APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DENDAM DAN CINTA KING MAFIA

DENDAM DAN CINTA KING MAFIA

Albern Barnard, pemimpin mafia asal Italia, menyamar jadi pebisnis di Indonesia demi memburu pengkhianat bernama Reno. Dendam atas kematian kakaknya terbayar lunas saat Albern mengeksekusi Reno di hadapan Harnum, istrinya yang sedang hamil tua. Kejadian tragis itu membuat Harnum keguguran akibat pendarahan hebat. Bukannya kasihan, Albern malah menyekap Harnum di sebuah rumah hutan tua dan terus menyiksanya demi meluapkan kebencian yang membara.
Bab
Bagikan

Bab 2

Albern melangkahkan kakinya keluar. Tetapi seorang Suster memanggilnya.

"Tuan, tunggu!" panggil Suster tersebut.

Albern langsung menghentikan langkahnya, dan menatap Suster yang memanggilnya itu.

"Ada apa!" ucap Albern dengan ketus dan dingin.

"Maaf, Tuan. Anda dipanggil oleh Dokter yang sedang menangani istri Tuan," ucap sang Suster.

Suster tersebut mengira bahwa Albern adalah suami Harnum. Albern mengernyitkan keningnya mendengar ucapan sang Suster.

"Wanita itu bukan i ...." ucapan Albern terpotong.

"Maaf, Tuan. Tolong segera menghadap Dokter, karena ini darurat," ucap Suster itu yang memotong ucapan Albern.

Albern tidak melanjutkan ucapannya. Ia mengikuti Suster tersebut dari belakang. Mereka langsung masuk ke dalam ruangan IGD.

"Dok, ini suami pasien," ucap sang Suster.

"Baik, Sus, terima kasih," ucap sang Dokter.

"Ada apa!" ucap Albern ketus.

"Maaf, Tuan. Kondisi istri Anda sangat kritis. Pasien telah kehilangan banyak darah, dan kondisi janin di dalam kandungannya sudah sangat kritis," ucap Dokter tersebut.

"Lalu?" jawab Albern.

"Istri Anda harus segera di operasi. Untuk menyelamatkan nyawanya dan juga nyawa bayinya."

"Aku tidak peduli. Dia akan mati bersama bayi di dalam kandungannya itu, itu bukan urusanku! Jadi, itu terserah padamu apa yang akan kau lakukan padanya!"

DEG

Dokter tersebut merasa sangat syok mendengar ucapan Albern. Ia merasa heran dan aneh, mengapa seorang suami begitu tega berkata sedemikian rupa pada istri dan anaknya yang sedang kritis dan skarat. Itu lah yang ada dalam benak sang Dokter, karena ia mengira bahwa Albern adalah suami Harnum.

Setelah mengatakan itu, Albern berlalu pergi. Ia langsung keluar dari ruangan IGD tersebut.

"Seharusnya tadi aku bunuh saja wanita sialan itu. Dia menyusahkanku saja, huh! Tapi ... jika aku membunuhnya, maka aku tidak akan bisa menyiksanya. Aahh ... jika seperti ini bearti wanita sialan itu harus tetap hidup," batin Albern.

Albern tiba-tiba membalikkan tubuhnya. Ia kembali masuk ke dalam ruangan IGD.

"Dok. Lakukan yang terbaik untuknya!" ucap Albern dengan tegas.

Dokter yang bernama Rehan itu, merasa terkejut mendengar ucapan Albern, yang tiba-tiba berubah pikiran. Tetapi ia merasa senang, setidaknya suami kejam itu masih memiliki hati nurani. Itulah yang ada di dalam benak sang Dokter.

"Baik, Tuan. Kami akan segera melakukan operasi caesar. Karena hanya itu jalan satu-satunya," ucap sang Dokter.

"Hmm ...." Albern hanya berdehem.

Dokter Rehan langsung mempersiapkan perlengkapan untuk melakukan operasi caesar. Albern dimintai untuk menanda tangani surat persetujuan operasi caesar tersebut, karena ia dianggap sebagai suami Harnum. Albern langsung membubuhkan tanda tangannya.

Setelah itu, Albern langsung keluar dari ruangan tersebut. Sementara Dokter Rehan dan para timnya segera mempersiapkan perlengkapan operasi caesar.

***

Tubuh Harnum langsung dibawa menuju ruangan operasi, karena kondisinya dan kandungannya sudah sangat kritis. Maka tim Dokter mempercepat proses operasinya. Sementara Albern berdiri menatap kepergian Harnum yang dibawa ke ruangan operasi. Tanpa ia sadari, kakinya melangkah mengikuti tim medis.

