan orang lain secara sepihak. Tuduhan palsu ini membuatnya diculik oleh Nick, seorang CEO kuat, tepat saat hari pertunangannya. Setelah dilecehkan secara paksa oleh Nick, Keyla yang putus asa mencoba bunuh diri. Namun, Nick menyelamatkannya dan justru memaksa Keyla menikahinya. Kini, Keyla terjebak sebagai tawanan di rumah mewah milik pria yang telah menghancurkan hidup dan martabatnya tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

Seorang wanita tengah melenguh kesakitan dengan posisi badan yang menungging, kepalanya terdongak dan bibirnya terbuka lebar mengeluarkan desahan bercampur ringisan manja, sementara tubuhnya terhentak hentak tak beraturan seiring dengan liarnya pergerakan si ulet bertubuh kekar di belakangnya.

Kalau dihitung hitung laki laki itu sudah setengah jam lebih menghujam intinya seakan ia memang berniat menghancurkan area itu.

“Tuan, sakit. Tolong hentikan kumohon,” pintanya mengiba, berharap laki laki itu akan berbelas kasih memberinya kelonggaran, hari ini sejak pagi sudah hampir tiga waktu ia dihujam masuk tanpa ampun, namun laki laki di belakangnya seolah tidak pernah puas dengan kegiatannya.

Wanita itu mencoba bangun namun Nick langsung menekan punggungnya dengan kuat, rasa panas menjalar sebab kuku Nick menancap di area sana.

“Diam, aku belum keluar. Kau benar benar sudah merusak mood bercintaku, sialan!” umpatnya dengan napas yang terdengar memburu tak beraturan. 

Peluh keringat mengalir di kulit tubuhnya yang berwarna cokelat perunggu, menambah kesan seksi, apalagi otot otot tubuhnya yang bak pahatan roti sobek menambah kesan perfect pada siapapun kaum hawa yang memandangnya. 

Ya, dialah sosok penuh karisma yang selama ini dieluh-eluhkan banyak orang di luar sana, pria itu bernama Nick Nickolay, seorang CEO pemilik dari tiga perusahaan raksasa yang bergerak di bidang properti. 

Kekuasaan juga kekayaannya tidak perlu dipertanyakan. Nick adalah pewaris utama dari keluarganya, ayahnya telah pensiun dan kini menyerahkan semua kekuasaannya itu pada satu satunya anak lelakinya itu. 

Sebenarnya Nick punya satu adik kandung yang sangat ia sayangi melebihi nyawanya sendiri. Adik Nick bernama Livia, namun karna suatu alasan, adik Nick kini tengah terbaring lemah di dalam kamar perawatan yang ada di mensionnya.

“Argh.” Nick akhirnya mengakhiri pergulatan panasnya dengan menggeram keras. Ia langsung menarik diri dari wanita yang terkapar di depannya, Nick melepaskan pengaman yang sudah penuh oleh cairan miliknya. Kemudian ia membuangnya ke atas tong sampah begitu saja.

“Pergi dari hadapanku, kau sama sekali tidak membuatku puas!” umpat Nick kesal. Dari sekian banyak wanita yang ia sewa, sampai detik ini Nick rasanya belum menemukan satupun yang mampu membuatnya bertekuk lutut untuk mengakhiri petualangannya, rasanya hambar dan Nick hanya menginginkan pelepasan tanpa bisa menikmati setiap permainannya.

Setelah melempar cek kosong ke arah wanita itu, Nick memanggil Eliot masuk. 

“Bawa dia keluar dari hadapanku sebelum aku berubah pikiran dan menghabisinya!” 

Wanita tersebut menoleh ketakutan dan langsung bergerak turun dari ranjang memungut pakaiannya.

Nick duduk menyilakan satu kakinya di atas sofa, pandangannya masih tertuju lurus pada Eliot, dia mengambil cerutu lalu tak lama asap tebal pun terlihat mulai mengepul keluar dari bibir tebalnya.

“Baik Tuan Nick," Eliot langsung melirik ke arah wanita yang sedang memakai pakaiannya itu, bukan hal tabu di mension ini melihat pemandangan yang sebenarnya cukup menyayat hati ini. 

Nick adalah seorang hyper, ia tidak akan menemukan kata puas untuk yang satu ini. Namun walaupun begitu Nick selalu memakai pengaman selama ia berhubungan. Pria itu sangat menjaga kebersihan dan kesehatan para wanita sebelum ia memakainya.

Setelah membawa pergi wanita itu, Eliot pun kembali ke kamar Nick. Laki laki itu masih terlihat sibuk menyesap cerutu yang diapit kedua tangannya. 

“Ada apa, kau mau melaporkan sesuatu padaku Eliot?” Insting Nick selalu tepat sasaran. Seperti biasa dia sangat lihai membaca ekspresi seseorang termasuk Eliot.

