APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku

Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku

Pernikahan tujuh tahun hancur seketika saat seorang suami tega mencampur obat tidur ke susu anaknya demi berkencan dengan sang asisten, Nelly, di malam Natal. Saat sang istri melarikan anak mereka yang demam tinggi ke rumah sakit, ia justru memergoki suaminya sedang menggendong Nelly yang mengaku kakinya terkilir. Di tengah ketidakpedulian suaminya terhadap kondisi kritis sang anak di ruang gawat darurat, sang istri yang menggenggam tiket lotre di sakunya kini mantap untuk bercerai.
Bab
Bagikan

Bab 1

Demi berkencan dengan asisten di malam natal, suamiku mencampurkan obat tidur ke dalam susu anak kami.

Ketika aku mengantar anakku yang demam tinggi ke rumah sakit, aku malah melihat suamiku sedang menggendong asistennya ke lantai atas.

"Kaki Nelly terkilir, aku menemaninya berobat."

Anaknya jelas-jelas berada di ruang gawat darurat, tetapi dia sama sekali tidak peduli.

Aku mencengkeram tiket lotre yang ada di sakuku. Sudah saatnya aku mengakhiri pernikahan selama tujuh tahun ini.

Setelah menyelesaikan pekerjaan yang ada, aku menelepon Cullen. "Sayang, jangan lupa pulang untuk merayakan natal hari ini ya! Aku punya kabar baik untukmu!"

Namun, dari seberang telepon terdengar suara terburu-buru dari Cullen. "Yuna, ada sedikit masalah di proyek perusahaan. Aku harus ke sana untuk melihat. Jane sudah minum susu dan tidur. Tenang saja!"

Dua kalimat singkat itu membuatku sangat cemas. Putri kami, Jane, baru berusia satu tahun lebih. Bagaimana bisa aku tenang meninggalkannya sendirian di rumah? Namun, ketika aku mencoba menelepon kembali suamiku, teleponnya sudah tidak bisa dihubungi.

Orang-orang yang keluar untuk berkencan di malam natal sangat banyak, sementara aku hanya bisa terjebak di kemacetan lalu lintas dengan hati yang gelisah, sambil berdoa agar Jane baik-baik saja.

Saat aku terburu-buru kembali ke rumah, aku menemukan suasana rumah yang sangat sunyi.

Aku bergegas ke tempat tidur bayi dan melihat Jane tidur nyenyak. Aku tak bisa menahan diri untuk menyentuh pipinya yang tembam. Namun, begitu aku menyentuhnya, aku terkejut. Dahi Jane sangat panas, dia demam tinggi.

Aku segera mengendarai mobil membawa Jane ke rumah sakit sambil mencoba menelepon Cullen. "Cullen, Jane tiba-tiba demam! Cepat datang ke rumah sakit kota untuk melihatnya!"

Suamiku terdengar cemas. "Kok bisa demam? Ini semua salahmu! Sudah berulang kali aku bilang cepat cari pengasuh, kenapa kamu nggak mau mendengarku? Aku lagi rapat. Nanti kita bicarakan lagi!"

Aku menggertakkan gigi, memegang erat setir mobil. Sebelumnya kami pernah mencari pengasuh untuk Jane, tetapi pengasuh itu diam-diam mencubit Jane saat kami bekerja. Setelah tertangkap kamera, dia langsung dipecat.

Sejak saat itu, aku semakin ketat dalam memilih pengasuh dan sampai sekarang belum menemukan yang cocok. Tak kusangka, hal ini justru menjadi senjata Cullen untuk menyalahkanku.

Namun, aku tidak punya waktu untuk marah pada Cullen saat ini. Aku menerobos tiga lampu merah untuk sampai ke rumah sakit kota, lalu menggendong Jane ke ruang gawat darurat.

Awalnya, aku mengira ini hanya demam biasa akibat flu. Namun, setelah pemeriksaan, dokter mengatakan Jane tanpa sengaja menelan obat tidur dan harus segera menjalani cuci lambung!

