APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang Tak Mungkin Kembali

Cinta yang Tak Mungkin Kembali

Kematian sang ayah mendorong seorang wanita mengakhiri pernikahannya dengan Declan, seorang komandan batalion. Setelah mengelabui Declan agar menandatangani surat cerai dan keluar dari pekerjaannya, ia menyajikan hidangan perpisahan. Bukannya berterima kasih, Declan justru mencelanya karena makanan itu tidak disukai cinta pertamanya. Tanpa ragu, ia bersulang lalu pergi ke desa pegunungan. Dua minggu kemudian, mereka bertemu kembali di desa tersebut, memperlihatkan Declan yang dilingkupi penyesalan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Declan melangkah masuk. Begitu membuka mulut, yang dilontarkannya adalah teguran. "Brenda, cuma taruh sedikit barang saja. Sejak kapan kamu jadi sepelit ini?"

Safira menarik lengan bajunya, berkata dengan wajah penuh rasa kasihan, "Maaf, Bu Brenda. Aku cuma berpikir karena kamu nggak ada di sini beberapa hari ini, jadi aku pakai sementara saja. Aku nggak menyangka kamu akan marah, sampai melempar barang-barangku ke lantai ...."

Sambil berkata demikian, dia bahkan hendak membungkuk padaku.

Declan segera menahannya, sorot matanya tajam dan dingin. "Brenda, jangan keterlaluan. Safira juga bukan sengaja. Sudahlah, jangan dibesar-besarkan."

Ini sudah keberapa kalinya dia marah padaku demi Safira? Aku sendiri sudah tidak ingat lagi. Karena tidak ingin terlibat dalam sandiwara ini, aku memeluk kotak dan langsung pergi.

Saat melewati Safira, tiba-tiba kakiku tersandung sesuatu. Sorot mata Declan berubah, dia berusaha menarikku, tetapi tetap terlambat. Aku terjatuh ke lantai. Isi kotak berserakan di mana-mana, pergelangan tanganku pun tergores.

Declan melangkah mendekat dan mengulurkan tangan padaku. Namun kemudian, seolah melihat sesuatu, dia memungut dua lembar kertas dari lantai.

"Surat pengunduran diri? Dan satu lagi ini ...."

....

Aku segera berdiri dengan panik, lalu merebut kertas-kertas itu dari tangannya. "Aku bisa membereskannya sendiri. Jangan kamu acak-acak."

Tidak menyangka reaksiku sebesar ini, Declan menatapku dengan terkejut. "Kamu mau mengundurkan diri?"

Aku membuka mulut, tidak tahu harus menjelaskan apa, tetapi Declan justru tiba-tiba tersenyum. "Kalau kamu mengundurkan diri, berarti ada satu posisi kosong, 'kan? Kalau Safira bisa diangkat jadi pegawai tetap dan punya pekerjaan resmi, aku juga lebih tenang."

Kata-kata penjelasan itu pun terhenti di tenggorokanku. Aku menatapnya dalam-dalam, lalu bahkan malas memungut barang-barangku dan langsung keluar dari kantor.

Setelah menyerahkan surat pengunduran diri, aku tanpa sengaja bertemu seorang pria yang berdiri menunggu di gerbang sekolah sambil memeluk sebuah kotak.

Melihat aku keluar, Declan mengatupkan bibirnya, lalu menyerahkan kotak itu padaku. "Barang-barangmu."

Ekspresiku melunak. Aku baru saja ingin mengucapkan terima kasih, ketika Declan kembali berkata, "Bisa nggak kamu bantu tuliskan surat rekomendasi untuk Safira? Dengan begitu, peluangnya untuk diangkat jadi pegawai tetap akan lebih besar."

Angin berembus pelan, rasanya seperti ada pasir yang masuk ke mataku.

Aku mengusap pelan kelopak mata yang terasa perih, lalu menjawab datar, "Oke."

Anggap saja sebagai pelunasan atas sisa ikatan suami istri kami selama ini.

Setelah mendapat jawaban yang dia inginkan, sudut bibir Declan terangkat. Lalu seolah teringat sesuatu, dia kembali bertanya, "Kalau kamu sendiri gimana? Apa pekerjaan barumu?"

Aku memalingkan wajah dan menjawab seadanya, "Guru di sekolah lain."

Declan mengangguk, tampak seperti menghela napas lega.

Dia meletakkan kotak itu, lalu memelukku ke dalam pelukannya. "Brenda, bisa menikah denganmu adalah keberuntunganku. Setelah masa sibuk ini selesai, aku pasti akan mengajakmu pulang kampung, menemani Ayah minum dengan baik."

Aku bersandar di dadanya, dadaku terasa sesak.

