APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DANGEROUS LOVE

DANGEROUS LOVE

Kehidupan Jenar, gadis lugu yang pendiam, berubah drastis setelah mendatangi sebuah pesta di klub malam. Di bawah pengaruh alkohol, ia melewati malam penuh gairah bersama Remo, seorang aktor terkenal. Kejadian tak terduga ini seketika mengacaukan hidup Jenar, apalagi ia sudah mempunyai kekasih. Namun, Remo yang terkenal posesif dan playboy justru siap bertanggung jawab. Akankah Jenar tetap setia pada pacarnya, atau malah terpikat oleh pesona Remo?
Bab
Bagikan

Bab 1

Jarum pendek jam dinding menunjuk angka lima. Jenar menutup laptopnya, lalu melepas kacamata anti radiasi yang selalu dia kenakan saat bekerja di depan perangkat komputer. Sudah waktunya pulang, pikirnya dengan hati riang. Gadis berusia 23 tahun itu hidup dengan cara sederhana dan juga dengan pola pikir yang sederhana. Baginya, hidupnya kini sudah sempurna, setidaknya hampir sempurna.

Lulus dari fakultas akuntansi setahun yang lalu dengan tepat waktu, bekerja di sebuah perusahaan kecil delapan jam sehari, tinggal di sebuah kost yang dia dekorasi sendiri, libur di akhir pekan dan bisa bermalas-malasan seharian, semuanya sempurna. Jenar tak pernah merasa kekurangan lagi, meski orang-orang bilang hidupnya terlalu membosankan dan agak datar. Jenar tak peduli apa kata orang. Apa lagi, sejak sebulan yang lalu, untuk pertama kali dalam hidupnya, dia punya pacar.

Pacarnya bekerja satu divisi dengannya, seorang senior bernama Jaka. Mereka mulai saling tertarik sejak beberapa bulan lalu, tak disangka Jaka melakukan gerakan cepat dengan menyatakan perasaan bulan lalu, dan Jenar menerimanya. Jenar suka berkhayal sendiri, Jenar dan Jaka, sebuah kombinasi yang tepat di kartu undangan pernikahan. Jenar memang tak mau buang waktu dengan berlama-lama berpacaran, dia dan Jaka sepakat untuk serius.

Dua sejoli itu sama-sama berasal dari keluarga baik-baik, semakin cepat menikah akan semakin baik. Rencananya akhir tahun ini mereka akan menikah, setelah pernikahan itu terjadi, hidup Jenar akan sempurna seutuhnya.

***

"Nar, mau langsung balik, ya?"

Teman kerja Jenar, Ratu, menyapanya setelah dia selesai mengemasi seluruh barang-barangnya ke dalam tas. "Iya, nih. Kenapa?" Jenar mengikat rambut panjang sepunggungnya.

"Hari ini gue ulang tahun, loh! Lu mesti datang, ya!" ajak Ratu.

Jenar bengong sesaat. Ratu persis seperti namanya, cewek kaya raya ini punya gaya hidup yang berbanding terbalik dari Jenar. Ratu memiliki tas-tas mahal, bajunya selalu ketat dan mencolok, wajahnya selalu didempul riasan, dan dia juga memiliki ponsel-ponsel terbaru yang super canggih dan mahal. Pokoknya, dia dan Ratu seolah punya dinding penyekat. Entah kenapa tiba-tiba Ratu mengajaknya untuk menghadiri pesta ulang tahunnya, meski mereka tak begitu akrab.

"Eh ... selamat ulang tahun ya, Rat! Tapi ... gue mesti langsung pulang sekarang, soalnya gue mesti nonton acara reality show favorit gue malam ini." Jenar menolak pelan.

Air muka Ratu langsung berubah, egonya jelas terluka lantaran dia tak terbiasa menerima penolakan, mungkin Jenar adalah orang pertama yang menolak ajakannya. "Gak asyik banget sih lu! Kita kan sama-sama karyawan baru di sini, anggap aja ini pengenalan! Mau ya? Gue tunggu loh!" Ratu kukuh memaksa, dia tak akan menyerah sampai Jenar mengiyakan tawarannya, yang lebih tepat disebut sebagai paksaan.

Jenar menghela napas panjang. "Oke, deh, Rat ... di mana acaranya?" tanya Jenar yang pasrah menerima.