Kata-kata itu seperti petir di siang bolong. Semua makanan Jane selalu diurus olehku dan Cullen. Bagaimana mungkin dia menelan obat tidur?

Melihat Jane didorong masuk ke ruang operasi dengan wajah kecilnya yang memerah karena panas, aku berharap bisa menggantikan posisinya untuk menanggung semuanya.

Dalam kepanikan, aku mencoba menelepon Cullen lagi, tetapi tetap tidak bisa dihubungi.

....

Untungnya, sejam kemudian, operasi berhasil dilakukan. Jane dipindahkan ke ruang perawatan biasa untuk observasi.

Aku baru saja ingin mengikuti dan merawatnya, tetapi dokter yang menangani memanggilku dengan wajah serius. "Bu Yuna, tunggu sebentar."

Dia tampak ragu-ragu. "Apa aku boleh tahu siapa yang menyiapkan susu untuk anakmu?"

Aku agak bingung. "Aku dan suamiku, kami berdua selalu menyiapkan susu untuknya."

Dokter bertanya lagi, "Kalau malam ini, siapa yang menyiapkannya?"

Aku semakin bingung. "Suamiku. Ada apa, Dokter? Apa ada yang salah?"

Dokter menghela napas, menepuk bahuku. "Kalau ada CCTV di rumah, coba periksa rekamannya."

Meskipun tidak mengerti maksud dokter, aku tidak punya waktu untuk memikirkannya. Aku segera kembali untuk merawat Jane.

....

Melihat suhu tubuh Jane yang perlahan turun, hatiku merasa lega. Ketika melihat ponselku, waktu sudah menunjukkan pukul 11.30 malam.

Setelah hari yang melelahkan, aku merasa tubuhku hampir remuk dan memutuskan untuk pergi ke supermarket rumah sakit dan membeli roti untuk mengganjal perut.

Namun, saat turun ke bawah, aku justru melihat Cullen yang seharusnya sedang lembur! Lebih mengejutkan lagi, Cullen sedang menggendong asisten barunya, Nelly!

"Pak, semua salahku. Aku malah terkilir saat turun dari mobil. Kita jadi nggak bisa merayakan natal bersama."

"Jangan berkata begitu. Terkilir bukan masalah kecil, aku khawatir kamu kenapa-napa. Lagi pula, anggap saja kita merayakan natal di rumah sakit. Kalung berlian yang kamu mau sudah kubeli kok."

"Ah, dasar menyebalkan ...."

Cullen berbicara lembut kepada Nelly, sama sekali tidak menyadari keberadaanku di sudut ruangan.

Dalam campuran kesedihan dan kemarahan, air mataku mengalir deras. Anak kandungnya sedang terbaring di rumah sakit karena demam tinggi, tetapi Cullen masih sempat-sempatnya berkencan dengan asistennya!

Dia sama sekali tidak peduli dengan hidup atau mati putrinya! Bahkan, saat dia menghamburkan uang untuk Nelly, dia tidak pernah berpikir, istri sahnya ini bahkan tidak pernah menerima kalung darinya.

Aku dan Cullen menjalin hubungan sejak kuliah. Setelah lulus, dia ingin memulai usaha, jadi aku memberinya 400 juta dari keluargaku sebagai modal awal. Ketika dia merintis usahanya, aku berhemat habis-habisan, sampai makan dan pakaianku pun seadanya.

Setelah usaha Cullen mulai berkembang, aku tetap hidup sederhana. Bagiku, membangun keluarga itu mudah, tetapi mempertahankannya yang sulit.

Terlebih lagi, belakangan ini, perusahaan Cullen sedang mengalami masalah arus kas. Aku semakin berhemat. Bahkan saat belanja di pasar, aku menghabiskan banyak waktu untuk tawar-menawar.

Namun, aku tak menyangka semua pengorbananku tidak dihargai olehnya. Dia malah berselingkuh dengan wanita lain. Aku menghapus air mataku dengan kasar, menggenggam erat tiket lotre yang ada di sakuku.

