APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Desah Di Kamar Sebelah

Desah Di Kamar Sebelah

Seorang istri mendadak terbangun dari tidurnya setelah menenggak jamu dari sang adik ipar. Ia terkejut mendapati suaminya tidak ada lagi di sampingnya. Di tengah malam yang sepi itu, kecurigaannya merebak saat mendengar suara desahan asing dari balik kamar adik iparnya. Berbagai pertanyaan mulai menghantuinya. Ke mana suaminya pergi? Misteri apa yang disembunyikan di dalam kamar sebelah? Sebuah rahasia gelap kini mengancam keutuhan rumah tangga mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Ini? Digigit nyamuk kali, Mbak!” Lia menepis tanganku yang hendak meraba lehernya. Bukan main aku geram melihat kelakuan kasar adik ipar yang baru berusia 20 tahun tersebut.

“Gigit nyamuk?! Kenapa sampai merah begitu?” Aku nyolot. Tak mau kalah begitu saja. Suuzanku telanjur menguasai isi otak.

Aku mendekat. Mencengkeram bahunya hingga tubuh ramping itu bisa kukuasai. Lia terlihat seperti ketakutan saat kuteliti lehernya.

Tanda bundar berwarna kemerahan itu sialnya memang bekas gigitan nyamuk. Sebuah bentol kecil masih hinggap di tengah rona merah tersebut. Seketika tungkaiku lemas.

“Lihat yang betul, Mbak!” bentak Lia sambil melepaskan diri.

Aku terkejut mendengar teriakannya. Mungkin, wajahku sudah berubah pias saat ini bilia ditengok. Aku mundur dua langkah, sebab merasa malu dengan tuduhan yang sembrono.

“Mbak Risti apa-apaan, sih? Satu, masuk ke sini tanpa ketuk pintu. Dua, ngatur-ngatur aku segala karena pakai lingerie buat tidur. Tiga, nuduh leherku merah bekas dicupang. Emangnya, aku dicupang siapa, Mbak?!” Suara Lia menggelegar. Membuatku serasa mati kutu sebab diskak olehnya.

“Jangan playing victim kamu!” Gemetar suaraku. Sebenarnya, aku ingin segera menyudahi pertikaian ini. Sadar betul bahwa aku tak punya bukti buat menuduh Lia. Namun, telanjur. Menyerah hanya membuatku semakin malu saja.

“Playing victim? Aneh! Orang aku nggak ngapa-ngapain, eh, Mbak Risti malah tiba-tiba kaya orang kesurupan. Apaan sih, Mbak?” Lia berani-beraninya mendorong dadaku dengan telunjuk. Membuatku terperangah akan keberanian bocah tersebut.

“Aku laporin ke Mas Bayu, biar Mbak dimarahin!” Lia mengancam. Gadis itu lalu naik ke atas ranjang dan mengambil ponselnya di bawah bantal.

“Lapor! Laporkan saja semaumu. Dasar tukang lapor!” kataku seraya mendongak ke ponsel miliknya.

Hal yang membuatku sangat terkejut adalah wallpaper ponsel Lia. Terpampang jelas foto Mas Bayu di sana sedang merangkul sang adik. Keduanya tak hanya saling rangkul tapi saling tatap. Mesra! Aku baru melihat pertama kali foto tersebut menjadi pajangan di layar ponsel si Lia.

“Kamu juga akan kulaporkan ke Mas Bayu karena sudah memberikan jamu yang mengandung obat tidur! Setelah minum jamu itu, aku langsung pusing dan mengantuk!”

Lia tercekat. Gadis itu berhenti menekan layar ponsel. Dia menatapku tajam dengan wajah sinis.

“Obat tidur? Mbak, kamu kayanya halu! Ngapain aku ngasih obat tidur segala?”

“Ya, supaya kamu bisa melakukan apa pun di rumahku!” Aku dikuasai emosi lagi. Kedua tanganku sampai mengepal hebat.

“Gila kamu, Mbak! Kamu udah nggak waras! Jangan bilang kamu cemburu sama aku?” Lia tertawa. Tawanya melecehkan. Aku sakit hati sekali dengan sikapnya.

“Kalau iya kamu cemburu, artinya kamu memang gila! Kamu harus ke psikiater deh, Mbak. Rasa panik dan curigamu itu tidak pantas. Aku ini adiknya Mas Bayu! Ngapain juga kamu cemburu!”

