APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku

Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku

Pernikahan tujuh tahun hancur seketika saat seorang suami tega mencampur obat tidur ke susu anaknya demi berkencan dengan sang asisten, Nelly, di malam Natal. Saat sang istri melarikan anak mereka yang demam tinggi ke rumah sakit, ia justru memergoki suaminya sedang menggendong Nelly yang mengaku kakinya terkilir. Di tengah ketidakpedulian suaminya terhadap kondisi kritis sang anak di ruang gawat darurat, sang istri yang menggenggam tiket lotre di sakunya kini mantap untuk bercerai.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah menghabiskan malam yang melelahkan, keesokan harinya Jane keluar dari rumah sakit.

Setibanya di rumah, aku membuatkan susu untuk Jane dan menidurkannya. Rasa lelah karena semalaman tidak tidur akhirnya menyergapku. Aku langsung tertidur di sofa.

Ketika terbangun, hari sudah siang. Aku berniat memasak, tetapi tiba-tiba teringat ucapan dokter kemarin. Dia memintaku untuk memeriksa rekaman CCTV di rumah.

Apa maksudnya? Apa mungkin kejadian Jane menelan obat tidur bukan sebuah kecelakaan, tetapi disengaja?

Pikiran itu membuatku merinding. Di rumah ini hanya ada aku dan Cullen. Apakah Cullen yang memberikan obat tidur pada Jane?

Namun, itu jelas tidak mungkin! Meskipun Cullen selingkuh, aku yakin dia tidak akan sekejam itu terhadap anak kandungnya sendiri.

Dengan sedikit rasa ragu, aku tetap membuka rekaman CCTV. Baru saja melihat sebentar, amarah sudah menyelimuti hatiku!

Rekaman itu menunjukkan dengan sangat jelas bahwa Cullen menghancurkan obat tidur dan mencampurnya ke dalam susu Jane!

"Tenang saja, aku akan menjemputmu tepat waktu. Bocah ini terus nangis, aku tenangkan dia sebentar."

Cullen pasti tidak tahu CCTV masih aktif. Kalau tidak, dia tidak akan berani bertindak seberani ini.

Namun, aku tidak menyangka dia bisa begitu kejam pada Jane! Jane itu anak kandungnya!

Air mata mengaburkan pandanganku lagi. Kali ini bukan karena sedih, melainkan karena marah. Di dunia ini, tidak ada ibu yang akan membiarkan siapa pun menyakiti anaknya, sekalipun itu ayahnya sendiri!

Aku menyeka air mataku, memaksa diriku untuk tenang, lalu lanjut melihat rekaman CCTV. Aku sungguh terkejut. Ternyata selama aku bekerja, Cullen yang katanya bekerja dari rumah, sering membawa Nelly ke rumah.

Mereka berdua bercumbu di sofa tanpa peduli pada Jane yang menangis hingga suaranya serak, padahal Jane tepat di sebelah mereka! Ternyata jauh sebelum aku tahu, Cullen sudah selingkuh!

Bagus, sangat bagus. Aku menyimpan semua rekaman itu, menelepon pengacara dengan tenang. "Pak, tolong bantu aku buat surat cerai."

Aku sudah memutuskan untuk meninggalkan Cullen bersama Jane.

....

Setelah selesai berbicara dengan pengacara, aku mendengar suara pintu terbuka. Cullen masuk sambil membawa banyak tas belanjaan dengan senyuman lebar di wajahnya. Sudah lama aku tidak melihat dia tersenyum seperti itu.

Namun, begitu melihatku, senyumannya langsung pudar. "Kenapa kamu nggak pergi kerja hari ini?"

Aku tersenyum sinis. "Aku nggak sepertimu yang bisa bersikap seolah-olah nggak terjadi apa-apa, padahal anak kita demam tinggi semalaman."

Cullen mengerutkan kening. "Kamu jangan langsung mencari masalah. Kemarin aku lembur! Kalau bukan demi kamu dan Jane, apa aku harus bekerja mati-matian setiap hari?"