“Ya Tuan muda, sebenarnya saya ingin memberitahu jika wanita yang Tuan inginkan itu sudah sampai di mension ini beberapa menit yang lalu.”

Nick langsung membuang asap ke udara sambil menyipitkan mata. “Siapa? Calon tunangan Andrew si brengsek itu? Siapa namanya?” Nick menggerakkan jari telunjuknya berputar putar di hadapan pengawal setianya itu.

Eliot menjawab, “Kelya Shanom namanya, Tuan.”

“KEY--LA?” Nick mengeja nama wanita yang diculik paksa ke mensionnya itu dengan seringai tipis yang menakutkan.

“Nama yang cantik, bawa dia ke ruangan bawah tanah. Aku tak sabar ingin bermain main dengannya!”

Eliot hanya menganggukkan kepala tak bertanya apa apa lagi, jika Nick mengatakan dia ingin bermain, berarti Eliot harus mempersiapkan semuanya. 

Seorang pelayan wanita datang karena suruhan Eliot. Pelayan itu bersimpuh di depan Nick sambil menyodorkan nampan berisi pecut dan tali merah di atasnya.

Nick menyeringai sambil mengambil kedua benda itu. “Let's play baby!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Boneka
8.5
Menghadapi rumor perselingkuhan suaminya yang kaya, protagonis novel romantis misteri Aku Bukan Boneka berniat menyelidiki kebenaran demi melindungi haknya. Namun, ibu kandungnya justru mengacaukan pameran seni yang ia persiapkan selama tiga tahun. Sang ibu menghancurkan lukisan berharga miliaran rupiah sambil melontarkan hinaan keji di depan umum, berdalih demi kebaikannya. Di balik tuntutan agar ia mandiri dan bercerai, terungkap rencana licik sang ibu yang ingin menjodohkannya dengan duda paruh baya miskin.
Sampul Novel Belenggu Cinta
7.9
Saat mengetahui kehamilannya, sang protagonis justru mendapati suaminya, Yohan Suharso, mendampingi Maudy Hutomo memeriksakan kandungan. Menghadapi sikap dingin Yohan yang memilih tidak pulang, ia memutuskan untuk menggugurkan kandungannya. Selama ini, semua orang mengira ia tidak akan pernah pergi karena sangat mencintai Yohan. Padahal, pengorbanannya bertahan selama sepuluh tahun murni demi membalas utang budi. Kini, saatnya ia mengakhiri pernikahan sepihak ini dan melangkah pergi.
Sampul Novel Istri Manis Tuan Jicko
9.8
Demi memenuhi keinginan sang ibu yang mendambakan cucu tanpa ikatan pernikahan, Jicko menolak dijodohkan. Ia memilih jalan pintas dengan menawarkan perjanjian khusus kepada Ameera untuk mengandung anaknya. Jicko percaya kesepakatan ini menguntungkan kedua pihak tanpa melibatkan perasaan. Namun, rencana yang ia kira sederhana itu justru menjadi sangat rumit saat kenyataan hubungan mereka ternyata jauh lebih kompleks dari perkiraan awal.
Sampul Novel LILYA - Gadis yang Digadaikan Keluarga
8.2
Lilya terpaksa menggantikan Kenanga, kakaknya, untuk menikahi pria dari keluarga Gunawan demi menyelamatkan bisnis keluarganya yang di ambang kehancuran. Meski rumor menyebut calon suaminya adalah pak tua mesum, sosok Evan yang muncul di pernikahan justru pria muda yang tampan. Evan pun menepis semua tuduhan miring tersebut. Kini, di tengah bayang-bayang obsesi Kenanga yang mengancam, akankah pernikahan Lilya dan Evan berujung pada kebahagiaan?
Sampul Novel MENJADI BUDAK NAFSU TUAN YUAN
9.8
Sepulang dari London, Hani Paulla bekerja jadi sekretaris di bawah pengawasan sang kakak, Yuan Andersson. Namun, pesona Hani memicu obsesi gelap Yuan hingga memaksanya melayani hasrat sang billionaire. Terjebak hubungan terlarang, sentuhan Yuan justru membuat Hani kecanduan. Kini ia bimbang antara kabur atau menyerah pada cinta, sambil terus didera ketakutan jika rahasia ini terbongkar di hadapan orang tua mereka.
Sampul Novel My Doctor genius Wife
8.6
Setelah dijebak ke RSJ oleh keluarganya pasca kehilangan bayinya, Bella dipaksa menikah dengan Axelthon, bangsawan sakit-sakitan, demi menggantikan adiknya. Namun, tak ada yang tahu bahwa Bella adalah tabib jenius legendaris yang disegani dunia. Berbekal keahlian medis luar biasa, ia membalas dendam masa lalunya. Saat intrik kekuasaan memanas, Bella membuktikan nilainya yang melebihi sebuah negara, membuat Axelthon menolak keras untuk bercerai darinya.