Sudah terlambat. Semuanya sudah terlambat.

Declan masih ingin berbicara, tetapi Safira keburu berjalan mendekat. "Declan, aku agak nggak enak badan. Kita pulang dulu, ya."

Aku melirik wajahnya yang tampak sehat dan kemerahan, lalu dengan sadar menarik diri dari pelukan Declan.

Seperti yang sudah kuduga, Declan pun segera melepaskan tangannya dariku, wajahnya penuh kepanikan. "Aku antar Safira pulang dulu. Kalau ada apa-apa, nanti kita bicarakan lagi."

Declan merangkul Safira dengan hati-hati, seolah sedang menjaga sesuatu yang sangat berharga.

Aku tidak menghentikan mereka. Aku berjongkok dengan tenang sambil memeluk kotak itu, dan saat melewati tempat sampah, aku melemparkannya ke dalam.

Barang-barang yang pernah disentuh Declan, aku tidak menginginkannya lagi.

Di hari terakhir sebelum pergi, aku memasak semeja penuh hidangan untuk berpamitan dengan para teman. Sebagian besar dari mereka adalah rekan satu tim Declan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AFFAIR WITH IPAR
9.4
Pernikahan Alma dan Evan yang berjalan tiga tahun mulai terasa hambar karena belum dikaruniai anak. Di tengah situasi dingin tersebut, Evan justru berselingkuh dengan Laras, adik iparnya sendiri. Pengkhianatan besar ini menguji keutuhan rumah tangga mereka. Saat hubungan terlarang suami dan adiknya ini terungkap, sanggupkah Alma memaafkan mereka? Sebuah kisah pilu tentang runtuhnya komitmen kesetiaan.
Sampul Novel Aroma Godaan dan Perselingkuhan
9.6
Sebuah sentuhan tak terduga mampu mengubah segalanya. Dalam novel modern Aroma Godaan dan Perselingkuhan, momen relaksasi di atas sofa berubah total saat pijatan lembut dari seorang terapis mulai mengalirkan sensasi panas ke seluruh tubuh. Kehangatan yang menjalar membuat pertahanan fisik runtuh seketika dalam kondisi lemas tak berdaya. Ketegangan semakin memuncak ketika embusan napas hangat menerpa telinga, memicu getaran hebat yang membangkitkan hasrat tersembunyi.
Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
8.9
Hans, penerus takhta Adalrich yang terlihat sempurna, sebenarnya memendam trauma mendalam terhadap wanita. Untuk menyembunyikan rasa jijiknya, ia selalu berlagak sombong dan dingin. Namun, dinding pertahanannya runtuh sejak berjumpa Sashenka, anak dari musuh bebuyutan bisnisnya. Sosok gadis tersebut rupanya sanggup menyalakan kembali gairah Hans yang telah lama padam. Di tengah sengitnya konflik keluarga, Hans kini harus berjuang keras demi mendapatkan cinta Sashenka.
Sampul Novel Cinta Berbalas Dusta
9.0
Angel Mudryy, model 19 tahun asal Rusia, berjuang merintis karier di Paris demi menjadi tulang punggung keluarga. Di balik kepolosan dan kecantikannya yang memicu rasa iri, ia terjebak dilema rumit. Hidup Angel kini diincar dua pria yang terobsesi padanya: seorang bujang hipersex dan seorang duda playboy. Akankah ia mampu menolak keduanya, atau justru terpaksa memilih? Simak kisah perjuangan Angel menghadapi pengkhianatan dan kepalsuan cinta.
Sampul Novel Lelah ku mencintaimu
8.2
Sekian lama Maya mencintai Dimas secara sepihak dalam diam. Harapan indahnya seakan terkabul ketika sang ayah memutuskan untuk menjodohkannya dengan Dimas, anak dari temannya. Maya pun sangat gembira karena impiannya terwujud begitu saja. Sayangnya, kenyataan tidak seindah bayangan karena Dimas rupanya telah mempunyai pacar pilihan hatinya sendiri. Sanggupkah pernikahan rencana ini terus bertahan, dan dapatkah Maya merebut cinta Dimas agar mereka bisa hidup bersama?
Sampul Novel MY HUSBAND'S A HANDSOME CEO
9.7
Menikah dengan CEO tampan nan bergelimang harta adalah impian yang tampak sempurna. Namun, kenyataannya tidak semudah itu. Di balik kemewahan tersebut, ada perjuangan berat untuk mempertahankan ikatan pernikahan. Banyak wanita yang terobsesi dan rela melakukan apa saja demi merebut posisi istri sah. Anda pun dituntut selalu waspada menghadapi godaan serta intrik licik yang mengancam keutuhan rumah tangga bersama pria idaman tersebut.