APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dari Pembantu Menjadi Ratu

Dari Pembantu Menjadi Ratu

Dalam kondisi gemetar dan mata tertutup rapat, Scarlett berupaya menjangkau celana Ethan. Keheningan mendadak buyar ketika Scarlett berteriak histeris lantaran tidak sengaja memegang sebuah objek yang sangat keras. Jeritan lantang yang memekakkan telinga itu pun seketika mengejutkan Ethan. Sambil menahan malu dengan wajah yang memerah padam serta didera rasa takut, Scarlett langsung menunjuk ke arah benda tersebut guna menerangkan pemicu kepanikan mendadaknya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Perkataan kakek langsung membuat Suliya terdiam. Lelaki tua itu memang tidak ada henti-hentinya membuat kesal. Padahal ia sudah lama menikah dengan Charles, namun keberadaannya belum juga diakui.

Suliya merupakan wanita yang sangat Charles cintai. Bahkan setelah Charles menikah dengan wanita lain karena perjodohan, hubungan mereka tetap berjalan. Hingga akhirnya istri Charles meninggal dan menikahi Suliya, menjadi ibu tiri Ethan. padahal, Kakek Adam tidak pernah merestui pernikahannya dengan Charles.

Apa yang Suliya katakan itu benar, ayah. Setidaknya, jodoh Ethan harus bisa menambah kekuatan di perusahaan kita. bukan asal pilih wanita yang tidak jelas asal-usulnya, kata Charles.

Setidaknya, dia sangat telaten dan perhatian untuk merawat orang tua sepertiku, tidak seperti kalian! sindir kakek.

Apa kamu tahu seperti apa istrimu ini, Charles? Mengunjungiku saja tidak pernah, apalagi untuk mengganti kantong kolostomiku! Mungkin dia akan muntah-muntah! kakek mengarahkan pandangan pada Suliya, yang tampak merah padam antara menahan kesal dan malu.

Charles memijit keningnya sendiri. Ia tampak bingung, untuk menjawab perkataan ayahnya yang sangat keras kepala. Ayah, memilih pelayan dan calon istri untuk Ethan itu perkara yang berbeda.

Ya sudah! Kalau kamu tidak setuju, saham perusahaan milikku akan aku berikan kepada orang lain. Silakan kamu berusaha keras membangun bisnis dari awal! kata kakek tegas. Ia dengan santainya meraih koran yang tergeletak di meja sisi ranjang lalu membacanya.

Mulutnya tersenyum, membayangkan seperti apa ekspresi yang ditunjukkan oleh Charles saat ini. Kakek tidak mau menyerah, untuk memberikan masa depan yang baik untuk Ethan. Selama ini, anak itu sudah cukup hidup menderita karena kurang kasih sayang. Ayahnya hanya fokus pada kedua anak yang dilahirkan oleh istri barunya.

Ethan hidup di bawah didikan kakek. Kakek tidak rela, jika harta keluarga mereka dikuasai oleh wanita serakah seperti Suliya. Selama kakek hidup, Charles tidak akan bisa berbuat banyak terhadap nasib perusahaan, karena saham terbesar masih kakek pegang.

Kak, apa benar yang mau dijodohkan denganmu itu pembantu? Bukankah kakek sangat keterlaluan? tanya Aiden dengan nada berbisik. Seakan tadi ia hanya diam, mendengarkan pembahasan para orang tua.

Diam! Kamu tidak usah ikut berkomentar! jawab Ethan dengan nada yang dingin, Sontak Aiden lagsung kembali diam.

Sayang, sudahlah. mengalah saja kepada ayah, bujuk Suliya sembari berbisik pada sang suami. Ia tahu lelaki tua itu memang keras kepala, dan tidak akan membiarkan rencananya mulus.

Ethan, bagaimana denganmu? Apa kamu mau mengikuti permintaan kakek? tanya Charles.

Ethan mengangguk. Aku mau, jawabnya tanpa ragu.

Mereka terlihat tercengang dengan jawaban Ethan, kecuali kakek.