“Jangan tutup-tutupi lagi, Lia! Aku dengar suara desahanmu dari sebelah!” Kutuding lagi wajahnya. Membuat perempuan berdagu lancip dengan hidung bangir tersebut tampak membelalak lebar,

“Desahan? Wah, gila kamu Mbak! Positif nggak waras. Ngapain aku mendesah segala macam?” Lia menggelengkan kepalanya. Dia lalu menekan layar ponsel dan menempelkan ponselnya ke telinga.

Muak, aku beranjak dari kamar Lia. Saat baru saja membalik badan, terdengar suara Lia berteriak menelepong sang kakak.

“Mas, pulang sekarang! Istrimu kesurupan! Dia udah gila. Nuduh aku dan kamu yang bukan-bukan!”

Bergegas aku keluar. Kubanting pintu dengan keras demi meluapkan amarah. Kedatangan Lia hanya menghancurkan bahtera rumah tanggaku!

Aku yakin, apa yang kudengar tadi malam bukanlah sekadar halusinasi belaka. Aku berani bersumpah, bahwa aku benar-benar dalam kondisi sadar dan terbangun.

Awas kamu, Lia! Akan kukumpulkan semua bukti-bukti untuk menyeretmu keluar dari rumah ini.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akibat Salah Pergaulan
9.4
Dunia indah Arabella Raveen hancur tanpa sisa karena perbuatan kejam Oscar. Di tengah masa sulit yang penuh penderitaan, Louise Saveero datang dan perlahan mengembalikan senyum serta kedamaian di hidup Arabella. Sayangnya, ketenangan tersebut kembali terusik tatkala Oscar tiba-tiba muncul lagi di depan matanya. Mampukah Arabella menjaga hubungan cintanya dengan Louise, atau ia akan jatuh ke jurang nestapa yang sama? Ikuti kisah perjuangan mereka demi melindungi kebahagiaan.
Sampul Novel Antara Kerja dan Kenikmatan
9.5
Suasana sunyi menjadi saksi bisu saat kecupan manis mengawali hubungan rahasia antara aku dan Nita. Walau aku tahu dia sudah punya kekasih, hasrat membara di antara kami tak lagi bisa diredam. Sempat terhenti oleh akal sehat, daya tarik Nita akhirnya meruntuhkan pertahananku. Kini, batas profesional sebagai rekan kerja telah sirna, mengubah jalinan pertemanan biasa menjadi hubungan intim yang penuh kerumitan.
Sampul Novel Benih Rahasia sang Fuckboy
8.7
Demi Edgar Emiliano, si playboy sekolah, Vania Clarista rela melepaskan kemewahan hidupnya. Namun, cinta buta itu berujung luka saat ia hamil dan ditinggalkan berjuang sendiri. Vania pun memilih pergi menjauh demi kehormatan keluarganya, lalu membangun hidup baru secara mandiri. Enam tahun berselang, anaknya kini tumbuh besar. Akankah takdir mempertemukan mereka kembali, ataukah Vania bakal tetap bertahan sendirian tanpa Edgar?
Sampul Novel Bergairah Setelah Disakiti
9.1
Ketika cinta tak lagi cukup, perpisahan dalam pernikahan terkadang menjadi jalan terbaik meski berisiko memengaruhi mental anak. Namun, kegagalan tersebut bukanlah akhir dari segalanya. Anak bukanlah beban yang menghalangi langkah untuk terus maju. Kisah drama domestik modern ini mengajarkan bahwa selalu ada kesempatan untuk bangkit dari kepedihan, menyembuhkan luka, dan mengejar lembaran kebahagiaan yang baru.
Sampul Novel Di Balik Topeng Cinta Pertama
8.5
Kehilangan putri tercinta akibat serangan jantung menyisakan duka mendalam bagi sang ibu. Kehancuran itu memuncak saat tahu sang suami menyuap dokter demi memindahkan jantung anak mereka ke putri teman masa kecilnya. Di saat suami merayakan keberhasilan itu, sang istri justru divonis menderita leukemia stadium lanjut. Sambil mendekap guci abu anaknya, ia pulang dan mendapati suaminya bersiap keliling dunia bersama teman masa kecilnya itu.
Sampul Novel Maduku Adik Kandungku
8.0
Impian Rea membangun keluarga bahagia hancur lebur saat ingin mengabarkan kehamilannya pada Beno. Bukan kehangatan yang didapat, ia justru memergoki suaminya berselingkuh dengan adik kandungnya sendiri. Keadaan kian pelik karena sang adik juga tengah mengandung anak Beno. Pengkhianatan ganda dari dua orang terdekatnya ini seketika mengubah hidup Rea menjadi kepedihan yang tak terbayangkan.