Ya, aku memenangkan lotre. Awalnya, aku ingin memberi tahu Cullen di malam natal ini di rumah. Aku juga ingin memberitahunya bahwa aku sudah mengundurkan diri dari pekerjaan agar bisa fokus merawat Jane. Namun, sekarang ....

Tidak masalah. Kini, aku tidak perlu memberi tahu Cullen tentang uang ini lagi. Hubungan tujuh tahun kami juga sudah saatnya untuk diakhiri.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dikejar Cinta Sang Billionaire Muda
9.5
Claire terus dikejar oleh bos mudanya, Nathan, meski ia menegaskan telah bersuami. Tanpa disadari, Nathan sebenarnya adalah Jonathan, suaminya sendiri. Pria itu menyamar demi memicu perceraian agar bisa kembali pada sang mantan. Namun, keteguhan sikap Claire justru mengacaukan rencana tersebut. Saat bencana besar melanda dan Claire memutuskan pergi, akankah Jonathan sanggup merelakan wanita yang kini telanjur ia cintai?
Sampul Novel Godaan Bini Orang
8.7
Masa lalu kelam kini mengancam pernikahan bahagia Rhido dan Lisda. Kehamilan sang istri diwarnai teror mistis yang menyakitkan setiap kali mereka bermesraan. Bertekad setia, Rhido menahan diri hingga tuntutan kerja mengirimnya ke pedalaman Jawa dan Kalimantan. Di tengah perjalanan, berbagai godaan hasrat menguji imannya. Mampukah mantan berandalan ini bertahan, ataukah kutukan masa lalu akan menghancurkan keselamatan istri dan calon bayinya?
Sampul Novel Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu
8.0
Akibat konspirasi jahat yang merusak kehormatannya, Claire Adhitama terpaksa meninggalkan rumah. Enam tahun berlalu, ia kembali bersama tiga anak kembarnya yang masih kecil untuk membalas dendam. Tak disangka, anak-anaknya yang cerdik justru menemukan ayah kandung mereka yang kaya raya dan menculiknya pulang demi mendukung sang ibu. Saat berhadapan dengan tiga replika dirinya, sang presdir menyudutkan Claire dengan senyuman hangat, menantangnya untuk memiliki anak keempat, yang langsung ditolak keras oleh Claire.
Sampul Novel Marriage Life
9.1
Kehidupan pernikahan Andara Jeo hancur setelah dikhianati oleh suaminya sendiri, Vante Adinan. Vante, yang dahulu berjanji selalu memprioritaskan Andara, justru melanggar komitmen tersebut demi kembali bersama Dena Adisti. Pengkhianatan ini meremukkan hati Andara yang telah menaruh kepercayaan penuh pada sang suami. Apa sebenarnya alasan di balik keputusan Vante berpaling dari istrinya? Temukan kisah pilu tentang keretakan rumah tangga dan janji suci yang ternoda di sini.
Sampul Novel Pernikahan Wasiat
8.9
Alayna Liora Setiawan, gadis 21 tahun yang biasa hidup bergelimang harta, kini menghadapi pilihan sulit. Surat wasiat mendiang ayahnya menuntut ia menikah dengan sang kakak angkat, Zariel Vian Karyan. Jika menolak pria berumur 28 tahun itu, Alayna harus merelakan seluruh warisannya. Karena enggan jatuh miskin dan kehilangan harta keluarga, ia pun terpaksa menyetujui pernikahan tanpa cinta tersebut demi mempertahankan haknya.
Sampul Novel Sienna's story
8.4
Perceraian orang tua merenggut kebahagiaan Sienna, meninggalkannya dalam kesepian malam yang kelam dan tanpa warna. Di tengah kehampaan itu, seorang CEO penuh intrik hadir dalam hidupnya. Pria miliarder tersebut kerap bertingkah nakal dan mesum demi menarik perhatian Sienna. Namun, ia justru dihadapi oleh sikap dingin Sienna yang membentengi diri dengan rapat. Akankah keteguhan sang miliarder berhasil meluluhkan hati Sienna yang telah membeku?