Ethan, kamu yakin? Dia hanya gadis biasa yang tidak jelas asal-usulnya, Charles kembali memastikan keputusan putranya.

Pilihan kakek pasti yang terbaik, Papa. Aku mau mematuhi kakek.

Kakek Adam tersenyum. Cucunya memang anak yang baik, dan mau mendengarkan nasihatnya dengan baik.

Sebenarnya Charles masih belum puas dengan kemauan ayahnya. Ia berharap Ethan bisa menikah dengan wanita yang setara.

Sudahlah, Sayang! Mungkin ayah juga pesimis, Ethan bisa mendapatkan pendamping yang setara. Mana ada gadis yang mau dengan lelaki lumpuh seperti Ethan, bisik Suliya.

Charles menatap tajam ke arah istrinya, merasa tidak suka dengan perkataan yang didengar. Kamu jangan bicara sembarangan tentang Ethan! tegasnya, Ia tidak terima putranya direndahkan.

Maaf, Sayang. Tapi, itu kenyataan. Tunangan Ethan juga kabur saat mengetahui kondisinya dan memilih menikah dengan lelaki lain, ujar Suliya.

Charles menghela napas panjang. Baiklah kalau Ethan juga menginginkannya, Kami akan menyiapkan pesta pernikahan untuk Ethan dan gadis itu.

***

Hari pernikahan akhirnya tiba. Kakek mengumpulkan seluruh keluarganya, untuk menghadiri pesta pernikahan yang akan dilangsungkan antara Ethan dan Scarlett. Banyak pihak yang menentang, namun kakek tidak peduli dengan pendapat mereka. Selama kakek masih hidup, mereka tidak bisa mengatur keputusannya, jika memang masih ingin hidup nyaman dengan kekayaan keluarga Andalas.

Ethan, kamu sudah siap, kan? tanya kakek memastikan.

Ethan sudah mengenakan setelan kemeja dan jas dengan rapi. Penampilannya sangat tampan seperti pangeran. Ia mengembangkan senyumannya kepada kakek, seolah memberitahukan jika ia baik-baik saja dengan pernikahan itu.

Tak lama kemudian, dua orang pelayan datang mengantar Scarlett masuk ke ruangan. Hari ini ia terlihat sangat cantik, dalam balutan busana pengantin berwarna putih. Bahkan kecantikannya membuat semua orang terkagum-kagum. tidak menyangka, jika calon pengantin Ethan yang dikatakan hanya seorang pembantu itu ternyata sangat cantik.

Bahkan, Ethan sendiri sampai tercengang dengan kecantikan calon istrinya. Gadis remaja yang dulu menggemaskan itu, kini sudah menjelma sebagai putri nan cantik jelita dan terlihat dewasa.

Sementara, Scarlett berjalan dengan langkah canggung, melewati tamu undangan yang wajahnya sangat asing baginya. Meski kakek mengatakan mereka semua adalah keluarganya, Scarlett merasa kurang nyaman. Apalagi memperhatikan tatapan-tatapan meremehkan dari mereka.

Scarlett, kamu cantik sekali, puji kakek.

Scarlett mengulaskan senyum. Terima kasih, Kakek, ucapnya.

Kamu fokus saja dengan pernikahanmu, abaikan perasaan tidak nyamanmu. Ini tidak ada hubungannya dengan mereka, Kamu mengerti? tanya kakek seolah memagami bagaimana perasaan Scarlett saat ini.

Scarlett mengangguk. Asalkan ada kakek yang mendukungnya, ia rasa segalanya bisa dihadapi dengan mudah. Apalagi kakek sudah berbaik hati melunasi seluruh hutang ayahnya, setidaknya ia harus berterima kasih.

Kedua mempelai diarahkan menuju ke altar pernikahan, untuk mengucapkan janji suci pernikahan yang dipimpin oleh seorang pemuka agama. Pernikahan pun berjalan dengan khidmat tanpa kendala yang berarti.

Untuk mengukuhkan janji suci pernikahan. kedua mempelai dipersilakan untuk berciuman, kata sang pemuka agama.

