APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Comeback With You

Comeback With You

Sejak SMP, Laluna terjebak dalam lingkaran perdagangan manusia dan utang di Nepal. Demi bertahan hidup, gadis asal desa di Indonesia ini tumbuh menjadi kriminal tangguh. Ia memilih jalan sebagai pencuri untuk menghidupi keluarga serta membebaskan sahabat-sahabatnya. Takdir mempertemukannya dengan seorang tentara Indonesia yang tengah menyamar dalam misi penyelamatan budak. Bersama-sama, mereka kini harus berjuang melawan sindikat kejam demi bisa pulang ke tanah air.
Bab
Bagikan

Bab 2

Pria bertubuh tinggi itu hanya bertanya dalam kondisi mabuk.

"Apa ... kamu... ingin minum?"

Tiba-tiba pria itu berlalu begitu saja dan terduduk di sudut pesawat sambil meminum alkohol di tangannya.

Laluna dan wanita itu menghela nafas kemudian wanita itu melanjutkan lagi untuk memotong tali di tangan Laluna. Perlahan ikatan itu terlepas.

"Terimakasih. Sekarang tolong kamu ikat aku dengan simpul yang sederhana dan tidak kencang!" pinta Laluna sekali lagi.

"Kamu ini sangat aneh tadi suruh melepas sekarang suruh mengikatnya lagi." ujar Wanita itu sedikit heran dan terlihat cukup polos.

"Karena kita semua disini tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri, katanya kita akan di pekerjakan sebagai pembantu atau perawat di panti jompo. Kita akan mendapatkan gaji dua kali lipat." jelas wanita itu.

"Siapa namamu? Aku Laluna." Laluna bertanya sambil memperkenalkan diri.

"Aku Sania, sepertinya usiaku lebih tua darimu." Sania meperkenalkan dirinya sedikit penasaran dengan Laluna.

Laluna clingak-clinguk berharap tidak ada yang mendengarkan pernyataanya kali ini.

"Aku memberitahu satu informasi, sebenarnya kita semua disini akan di jual untuk menjadi wanita penghibur dan masuk ke dunia perbudakan. Tidak ada pekerjaan pembantu atau pun perawat panti jompo." jelas Laluna sambil berbisik.

Sania terlihat terkejut sekali dengan pernyataan Laluna.

"Sebenarnya kamu siapa? Kenapa kamu tahu dengan jelas seluk beluk agensi ini? Apa yang semua kamu katakan itu benar? Jika benar berarti kami semua disini ditipu?" Sania bertanya dan sekarang terlihat syok.

2 I Comeback with You

"Jika kamu ahli bela diri kenapa kamu bisa diikat?" Sania sedikit bingung.

"Ceritanya panjang, intinya aku dipukul sewaktu di bawa kerumah besar itu. Jadi, posisiku tidak sadarkan diri. Aku di sini juga untuk menyelamatkan keluargaku dari hutang, tapi aku merasa bodoh jika aku sampai tidak ingin kabur dari disini. Apalagi aku tahu rencana mereka." jelas Laluna

Pria brengsek itu tidak bisa dipercaya, buktinya saja dia tidak melepaskan ikatan di tanganku dan membiusku lagi. Belum tentu dia bisa pegang ucapannya. gumam Laluna dengan perasaan sedikit kesal.

Sania mulai merasakan ketakutan, "Jika benar yang kamu katakan. Bisakah kamu menolongku?Jika itu benar aku mohon jangan pergi sendirian bawalah kami semua bersamamu, Laluna!" tanya Sania seperti terlihat sangat sedih.

"Jangan memasang wajah seperti itu, aku bisa menjadi orang yang tidak tega." ungkap Laluna melihat mata Sania berkaca-kaca.

"Tolong jangan menangis Sania! Jangan sampai para pengawal tahu, ikuti saja permainan mereka dulu! Aku akan mencari tahu bagaimana caranya menyelamatkan kalian suatu hari nanti. Aku janji! Kamu bisa kan percaya padaku? Aku hanya berharap jaga dirimu baik-baik jangan sampai kamu pulang tidak bernyawa dan lebih baik jangan kamu ceritakan hal ini kepada orang lain dulu, karena kemungkinan besar kalian bisa terbunuh." Laluna mencoba menenangkan Sania.

Sania hanya mengangguk dengan perasaan sedih dan ketakutannya.

Oh Tuhan, aku semakin Gila. Sekarang aku dilema untuk kabur sendirian. Apakah ini semacam sindikat perdagangan manusia seperti di televisi itu ya? Oh Tuhan, berilah aku petunjukkmu! Kenapa masalah ini jadi semakin rumit? Apa aku tidak usah memikirkan mereka, ya? Tapi bagaimana nasib mereka?Aku harus Bagaimana?Sepertinya aku harus mencari jalan keluar. batin Laluna sambil terus berfikir.