"Tuan, silakan ikut masuk untuk menemani operasi pada istri Anda," ucap Dokter Rehan.

Albern tidak menjawab, tetapi ia mengikuti Dokter Rehan. Albern memperhatikan semua yang para Dokter laki-laki itu lakukan. Ia mengernyitkan keningnya ketika melihat Dokter yang akan melakukan operasi caesar itu adalah Dokter laki-laki semua.

"Tunggu ....!" ucap Albern.

"Ya Tuan, ada apa?" ucap Dokter Rehan.

"Mengapa Dokter yang akan melakukan operasi ini merupakan Dokter laki-laki semua?" tanya Albern.

Dokter Rehan dan Dokter yang lainnya saling bertatapan. mereka merasa terkejut karena baru kali ini mereka diprotes oleh keluarga pasien.

"Ya Tuan, karena kami semua merupakan Dokter pilihan untuk melakukan operasi caesar. Apalagi ini merupakan hal yang darurat, jadi kami tidak memiliki banyak waktu lagi," ucap Dokter Rehan.

"Tidak! Aku tidak mengizinkan Dokter laki-laki yang melakukan operasi pada perempuan itu. Aku mengizinkan hanya Dokter wanita yang menanganinya. Otak kalian memang mesum, ingin memeriksa pasien wanita, karena kalian bisa bebas melihat alat vitalnya, begitu?!" ucap Albern dengan sarkas.

Ucapan Albern tersebut, tentu saja sangat membuat syok para Dokter. Karena baru kali ini mereka dituduh seperti itu oleh orang lain.

"Maaf, Tuan. Tapi kami tim medis atau para Dokter, tidak ada berpikiran seperti itu. Karena kami sudah memiliki sumpah. Kami bukannya ingin mencari kesempatan dalam kesempitan. Kami melakukan tugas kami, sesuai prosedur. Kami ...." ucap Dokter Rehan, tetapi ucapannya tersebut langsung dipotong oleh Albern.

"Cukup! Aku tidak mau mendengar pembelaan diri darimu atau dari kalian semua. Aku hanya mengizinkan Dokter wanita yang menanganinya. Jika tidak! Lebih baik tidak usah dilakukan operasi!" ucap Albern dengan tegas.

Dokter Rehan dan para Dokter yang lainnya kembali dibuat syok oleh ucapan Albern. Akhirnya mereka mengalah, demi keselamatan Harnum dan bayinya.

Dokter Rehan langsung menghubungi para Dokter wanita, untuk menggantikan tugasnya dan tugas Dokter laki-laki yang lainnya. Setelah itu, para Dokter laki-laki tadi keluar dan diganti dengan para Dokter wanita.

Para Dokter wanita itu, langsung bergegas melakukan operasi caesar pada Harnum. Sementara Albern, ia hanya berdiri disamping kepala Harnum sambil bersedekap dada.

Sesekali matanya memperhatikan wajah Harnum, dan sesekali juga ia memperhatikan para Dokter yang sedang sibuk melakukan operasi dibagian perut Harnum.

Tidak berapa lama kemudian, operasi caesar itu telah selesai. Seorang Suster wanita yang menggendong bayi mungil tersebut, langsung mendekati Dokter Helda, yaitu Dokter yang bertugas penuh pada proses operasi tersebut.

"Dok, bayinya ...." ucap sang Suster.

Dokter Helda langsung melihat ke arah sang bayi perempuan mungil dan sangat cantik itu. Mata Dokter Helda berkaca-kaca menatap sang bayi.

"Tuan, bayi Anda meninggal dunia. Bayi Anda mengalami Stillbirth yaitu kematian pada janin di dalam kandungan, yang usia kandungannya sudah lebih dari 37 minggu. Dan, ini terjadi pada bayi Anda. Karena istri Anda mengalami pendarahan hebat, dan istri Anda mengalami kontraksi yang lama, tetapi tidak segera dilakukan tindakan medis."

Dokter Helda menghela napasnya sejenak, kemudian ia kembali melanjutkan ucapannya.

"Sehingga Pendarahan berat yang terjadi di trimester akhir, yang mengakibatkan janin mati dalam kandungan. Itu semua terjadi karena plasenta sudah mulai terpisah atau meluruh dari rahim sebelum memasuki masa persalinan. Kondisi ini disebut abrupsi plasenta atau placental abruption," ucap Dokter Helda memberi penjelasan pada Albern.

Albern tidak bergeming. Matanya hanya menatap pada bayi mungil tersebut, yang tidak bergerak sedikitpun juga. Tiba-tiba mata Albern mengembun. Ia memejamkan matanya dan menarik napasnya yang terasa sesak.