Scarlett agak terkejut mendengarnya. Meskipun sudah tahu berciuman di hadapan banyak orang merupakan salah satu tradisi dalam proses pernikahan, namun ia sangat canggung. Apalagi suaminya dalam posisi duduk di kursi roda, mau tidak mau ia yang harus berinisiatif lebih dulu.

Ia menoleh ke samping, tatapan matanya bertemu dengan Ethan. Lelaki itu juga terlihat tenang, seolah hanya dia yang merasa gugup, dengan debaran jantung yang tidak teratur.

Kamu tidak mau? tanya Ethan dengan nada lirih.

Scarlett tersenyum canggung, Memangnya boleh? tanyanya canggung.

Dekatkan wajahmu! pinta Ethan.

Scarlett menurut, membungkukkan tubuhnya hingga jarak wajah mereka semakin dekat. Debaran jantungnya semakin tidak karuan, seolah ingin lepas dari tubuhnya. Ethan meraih tengkuknya dan memagut bibir Scarlett dengan lembut.

Scarlett rasanya ingin mati berdiri, saat bibir Ethan menyentuh bibirnya. Bahkan lelaki itu tidak hanya mengecup, melainkan seperti memakan bibirnya sampai Scarlett kewalahan mengambil napas. Ciuman panas yang berlangsung lebih dari satu menit itu membuat semua tamu tercengang. tidak menyangka, Ethan yang selalu terlihat tenang bisa menunjukkan sisi lainnya.

Eh, Ethan bisa ganas juga ya ternyata, komentar salah seorang tamu sambil menahan tawa.

Namanya juga pria normal. lihat istri cantik mana bisa tahan, sahut tamu yang lain.

Mereka merasa terhibur, dengan tingkah mengejutkan yang sang pengantin pertunjukkan. Sementara, ada seorang wanita yang tampak kesal melihat kebahagiaan mereka. Dengan raut murkanya, ia meninggalkan tempat acara pesta sebelum menyapa kedua pengantinnya.

Nona, kamarnya di sini. Silakan masuk!

Dua orang pelayan yang tadi menemani Scarlett mengganti pakaian, berhenti di depan pintu sebuah kamar. Mereka membukanya dan mempersilakan Scarlett masuk ke dalam.

Scarlett merasa tegang melihat Ethan sudah ada di dalam kamar. Lelaki itu tengah duduk di atas ranjang sembari membaca buku. Debaran jantungnya kembali terasa kencang, bahkan memori ciuman mereka saat pengucapan janji pernikahan masih jelas terbayang.

Dengan perasaan cemas dan gugup, ia perlahan melangkah memasuki ruangan. Pintu pun kembali ditutup oleh pelayan. Ia semakin panik, mengingat di dalam sana hanya ada mereka berdua. Sejenak ia menghentikan langkah, takut jika Ethan tidak berkenan atas kehadirannya di sana.

Kenapa berdiri di sana? Kemarilah! pinta Ethan yang menyadari kehadiran wanita itu.

Scarlett tersenyum canggung, Ia memberanikan diri kembali melangkah mendekat ke arah ranjang. Kepalanya tertunduk saat berada di sisi ranjang.

Naik! Duduk di sini! kata Ethan lagi.

Meskipun ekspresi wajah lelaki itu terlihat dingin, namun sepertinya Ethan seorang lelaki yang peduli. Scarlett lantas mengikuti kemauan lelaki itu, naik ke atas ranjang lalu duduk di sebelahnya, meski dengan perasaan yang masih gugup dan malu-malu. Baru kali ini ia benar-benar tidak tahu harus melakukan apa.

Sepertinya kamu takut padaku? tebak Ethan. Ia kembali mengambil bukunya lalu melanjutkan membaca.

Ah, tidak. aku tidak takut, tepis Scarlett.

Sebenarnya jika dikatakan takut, perasaannya lebih pada sungkan dan canggung. Mereka baru bertemu lagi beberapa kali dan tiba-tiba sah sebagai suami istri. Apalagi Ethan, bisa dikatakan pernah menjadi gurunya untuk kelas memanah saat SMA.

Tenang saja, aku tidak akan menggigit. Kalaupun bisa menggigit, bukannya kamu mampu melawan? Aku kan lumpuh, ujar Ethan.