Para pengawal itu sudah bangun dan pesawat sudah mendarat di sebuah tempat tinggi tapi bukan

Sania yang sudah tahu rahasia Laluna, mengikuti kata-kata Laluna untuk tetap diam, dia menuruti perkataannya. Sekarang Sania pun melihat sendiri jika sudah di perlakukan seperti budak. Laluna yang di gendong mengintip melihat beberapa wanita itu berjalan. Hatinya semakin terasa perih, ketika mereka di pukul saat berjalan.

Diujung tempat yang tinggi ini terdapat kastil yang sangat besar dan terlihat tanahnya sangat gersang. Mereka tidak mengerti tempat apa ini, mereka cukup terkejut ketika memasuki tempat itu banyak sekali wanita- wanita yang berlalu lalang memakai pakaian begitu seksi dan banyak sekali lelaki hidung belang disana, kastil itu terdiri dari bilik-bilik yang gelap. Lima puluh wanita termasuk Laluna tadi dimasukkan ke dalam satu ruangan besar dengan lantai yang masih tanah dan sangat lembab. Mereka terlihat sangat ketakutan dan menangis karena kebingungan. Sania yang sudah tahu akan jadi seperti ini hanya diam dan tidak berekspresi sama sekali di dalam hatinya sudah pasrah tapi entah mengapa dia ingin percaya dengan Laluna.

"Sebenarnya apa pekerjaan kami?" tanya salah seorang wanita.

Wanita itu tiba-tiba tertawa seperti nenek sihir. "Apa? Kalian tidak mengerti pekerjaan kalian

disini?" tanya wanita itu.

Mereka semua menggelengkan kepala tanda mereka tidak tahu.

"Wanita penghibur, kalian harus belajar cara memuaskan pria dan belajar sopan santun terhadap pelanggan. Tidak boleh menyakiti mereka, jika kalian menyakiti mereka aku akan menunjukkan tempat paling cocok untuk kalian!" jelas wanita itu sambil menyalakan proyektor dan memperlihatkan ruang bawah tanah yang berisi wanita-wanita yang disiksa dan bekerja tanpa henti untuk menenun kain tanpa mendapatkan makanan.

Semua wanita tertegun sejenak, satu persatu dari mereka mulai mengerti pekerjaan disini dan terlihat Syok, mereka mulai menangis, melihat hal itu seorang pengawal

"Apa kalian ingin merasakan sengatan listrik ini? Jika tidak ingin, maka Diam!" wanita itu menggertak.

Semua wanita itu menahan air matanya. Sania menatap Laluna yang masih dalam keadaan pingsan.

Laluna aku percaya padamu. Selamatkanlah kami! Sania berteriak dalam hatinya dan meneteskan air matanya. Laluna sudah mendengar semua pembicaraan mereka.

Aku tidak bisa langsung kabur jika begini caranya, aku harus berkeliaran di negara ini hingga semua korban bisa pulang ke Indonesia. Tapi apa yang harus aku lakukan? Karena di tempat ini kesucianku juga di pertaruhkan. Laluna terus berfikir.

Wanita itu mendekati Laluna dan melepaskan ikatannya dari kaki dan tangannya. Ternyata aku tidak perlu susah payah untuk membuka tali ini. batin Laluna.

Ketika ikatan kakinya di lepas, Laluna menghuyungkan badannya lalu menabrak wanita bertubuh tinggi itu hingga tersungkur ke lantai. Laluna berdiri sembari melepas ikatan di tangannya.

"Dasar Gadis kurang Ajar!Sengat Gadis ini!" perintah wanita itu kepada salah seorang pengawal.

Semua mata wanita disana terbelalak dan sangat terkejut. Sania tersenyum seperti memiliki harapan untuk bisa kembali ke negaranya. Perkelahian itu tidak terdengar oleh siapapun sehingga dengan mudah Laluna menyeret tubuh wanita itu keluar ruangan dan pengawal itu tetap dibiarkan karena tubuhnya sangat berat.

Tiba-tiba wanita-wanita itu sesenggukan.

"Kamu siapa? Kenapa kamu sangat hebat berkelahi?" tanya salah seorang wanita masih setengah menangis.

Laluna menutup pintu.