Saat itu, aku melihat seorang wanita berdiri di luar pintu. Nelly.

Dengan sopan, dia menjulurkan tangannya padaku. "Kak Yuna, maaf mengganggu."

Aku tidak menggubrisnya dan tidak memberi jalan. Sebaliknya, Cullen tampak tidak sabar. Dia menarikku ke samping dan membawa Nelly duduk di sofa dengan lembut. "Nelly cedera. Untuk sementara waktu, dia akan tinggal di rumah kita."

Aku memandang mereka berdua. "Cedera kok tinggal di rumah orang lain? Cullen, kamu ini terlalu baik hati."

Cullen melambaikan tangannya dengan tidak sabar. "Kamu juga tahu Nelly hidup sendiri dan bekerja keras di luar sana. Ini bukan hal mudah untuk wanita. Dia bekerja di perusahaanku, jadi aku tentu harus menjaganya. Ini cuma hubungan kerja. Jangan pikir macam-macam."

Nelly menatapku dengan mata memerah. "Kak Yuna, maafkan aku kalau sudah mengganggumu dan Pak Cullen."

Aku mengangguk. "Memang mengganggu. Seperti yang kamu lihat, di rumah ini ada anak kecil. Jadi, benar-benar nggak nyaman."

"Yuna! Tutup mulutmu!" Cullen menyela, "Apa kamu bisa punya sedikit rasa iba? Nelly lima tahun lebih muda darimu. Kamu nggak perlu memperlakukan dia seperti ini."

"Di rumah kita ada kamar tamu, biarkan dia tinggal beberapa hari. Lagian, rumah ini aku yang beli. Aku yang memutuskan siapa yang boleh tinggal."

Cullen berbicara dengan penuh keyakinan, tetapi dia lupa saat aku menemaninya berjuang dari nol, aku seusia dengan Nelly. Pada masa terbaikku, aku memilih untuk memulai segalanya dari awal bersama dia.

Saat itu, dia berjanji akan memberiku kehidupan yang indah. Namun, sekarang dia lebih peduli pada wanita lain.

Aku tersenyum tipis dan menghalangi Cullen menuju kamar tamu. "Kalau begitu, biar Nelly tinggal di kamar utama saja. Aku dan anak akan pindah ke kamar tamu."

Cullen tampak bingung, mungkin merasa sikapku hari ini tidak biasa. Biasanya aku akan marah dan ribut dengannya, tetapi kali ini aku langsung setuju dengan keputusannya, bahkan menawarkan kamar utama.

"Yuna, kamu baik-baik saja?"

Aku mulai mengemasi barang-barangku dengan cekatan. "Tentu saja. Aku cuma ingin membuat semuanya lebih nyaman."

Cullen akhirnya setuju, lalu hendak membantuku membereskan barang. Dasar pria bermuka dua.

Saat dia membantu, Nelly yang katanya kakinya terkilir, tiba-tiba berdiri dan membungkuk padaku. "Terima kasih, Kak Yuna. Aku pasti akan membalas kebaikanmu ... aw ...."

Sebelum selesai berbicara, dia terjatuh karena tidak bisa berdiri dengan baik. Kejadian itu membuat Cullen sangat khawatir. Dia langsung melewatiku, menggendong Nelly, dan membawanya ke kamar utama.

Melalui bahu Cullen, Nelly menatapku dengan senyuman puas, seolah-olah mengejekku karena tidak mampu menjaga suamiku sendiri. Namun, dia tahu di mataku, Cullen tidak lebih baik dari sampah sekarang.

Setelah Nelly pindah ke kamar utama, Cullen menawarkan diri untuk tidur di sofa ruang tamu dengan alasan ingin menjaga batas.

Namun, saat aku bangun di malam hari, aku tidak melihat Cullen di sofa. Sebaliknya, aku mendengar suara-suara menggoda dari kamar utama.