Ratu mengeluarkan sebuah kartu kecil. "Nih, lu datang aja ke klub malam ini ntar jam sepuluh, terus lu tunjukin kartu ini ke security-nya, biar lu dibolehin masuk!" jawab Ratu.

Jenar menerima kartu kecil itu dengan gugup. Seumur hidup dia belum pernah masuk ke klub malam, ini akan jadi pengalaman pertama kalau dia sungguh akan datang. "Klub ... malam?" bisik Jenar tak percaya.

"Santai aja, kali! Kita kan udah cukup umur, lu tinggal datang aja! Gue tunggu ya, see you there, Jenar!" Ratu melambaikan tangannya sebelum dia keluar duluan.

Selama beberapa menit Jenar memandangi kartu bertuliskan STARCLUB VIP PASS itu. Hati Jenar mencelos, ini sama sekali tidak sesuai dengan gaya hidupnya. Namun, tak enak pula menolak ajakan Ratu, dia sudah menurunkan levelnya untuk mengajak orang seperti Jenar ke pesta ulang tahunnya, setidaknya dia mesti hadir meski hanya beberapa menit.

"Kita pulang sekarang?"

Jenar terkejut lagi, mendadak Jaka muncul di hadapannya. Pria berkulit kuning langsat itu memiliki wajah yang manis dengan perawakan pria baik-baik, dia seperti Jenar versi laki-laki. "Oh iya ... aku udah siap," jawab Jenar. "Tapi, nanti malam aku akan keluar ya! Aku cuma mau ngasih tau kamu aja."

Alis Jaka terangkat. "Ke mana? Ada apa malam ini? Kamu mau aku temani?" tanya Jaka.

Jenar menggaruk alisnya bingung. "Eh ... si Ratu, kamu kenal kan? Dia tiba-tiba aja ngundang aku ke pesta ulang tahunnya malam ini, gak enak kalau ditolak, dia sampe maksa gitu."

Ekspresi Jaka berubah total, kini dia tampak cemas. Dia sudah tahu reputasi Ratu yang suka pergi dugem dan dekat dengan dunia malam. "Kamu yakin mau datang? Itu sama sekali gak cocok dengan kita, dia pasti minum minuma keras."

"Iya aku tau, tapi kan ... aku beda dari dia, aku gak mungkin minum, aku gak mungkin melakukan hal kayak gitu." Jenar berusaha meyakinkan Jaka.

"Kalau gitu aku temani, ya." Ucapan Jaka lebih bisa disebut sebagai paksaan dan bukannya permintaan.

"Janganlah, gak apa-apa kok, aku akan baik-baik aja. Aku gak akan ngapa-ngapain, aku janji langsung pulang nanti, ya ya ya? Aku gak akan lewat jam sebelas malam nanti pulangnya. Setelah sampe di kost-an, aku bakal langsung hubungin kamu nanti, aku akan kirim bukti kalau pulang selamat."

Bibir Jaka bergerak-gerak, dia sepertinya menimbang-nimbang. "Ya udah, tapi cukup sebentar aja ya, apa perlu nanti kamu aku antar dan jemput?" tanya Jaka lagi.

Jenar langsung menolak, tak mau merepotkan Jaka. "Gak apa-apa, nanti aku bisa naik taksi, kok!" tolak Jenar.

"Ok, aku antar balik ya sekarang?" Jaka menyerahkan helm pada Jenar.

Sepasang kekasih seumur jagung itu lantas pulang bersama dengan sepeda motor tua kesayangan Jaka. Usai mengantar Jenar ke gedung kost tempat Jenar tinggal, Jaka langsung berbalik untuk pulang, pria muda itu masih tinggal bersama orang tuanya.

***

Sampai di dalam kost, Jenar langsung membongkar habis lemarinya. Dia tak punya banyak pakaian pesta, bahkan malah nyaris tak punya. "Gawat ... aku cuma bakal jadi bahan lelucon nanti di sana, habislah aku ... huh ..." keluh Jenar sambil memandangi gaun-gaun bututnya. "Apa aku batal aja, ya? Tapi besok aku gak akan enak pas ketemu sama Ratu," gumam Jenar bicara pada dirinya sendiri.

Tangan Jenar mengangkat satu gaun yang rasanya agak mendingan. Gaun malam berwarna hitam itu adalah gaun yang dia pakai saat malam perpisahan setelah lulus SMA beberapa tahun yang lalu, masih muat di tubuh rampingnya sebab tubuhnya memang termasuk sulit gemuk. Gaun polos itu berlengan buntung, ketat di badan, membuat tubuh Jenar terlihat cukup seksi.