"Waktu kita mengobrol tidak banyak. Namaku Laluna, aku memang diikat karena aku punya ke ahlian bela diri. Aku sama sekali tidak tertarik bekerja di luar negeri tapi aku dipaksa menukar nasib keluargaku dengan dengan nasibku sendiri. Aku mungkin bisa kabur sendirian tapi sepertinya aku tidak bisa meninggalkan kalian. Aku hanya meminta jagalah diri kalian masing- masing kita tidak bisa lari dari sini tapi paling tidak kalian selamat. Aku pasti akan kabur untuk mencari bantuan, aku

Mereka semua menganggukan kepala dan menurut dengan semua perkataan Laluna. Kali ini wajah mereka semua sudah berubah menjadi pucat pasi, penuh tanda tanya tapi sedikit tersirat harapan karena ucapan Laluna.

Laluna sudah mendengarkan suara langkah kaki dan wanita itu dari luar. Sepertinya pengawal yang lain sudah datang dan wanita itu sudah sadar. Waktunya dimulai. gumam Laluna.

Teriakan wanita itu sudah memekikan telinga. Mereka membuka pintu dengan kasar, wanita itu berteriak.

"Tangkap Dia!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Aku dan Cinta Pertamanya
9.2
Saat hamil sembilan bulan, seorang wanita disandera di atap gedung. Di kehidupan lalu, ia memohon suaminya yang merupakan kepala penyelamat untuk datang. Meski selamat, cinta pertama suaminya tewas terbakar, memicu dendam sang suami yang tega menusuknya dan bayi mereka hingga tewas saat melahirkan. Begitu terbangun kembali di hari penyanderaan maut tersebut, ia memilih tidak memohon bantuan lagi. Kali ini, ia membiarkan suaminya pergi menyelamatkan cinta pertamanya tanpa menahan mereka.
Sampul Novel Dewa Perang Terbaik
8.9
Daniel, sang Dewa Perang yang sangat disegani, tak pernah melupakan masa remajanya yang kelam dan penuh kelaparan. Kala itu, sepotong biskuit dari seorang gadis kecil menjadi penyelamat hidupnya. Demi membalas budi yang begitu berharga, Daniel kini memutuskan kembali ke kampung halaman. Ia bertekad menjadi pelindung bagi sosok penyelamatnya masa lalu, yang kini telah tumbuh dewasa menjadi seorang wanita muda berparas sangat jelita.
Sampul Novel Jahatnya Pacar Kakakku
9.5
Rencana menghadiri festival musik bersama sahabat berubah menjadi mimpi buruk mengerikan dalam novel horor ini. Akibat salah paham, kekasih Calvin mengunci sang protagonis di toilet, menuduhnya menggoda pacar orang, lalu menyiksanya secara sadis. Korban disiram air pel, ditampar, dilucuti, hingga kulitnya disolder dengan tulisan hinaan. Saat Calvin tiba, adiknya sudah tidak dikenali lagi, sementara pelaku berdalih mengira korban hanyalah adik angkat, bukan adik kandung Calvin.
Sampul Novel Lawon Abang (Kafan Merah)
9.4
Mbah Karso didera dendam hebat usai Mawar, cucunya yang bermata merah, tewas mengenaskan di tebing akibat kejaran dan fitnah warga Ledokombo. Demi membalas kematian keji sang cucu, ia nekat membangkitkan iblis kuno bernama Nyai Larapati yang telah lama tertidur. Jasad Mawar yang tak bernyawa pun dipaksa bangkit kembali untuk mengobarkan aksi balas dendam berdarah tanpa ampun, menyasar seluruh penduduk desa yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.
Sampul Novel Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat
9.4
Marcel kerap disiksa keluarga istrinya, bahkan dipaksa menyantap sisa makanan di lantai. Tak tahan dihina terus-menerus oleh Shirley dan kerabatnya, ia nekat meminum formula rahasia warisan orang tuanya untuk mengakhiri hidup. Namun, ramuan itu justru membangkitkan kekuatan dahsyat yang terpendam. Kini, sang ahli obat yang dahulu direndahkan telah bangkit kembali. Bersiaplah menyaksikan aksi balas dendamnya demi membuat mereka semua bersujud memohon ampun.
Sampul Novel Pengabdian dan Cinta
9.7
Dua polisi tangguh, Ardi dan Bara, berjuang keras merubuhkan sindikat mafia yang kebal hukum. Namun, misi mereka gagal total setelah Bara tertembak dalam aksi pengintaian. Di tengah situasi kacau itu, Ardi menemukan kenyataan pahit bahwa gembong kriminal yang mereka incar, Arkana, adalah ayah kandungnya. Kini, ia terjebak di antara ikatan darah dan kewajibannya sebagai aparat. Demi hukum dan pengabdian, Ardi akhirnya terpaksa melepaskan tembakan fatal.