Di depan istri sah, mereka masih bisa melakukan hal seperti itu. Sungguh pasangan yang penuh gairah!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kau Menebar Dusta di Hatiku
9.3
Bekerja sebagai ART di kediaman Rafly dan Nadya yang penuh konflik, Liyana menyaksikan perselingkuhan sang nyonya. Kejadian itu membawanya masuk dalam rencana licik Alvin. Demi melunasi utang keluarganya, Liyana terpaksa menerima misi rahasia untuk memikat Rafly. Namun, kepolosan Liyana justru memicu gairah mendalam pada diri Rafly. Kini, rahasia demi rahasia mulai terbongkar. Liyana pun harus bertahan dari dominasi misterius Rafly agar hatinya tidak hancur dalam permainan ini.
Sampul Novel Ketika Mertua Ikut Campur
8.0
Rumah tangga Salwa dan Lutfan terancam runtuh akibat dominasi ibu mertua yang terlalu mendikte. Ketegangan memuncak ketika sang mertua menempatkan asisten rumah tangga baru di rumah mereka. Salwa yang curiga merasakan ada maksud terselubung dari kedatangan pelayan tersebut. Benar saja, sebuah misteri besar dan konspirasi rahasia mulai terkuak secara perlahan. Kini, kekuatan cinta Salwa dan Lutfan benar-benar diuji dalam menghadapi rencana licik ini.
Sampul Novel Kisah Cinta di Batukarut
8.6
Lihar kini memimpin bisnis pasir di Batukarut, menggantikan Pak Ajat yang diam-diam menaruh dendam. Didampingi Dadun dan Om Joni, Lihar harus menghadapi sabotase pekerja serta teror mistis garam misterius yang memicu kecelakaan beruntun. Di tengah kekacauan itu, hubungan asmaranya dengan Yeti retak akibat kehadiran Erom hingga memicu konflik warga. Meski sukses mempertahankan bisnisnya dari serangan gaib, Lihar harus menerima kenyataan pahit saat kariernya stabil namun kisah cintanya hancur.
Sampul Novel Malam Gairah: Cinta Adalah Game Pemberani
7.9
Pernikahan impian Camila hancur seketika saat sang calon suami tidak datang, menjadikannya bahan tertawaan para tamu. Dalam balutan amarah dan rasa kecewa, ia nekat melewati malam bersama seorang lelaki asing. Camila mengira kisah itu selesai begitu saja, tetapi pria misterius tersebut justru menolak pergi dari hidupnya. Kini, Camila dihadapkan pada pilihan sulit: mengabaikan godaan pria itu atau kembali membuka hatinya untuk asmara yang baru.
Sampul Novel Pacar Kedua dan Istri Rahasia
8.5
Demi melindungi Adiva dari bahaya pasca-insiden tragis, Rafka menyembunyikannya di London secara rahasia. Meski tahu cinta istrinya bukan untuknya, Rafka tetap tulus menjaga. Namun, Adiva justru menyusun rencana pelarian demi membalaskan dendam masa lalu. Ia menjebak saudara kembarnya, Agatha, agar bertukar peran untuk mengelabui pengawal Rafka. Saat Agatha terkurung di London, Adiva memakai identitas saudarinya demi menemui sang ayah dan memulai aksi balas dendam.
Sampul Novel Berkah Kekonyolan Gue Yang Gila! "Seribu Nyawa, Jatuh Berkali-kali"
9.2
Nasib buruk seolah enggan pergi dari hidupku. Mulai dari rasa tidak percaya diri terhadap fisik sendiri, hingga berbagai kecelakaan fatal yang anehnya selalu bisa kulewati dengan selamat. Urusan asmara pun berantakan; aku mudah jatuh cinta, sering gagal, bahkan kerap jadi bahan tertawaan orang lain. Puncaknya, trauma berat akibat ilmu pelet sempat merusak jiwa dan ragaku. Kini, semua penderitaan ekstrem itu terasa sangat konyol jika kuingat kembali.