Jenar sebetulnya cantik, dia juga punya wajah dan senyum yang manis, hanya saja kepribadiannya yang pendiam dan datar membuatnya tak terlihat menarik, Jenar tak pernah merasa dia cantik.

"Udahlah, ini aja, deh! Bodo amat!" putus Jenar sekenanya seraya menyusun lagi pakaian yang dia bongkar di atas tempat tidur manisnya.

Jenar harus bersiap-siap sekarang.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayah Dari Anakku
8.0
Hidup Anastasia Tillman hancur dalam semalam akibat dikhianati orang terdekat hingga ia terusir. Lima tahun kemudian, ia berhasil bangkit sebagai desainer perhiasan sukses yang membesarkan putra kecilnya sendirian. Namun, kedamaiannya goyah saat seorang miliarder datang menawarkan pernikahan demi sang anak. Walau Anastasia merasa sanggup mandiri, kemiripan wajah putranya dengan pria kaya itu sangat sulit dibantah. Akankah ia menerima pinangan tersebut?
Sampul Novel Beautiful Nerd
8.4
Alena Farron menjalani hidup ganda yang rumit. Di sekolah, ia dikenal sebagai siswi kutu buku biasa, namun di luar ia adalah model papan atas bernama Leanne Darrel. Rahasia besar ini terancam terbongkar saat Ray Dixon, teman sekelasnya yang pintar, tiba-tiba menjadi rekan kerjanya di industri model. Kehidupan tenang Alena seketika berubah drastis. Ia kini harus berjuang keras menjaga rahasianya dari Ray yang mulai mendekat dan mengusik dunianya di sekolah maupun di panggung mode.
Sampul Novel TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU
8.4
Ahli bedah plastik masa depan, Virgolin Asteria, diculik ke dimensi lain oleh sosok misterius. Di bawah ancaman maut, ia dipaksa menggunakan keahlian medisnya demi menyelamatkan sang Ratu. Namun, saat gerbang untuk pulang akhirnya terbuka, Virgolin justru dihadapkan pada dilema batin yang berat. Benih cinta telah tumbuh di hatinya untuk sang penculik, Pangeran Pisceso Helios. Kini, ia harus memilih antara kembali ke keluarganya atau menetap di dunia asing itu demi sang pujaan hati.
Sampul Novel Budak Nafsu 2
8.5
Kekaisaran Maxwell kini terancam runtuh akibat kekacauan yang diperbuat oleh anak-anak Alfons. Dendam asmara masa lalu memicu pertempuran hebat di kalangan kelompok mafia. Situasi kian menegangkan setelah Fredrick Hansen bebas, mengancam hubungan keluarga Maxwell dan Hansen berujung pada pertumpahan darah. Di tengah badai amarah dan konflik yang memanas ini, hanya kekuatan cinta sejati antara Alfons dan Ayu yang diharapkan mampu meredakan permusuhan serta menyatukan faksi-faksi tersebut.
Sampul Novel Cinta di Musim Semi
9.6
Kehidupan mapan Amara di kota seketika terguncang akibat surat masa lalu yang memaksanya pulang ke desa. Di sana, ia terjerat dalam misteri kelam sekaligus terjebak di antara dua pria: Rendra, cinta lamanya, dan Daffa, seorang fotografer penuh rahasia. Sembari mengurai teka-teki yang ada, Amara harus berhadapan dengan luka lama dan pengkhianatan perih. Akankah fakta yang terkuak nanti memulihkan batinnya, atau justru merusak sisa hidupnya?
Sampul Novel Dia Seharusnya Tidak Pernah Melepaskannya
9.1
Hubungan penuh gairah antara Vovo dan Jasmine hancur setelah sebuah rahasia terungkap. Vovo menuntut perceraian resmi demi keluarganya, meski berjanji akan kembali. Namun, Jasmine yang telanjur sakit hati memilih pergi jauh, bahkan menggugurkan anak mereka untuk menata ulang hidupnya. Kehilangan Jasmine membuat Vovo didera penyesalan hebat. Kini, ia berjuang mengejar kembali sang mantan istri yang telah ia sia-siakan, demi mendapatkan pengampunan yang nyaris mustahil.