Sepertinya aku akan pasrah, gumam Scarlett dengan suara yang lirih.

Apa? Ethan mengalihkan pandangan ke arah Scarlett. Ia memicingkan sebelah alisnya, seakan masih ragu dengan apa yang barusan didengar.

Reflek Scarlett menutup mulutnya, menyadari sudah kelepasan bicara. Ia hanya asal berkata dengan niatan bercanda.

Bersambung

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Masuk Tiga Besar Daftar Orang Terkaya di Negara Ini
7.9
Divonis tumor otak saat suaminya, Ethan Wood, berselingkuh dengan manajernya membuat dunia wanita ini runtuh. Menolak diam demi menutupi skandal itu, ia memilih bercerai demi mengejar impiannya. Tak disangka, investasi impulsif dan galeri seninya sukses besar hingga ia masuk daftar tiga orang terkaya di Preayork. Di tengah ejekan Ethan tentang sisa umurnya, sebuah keajaiban datang: diagnosis tumor itu ternyata salah. Kini, ia siap bangkit berkuasa.
Sampul Novel Dokter Ajaib Primadona Desa
9.4
Kehidupan Tirta Hadiraja berubah drastis setelah ia tidak sengaja memakan seekor ular putih. Masalah impotensi yang dideritanya lenyap, digantikan dengan keperkasaan luar biasa, kemampuan mata tembus pandang, serta daya ingat super. Sebagai pemilik klinik, Tirta memanfaatkan keahlian baru ini untuk mengembangkan kemampuannya ke tingkat yang luar biasa. Di saat kejayaannya mulai menanjak, ia justru dihadapkan pada perebutan hati dari seorang janda, primadona desa, hingga putri konglomerat yang bersaing ketat untuk menjadi istrinya.
Sampul Novel I Love You
8.7
Dua puluh tahun lamanya seorang CEO tampan mencari cinta sejatinya. Penantian panjang sang miliarder akhirnya berujung manis saat takdir mempertemukannya dengan sosok yang dicari lewat sebuah kejadian tidak terduga. Di balik kehidupan mewahnya yang bergelimang harta, momen tak disangka-sangka ini hadir dan siap mengubah seluruh jalan cerita asmara serta masa depan hidupnya untuk selamanya.
Sampul Novel Menunggu Perceraian yang Dinantikan
9.0
Keputusan berpisah diambil sang istri setelah Navish, suaminya, lebih memilih mengantar obat flu untuk sang asisten saat dirinya terjebak di lift dalam kondisi klaustrofobia. Menganggap istrinya hanya merajuk karena sebatang kara, Navish menandatangani berkas cerai dengan penuh percaya diri, yakin masa tunggu 30 hari akan membuatnya memohon kembali. Di tengah pamer kemesraan Navish dengan asistennya di media sosial, sang istri justru diam-diam mengemasi barang dan bersiap terbang ke New York.
Sampul Novel Nodamu Bukan Masalah Bagiku
8.0
Nabila, yang dipaksa suaminya menjadi wanita malam demi uang, berhasil diselamatkan oleh seorang CEO kaya bernama Riko. Tak hanya menolong, Riko juga membantu Nabila mengurus proses perceraiannya. Kebersamaan itu menumbuhkan rasa cinta di antara mereka. Namun, hubungan ini ditentang keras oleh ibu Riko yang mempermasalahkan masa lalu Nabila. Kini, mereka harus berjuang bersama demi meraih restu dan membuktikan bahwa cinta mereka sanggup mengalahkan prasangka serta ego keluarga.
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun pernikahan rahasia dengan seorang direktur menyisakan luka bagi sang istri, terutama karena suaminya menolak dipanggil ayah oleh putra mereka. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretaris wanitanya, ia memutuskan pergi membawa putranya dan mengajukan cerai. Kehilangan ini membuat sang suami yang biasanya tenang menjadi lepas kendali dan mencarinya ke mana-mana bagai orang gila. Namun, kali ini sang istri dan putranya benar-benar tidak akan pernah kembali lagi.