"Lakukan yang terbaik pada perempuan ini dan bayinya. Aku serahkan semuanya padamu, Dok! Nanti ada orang suruhanku yang akan kesini untuk mengurus semuanya, karena aku akan pergi dalam beberapa waktu."

Setelah mengatakan itu, Albern berlalu pergi meninggalkan ruangan operasi. Harnum yang masih tidak sadarkan diri itu, belum mengetahui apa yang telah terjadi pada bayinya.

"Baguslah jika bayinya mati, untuk menggantikan nyawa keponakanku," batin Albern.

TBC ( TO BE CONTINUED ).

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 7 NAGA BEREBUT RAGA
8.5
Davey Torres, pemuda ringkih yang kerap sakit-sakitan, tidak sengaja menelan makanan bermantra. Kejadian itu membuat jiwa Chen, Raja Naga berumur 12.000 tahun, merasuki tubuhnya. Meski awalnya selalu berselisih, Chen akhirnya mengungkap rencana balas dendam terhadap keturunan Ming yang serakah. Dinasti Ming telah menghancurkan bisnis keluarga Davey hingga bangkrut. Kini, Davey dihadapkan pada pilihan sulit: bersekutu dengan Chen untuk menghabisi musuh dan merebut kembali Torres Group.
Sampul Novel Dia Bukan Milikku
9.3
Tugas negara adalah prioritas Letnan Imam, tetapi pengkhianatan Serda Resti merusak janji suci mereka. Walau Resti kini milik pria lain, bayangnya belum hilang. Usai kecelakaan, Imam menemukan cinta baru dalam diri Dokter Utami. Namun, misi di Lampung mempertemukannya dengan Lita, siswi yang sangat mirip dengan Resti. Saat kesetiaan Imam diuji, Utami memilih mundur, sementara Lita sendiri sudah punya kekasih. Siapa yang akan mengisi kekosongan hati sang Letnan?
Sampul Novel Fulfi
8.6
Fulfi, model pintar berumur 20 tahun yang yatim piatu, mendirikan yayasan wanita untuk membantu sesama. Namun, nasib buruk menimpanya saat ia diperkosa hingga hamil. Ketika berupaya bangkit dan membangun kembali kariernya di tengah berbagai sabotase dari musuh-musuhnya, Fulfi justru dihadapkan pada bahaya besar yang membawanya bertemu dengan otak di balik tragedi masa lalunya itu. Sanggupkah ia bertahan hidup dan kembali bersinar di panggung modeling?
Sampul Novel GAIRAH LIAR ISTRI BOSKU
9.7
Demi membalas dendam atas pengkhianatan suaminya, Charles Bosley, Theresa nekat berselingkuh dengan sang pengawal pribadi, Aaron Parker. Di sisi lain, daya tarik Theresa juga memikat Sean Dalbert, seorang politikus Italia yang penuh ambisi. Begitu Charles berhasil disingkirkan, persaingan sengit pun meletus antara Aaron yang bernaung di bawah Organisasi EXO dan Sean yang mengincar kursi walikota New York. Di tengah intrik politik dan perebutan kuasa, Theresa kini terjebak di antara keduanya.
Sampul Novel Gairah Membawa Petaka
8.3
Zakia ‘Kia’ Ananta Arman, remaja polos yang belum pernah merasakan cinta, terpesona pada Gus Beren, putra kyai pesantren. Demi mendapatkan perhatiannya, ia nekat mencampur obat perangsang dan alkohol ke dalam teh Gus Beren. Malam itu, nafsu yang ia picu justru menjadi bencana—ia mengandung anak pria yang sama sekali tak mau bertanggung jawab, bahkan saat tahu Gus Beren telah beristri siri. Kia mulai melihat karma di balik perbuatan papanya yang menyelingkuhi ibu dan kakaknya. Ketakutan masa lalu Arman pun kembali menghantui. Di tengah kehancurannya, ia harus memilih: memperjuangkan keadilan atau tenggelam dalam karma keluarganya.
Sampul Novel Negeri Ini Dikuasai Mafia
8.6
Kemiskinan masa lalu memicu dendam mendalam pada diri Basudo. Tumbuh dewasa, ia memilih jalan kegelapan demi membalas rasa sakitnya. Sebagai raja mafia yang haus kekuasaan dan kendali ekonomi, ia tak segan melenyapkan siapa pun yang menghalangi. Namun, kekejaman tanpa ampun ini melahirkan perlawanan baru. Defian dan Telma, dua sosok pemberani, kini muncul dan siap mempertaruhkan hidup mereka demi menghentikan dominasi kejam Basudo beserta kelompoknya.